Pemanfaatan Lahan Menganggur: Kemandirian Pangan Berau Harus Dimulai dari Produksi Sendiri
- account_circle admin
- calendar_month Senin, 8 Des 2025
- visibility 427
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB — Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, kembali menyoroti pentingnya memaksimalkan pemanfaatan lahan menganggur sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan daerah. Ia menilai potensi pertanian di Berau masih jauh dari optimal, sehingga pemerintah perlu menjadikannya agenda prioritas.
Menurut Sumadi, banyak lahan yang sesungguhnya layak dikelola untuk pertanian, namun hingga kini belum digarap secara serius.
“Lahan itu bukan tidak bisa diolah, hanya saja memang belum dimanfaatkan dengan semestinya,” ujarnya.
Karena itu, ia mendesak Pemkab Berau mengambil langkah konkret agar peluang tersebut tidak terbuang.
Salah satu kebijakan yang ia sarankan adalah penambahan anggaran bagi Dinas Pertanian, terutama untuk penyediaan sarana produksi seperti pupuk, peralatan, dan dukungan penguatan koperasi petani. Upaya tersebut, menurutnya, dapat mempercepat peningkatan produksi bahan pangan lokal.
Sumadi juga menyebut adanya perkembangan positif, yakni program penanaman padi yang kini telah berlangsung di area sekitar 895 hektare. Pemerintah daerah disebut tengah menyiapkan perluasan lahan baru untuk meningkatkan produktivitas pertanian di masa mendatang.
Ia turut mengapresiasi langkah Bulog yang mulai menyerap hasil panen petani Berau. Namun begitu, ia menegaskan bahwa fasilitas pendukung, terutama gudang penyimpanan hasil pertanian, masih sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas dan stabilitas stok.
Sumadi berharap percepatan pengelolaan lahan ini menjadi titik penting bagi terwujudnya kemandirian pangan di Berau.
“Tujuannya jelas: agar kebutuhan pokok masyarakat tidak terus bergantung pada pasokan luar,” tutupnya. (adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar