Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 620
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menerapkan pendekatan selektif dalam pengembangan destinasi wisata berbasis kampung.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memastikan efektivitas program di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah.

Fokus pengembangan diarahkan pada kampung-kampung yang dinilai telah memiliki kesiapan infrastruktur, pengelolaan yang baik, serta minat kunjungan wisatawan yang stabil.

Penentuan prioritas tersebut dilakukan setelah adanya penyesuaian anggaran berdasarkan hasil evaluasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Staf Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Andi Nusyamsi, menyampaikan bahwa hampir seluruh kampung di Berau memiliki daya tarik wisata tersendiri.

Namun, pengembangan tidak memungkinkan dilakukan secara serentak karena harus menyesuaikan

dengan ketersediaan anggaran.

“Kami memaksimalkan anggaran yang ada dengan memprioritaskan destinasi yang sudah berjalan dan memiliki dampak langsung terhadap kunjungan

wisata,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, kawasan wisata Derawan masih menjadi salah satu destinasi dengan aktivitas wisata yang cukup tinggi. Tingkat hunian penginapan di wilayah tersebut, berdasarkan laporan lapangan, kerap berada pada kondisi penuh, terutama di musim kunjungan.

Kondisi yang hampir serupa juga terjadi di Maratua. Untuk mendukung kenyamanan dan citra kawasan wisata, Disbudpar merencanakan penambahan serta penataan fasilitas pendukung, khususnya di kawasan dermaga agar lebih representatif bagi wisatawan.

Selain destinasi utama, perhatian pengembangan juga diarahkan ke sejumlah kampung yang dinilai memiliki potensi kuat, seperti Kampung Buyung-buyung dan Kampung Merabu. Di Merabu, penyempurnaan jalur tracking wisata alam masih menjadi salah satu agenda yang akan dilanjutkan secara bertahap.

Sementara itu, Kampung Merasa dikembangkan melalui konsep wisata berbasis budaya. Berbagai kegiatan adat dan festival tradisional seperti Festival Meja Panjang dan Long Sam dinilai mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus sarana pelestarian budaya lokal.

Meski banyak usulan pengembangan destinasi yang masuk dari kampung-kampung, Disbudpar menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan tetap harus dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Tidak semua bisa diwujudkan dalam waktu bersamaan. Karena itu, kami juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga untuk mendukung pengembangan pariwisata di Berau,” tutup Andi.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keterbatasan Alat, Perawatan PJU di Berau Terkendala

    Keterbatasan Alat, Perawatan PJU di Berau Terkendala

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 643
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Masih banyaknya penerangan jalan umum (PJU) yang mati di Kabupaten Berau, membuat masyarakat mempertanyakan keberadaan Dinas Perhubungan (Dishub) sebagai OPD yang menangani hal ini. Ditemui beberapa waktu lalu, Kabid Penerangan Jalan Umum Dishub Berau menyatakan jika bukan semuanya menjadi tanggung jawab Dishub Berau. “Jadi ada beberapa titik yang memang PJU nya merupakan […]

  • Serap Aspirasi Petani, Alat Perontok dan Pengering Padi Jadi Kebutuhan Mendesak

    Serap Aspirasi Petani, Alat Perontok dan Pengering Padi Jadi Kebutuhan Mendesak

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 461
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTHP) Kabupaten Berau terus memperkuat layanan berbasis lapangan melalui strategi “jemput bola” untuk memastikan aspirasi dan kebutuhan nyata para petani terserap secara optimal. Langkah ini menjadi komitmen DPTHP dalam menyiapkan program bantuan yang benar-benar tepat sasaran demi peningkatan hasil pertanian dan efisiensi kerja di tingkat kelompok […]

  • ‎Disdik Berau Wacanakan Pembangunan SMP Baru di Kawasan Korpri, Jawab Keterbatasan Zonasi Sekolah Negeri

    ‎Disdik Berau Wacanakan Pembangunan SMP Baru di Kawasan Korpri, Jawab Keterbatasan Zonasi Sekolah Negeri

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.525
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menyiapkan langkah strategis untuk mengatasi kepadatan siswa di sekolah negeri kawasan pusat kota. Melalui Dinas Pendidikan (Disdik), Pemkab Berau mulai mengkaji rencana pembangunan Sekolah Menengah Pertama baru di kawasan Perumahan Korpri, Tanjung Redeb. ‎Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengungkapkan, wacana tersebut muncul setelah hasil evaluasi penerimaan peserta didik […]

  • Pemuda Berau Garap Film “Raja Alam”, Angkat Sejarah Sultan Alimuddin ke Layar Lebar

    Pemuda Berau Garap Film “Raja Alam”, Angkat Sejarah Sultan Alimuddin ke Layar Lebar

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 765
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Film Raja Alam: Sultan Alimuddin tengah dipersiapkan. Film yang mengangkat sejarah Kesultanan di Kabupaten Berau ini digagas sendiri oleh pemuda lokal yang tergabung dalam Rabba Rimpa Bahari. Film tersebut telah melalui tahapan riset dan penulisan naskah sebelum memasuki proses produksi. Sutradara film, Yayan Kulimpapat, menyampaikan bahwa penyusunan naskah dilakukan melalui riset mendalam […]

  • Mau Tahu Kamu Masuk Kelompok Kaya atau Tidak? Cek Desil DTSEN Pakai NIK di Sini

    Mau Tahu Kamu Masuk Kelompok Kaya atau Tidak? Cek Desil DTSEN Pakai NIK di Sini

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BERAU — Seberapa “kaya” keluarga Anda jika dibandingkan dengan masyarakat Indonesia lainnya? Jawabannya ternyata tidak harus diterka hanya dari gaji, kendaraan yang dipakai, rumah yang ditempati, atau saldo rekening. Pemerintah memiliki pemeringkatan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang dikenal sebagai desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN. Masyarakat kini ramai mengecek posisi desil […]

  • Kaesang Puji Konsolidasi PSI Kaltim, Tantang Pengurus Bentuk Struktur hingga Tingkat Desa dan Kelurahan

    Kaesang Puji Konsolidasi PSI Kaltim, Tantang Pengurus Bentuk Struktur hingga Tingkat Desa dan Kelurahan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep meminta seluruh kader PSI di Kalimantan Timur mempercepat pembentukan struktur partai hingga tingkat ranting atau desa dan kelurahan. Pesan tersebut disampaikan Kaesang saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Kalimantan Timur di Ballroom Hotel Fugo Samarinda, Sabtu (20/6/2026). Di hadapan ratusan […]

expand_less