DPRD Berau Ingatkan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
- account_circle redaksi Beraunews
- calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Sektor kuliner di Kabupaten Berau semakin berwarna dengan resmi beroperasinya gerai Mie Gacoan di Tanjung Redeb. Kehadiran investasi baru ini diharapkan tidak hanya sekadar menambah pilihan gaya hidup masyarakat, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja lokal secara maksimal.
Langkah ini menyusul sorotan dari Komisi II DPRD Berau yang sebelumnya menekankan pentingnya prioritas bagi warga lokal dalam setiap investasi yang masuk. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menyatakan bahwa operasional Mie Gacoan merupakan bukti iklim investasi di Bumi Batiwakkal tetap kompetitif.
Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Sejalan dengan harapan legislatif, manajemen Mie Gacoan berkomitmen memberdayakan sumber daya manusia (SDM) asli Berau. Penyerapan tenaga kerja ini dinilai krusial untuk menekan angka pengangguran dan memastikan perputaran uang tetap berada di lingkup daerah.
“Tentu ini menjadi peluang besar bagi pemuda-pemudi di Berau. Kami berharap pihak pengelola konsisten mengutamakan domisili setempat dalam rekrutmen mereka, sehingga manfaat ekonomi benar-benar dirasakan langsung oleh warga kita,” ujar Gideon.
Menjaga Iklim Investasi yang Kondusif
Selain aspek tenaga kerja, DPRD juga mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk terus memberikan dukungan bagi para pelaku usaha baru. Dalam masa awal operasional, perlakuan terhadap regulasi dan pajak diharapkan dilakukan secara proporsional agar tidak memberikan beban berlebih bagi investor yang sedang melakukan adaptasi pasar.
Pihak legislatif menyarankan agar pemerintah tidak bersikap terlalu kaku di awal, guna menghindari persepsi negatif bagi calon investor lain yang berencana masuk ke Berau.
“Jangan sampai baru berjalan beberapa bulan, mereka merasa tidak nyaman karena menganggap pemerintah daerah kurang mendukung. Komunikasi yang terbuka adalah kunci,” tambah Gideon.
- Penulis: redaksi Beraunews


Saat ini belum ada komentar