Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Pentingnya Strategi Ketahanan Bahan Makanan Melalui Pertanian Berau

Pentingnya Strategi Ketahanan Bahan Makanan Melalui Pertanian Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 320
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Di pasar-pasar tradisional, beras lokal masih dibeli harian, ikan tangkap segar mengisi tambak dan dermaga, dan perkebunan tumbuh sebagai sumber pendapatan warga. Namun di balik aktivitas yang tampak stabil itu, ada satu hal yang terus disuarakan DPRD Berau: ketahanan pangan tidak boleh dianggap beres hanya karena stok hari ini terlihat aman.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman, menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah isu masa depan — bukan sekadar masalah logistik. Bagi Berau, yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan, persoalan ini menjadi semakin penting untuk dipikirkan sejak sekarang sebelum terjadi situasi yang tak diinginkan.

“Ketahanan pangan tak boleh dipandang remeh. Kita punya potensi besar, tapi masih ada tantangan yang harus diselesaikan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Peta Pangan Tak Cukup Hanya di Atas Kertas

Sakirman menilai strategi daerah harus lebih terstruktur, terutama oleh Dinas Pangan Berau sebagai leading sector. Ketersediaan pangan tidak hanya bergantung pada produksi petani, tetapi juga distribusi, pasca panen, pengelolaan stok, hingga akses untuk masyarakat di wilayah terpencil.

Perubahan iklim, cuaca ekstrem, hingga fluktuasi pasar global dapat sewaktu-waktu mengguncang stabilitas pangan. Karena itu, diversifikasi hasil pangan penting agar Berau tidak hanya bergantung pada satu sumber produksi.

“Diversifikasi sumber pangan harus diperhatikan. Kita tidak boleh hanya bergantung pada satu komoditas yang rentan cuaca,” tegasnya.

Pertanian, Perikanan, dan Keterlibatan Publik

Sektor perikanan menjadi salah satu peluang besar, begitu pula dengan tanaman pangan lokal yang mulai dikembangkan di berbagai kampung. Namun Sakirman menekankan, ketahanan pangan hanya dapat terwujud jika pemerintah, swasta, dan masyarakat bekerja dalam satu kesadaran kolektif.

Tidak semua persoalan pangan selesai dengan anggaran — sebagian besar selesai dengan disiplin, kolaborasi dan kemandirian.

“Ketahanan pangan bukan hanya urusan pemerintah. Ini tanggung jawab bersama,” tutupnya. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • SraGam Bersama Gunung Tabur: Mewujudkan Perubahan dari Hati untuk Rakyat

    SraGam Bersama Gunung Tabur: Mewujudkan Perubahan dari Hati untuk Rakyat

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 702
    • 0Komentar

    Gunung Tabur — Kampanye Pilkada Kabupaten Berau semakin menghangat. Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut dua, Sri Juniarsih dan Gamalis—yang dikenal dengan sebutan SraGam—tetap melanjutkan kampanyenya di Gunung Tabur. Meski hujan mengguyur, semangat masyarakat tidak surut untuk memberikan dukungan kepada SraGam. Juru Kampanye dari Partai Keadilan […]

  • Klaim Konsesi PT TRH Diprotes, Petani Minta Lahan Garapan dan Tanaman Dikembalikan

    Klaim Konsesi PT TRH Diprotes, Petani Minta Lahan Garapan dan Tanaman Dikembalikan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    BERAU – Ratusan petani dari Kelompok Tani Gurimbang dan Suaran turun ke jalan di Kabupaten Berau, Selasa, 12 Mei 2026. Mereka menggelar aksi damai menentang penggusuran lahan dan tanaman yang selama ini mereka garap, namun diklaim sebagai bagian dari konsesi PT Tanjung Redeb Hutani (TRH). Sebelum berorasi di lapangan dan bergerak ke kantor DPRD Berau, […]

  • Tersandera Regulasi, Gaji Guru Honorer di Berau Masih Menggantung

    Tersandera Regulasi, Gaji Guru Honorer di Berau Masih Menggantung

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 757
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Harapan ratusan guru honorer di Kabupaten Berau yang selama ini belum menerima gaji mereka, akhirnya mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Berau melalui rapat lintas sektor yang digelar pada Rabu pagi, 9 April 2025, membahas kelanjutan nasib para tenaga pendidik non-ASN yang tersebar di 13 kecamatan. Rapat tertutup yang berlangsung di Tanjung […]

  • Diduga Tersandung Kasus Liquid Narkotika, Kasat Narkoba Polres Kukar Diperiksa Polda Kaltim

    Diduga Tersandung Kasus Liquid Narkotika, Kasat Narkoba Polres Kukar Diperiksa Polda Kaltim

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 101
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar), AKP Yohanes Bonar Adiguna, tengah menjalani pemeriksaan di Polda Kalimantan Timur setelah diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis liquid. Perwira polisi tersebut diamankan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kaltim pada 2 Mei 2026 lalu dan kini ditempatkan di Rumah Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) […]

  • ‎Perkuat Pertanian Berau: Tambah Penyuluh, Dongkrak Produktivitas Petani

    ‎Perkuat Pertanian Berau: Tambah Penyuluh, Dongkrak Produktivitas Petani

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.680
    • 0Komentar

    ‎BERAU – Upaya memajukan sektor pertanian di Kabupaten Berau kembali mendapat sorotan. Minimnya jumlah tenaga penyuluh pertanian dianggap menjadi salah satu faktor yang menghambat peningkatan produktivitas dan daya saing pertanian lokal. ‎Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu potensi unggulan daerah yang harus ditopang dengan dukungan sumber daya manusia […]

  • Sengketa Lahan Ancam Sekolah, Disdik Berau Siaga

    Sengketa Lahan Ancam Sekolah, Disdik Berau Siaga

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 578
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Beberapa sekolah yang hingga kini masih mengalami permasalahan sengketa lahan, menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Berau. Dinas Pendidikan (Disdik) Berau pun menjadi salah satu OPD yang ikut menyoroti masalah ini. Namun, sebagai OPD teknis maka proses belajar mengajar menjadi perhatian utama. “Kita tidak mau proses belajar mengajar ini terganggu meskipun ada permasalahan. […]

expand_less