Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 500
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menerapkan pendekatan selektif dalam pengembangan destinasi wisata berbasis kampung.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memastikan efektivitas program di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah.

Fokus pengembangan diarahkan pada kampung-kampung yang dinilai telah memiliki kesiapan infrastruktur, pengelolaan yang baik, serta minat kunjungan wisatawan yang stabil.

Penentuan prioritas tersebut dilakukan setelah adanya penyesuaian anggaran berdasarkan hasil evaluasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Staf Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Andi Nusyamsi, menyampaikan bahwa hampir seluruh kampung di Berau memiliki daya tarik wisata tersendiri.

Namun, pengembangan tidak memungkinkan dilakukan secara serentak karena harus menyesuaikan

dengan ketersediaan anggaran.

“Kami memaksimalkan anggaran yang ada dengan memprioritaskan destinasi yang sudah berjalan dan memiliki dampak langsung terhadap kunjungan

wisata,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, kawasan wisata Derawan masih menjadi salah satu destinasi dengan aktivitas wisata yang cukup tinggi. Tingkat hunian penginapan di wilayah tersebut, berdasarkan laporan lapangan, kerap berada pada kondisi penuh, terutama di musim kunjungan.

Kondisi yang hampir serupa juga terjadi di Maratua. Untuk mendukung kenyamanan dan citra kawasan wisata, Disbudpar merencanakan penambahan serta penataan fasilitas pendukung, khususnya di kawasan dermaga agar lebih representatif bagi wisatawan.

Selain destinasi utama, perhatian pengembangan juga diarahkan ke sejumlah kampung yang dinilai memiliki potensi kuat, seperti Kampung Buyung-buyung dan Kampung Merabu. Di Merabu, penyempurnaan jalur tracking wisata alam masih menjadi salah satu agenda yang akan dilanjutkan secara bertahap.

Sementara itu, Kampung Merasa dikembangkan melalui konsep wisata berbasis budaya. Berbagai kegiatan adat dan festival tradisional seperti Festival Meja Panjang dan Long Sam dinilai mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus sarana pelestarian budaya lokal.

Meski banyak usulan pengembangan destinasi yang masuk dari kampung-kampung, Disbudpar menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan tetap harus dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Tidak semua bisa diwujudkan dalam waktu bersamaan. Karena itu, kami juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga untuk mendukung pengembangan pariwisata di Berau,” tutup Andi.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • FGD Penyusunan Dokumen Rencana Pengentasan Pembangunan Berkelanjutan Bagi Kabupaten Berau

    FGD Penyusunan Dokumen Rencana Pengentasan Pembangunan Berkelanjutan Bagi Kabupaten Berau

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Dokumen Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan berkelanjutan di Gedung Ruang Rapat RKPD Bapelitbang. Rabu, (13/11/2024). Kabupaten Berau memiliki potensi dalam pengembangan Ekonomi dan Lingkungan yang berkelanjutan. Dimana Berau memiliki kontribusi PAD terbesar adalah dari sektor pertambangan yang mengacu pada pembangunan SDG’s. Kepala Bapelitbang, […]

  • Berawal dari Laporan Warga, Gudang Sabu di Berau Digrebek

    Berawal dari Laporan Warga, Gudang Sabu di Berau Digrebek

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 856
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Jajaran Satresnarkoba Polres Berau berhasil mengungkap keberadaan gudang sabu-sabu di Berau. Lebih dari setengah kilogram narkotika jenis sabu berhasil disita polisi. Kasat Resnarkoba Polres Berau, AKP Agus Priyanto mengatakan, gudang tersebut berada di kawasan Kelurahan Sambaliung, Kecamatan Sambaliung. Di mana, gudang sabu tersebut berkamuflase sebagai rumah bangsalan dan dihuni oleh salah seorang […]

  • ‎Menjaga Alam, Menggerakkan Ekonomi: Berau Bangun Proyek Ekonomi Biru

    ‎Menjaga Alam, Menggerakkan Ekonomi: Berau Bangun Proyek Ekonomi Biru

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.084
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau mulai menggerakan Konsep Blue Economy Project untung mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan khususnya di wilayah pesisir dan Kepulauan. Dalam menjalankan program ini bukan hanya melibatkan pariwisata, tetapi pengelolaan sumber daya alam dan penguatan ekonomi masyarakat juga sangat penting. ‎Pengembangan ekonomi biru merupakan bagian penting untuk pembangunan daerah lima tahun ke depan. […]

  • Menggali Potensi Desa untuk Menutup Celah Fiskal di Kabupaten Berau

    Menggali Potensi Desa untuk Menutup Celah Fiskal di Kabupaten Berau

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.210
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menyiapkan strategi menghadapi ancaman pemotongan transfer ke daerah (TKD) dan dana bagi hasil (DBH) tahun depan. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyebut kunci penguatan pendapatan asli daerah (PAD) justru terletak di tingkat kampung. Sri Juniarsih menilai optimalisasi pajak restoran maupun sektor lain yang selama ini dikelola pemerintah daerah tidak […]

  • Kebakaran Hebat di Kilo 5, Simpang Empat Menuju Pasar Sanggam Adji Dilayas

    Kebakaran Hebat di Kilo 5, Simpang Empat Menuju Pasar Sanggam Adji Dilayas

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.471
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kebakaran hebat terjadi di kawasan Kilo 5, tepatnya di simpang empat lampu merah menuju ke Pasar Sanggam Adji Dilayas. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 23.20 Wita, Senin (26/1/2025) dan menyebabkan kepanikan warga sekitar. Saat ini, petugas pemadam kebakaran (Damkar) bersama aparat keamanan telah berada di lokasi kejadian untuk berusaha memadamkan api yang […]

  • Masa Depan Pertanian Ada di Kampung: Mina Tani Jadi Alternatif Ketahanan Pangan

    Masa Depan Pertanian Ada di Kampung: Mina Tani Jadi Alternatif Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Di banyak tempat, air bisa menjadi sahabat yang menumbuhkan hasil panen, tetapi juga bisa berubah menjadi masalah ketika genangan datang tanpa kendali. Di Berau, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tengah bekerja agar air tetap berada di sisi yang benar—mengalir ke sawah saat dibutuhkan, dan jauh dari permukiman ketika hujan turun. […]

expand_less