Jelang Libur Nataru, DPRD Berau Minta Pengamanan Wisata Diperketat: Keselamatan Pengunjung Wajib Utama
- account_circle admin
- calendar_month Minggu, 7 Des 2025
- visibility 61
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB — Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperkuat pengawasan dan pengamanan di seluruh objek wisata. Ia menilai antisipasi sedini mungkin diperlukan karena kunjungan wisata diprediksi melonjak, baik dari warga lokal maupun pelancong luar daerah.
Menurut Suriansyah, momentum libur Nataru biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur atau pulang kampung ke Berau, sehingga destinasi wisata menjadi salah satu titik keramaian.
“Saat liburan panjang, kunjungan pasti meningkat. Karena itu kita harus memastikan seluruh lokasi wisata benar-benar aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa persiapan tidak boleh menunggu hingga mendekati hari libur. Penataan fasilitas pendukung dan penguatan sistem keamanan harus dilakukan lebih awal, apalagi mengingat beberapa insiden sebelumnya yang menelan korban jiwa di sejumlah lokasi wisata.
“Kita tidak ingin tragedi seperti yang pernah terjadi kembali terulang. Keselamatan pengunjung harus ditempatkan sebagai prioritas,” tegasnya.
Suriansyah juga mendorong Pemkab untuk menggandeng berbagai pihak, mulai dari petugas keamanan, tim SAR, hingga relawan di lapangan, agar kesiapsiagaan meningkat. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat mengurangi risiko kecelakaan dan membuat wisatawan merasa lebih terlindungi.
Ia menambahkan bahwa reputasi Berau sebagai daerah wisata yang dikenal hingga luar daerah harus dibarengi dengan pengelolaan yang profesional.
“Jika wisatawan merasa aman dan puas, mereka pasti akan kembali,” katanya.
Sebagai langkah tambahan, ia mengusulkan agar Pemkab meningkatkan sosialisasi mengenai keselamatan wisata serta memastikan setiap lokasi memiliki penunjuk keselamatan dan fasilitas pendukung yang memadai. Edukasi tersebut, menurutnya, penting agar pengunjung lebih sadar terhadap potensi risiko.
Suriansyah optimistis Berau dapat menghadapi libur Nataru tanpa insiden berarti jika persiapan dilakukan secara matang.
“Harapannya, seluruh wisatawan bisa menikmati liburan dengan tenang. Kalau mereka merasa puas dan aman, kunjungan ke Berau juga akan terus berulang,” tutupnya. (adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar