Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Milenial Turun ke Lahan: Strategi Berau Menjaga Masa Depan Pangan dan Ekonomi Daerah

Milenial Turun ke Lahan: Strategi Berau Menjaga Masa Depan Pangan dan Ekonomi Daerah

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 446
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Di tengah derasnya laju digitalisasi, tak banyak anak muda yang bermimpi menjadi petani. Sebagian memilih bekerja di kota, membangun karier di bidang teknologi, atau berkecimpung dalam industri kreatif. Namun di Berau, harapan baru sedang tumbuh—pelan, tapi pasti. Pemerintah lewat Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) ingin membuka jalan agar generasi milenial kembali melirik tanah, bibit, dan hasil panen sebagai masa depan.

Kepala DTPHP Berau, Junaidi, menyadari bahwa pertanian bukan lagi sekadar pekerjaan turun-temurun. Tangan muda yang akrab dengan gawai, platform digital, dan inovasi teknologi diyakini mampu memberi warna baru. Sayangnya, minat generasi milenial untuk berkecimpung di lahan hijau masih jauh dari ideal.

“Petani di Berau dan Indonesia sebagian besar adalah generasi senior. Kalau tidak ada regenerasi, masa depan pangan bisa terganggu,” ujarnya.

Baginya, petani masa kini tidak cukup hanya cangkul dan pupuk. Pertanian modern berbicara dengan data, otomatisasi, pemasaran daring, hingga sistem distribusi berbasis aplikasi. Di titik itulah anak muda punya peran yang tak tergantikan.

Junaidi percaya, teknologi dapat mengubah wajah pertanian, mulai dari pola tanam yang lebih efisien, sistem irigasi pintar, hingga pemasaran digital yang mempertemukan petani dan pembeli tanpa sekat jarak.

“Di era teknologi, inovasi adalah kunci. Generasi muda sangat potensial memaksimalkan ini,” katanya.

Untuk mewujudkannya, DTPHP Berau merancang program khusus yang mendorong keterlibatan anak muda dalam budidaya, pengelolaan pascapanen, hingga pemasaran produk. Pemerintah pusat pun disebut memberikan dukungan yang diharapkan mampu mempercepat gerakan regenerasi petani di daerah.

Harapan itu sederhana namun besar: petani muda tumbuh, pangan daerah terjaga, dan kesejahteraan ikut naik. Di tangan mereka yang melek digital, pertanian bukan lagi profesi yang dipandang tradisional, tapi sebuah peluang masa depan.

“Semoga upaya ini dapat berjalan lancar dan membawa kesejahteraan bagi petani Berau.”

Di atas tanah yang sama tempat generasi terdahulu menanam harapan, kini kesempatan itu menunggu generasi baru untuk melanjutkannya. Sebab masa depan pangan dimulai dari keberanian anak muda untuk kembali menanam. (yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pecinta Supermoto di Berau Deklarasikan Dukungan untuk Pembangunan Pasca Pilkada

    Pecinta Supermoto di Berau Deklarasikan Dukungan untuk Pembangunan Pasca Pilkada

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 851
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Komunitas otomotif SMOG Baddit Berau merayakan ulang tahun ketiga mereka dengan penuh semangat dan kebersamaan pada Sabtu malam (28/12/2024) di Rantau Panjang, Kabupaten Berau. Acara ini sukses menarik perhatian banyak penggemar otomotif dan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan di kalangan pecinta motor. SMOG Baddit Berau, singkatan dari Supermoto […]

  • Distribusi Diperketat, ASN Dilarang Beli LPG 3 Kg di Berau

    Distribusi Diperketat, ASN Dilarang Beli LPG 3 Kg di Berau

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 561
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) memperketat pengawasan distribusi LPG 3 kilogram menjelang Hari Raya Idulfitri. Kepala Bidang Bina Usaha dan Perdagangan Diskoperindag Berau Hotlan Silalahi mengatakan LPG bersubsidi hanya diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tertentu sesuai ketentuan. “LPG 3 kilogram merupakan barang subsidi, sehingga tidak semua masyarakat berhak […]

  • Pemkab Berau Soroti Tantangan Literasi Digital saat Pelantikan ATPUSI 2025-2029

    Pemkab Berau Soroti Tantangan Literasi Digital saat Pelantikan ATPUSI 2025-2029

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti pentingnya peran perpustakaan dalam menjaga budaya literasi di tengah perkembangan teknologi digital. Hal itu disampaikan dalam pelantikan pengurus Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (ATPUSI) Kabupaten Berau periode 2025-2029 yang dirangkai dengan rapat kerja organisasi, Jumat (22/5/2026). Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya […]

  • Capaian PAD Berau 2024 Melampaui Target, Bapenda Berau: Tantangan Masih Ada

    Capaian PAD Berau 2024 Melampaui Target, Bapenda Berau: Tantangan Masih Ada

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 982
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Tahun 2024 menjadi momen penting bagi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau. Lembaga ini memastikan bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini berhasil dilampaui, meskipun beberapa sektor belum sepenuhnya mencapai target yang telah ditetapkan. Djupiansyah Ganie, Kepala Bapenda Berau, menyebutkan bahwa capaian PAD Berau pada tahun 2024 secara keseluruhan mencapai Rp337 miliar. […]

  • Jangan Asal Jadi! DPRD Berau Tekan Kontraktor Jaga Kualitas Pembangunan

    Jangan Asal Jadi! DPRD Berau Tekan Kontraktor Jaga Kualitas Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 707
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sejumlah proyek infrastruktur yang tengah berjalan di Kabupaten Berau mendapat sorotan dari DPRD setempat. Anggota DPRD Berau, M Ichsan Rapi, menegaskan bahwa pengawasan ketat harus dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar dan mampu bertahan dalam jangka panjang. “Kami meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau untuk lebih konsisten dalam […]

  • Prabowo Soroti Digitalisasi Bansos, Proses Kelayakan dari 200 Hari Kini Diklaim Hitungan Menit

    Prabowo Soroti Digitalisasi Bansos, Proses Kelayakan dari 200 Hari Kini Diklaim Hitungan Menit

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyoroti digitalisasi perlindungan sosial sebagai salah satu bentuk transformasi pelayanan pemerintah. Sistem baru ini disebut mampu memangkas proses pendaftaran hingga pemeriksaan kelayakan penerima bantuan sosial yang sebelumnya memakan waktu berbulan-bulan menjadi hanya hitungan menit. Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI […]

expand_less