Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kendala Bertumpuk di Damkar Berau, dari Gangguan Layanan Darurat hingga Minim Pelatihan Personel

Kendala Bertumpuk di Damkar Berau, dari Gangguan Layanan Darurat hingga Minim Pelatihan Personel

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 6
  • print Cetak

BERAU – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Berau menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring bertambahnya tugas pelayanan kepada masyarakat. Selain menangani kebakaran, petugas kini juga kerap menjalankan operasi penyelamatan non-kebakaran, mulai dari evakuasi ular hingga penanganan buaya yang masuk ke kawasan permukiman.

Di tengah meningkatnya tuntutan tersebut, Disdamkarmat Berau masih dihadapkan pada sejumlah kendala yang dinilai memengaruhi efektivitas penanganan di lapangan. Persoalan itu meliputi keterlambatan laporan masyarakat, gangguan layanan pengaduan, keterbatasan pelatihan personel, hingga minimnya alat pelindung diri (APD).

Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan salah satu hambatan yang paling sering ditemui petugas adalah lambatnya informasi yang diterima saat terjadi kebakaran. Kondisi itu menyebabkan petugas baru tiba ketika api telah membesar dan sulit dikendalikan.

Menurut dia, kecepatan pelaporan sangat menentukan keberhasilan penanganan kebakaran. Semakin cepat informasi diterima, semakin besar peluang petugas mencegah api menjalar ke bangunan lain.

“Kadang-kadang saat informasi masuk, apinya sudah besar. Kalau yang dekat seperti di Sambaliung, ada warga yang langsung datang ke kantor menyampaikan laporan,” ungkapnya pada Senin, 1 Juni 2026.

Rakhmadi menjelaskan layanan pengaduan yang digunakan saat ini juga belum berjalan optimal. Nomor telepon darurat 0554-211113 yang menjadi saluran utama pelaporan masih kerap mengalami gangguan jaringan.

Selain itu, sistem panggilan yang masih bergantung pada pulsa sering menjadi kendala tersendiri. Dalam sejumlah kasus, sambungan telepon terputus sebelum pelapor menyampaikan informasi secara lengkap mengenai lokasi maupun kondisi kebakaran yang terjadi.

“Kadang masyarakat menelepon, tetapi belum selesai menjelaskan, teleponnya sudah terputus karena pulsanya habis atau ada kendala jaringan,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Disdamkarmat Berau berencana mengalihkan layanan pelaporan menggunakan nomor telepon seluler. Upaya itu diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan saat kondisi darurat.

Di sisi lain, permintaan bantuan penyelamatan non-kebakaran terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Petugas tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai situasi darurat lain yang memerlukan respons cepat dan kemampuan khusus.

Meski demikian, kemampuan personel dalam menjalankan berbagai jenis operasi penyelamatan masih menghadapi keterbatasan. Rakhmadi mengakui belum seluruh anggota mendapatkan pelatihan yang memadai, baik terkait penanggulangan kebakaran maupun penyelamatan khusus.

Ia mengatakan sebagian besar kemampuan personel selama ini diperoleh melalui pengalaman di lapangan dan pembelajaran mandiri. Untuk meningkatkan kapasitas anggota, personel yang pernah mengikuti pelatihan diminta membagikan pengetahuan dan keterampilannya kepada rekan kerja lainnya.

“Masih ada anggota yang belum mengikuti pelatihan. Akhirnya kami melakukan pelatihan mandiri dengan memanfaatkan pengalaman teman-teman yang sudah pernah mendapat pelatihan,” jelasnya.

Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah keterbatasan alat pelindung diri. Ketersediaan APD dinilai masih belum mencukupi untuk mendukung seluruh personel yang bertugas dalam operasi berisiko tinggi.

Kondisi tersebut, kata dia, terlihat saat petugas menangani satwa liar seperti ular dan buaya. Tidak semua anggota memiliki perlengkapan keselamatan yang memadai ketika harus berhadapan langsung dengan hewan berbahaya.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, personel Damkar Berau tetap menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Namun, menurut Rakhmadi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta penambahan sarana dan prasarana pendukung masih menjadi kebutuhan yang perlu dipenuhi agar pelayanan dapat berjalan lebih optimal. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awal 2026, Enam Kebakaran Landa Berau: BPBD Ingatkan Bahaya Konsleting dan Kelalaian Warga

    Awal 2026, Enam Kebakaran Landa Berau: BPBD Ingatkan Bahaya Konsleting dan Kelalaian Warga

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb-Kasus Kebakaran dan Karhutla (Kebakaran hutan dan lahan) di Kabupaten Berau pada awal tahun tercatat telah terjadi enam kasus Kebakaran Per 19 Januari 2026.   Kebakaran tersebut mencakup 5 kasus kebakaran rumah/bangunan dan 1 kasus Karhutla (kebakaran hutan dan lahan).   Menurut Novian Hidayat (Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau) hal ini bisa […]

  • ‎Perkuat Pertanian Berau: Tambah Penyuluh, Dongkrak Produktivitas Petani

    ‎Perkuat Pertanian Berau: Tambah Penyuluh, Dongkrak Produktivitas Petani

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.703
    • 0Komentar

    ‎BERAU – Upaya memajukan sektor pertanian di Kabupaten Berau kembali mendapat sorotan. Minimnya jumlah tenaga penyuluh pertanian dianggap menjadi salah satu faktor yang menghambat peningkatan produktivitas dan daya saing pertanian lokal. ‎Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu potensi unggulan daerah yang harus ditopang dengan dukungan sumber daya manusia […]

  • Ribuan Jamaah Padati GOR Pemuda Tanjung Redeb pada Tabligh Akbar Maulid Nabi

    Ribuan Jamaah Padati GOR Pemuda Tanjung Redeb pada Tabligh Akbar Maulid Nabi

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 624
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ribuan jamaah memadati Lapangan GOR Pemuda, Tanjung Redeb, Selasa malam, 9 September 2025, dalam Tabligh Akbar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Wakil Bupati Berau, Gamalis, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid sebagai sarana memperkuat iman sekaligus meneladani akhlak Rasulullah. “Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan […]

  • Ketua TP PKK Pusat dan Rombongan Sapa Maratua

    Ketua TP PKK Pusat dan Rombongan Sapa Maratua

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 660
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat, Tri Tito Karnavian, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Berau. Tiba di Bandara Kalimarau pada Selasa (9/7/2024), rombongan yang turut diikuti oleh Utusan Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, dan Penjabat Gubernur Kaltim, Akmal Malik, disambut hangat oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. […]

  • Harga Cabai Tiung Tembus Rp200 Ribu Per Kilogram

    Harga Cabai Tiung Tembus Rp200 Ribu Per Kilogram

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 997
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Di awal tahun 2025, sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Salah satu komoditas yang paling terdampak adalah cabai, yang harganya melonjak mencapai Rp150.000 hingga Rp200.000 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada berbagai sayuran hijau, seperti bayam dan kangkung, yang harganya turut merangkak naik. Arsyad, seorang pedagang sayuran di Pasar […]

  • Tenaga Guru Terbatas, SLB Berau Kewalahan Hadapi Kelebihan Murid

    Tenaga Guru Terbatas, SLB Berau Kewalahan Hadapi Kelebihan Murid

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 651
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyoroti persoalan kelebihan jumlah siswa di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di wilayahnya. Kondisi ini dinilai cukup mendesak dan perlu segera ditangani oleh pemerintah daerah. Informasi mengenai kondisi SLB tersebut, menurut Gamalis, diterima langsung dari pihak sekolah. Ia mengakui belum melakukan koordinasi menyeluruh dengan organisasi perangkat daerah […]

expand_less