Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » ‎Tiga Kampung di Berau Penuhi Syarat Awal Program Kampung Nelayan Merah Putih

‎Tiga Kampung di Berau Penuhi Syarat Awal Program Kampung Nelayan Merah Putih

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 1.552
  • print Cetak

BERAU — Tiga kampung di Kabupaten Berau dinyatakan memenuhi syarat awal untuk diusulkan dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

‎Plt Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Maulidiyah, mengatakan ada tiga kampung yang dapat ikut dalam Program ini yakni Buyung-Buyung, Talisayan, dan Biduk-Biduk.

‎“Semua sudah memenuhi syarat awal untuk diusulkan. Buyung-Buyung, Talisayan, dan Biduk-Biduk sama-sama memiliki basis nelayan dan potensi sumber daya perikanan,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

‎Kesiapan lahan menjadi salah satu indikator penilaian dalam seleksi tahap awal. Buyung-Buyung dan Biduk-Biduk sebelumnya dinilai lebih dulu memenuhi kriteria karena memiliki lahan yang cukup. Namun, setelah dilakukan klarifikasi lanjutan ke KKP, lahan berukuran lebih kecil di Talisayan juga disetujui.

‎“Awalnya kami menerima informasi bahwa lahan minimal harus satu hektare. Setelah konfirmasi, ternyata lahan berukuran 50 x 50 meter juga diperbolehkan. Dengan demikian, Talisayan juga memenuhi ketentuan,” jelas Maulidiyah.

‎Dengan terpenuhinya persyaratan awal, ketiga kampung kini menunggu survei lapangan dari KKP. Proses survei akan menentukan jenis dukungan dan fasilitas perikanan yang akan dibangun, termasuk kampung yang akan menjadi lokasi percontohan.

‎“Survei tidak hanya mengecek lahan, tetapi menilai kebutuhan nelayan langsung di lapangan. Fasilitas yang diberikan nanti juga berbeda, tergantung pada kondisi masing-masing kampung,” terangnya.

‎Program Kampung Nelayan Merah Putih mengarahkan pembangunan sektor perikanan secara menyeluruh, mulai dari pelabuhan perikanan, cold storage, pabrik es, SPBN nelayan, hingga unit pengolahan hasil perikanan.

‎Penguatan koperasi juga menjadi salah satu sasaran utama untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.

‎“Koperasi menjadi penggerak ekonomi kampung agar nelayan tidak lagi bergantung pada tengkulak,” ucap Maulidiyah.

‎Pemkab Berau saat ini sedang melengkapi administrasi dan data pendukung sambil menunggu jadwal survei dari KKP.

‎Maulidiyah menegaskan penilaian akhir akan bergantung pada kesiapan kampung, bukan pada wilayah yang lebih luas atau jumlah nelayan yang lebih besar.

‎ “Yang menentukan nanti bukan siapa paling besar, tetapi siapa paling siap dan paling sesuai kebutuhan masyarakat nelayan,” terangnya.

‎Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program nasional yang menargetkan pembentukan 1.000 kampung nelayan di berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya memperkuat sektor ekonomi pesisir berbasis komunitas nelayan. (Adv/Akm).

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Sambung Gratis 234 Rumah, Pemkab Berau Apresiasi Langkah Pemerataan Energi

    PLN Sambung Gratis 234 Rumah, Pemkab Berau Apresiasi Langkah Pemerataan Energi

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 797
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – PT PLN (Persero) UP3 Berau memberikan kado istimewa bagi masyarakat Kabupaten Berau di peringatan Hari Listrik Nasional ke-80 tahun 2025. Sebanyak 234 rumah tangga kurang mampu mendapatkan sambungan listrik gratis. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menyambut program ini dan menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata PLN terhadap masyarakat Berau dalam mendukung pemerataan […]

  • Kolaborasi Makin Solid, Desk Ketenagakerjaan Dorong Efektivitas Penanganan Kasus

    Kolaborasi Makin Solid, Desk Ketenagakerjaan Dorong Efektivitas Penanganan Kasus

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BERAU — Peluncuran desk ketenagakerjaan di Kabupaten Berau menjadi langkah untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam penanganan perkara di bidang ketenagakerjaan. Kehadiran desk ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penegakan hukum melalui sinergi yang lebih terstruktur. Momentum peluncuran tersebut juga menjadi ruang konsolidasi bagi berbagai pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, guna memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam […]

  • Pemerintah Prioritaskan Lansia dalam Kuota Haji Berau 2026, Total Jamaah Capai 213 Orang

    Pemerintah Prioritaskan Lansia dalam Kuota Haji Berau 2026, Total Jamaah Capai 213 Orang

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kuota haji untuk Kabupaten Berau pada 2026 dipastikan tidak akan terbuang. Jika kuota yang tersedia tidak terpenuhi, pemerintah akan mengalihkannya ke daerah lain. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah Berau, Hindun Nahdiani, mengatakan pemerintah memastikan setiap kuota haji dapat dimanfaatkan secara optimal. “Tidak ada kuota yang terbuang. Kalau […]

  • Peringati HPN 2025, Firdaus: Moment Bersatunya Masyarakat Pers, Kembali Pada Hakikat Pers Indonesia

    Peringati HPN 2025, Firdaus: Moment Bersatunya Masyarakat Pers, Kembali Pada Hakikat Pers Indonesia

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 740
    • 0Komentar

    CILEGON – Peringatan Hari Pers Nasional 2025 yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Jurnalis Boarding School (JBS), Cilegon, Minggu (9/2/2025) dihadiri Wamensos RI, Agus Jabo Priyono, Jenderal Eden, Sekjen SMSI, Ketua PRSSNI Provinsi Banten, aktivis PII, PHRI dan Lurah Telaga beserta Rt-nya. Ketua Umum SMSI sekaligus tokoh pers Banten, Firdaus, pada kesempatan itu […]

  • Dari Kelapa Jadi Minyak dan Sabun, Warga Giring-Giring Mulai Raup Nilai Tambah Ekonomi

    Dari Kelapa Jadi Minyak dan Sabun, Warga Giring-Giring Mulai Raup Nilai Tambah Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, memiliki potensi kelapa dalam yang cukup melimpah. Namun selama ini, sebagian besar hasil panen masih dipasarkan dalam bentuk kelapa butiran tanpa diolah lebih lanjut sehingga nilai tambah yang diterima masyarakat relatif terbatas. Melalui pendampingan program SIGAP Sejahtera Kabupaten Berau, masyarakat Kampung Giring-Giring mulai mengembangkan hilirisasi komoditas kelapa dalam. […]

  • Perkuat Branding Usaha Kecil: Bupati Dorong Produk Berau Tampil Lebih Berkelas

    Perkuat Branding Usaha Kecil: Bupati Dorong Produk Berau Tampil Lebih Berkelas

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sebanyak 50 pelaku usaha mikro di Kabupaten Berau mendapatkan suntikan ilmu baru melalui Pelatihan Desain Kemasan UMKM yang digelar tahun lalu. Program ini merupakan kolaborasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (DPPKUKM) Provinsi Kaltim dengan Diskoperindag Berau, sebagai upaya meningkatkan kualitas tampilan produk lokal agar lebih kompetitif di pasar. Kegiatan […]

expand_less