Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 488
  • print Cetak

BERAU — Fenomena anak-anak yang berjualan di jalanan di Kabupaten Berau belakangan menjadi sorotan masyarakat. Sebagian pihak menilai kondisi tersebut mengganggu ketertiban dan dikhawatirkan mengurangi hak anak yang seharusnya masih menikmati masa bermain serta pendidikan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau, Rabiatul Islamiah, mengatakan masyarakat perlu memahami terlebih dahulu latar belakang anak-anak tersebut sebelum memberikan penilaian.

Menurut dia, tidak semua anak yang terlihat berjualan di jalan dapat langsung dikategorikan sebagai pekerja anak. Dalam sejumlah kasus, aktivitas itu justru menjadi bagian dari pembelajaran yang diberikan orang tua agar anak terbiasa mandiri.

“Kita perlu mengetahui dulu latar belakangnya. Ada anak yang berjualan sebagai latihan dari orang tuanya supaya ketika dewasa nanti sudah terbiasa. Selama hak-haknya sebagai anak tetap terpenuhi, sebenarnya tidak menjadi masalah,” kata Rabiatul, Jumat, 6 Maret 2026.

Ia menjelaskan, selama anak tetap memperoleh hak utama seperti pendidikan, waktu istirahat, dan tidak dipaksa bekerja, aktivitas membantu orang tua berjualan masih dapat ditoleransi. Bahkan, ada anak yang memilih membantu orang tua berjualan setelah pulang sekolah untuk memperoleh tambahan uang jajan.

“Misalnya setelah pulang sekolah dia membantu berjualan. Daripada hanya bermain, dia memilih membantu orang tuanya dan mendapatkan uang jajan. Itu tidak masalah selama tidak ada paksaan dan hak-haknya tetap terpenuhi,” ujarnya.

Meski demikian, Rabiatul menegaskan bahwa kondisi berbeda akan terjadi apabila anak bekerja hingga mengabaikan pendidikan atau hak dasar lainnya. Jika ditemukan situasi seperti itu, pihaknya akan menelusuri dan menindaklanjuti lebih lanjut.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak serta-merta melabeli fenomena anak yang berjualan sebagai pekerja anak. Menurutnya, penting untuk membedakan antara anak yang membantu orang tua bekerja dengan kategori pekerja anak.

“Kita harus bisa membedakan antara anak yang bekerja membantu orang tua dan pekerja anak. Jangan langsung menyimpulkan bahwa di Berau banyak pekerja anak. Harus dilihat dulu kriterianya,” katanya.

Rabiatul juga mengharapkan partisipasi masyarakat, termasuk media, untuk memberikan informasi jika menemukan kondisi anak yang diduga mengalami eksploitasi. Hal ini dinilai penting mengingat keterbatasan jangkauan pengawasan pemerintah di lapangan.

“Kalau memang melihat ada kondisi yang tidak wajar, silakan datangi dan tanyakan. Informasi itu juga bisa disampaikan kepada kami agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya. (fp*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dispusip Berau Wanti-wanti: Anak Terlalu Lama Main Gadget Bisa ‘Lupa’ Buku

    Dispusip Berau Wanti-wanti: Anak Terlalu Lama Main Gadget Bisa ‘Lupa’ Buku

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 676
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau menyoroti meningkatnya penggunaan gadget di kalangan anak-anak yang dinilai berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari gangguan kesehatan hingga penurunan minat baca. Kepala Dispusip Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan ketergantungan pada perangkat digital tanpa pengawasan orang tua dapat memengaruhi fokus, kesehatan mental, serta perkembangan anak. Menurut […]

  • BUMK Harus Jadi Penggerak Kearifan Lokal

    BUMK Harus Jadi Penggerak Kearifan Lokal

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 810
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Anggota DPRD Berau, Sakirman, mendorong Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) untuk lebih kreatif dan berperan aktif dalam memajukan potensi lokal guna meningkatkan perekonomian kampung. Ia menilai BUMK sebagai lembaga usaha yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah kampung memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi di tingkat desa. “BUMK sangat penting untuk mendukung pertumbuhan […]

  • Industri Cokelat Lokal Dibina untuk Tembus Pasar Lebih Luas

    Industri Cokelat Lokal Dibina untuk Tembus Pasar Lebih Luas

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) terus memperkuat ekosistem industri cokelat lokal sebagai bagian dari pembangunan ekonomi kreatif berbasis potensi kampung. Tahun ini, perhatian diarahkan pada penguatan UMKM pengolah kakao agar mampu menghasilkan produk yang lebih variatif, kompetitif, dan memiliki nilai budaya lokal sebagai identitas daerah. Kepala Diskoperindag […]

  • Taman Kota Harus Lebih Aksesibel

    Taman Kota Harus Lebih Aksesibel

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 364
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau berkomitmen untuk memperbaiki penataan kota, salah satunya melalui pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Anggota DPRD Berau, Sumadi mengapresiasi upaya Pemkab dalam mempercantik taman kota agar lebih estetis dan bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan RTH sangat penting untuk memperindah wajah kota. Namun, ia juga mengingatkan agar Pemkab terus melakukan evaluasi dan pengawasan […]

  • Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipida

    Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipida

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Samarinda – Koalisi Pers Kalimantan Timur mengecam keras tindakan intimidasi, represif, serta penghapusan data terhadap wartawan saat meliput aksi 214 di Kebugernuran Kaltim. Peristiwa ini merupakan bentuk pembungkaman kerja jurnalistik dan pelanggaran serius terhadap kebebasan pers yang dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Insiden terjadi di dua lokasi berbeda dengan total empat […]

  • Berau Siapkan 225 Destinasi Wisata Masuk Agenda Prioritas RPJMD 2025-2029

    Berau Siapkan 225 Destinasi Wisata Masuk Agenda Prioritas RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 813
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, membuka langkah strategis dalam pengembangan sektor pariwisata melalui Rapat Koordinasi Pembangunan dan Pengembangan Pariwisata Tahun 2025, yang berlangsung di ruang rapat Bapelitbang, Senin (11/8/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengokohkan visi “Berau Maju, Unggul, Berkelanjutan, Makmur, dan Sejahtera” sebagaimana tertuang dalam Rancangan Awal RPJMD 2025-2029. Sri […]

expand_less