Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Perkuat Koordinasi untuk Jaga Kebersihan Destinasi Wisata Saat Nataru

Perkuat Koordinasi untuk Jaga Kebersihan Destinasi Wisata Saat Nataru

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • visibility 429
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), arus wisatawan ke Kabupaten Berau diprediksi meningkat tajam. Lonjakan kunjungan ini hampir selalu diikuti persoalan klasik, yakni penumpukan sampah di destinasi wisata, terutama di kawasan pesisir dan kampung wisata.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau memperkuat koordinasi lintas lembaga, melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), kelompok sadar wisata (Pokdarwis), serta para pengelola destinasi.

Kepala Bidang Bina Pengembangan Destinasi Pariwisata Disbudpar Berau, Samsiah, melalui Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda, Asri, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan selama masa libur.

“Kami ingin memastikan wisatawan merasa aman dan nyaman. Dua hal yang harus dijaga adalah keamanan dan kebersihan kawasan wisata,” kata Asri.

Koordinasi dengan DLHK difokuskan pada percepatan pengangkutan sampah, terutama di destinasi utama seperti Maratua, Derawan, dan Biduk-Biduk, yang kini telah memiliki UPTD masing-masing. Upaya ini penting untuk memastikan sampah tidak menumpuk saat kunjungan meningkat.

“Harapannya, wisatawan bisa menikmati kunjungan tanpa terganggu masalah kebersihan,” ujarnya.

Selain itu, Disbudpar juga mengandalkan peran aktif Pokdarwis dalam memantau kondisi lingkungan dan melakukan tindakan cepat jika terjadi penumpukan sampah atau gangguan kebersihan lainnya.

“Kalau tempatnya kotor, kesan pengunjung tentu jadi buruk. Sayang jika keindahannya rusak hanya karena sampah berserakan,” tegasnya.

Edukasi menjadi fokus penting lainnya. Disbudpar mendorong masyarakat lokal dan wisatawan untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menerapkan perilaku ramah lingkungan.

“Kami terus mendorong kesadaran bersama. Langkah paling dasar adalah disiplin dalam mengelola sampah,” jelas Asri.

Sebagai bagian dari kampanye keberlanjutan, pengunjung juga dianjurkan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membawa botol minum isi ulang atau tumbler saat berwisata.

“Kalau memungkinkan, bawa wadah minum sendiri agar tidak menambah sampah dari kemasan,” tuturnya.

Asri menekankan bahwa perubahan perilaku harus dimulai dari individu dan dilakukan secara kolektif agar dampaknya terasa di seluruh destinasi wisata.

“Kesadaran personal itu penting. Kami ingin kebiasaan baik ini tumbuh bersama di setiap lokasi wisata,” ujarnya.

Dengan koordinasi yang lebih solid dan keterlibatan masyarakat kampung wisata, Pemkab Berau optimistis kebersihan destinasi dapat terjaga selama Nataru sehingga wisatawan memperoleh pengalaman yang aman, nyaman, dan berkesan.

(Adv/akm)

 

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Pengembangan Pariwisata Berau Tidak Sesuai Harapan

    Dana Pengembangan Pariwisata Berau Tidak Sesuai Harapan

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 932
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Syamsiah Nawir, menyampaikan kekecewaannya terkait alokasi dana untuk pengembangan sektor pariwisata di Berau yang jauh dari harapan. Dalam keterangannya, Syamsiah mengungkapkan bahwa usulan dana sebesar Rp 60 miliar untuk pembangunan beberapa kawasan destinasi wisata yang diajukan berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan […]

  • DPRD Berau Soroti Kinerja BUMD Usai Penurunan APBD 2026

    DPRD Berau Soroti Kinerja BUMD Usai Penurunan APBD 2026

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Berau untuk Tahun Anggaran (TA) 2026 mengalami perubahan signifikan. Untuk pertama kalinya, APBD tahun depan menunjukkan penurunan tajam, yang disebabkan oleh pengurangan dana transfer ke daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat. Penurunan ini tentu saja berdampak pada berbagai sektor, termasuk pada kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Menanggapi […]

  • Pendidikan Berkualitas untuk Semua: Berau Perjuangkan Sarpras di Setiap Kampung

    Pendidikan Berkualitas untuk Semua: Berau Perjuangkan Sarpras di Setiap Kampung

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 659
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Adanya pengalokasian anggaran untuk bidang pendidikan khususnya untuk sarpras sekolah, harus merata. Hal ini ditegaskan salah satu anggota DPRD Berau periode 2024-2029, Suharno beberapa waktu lalu. Dirinya menyebut jika kebutuhan sarpras pendidikan seperti ruang kelas belajar (RKB) haruslah diperhatikan hingga ke perkampungan, karena sampai sekarang masih banyak sekolah yang masih kekurangan RKB. […]

  • Bupati Sri Juniarsih Ajak Masyarakat Terus Berkontribusi

    Bupati Sri Juniarsih Ajak Masyarakat Terus Berkontribusi

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 545
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Minggu (15/09/2024), Kabupaten Berau merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 dan Kota Tanjung Redeb merayakan HUT ke-214 dengan acara yang berlangsung meriah di halaman Lapangan GOR Graha Pemuda Tanjung Redeb. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas memimpin upacara peringatan tersebut, didampingi oleh Wakil Bupati Berau Gamalis, Ketua DPRD Berau Liliansyah, serta jajaran Organisasi […]

  • Anggur Muscat Viral Diduga Mengandung Residu Kimia Berbahaya, DPRD Berau Dorong Pengawasan

    Anggur Muscat Viral Diduga Mengandung Residu Kimia Berbahaya, DPRD Berau Dorong Pengawasan

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 712
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggur muscat yang kini sedang viral di masyarakat diduga menyimpan potensi bahaya bagi kesehatan manusia. Bahkan, salah satu penelitian menunjukkan bahwa anggur ini mengandung residu bahan kimia yang dapat berdampak negatif jika dikonsumsi secara berlebihan. Menanggapi kabar tersebut, Elita mendesak dinas terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap pangan, terutama buah-buahan impor yang masuk ke […]

  • Berau Coal Dapat IUPK, Waris Minta Pemda Tidak Hanya Andalkan CSR dan Royalti

    Berau Coal Dapat IUPK, Waris Minta Pemda Tidak Hanya Andalkan CSR dan Royalti

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 940
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — PT Berau Coal resmi memperoleh Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sebagai kelanjutan operasi kontrak/perjanjian masing-masing untuk jangka waktu paling lama 10 tahun. PT Berau Coal sebelumnya, memulai usaha penambangan pada 26 April 1983, setelah memperoleh Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) sesuai dengan surat No. 178.K/40.00/DJG/205. Adapun luas area konsesi PT Berau […]

expand_less