Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Pariwisata Berau Melesat: Pokdarwis Aktif, 19 Desa Wisata Disahkan dan Siap Jadi Motor Ekonomi Kampung

Pariwisata Berau Melesat: Pokdarwis Aktif, 19 Desa Wisata Disahkan dan Siap Jadi Motor Ekonomi Kampung

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • visibility 355
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pariwisata Berau terus berkembang, meski pelan namun pasti. Dari total 100 kampung dan 10 kelurahan yang tersebar di Bumi Batiwakkal, baru 19 kampung yang mengantongi Surat Keputusan (SK) sebagai Desa Wisata. Namun angka ini bukanlah tanda pelambatan—melainkan fase bertahap menuju ekosistem wisata berbasis kampung yang matang, stabil, dan berdaya saing.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Disbudpar Berau, Samsiah, melalui Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vera Vebriana, menyebut penetapan desa wisata tidak bisa dilakukan secara instan. Setiap kampung memiliki alur pembinaan, asesmen kelayakan, hingga tahapan penerbitan SK yang memerlukan kesiapan pengelolaan masyarakat.

“Total saat ini 19 kampung sudah memiliki SK Desa Wisata, dan sudah terbentuk 36 Pokdarwis yang aktif bergerak,” kata Vera.

Pokdarwis—Kelompok Sadar Wisata—menjadi syarat utama lahirnya sebuah desa wisata. Mereka adalah jantung penggerak kegiatan, penyambut wisatawan, pelestari budaya, hingga penjaga lingkungan di wilayah masing–masing. Tanpa peran masyarakat yang solid, label desa wisata hanya menjadi papan nama tanpa ruh.

“Pokdarwis tidak bisa hanya ada di atas kertas. Mereka harus hidup, bergerak, dan mampu mengelola potensi yang ada di kampungnya,” tegas Vera.

Saat ini pemerintah daerah mulai memperkuat kampung yang dinilai siap naik kelas. Pendampingan diberikan untuk pengembangan atraksi, perbaikan manajemen wisata, hingga penguatan promosi dan jejaring pemasaran. Pemerintah ingin setiap desa wisata tidak hanya diakui secara administratif, tetapi juga produktif secara ekonomi.

Tujuan akhirnya sederhana namun fundamental: desa mengelola wisatanya sendiri, dan masyarakat merasakan manfaat ekonominya secara langsung.

Desa wisata bukan hanya tempat berkunjung.
Ia adalah ruang hidup budaya, suara masyarakat, dan bentang alam yang dijaga bersama. Wisatawan datang bukan sekadar memotret, tetapi belajar tentang kampung, hidup bersama warga, mencicip makanan lokal, dan pulang membawa pengalaman yang tidak dijual di kota–kota besar.

Saat ini sudah ada 19 kampung yang resmi menyandang status Desa Wisata, di antaranya:

Tembudan, Merasa, Buyung-Buyung, Teluk Semanting, Batik Ta’ Puti Tanjung Redeb, Biduk-Biduk, Lesan Dayak, Merabu, Pulau Besing, Pulau Derawan, Dumaring, Teluk Harapan Maratua, Payung-Payung, Bohesilian, Tanjung Batu, Teluk Sumbang, Teluk Alulu, Tumbit Melayu.

Di daerah lain masih banyak potensi serupa yang menunggu disentuh: pantai yang belum tersentuh publik, seni lokal yang hanya hadir di acara adat, rumah-rumah panggung tua yang diam menunggu cerita.

Semua tinggal menunggu waktu—dan kesiapan kolaborasi.

“Jika sinergi kampung, masyarakat, dan pemerintah berjalan baik, desa wisata lain akan segera menyusul,” kata Vera.

Berau sedang menapaki jalur panjang menjadi daerah tujuan wisata yang hidup dari kekuatan kampungnya. Langkahnya bertahap, namun fondasinya kuat: dikelola masyarakat, berakar pada budaya, dan bergerak menuju ekonomi mandiri tanpa kehilangan jati diri.

19 kampung sudah menyala sebagai titik-titik cahaya pariwisata.
Kini tugas selanjutnya adalah memperbesar cahayanya, satu kampung demi satu kampung. (yf.adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tetapkan UMK 2023 Berau Jadi Rp 3,6 juta

    Tetapkan UMK 2023 Berau Jadi Rp 3,6 juta

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dewan Pengupahan Kabupaten Berau, menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Berau 2023 naik sebesar 6,76 persen menjadi Rp.3.675.887. Kenaikan ini diyakini sebagai salah satu yang terbesar di Kaltim. Besaran upah ini ditetapkan bersama oleh dewan pengupahan yang beranggotakan perwakilan pekerja, pengusaha, pemerintah daerah, Badan Pusat Statistik Berau dan akademisi, mengacu Peraturan Menteri Ketenagakerjaan […]

  • Tingkatkan Layanan Kesehatan, Berau Gelar Orientasi Kader Posyandu

    Tingkatkan Layanan Kesehatan, Berau Gelar Orientasi Kader Posyandu

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kegiatan Orientasi Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Berau yang dilaksanakan di Balai Mufakat, pada Senin, (11/11/2024), dihadiri oleh para anggota Puskesmas se-Kabupaten Berau serta tamu undangan lainnya. Acara ini bertujuan untuk memperkuat peran kader Posyandu dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan primer di daerah tersebut. Integrasi Layanan Primer merupakan salah satu pilar dari Transformasi […]

  • 112 Rumah Warga Berau Dapat Bantuan Perbaikan Tahun Ini, Disperkim Mulai Petakan Lokasi

    112 Rumah Warga Berau Dapat Bantuan Perbaikan Tahun Ini, Disperkim Mulai Petakan Lokasi

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Berau mengalokasikan 112 unit bantuan rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada anggaran murni tahun 2026. Kepala Bidang Perumahan Disperkim Berau, Juli Mahendra, mengatakan program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memperbaiki rumah yang tidak layak huni. “Untuk kegiatan BSPS tahun ini tersedia anggaran […]

  • Warga Payung-Payung Minta Penahan Gelombang, Abrasi Semakin Mengancam

    Warga Payung-Payung Minta Penahan Gelombang, Abrasi Semakin Mengancam

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 842
    • 0Komentar

    BERAU — Ancaman abrasi pantai di Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua, kembali mencuat dalam agenda reses Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah. Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan kekhawatiran atas kondisi garis pantai yang terus tergerus gelombang laut. Keinginan utama masyarakat cukup jelas: pembangunan bronjong penahan gelombang harus segera dipercepat agar pemukiman di sekitar pesisir tak terus […]

  • Kinerja Cemerlang, PT HSB Jadi Inspirasi Baru BUMD di Kabupaten Berau

    Kinerja Cemerlang, PT HSB Jadi Inspirasi Baru BUMD di Kabupaten Berau

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.023
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di tengah meningkatnya sorotan terhadap kontribusi perusahaan daerah dalam memperkuat pendapatan asli daerah (PAD), PT Hutan Sanggam Berau (HSB) justru tampil sebagai teladan baru bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Berau. Perusahaan yang sebagian sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Berau itu sukses menunjukkan kinerja keuangan yang solid sekaligus memperluas dampak […]

  • Pria yang Tenggelam Saat Memancing di Sungai Kayan Ditemukan Meninggal

    Pria yang Tenggelam Saat Memancing di Sungai Kayan Ditemukan Meninggal

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 487
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Seorang pria yang sebelumnya dilaporkan tenggelam saat memancing di perairan Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, ditemukan meninggal dunia setelah dilakukan pencarian selama lebih dari dua hari. Korban bernama Yosua Yulius, 40 tahun, ditemukan mengambang di Sungai Kayan di sekitar log pon penyeberangan Dermaga Lirung Butung, Desa Long Bia, Kecamatan Peso, pada […]

expand_less