Diskoperindag Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan Peluang Emas KUR UMKM Tanpa Jaminan
- account_circle admin
- calendar_month Selasa, 9 Des 2025
- visibility 95
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Kebijakan nasional terkait Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa agunan untuk plafon di bawah Rp100 juta kini menjadi harapan baru bagi pelaku UMKM. Kebijakan ini dipastikan membuka ruang lebih luas bagi pengusaha kecil di Kabupaten Berau untuk mengembangkan usahanya tanpa terbebani syarat jaminan.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, menyambut positif langkah pemerintah pusat tersebut. Ia menyebut bahwa minimnya akses permodalan selama ini menjadi hambatan terbesar bagi UMKM untuk naik kelas.
“Ini jadi peluang untuk meningkatkan kapasitas usaha, terutama bagi mereka yang selama ini membutuhkan tambahan modal namun belum berani mengajukan KUR karena terbentur agunan,” ujarnya.
Eva menjelaskan bahwa kebijakan ini semakin kuat karena didukung langsung oleh Kementerian UMKM dan Kementerian Keuangan. Sinergi ini menjadi bukti bahwa negara hadir memberikan perhatian serius kepada pelaku usaha kecil agar memiliki akses pembiayaan yang lebih adil dan inklusif.
“Jangan sampai dilewatkan kesempatan ini. Saat ini juga banyak peluang usaha yang sedang tren. Dengan modal yang cukup dan inovasi, usaha akan semakin berkembang,” tambahnya.
Diskoperindag Berau juga mengapresiasi langkah Kementerian UMKM yang berencana melakukan pemantauan langsung terhadap bank penyalur KUR. Hal ini penting agar kebijakan KUR tanpa agunan benar-benar diterapkan sesuai arahan pusat, tanpa interpretasi yang berbeda di tingkat perbankan.
Eva berharap UMKM di Berau semakin berani memanfaatkan fasilitas pembiayaan ini untuk memperluas produksi, meningkatkan kualitas produk, hingga membuka lapangan pekerjaan baru.
Dengan dukungan kebijakan nasional dan pendampingan pemerintah daerah, UMKM Berau diharapkan mampu tumbuh lebih cepat dan menjadi motor penggerak ekonomi lokal. (Adv/yf)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar