Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 524
  • print Cetak

BERAU — Fenomena anak-anak yang berjualan di jalanan di Kabupaten Berau belakangan menjadi sorotan masyarakat. Sebagian pihak menilai kondisi tersebut mengganggu ketertiban dan dikhawatirkan mengurangi hak anak yang seharusnya masih menikmati masa bermain serta pendidikan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau, Rabiatul Islamiah, mengatakan masyarakat perlu memahami terlebih dahulu latar belakang anak-anak tersebut sebelum memberikan penilaian.

Menurut dia, tidak semua anak yang terlihat berjualan di jalan dapat langsung dikategorikan sebagai pekerja anak. Dalam sejumlah kasus, aktivitas itu justru menjadi bagian dari pembelajaran yang diberikan orang tua agar anak terbiasa mandiri.

“Kita perlu mengetahui dulu latar belakangnya. Ada anak yang berjualan sebagai latihan dari orang tuanya supaya ketika dewasa nanti sudah terbiasa. Selama hak-haknya sebagai anak tetap terpenuhi, sebenarnya tidak menjadi masalah,” kata Rabiatul, Jumat, 6 Maret 2026.

Ia menjelaskan, selama anak tetap memperoleh hak utama seperti pendidikan, waktu istirahat, dan tidak dipaksa bekerja, aktivitas membantu orang tua berjualan masih dapat ditoleransi. Bahkan, ada anak yang memilih membantu orang tua berjualan setelah pulang sekolah untuk memperoleh tambahan uang jajan.

“Misalnya setelah pulang sekolah dia membantu berjualan. Daripada hanya bermain, dia memilih membantu orang tuanya dan mendapatkan uang jajan. Itu tidak masalah selama tidak ada paksaan dan hak-haknya tetap terpenuhi,” ujarnya.

Meski demikian, Rabiatul menegaskan bahwa kondisi berbeda akan terjadi apabila anak bekerja hingga mengabaikan pendidikan atau hak dasar lainnya. Jika ditemukan situasi seperti itu, pihaknya akan menelusuri dan menindaklanjuti lebih lanjut.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak serta-merta melabeli fenomena anak yang berjualan sebagai pekerja anak. Menurutnya, penting untuk membedakan antara anak yang membantu orang tua bekerja dengan kategori pekerja anak.

“Kita harus bisa membedakan antara anak yang bekerja membantu orang tua dan pekerja anak. Jangan langsung menyimpulkan bahwa di Berau banyak pekerja anak. Harus dilihat dulu kriterianya,” katanya.

Rabiatul juga mengharapkan partisipasi masyarakat, termasuk media, untuk memberikan informasi jika menemukan kondisi anak yang diduga mengalami eksploitasi. Hal ini dinilai penting mengingat keterbatasan jangkauan pengawasan pemerintah di lapangan.

“Kalau memang melihat ada kondisi yang tidak wajar, silakan datangi dan tanyakan. Informasi itu juga bisa disampaikan kepada kami agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya. (fp*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

    Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.257
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua PMI Berau, Fitrial Noor membantah maraknya informasi yang beredar, bahwa telah terjadi keracunan makanan terhadap sejumlah peserta kemah Jumbara yang ada di Stadion Mini Teluk Bayur. Fitrial Noor menjelaskan, sekira pukul 20.00 WITA malam tadi, hujan deras disertai angin kencang melanda bumi perkemahan. Tak ayal, membuat tenda-tenda peserta yang terpasang porak […]

  • Penyaluran Pupuk Subsidi di Berau Optimis 95 Persen Hingga Akhir Tahun

    Penyaluran Pupuk Subsidi di Berau Optimis 95 Persen Hingga Akhir Tahun

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.407
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pupuk subsidi yang merupakan salah satu bantuan pemerintah pusat kepada para petani, telah tersalurkan dengan maksimal di Kabupaten Berau. Bahkan, hingga Oktober 2024 kemarin salah satu jenis pupuk subsidi penyalurannya ditarget bisa diatas 95 persen. “Untuk jenis pupuk NPK sampai saat ini sudah sesuai target dan optimis sampai akhir tahun 2024 nanti realisasinya […]

  • Silaturahmi di Kampung Tunggal Bumi, Sri Juniarsih Gaungkan Komitmen untuk Petani dan Infrastruktur Talisayan

    Silaturahmi di Kampung Tunggal Bumi, Sri Juniarsih Gaungkan Komitmen untuk Petani dan Infrastruktur Talisayan

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.416
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Calon Bupati Berau nomor urut 2 pasangan SraGam, Sri Juniarsih Mas, melaksanakan silahturahmi dengan masyarakat Kampung Tunggal Bumi, Kecamatan Talisayan, pada Jumat (8/11/2024). Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat dan didampingi oleh Ketua Tim Pemenangan SraGam, Ahmad Najib Fathoni. Dalam kesempatan tersebut, Sri Juniarsih mengenang momen tiga tahun lalu saat pertama […]

  • Hadapi Isu Penghapusan Honorer 2027, Disdik Berau Amankan 389 Guru Non-ASN

    Hadapi Isu Penghapusan Honorer 2027, Disdik Berau Amankan 389 Guru Non-ASN

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    BERAU – Kecemasan guru honorer di Berau kembali menguat setelah beredar isu nasional soal penghapusan tenaga non-ASN di sekolah negeri mulai 2027. Di tengah kegaduhan yang ramai dibahas di media sosial itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Berau memilih menyiapkan skema penyelamatan alih-alih ikut panik, Sabtu, 23 Mei 2026. Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) […]

  • Dedy Okto Dorong Pemda Sediakan Lahan Parkir Resmi: Parkir Liar Tak Akan Selesai Jika Akar Masalah Tak Disentuh

    Dedy Okto Dorong Pemda Sediakan Lahan Parkir Resmi: Parkir Liar Tak Akan Selesai Jika Akar Masalah Tak Disentuh

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyoroti maraknya parkir liar di badan jalan yang semakin mengganggu ketertiban serta mengurangi estetika kota, khususnya di wilayah perkotaan Tanjung Redeb. Ia menilai kondisi tersebut tidak terlepas dari minimnya fasilitas parkir resmi yang tersedia saat ini. Menurut Dedy, beberapa ruas jalan di Tanjung Redeb, termasuk Jalan […]

  • Indra Teguh Nur Cahyadi: Menjaga Api Jurnalisme di Ujung Kalimantan Timur

    Indra Teguh Nur Cahyadi: Menjaga Api Jurnalisme di Ujung Kalimantan Timur

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Kalau Anda belum pernah menginjakkan kaki ke Tanjung Redeb, mungkin nama Indra Teguh Cahyadi terdengar seperti satu dari sekian banyak nama wartawan lokal di pelosok Kalimantan. Tapi tunggu dulu. Jangan buru-buru menganggap remeh. Karena dari kota kecil yang dijuluki “Bumi Batiwakkal” itulah, Teguh menyalakan lentera kecil: cahaya media yang jernih di tengah kabut informasi yang […]

expand_less