Siapkan Strategi Perkuat 225 Destinasi Berau
- account_circle admin
- calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
- visibility 35
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menapaki arah pembangunan baru lewat sektor pariwisata berbasis komunitas. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pembangunan Dunia Usaha dan Pariwisata tahun lalu.
Rakor yang mengusung tema “Peningkatan Community Based Tourism” ini menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat pembangunan wisata yang bukan hanya bertumpu pada destinasi, tetapi juga pada masyarakat sebagai pelaku utama. Rapat dibuka secara resmi oleh Plt Asisten II Setda Berau, Rusnan Hefni, mewakili Sekda Muhammad Said. Hadir pula kepala OPD terkait serta camat dari berbagai wilayah.
Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany Triarani, menjelaskan bahwa sektor pertambangan selama ini masih mendominasi kontribusi ekonomi Berau. Karena itu, pemerintah mulai mendorong transformasi ke arah yang lebih berkelanjutan melalui pariwisata dan pertanian.
“Untuk itu mari kita bersama-sama berdiskusi memajukan pariwisata di Kabupaten Berau,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa rakor ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan pondasi untuk menggeser struktur ekonomi daerah agar lebih tahan terhadap risiko jangka panjang.
Wisata Jadi Arah Pembangunan Baru Berau
Plt Asisten II, Rusnan Hefni, menambahkan bahwa Pemkab Berau melihat pariwisata sebagai sektor unggulan yang punya prospek besar jika dikelola serius. Ia menyebut masih ada sejumlah kampung dengan fasilitas wisata yang belum optimal dan perlu evaluasi bersama.
“Saya lihat ada beberapa kampung yang kurang maksimal hasilnya karena fasilitasnya rusak, dan ini perlu kita evaluasi,” tegasnya.
Rusnan berharap rakor ini menghasilkan rumusan strategi yang konkret, termasuk mendatangkan narasumber berpengalaman. Salah satunya tokoh wisata nasional Gusti Kanjeng Ratu Bendara, yang pernah menempuh pendidikan pariwisata di Swiss. Ilmu dan pengalaman tersebut dinilai bisa menjadi model pengembangan wisata Berau ke depan.
225 Destinasi Wisata, Tugas Besar untuk Dikelola
Berau tercatat memiliki 225 destinasi wisata yang terdiri dari wisata alam, budaya, dan buatan, serta 18 objek unggulan yang terus didorong pengembangannya. Pemerintah juga menyiapkan roadmap jangka panjang 2025–2045 untuk menjadikan Berau sebagai destinasi wisata yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
“Ini moto Berau: sejahtera dan berkelanjutan. Harapan kita, itu menjadi pedoman dalam membangun sektor pariwisata,” kata Rusnan menutup pembahasan.
Rakor berakhir dengan semangat kolaboratif. Pemerintah mendorong OPD, kecamatan, komunitas, dan pelaku usaha untuk bersama-sama menguatkan industri wisata agar manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat.
Pariwisata bukan lagi sekadar pemandangan indah. Di Berau, ia sedang dipersiapkan sebagai sumber ekonomi baru — bertumpu pada alam, budaya, dan rakyatnyas sendiri. (akm/adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar