Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Pariwisata Berau Melesat: Pokdarwis Aktif, 19 Desa Wisata Disahkan dan Siap Jadi Motor Ekonomi Kampung

Pariwisata Berau Melesat: Pokdarwis Aktif, 19 Desa Wisata Disahkan dan Siap Jadi Motor Ekonomi Kampung

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB – Pariwisata Berau terus berkembang, meski pelan namun pasti. Dari total 100 kampung dan 10 kelurahan yang tersebar di Bumi Batiwakkal, baru 19 kampung yang mengantongi Surat Keputusan (SK) sebagai Desa Wisata. Namun angka ini bukanlah tanda pelambatan—melainkan fase bertahap menuju ekosistem wisata berbasis kampung yang matang, stabil, dan berdaya saing.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Disbudpar Berau, Samsiah, melalui Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vera Vebriana, menyebut penetapan desa wisata tidak bisa dilakukan secara instan. Setiap kampung memiliki alur pembinaan, asesmen kelayakan, hingga tahapan penerbitan SK yang memerlukan kesiapan pengelolaan masyarakat.

“Total saat ini 19 kampung sudah memiliki SK Desa Wisata, dan sudah terbentuk 36 Pokdarwis yang aktif bergerak,” kata Vera.

Pokdarwis—Kelompok Sadar Wisata—menjadi syarat utama lahirnya sebuah desa wisata. Mereka adalah jantung penggerak kegiatan, penyambut wisatawan, pelestari budaya, hingga penjaga lingkungan di wilayah masing–masing. Tanpa peran masyarakat yang solid, label desa wisata hanya menjadi papan nama tanpa ruh.

“Pokdarwis tidak bisa hanya ada di atas kertas. Mereka harus hidup, bergerak, dan mampu mengelola potensi yang ada di kampungnya,” tegas Vera.

Saat ini pemerintah daerah mulai memperkuat kampung yang dinilai siap naik kelas. Pendampingan diberikan untuk pengembangan atraksi, perbaikan manajemen wisata, hingga penguatan promosi dan jejaring pemasaran. Pemerintah ingin setiap desa wisata tidak hanya diakui secara administratif, tetapi juga produktif secara ekonomi.

Tujuan akhirnya sederhana namun fundamental: desa mengelola wisatanya sendiri, dan masyarakat merasakan manfaat ekonominya secara langsung.

Desa wisata bukan hanya tempat berkunjung.
Ia adalah ruang hidup budaya, suara masyarakat, dan bentang alam yang dijaga bersama. Wisatawan datang bukan sekadar memotret, tetapi belajar tentang kampung, hidup bersama warga, mencicip makanan lokal, dan pulang membawa pengalaman yang tidak dijual di kota–kota besar.

Saat ini sudah ada 19 kampung yang resmi menyandang status Desa Wisata, di antaranya:

Tembudan, Merasa, Buyung-Buyung, Teluk Semanting, Batik Ta’ Puti Tanjung Redeb, Biduk-Biduk, Lesan Dayak, Merabu, Pulau Besing, Pulau Derawan, Dumaring, Teluk Harapan Maratua, Payung-Payung, Bohesilian, Tanjung Batu, Teluk Sumbang, Teluk Alulu, Tumbit Melayu.

Di daerah lain masih banyak potensi serupa yang menunggu disentuh: pantai yang belum tersentuh publik, seni lokal yang hanya hadir di acara adat, rumah-rumah panggung tua yang diam menunggu cerita.

Semua tinggal menunggu waktu—dan kesiapan kolaborasi.

“Jika sinergi kampung, masyarakat, dan pemerintah berjalan baik, desa wisata lain akan segera menyusul,” kata Vera.

Berau sedang menapaki jalur panjang menjadi daerah tujuan wisata yang hidup dari kekuatan kampungnya. Langkahnya bertahap, namun fondasinya kuat: dikelola masyarakat, berakar pada budaya, dan bergerak menuju ekonomi mandiri tanpa kehilangan jati diri.

19 kampung sudah menyala sebagai titik-titik cahaya pariwisata.
Kini tugas selanjutnya adalah memperbesar cahayanya, satu kampung demi satu kampung. (yf.adv)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Motif Tenun Berau Resmi Kantongi Merk

    Lima Motif Tenun Berau Resmi Kantongi Merk

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

      TANJUNG REDEB – Tenun Berau terus menunjukkan daya tariknya di pasar nasional hingga mancanegara. Untuk melindungi kekayaan budaya sekaligus memperkuat posisi UMKM kreatif di tingkat global, kini lima motif kain tenun khas Berau resmi terdaftar dalam Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Pencapaian ini menjadi bukti kuatnya komitmen Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, […]

  • Penerbangan Tetap Lancar Meski Ada Karhutla di Berau

    Penerbangan Tetap Lancar Meski Ada Karhutla di Berau

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Teluk Bayur — Manajemen UPBU Kalimarau mengungkapkan hingga saat ini belum ada laporah gangguan terhadap jarak pandang penerbangan atau visibilitas yang diakibatkan oleh karhutla. Hal itu disampaikan oleh Kepala UPBU Bandara Kalimarau, Ferdinan Nurdin pada Kamis (19/9/2024). “Masih aman terkendali. Sebab sampai hari ini belum ada laporan terjadinya penurunan jarak pandang baik oleh pilot dan […]

  • Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

    Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Puspaga dan PPA Berau Diminta Lebih Dekat ke Warga Usai Tragedi Segah TANJUNG REDEB – Tragedi kekerasan dalam rumah tangga kembali mengguncang Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Seorang pria bernama Julius tega menghabisi nyawa istri dan anaknya yang masih dalam kandungan di Kampung Punan Mahakam, Kecamatan Segah. Peristiwa ini memicu seruan keras dari pemerintah daerah agar […]

  • Anggota TAB Sambakungan Bersatu Deklarasikan Pilkada Damai

    Anggota TAB Sambakungan Bersatu Deklarasikan Pilkada Damai

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dewan Pimpinan Cabang Tameng Adat Borneo (TAB) Pasukan Merah Kampung Sambakungan merayakan Hari Jadi ke-3 mereka dengan menggelar acara syukuran yang berlangsung di Sekretariat DPC-TAB Sambakungan, RT IV Kampung Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur, Minggu (25/8/2024). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan anggota komunitas, serta diikuti oleh sekitar 90 orang. Hadir […]

  • Dermaga Teluk Sulaiman Siap Layani Kapal Besar, PAD Berau Bertambah

    Dermaga Teluk Sulaiman Siap Layani Kapal Besar, PAD Berau Bertambah

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 416
    • 0Komentar

    BIDUK-BIDUK -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah menggenjot penyelesaian pembangunan Dermaga Teluk Sulaiman. Memasuki tahap ketiga ini, dermaga telah bisa digunakan sandar kapal bahkan yang berukuran besar. Seperti pada Kamis (22/5/2025) kemarin. Kapal kargo KM Karya Niaga dengan bobot 721 Gross Ton (GT) dan ber draft 4 meter ini, sudah bisa sandar […]

  • DPRD Berau Soroti SiLPA Rp 893 Miliar, Tuding Lemahnya Perencanaan dan Serapan Anggaran

    DPRD Berau Soroti SiLPA Rp 893 Miliar, Tuding Lemahnya Perencanaan dan Serapan Anggaran

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Komisi II DPRD Kabupaten Berau menyoroti membengkaknya angka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Berau Tahun Anggaran 2024 yang mencapai Rp 893 miliar. Angka ini dinilai terlalu besar dan mencerminkan lemahnya koordinasi, perencanaan, serta rendahnya serapan anggaran oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Ketua Komisi II DPRD […]

expand_less