Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kendala Bertumpuk di Damkar Berau, dari Gangguan Layanan Darurat hingga Minim Pelatihan Personel

Kendala Bertumpuk di Damkar Berau, dari Gangguan Layanan Darurat hingga Minim Pelatihan Personel

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 42
  • print Cetak

BERAU – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Berau menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring bertambahnya tugas pelayanan kepada masyarakat. Selain menangani kebakaran, petugas kini juga kerap menjalankan operasi penyelamatan non-kebakaran, mulai dari evakuasi ular hingga penanganan buaya yang masuk ke kawasan permukiman.

Di tengah meningkatnya tuntutan tersebut, Disdamkarmat Berau masih dihadapkan pada sejumlah kendala yang dinilai memengaruhi efektivitas penanganan di lapangan. Persoalan itu meliputi keterlambatan laporan masyarakat, gangguan layanan pengaduan, keterbatasan pelatihan personel, hingga minimnya alat pelindung diri (APD).

Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan salah satu hambatan yang paling sering ditemui petugas adalah lambatnya informasi yang diterima saat terjadi kebakaran. Kondisi itu menyebabkan petugas baru tiba ketika api telah membesar dan sulit dikendalikan.

Menurut dia, kecepatan pelaporan sangat menentukan keberhasilan penanganan kebakaran. Semakin cepat informasi diterima, semakin besar peluang petugas mencegah api menjalar ke bangunan lain.

“Kadang-kadang saat informasi masuk, apinya sudah besar. Kalau yang dekat seperti di Sambaliung, ada warga yang langsung datang ke kantor menyampaikan laporan,” ungkapnya pada Senin, 1 Juni 2026.

Rakhmadi menjelaskan layanan pengaduan yang digunakan saat ini juga belum berjalan optimal. Nomor telepon darurat 0554-211113 yang menjadi saluran utama pelaporan masih kerap mengalami gangguan jaringan.

Selain itu, sistem panggilan yang masih bergantung pada pulsa sering menjadi kendala tersendiri. Dalam sejumlah kasus, sambungan telepon terputus sebelum pelapor menyampaikan informasi secara lengkap mengenai lokasi maupun kondisi kebakaran yang terjadi.

“Kadang masyarakat menelepon, tetapi belum selesai menjelaskan, teleponnya sudah terputus karena pulsanya habis atau ada kendala jaringan,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Disdamkarmat Berau berencana mengalihkan layanan pelaporan menggunakan nomor telepon seluler. Upaya itu diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan saat kondisi darurat.

Di sisi lain, permintaan bantuan penyelamatan non-kebakaran terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Petugas tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai situasi darurat lain yang memerlukan respons cepat dan kemampuan khusus.

Meski demikian, kemampuan personel dalam menjalankan berbagai jenis operasi penyelamatan masih menghadapi keterbatasan. Rakhmadi mengakui belum seluruh anggota mendapatkan pelatihan yang memadai, baik terkait penanggulangan kebakaran maupun penyelamatan khusus.

Ia mengatakan sebagian besar kemampuan personel selama ini diperoleh melalui pengalaman di lapangan dan pembelajaran mandiri. Untuk meningkatkan kapasitas anggota, personel yang pernah mengikuti pelatihan diminta membagikan pengetahuan dan keterampilannya kepada rekan kerja lainnya.

“Masih ada anggota yang belum mengikuti pelatihan. Akhirnya kami melakukan pelatihan mandiri dengan memanfaatkan pengalaman teman-teman yang sudah pernah mendapat pelatihan,” jelasnya.

Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah keterbatasan alat pelindung diri. Ketersediaan APD dinilai masih belum mencukupi untuk mendukung seluruh personel yang bertugas dalam operasi berisiko tinggi.

Kondisi tersebut, kata dia, terlihat saat petugas menangani satwa liar seperti ular dan buaya. Tidak semua anggota memiliki perlengkapan keselamatan yang memadai ketika harus berhadapan langsung dengan hewan berbahaya.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, personel Damkar Berau tetap menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Namun, menurut Rakhmadi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta penambahan sarana dan prasarana pendukung masih menjadi kebutuhan yang perlu dipenuhi agar pelayanan dapat berjalan lebih optimal. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Penusukan Samarinda Terkuak, Polisi Beberkan Detik-Detik Kematian Korban Lewat Rekonstruksi

    Kasus Penusukan Samarinda Terkuak, Polisi Beberkan Detik-Detik Kematian Korban Lewat Rekonstruksi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Kepolisian menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan yang menewaskan Muhammad Reza Adam Jafar di halaman Mapolsek Samarinda Seberang, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baqa, Samarinda. Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka berinisial GS memperagakan 11 adegan yang menggambarkan rangkaian peristiwa hingga korban meninggal dunia. Kasi Humas Polresta Samarinda, Inspektur Polisi Dua Arie Soeharyadi, mengatakan rekonstruksi dilakukan untuk memastikan […]

  • Efisiensi Anggaran Tak Hambat Layanan: Diskominfo Berau Pastikan Wifi Publik Tetap Stabil

    Efisiensi Anggaran Tak Hambat Layanan: Diskominfo Berau Pastikan Wifi Publik Tetap Stabil

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menata ulang strategi digitalisasi daerah dengan memfokuskan layanan wifi publik hanya pada titik-titik yang memiliki dampak terbesar bagi masyarakat. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap efisiensi anggaran yang membuat pemerintah harus menyusun ulang prioritas pembangunan digital. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, mengatakan bahwa titik internet […]

  • Penerbangan Tetap Lancar Meski Ada Karhutla di Berau

    Penerbangan Tetap Lancar Meski Ada Karhutla di Berau

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Teluk Bayur — Manajemen UPBU Kalimarau mengungkapkan hingga saat ini belum ada laporah gangguan terhadap jarak pandang penerbangan atau visibilitas yang diakibatkan oleh karhutla. Hal itu disampaikan oleh Kepala UPBU Bandara Kalimarau, Ferdinan Nurdin pada Kamis (19/9/2024). “Masih aman terkendali. Sebab sampai hari ini belum ada laporan terjadinya penurunan jarak pandang baik oleh pilot dan […]

  • KPU Berau Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara Pilkada 2024

    KPU Berau Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara Pilkada 2024

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.483
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau hari ini, Selasa (3/12/2024), resmi membuka pelaksanaan rapat pleno terbuka untuk rekapitulasi hasil perolehan suara dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Berau 2024. Rapat pleno ini berlangsung di Ballroom Hotel SM Tower, Tanjung Redeb, dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, […]

  • Indra Teguh Resmi Maju Calon Ketua SMSI Kaltim: Siap Perjuangkan Kesejahteraan Media Daerah

    Indra Teguh Resmi Maju Calon Ketua SMSI Kaltim: Siap Perjuangkan Kesejahteraan Media Daerah

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 664
    • 0Komentar

    Samarinda – Ketua SMSI Kabupaten Berau, Indera Teguh Nur Cahyadi, resmi mencalonkan diri sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kalimantan Timur dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-II yang akan digelar pada 11 Mei 2025 mendatang. Ia mendaftar di hari terakhir pendaftaran dengan tekad kuat dan persiapan matang. Sebelumnya, bursa calon hanya diramaikan tiga nama, […]

  • Yudha Budisantosa: Kualitas Toilet Jadi Tolok Ukur Pariwisata Berau

    Yudha Budisantosa: Kualitas Toilet Jadi Tolok Ukur Pariwisata Berau

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau menyoroti pentingnya fasilitas dasar dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah ketersediaan toilet yang layak di destinasi wisata. Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan peningkatan kualitas sarana dan prasarana menjadi syarat penting jika daerah ingin mendorong sektor pariwisata menuju standar internasional. […]

expand_less