Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 598
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menerapkan pendekatan selektif dalam pengembangan destinasi wisata berbasis kampung.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memastikan efektivitas program di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah.

Fokus pengembangan diarahkan pada kampung-kampung yang dinilai telah memiliki kesiapan infrastruktur, pengelolaan yang baik, serta minat kunjungan wisatawan yang stabil.

Penentuan prioritas tersebut dilakukan setelah adanya penyesuaian anggaran berdasarkan hasil evaluasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Staf Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Andi Nusyamsi, menyampaikan bahwa hampir seluruh kampung di Berau memiliki daya tarik wisata tersendiri.

Namun, pengembangan tidak memungkinkan dilakukan secara serentak karena harus menyesuaikan

dengan ketersediaan anggaran.

“Kami memaksimalkan anggaran yang ada dengan memprioritaskan destinasi yang sudah berjalan dan memiliki dampak langsung terhadap kunjungan

wisata,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, kawasan wisata Derawan masih menjadi salah satu destinasi dengan aktivitas wisata yang cukup tinggi. Tingkat hunian penginapan di wilayah tersebut, berdasarkan laporan lapangan, kerap berada pada kondisi penuh, terutama di musim kunjungan.

Kondisi yang hampir serupa juga terjadi di Maratua. Untuk mendukung kenyamanan dan citra kawasan wisata, Disbudpar merencanakan penambahan serta penataan fasilitas pendukung, khususnya di kawasan dermaga agar lebih representatif bagi wisatawan.

Selain destinasi utama, perhatian pengembangan juga diarahkan ke sejumlah kampung yang dinilai memiliki potensi kuat, seperti Kampung Buyung-buyung dan Kampung Merabu. Di Merabu, penyempurnaan jalur tracking wisata alam masih menjadi salah satu agenda yang akan dilanjutkan secara bertahap.

Sementara itu, Kampung Merasa dikembangkan melalui konsep wisata berbasis budaya. Berbagai kegiatan adat dan festival tradisional seperti Festival Meja Panjang dan Long Sam dinilai mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus sarana pelestarian budaya lokal.

Meski banyak usulan pengembangan destinasi yang masuk dari kampung-kampung, Disbudpar menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan tetap harus dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Tidak semua bisa diwujudkan dalam waktu bersamaan. Karena itu, kami juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga untuk mendukung pengembangan pariwisata di Berau,” tutup Andi.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Batas dan HGU di Gunung Tabur: Pembangunan Tersandera, Investasi Dievaluasi

    Sengketa Batas dan HGU di Gunung Tabur: Pembangunan Tersandera, Investasi Dievaluasi

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    BERAU — Persoalan tapal batas lama antara Kabupaten Berau di Kalimantan Timur dan Kabupaten Bulungan di Kalimantan Utara kembali naik ke permukaan. Rapat Dengar Pendapat yang digelar DPRD Berau pada Senin, 18 Mei 2026, menyeret isu itu sebagai biang keladi ketertinggalan pembangunan di RT 17 Kelurahan Gunung Tabur, kawasan yang bersisian dengan eks permukiman Kelompok […]

  • Lewat Program “BEST”, Karang Ambun Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik Prima

    Lewat Program “BEST”, Karang Ambun Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik Prima

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.103
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kelurahan Karang Ambun, Kecamatan Tanjung Redeb, meluncurkan program inovasi pelayanan publik bertajuk Karang Ambun BEST sebagai langkah untuk memperkuat kualitas layanan masyarakat. Program ini menitikberatkan pada digitalisasi, kolaborasi, dan peningkatan kapasitas aparatur kelurahan. “BEST” merupakan akronim dari Berkelanjutan, Efisien, Sinergis, dan Tanggap, yang dirancang sebagai jawaban atas dinamika kebutuhan warga yang semakin […]

  • Fokus pada Percepatan Proyek Pembangunan Fisik 2024

    Fokus pada Percepatan Proyek Pembangunan Fisik 2024

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 963
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Mengingat penyerapan anggaran yang belum maksimal pada tahun 2023, Anggota DPRD Berau, Elita Herlina, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk meningkatkan realisasi anggaran serta penyelesaian fisik proyek penataan bangunan dan gedung. Hal ini dinilai penting untuk mencegah terjadinya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA), yang […]

  • Rukyat Hilal Nihil Hasil, PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H pada Rabu 17 Juni

    Rukyat Hilal Nihil Hasil, PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H pada Rabu 17 Juni

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Jakarta – Ada perbedaan penetapan 1 Muharram 1448 H antara pemerintah, Muhammadiyah, dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), di mana PBNU menetapkan 1 Muharram jatuh pada Rabu (17/6/2026) besok. Namun, libur nasional memperingati Tahun Baru Hijriah atau 1 Muharram masih jatuh pada Selasa (16/6/2026) hari ini. Berdasarkan situs resmi NU dan akun Instagram resmi Lembaga […]

  • Hadapi Tantangan Fiskal, Berau Pererat Koordinasi dengan DJPb Kaltim

    Hadapi Tantangan Fiskal, Berau Pererat Koordinasi dengan DJPb Kaltim

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menerima audiensi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Kalimantan Timur di Ruang Pertemuan Sema Ma, Jumat, 19 Juni 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi fiskal antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Audiensi dipimpin Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Timur, Tjahjo […]

  • Rencana Bandara Baru di Maloy Disorot

    Rencana Bandara Baru di Maloy Disorot

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Samarinda — Rencana pembangunan bandar udara di Kawasan Perkotaan Baru (KPB) Maloy, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, mulai dibahas serius setelah pertemuan antara PT Indonesia Plantation Synergy (IPS) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur awal April lalu. Audiensi yang turut melibatkan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menekankan pentingnya proyek tersebut sebagai penunjang investasi di kawasan […]

expand_less