Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » DPRD Berau Ingatkan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

DPRD Berau Ingatkan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 335
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Sektor kuliner di Kabupaten Berau semakin berwarna dengan resmi beroperasinya gerai Mie Gacoan di Tanjung Redeb. Kehadiran investasi baru ini diharapkan tidak hanya sekadar menambah pilihan gaya hidup masyarakat, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja lokal secara maksimal.

Langkah ini menyusul sorotan dari Komisi II DPRD Berau yang sebelumnya menekankan pentingnya prioritas bagi warga lokal dalam setiap investasi yang masuk. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menyatakan bahwa operasional Mie Gacoan merupakan bukti iklim investasi di Bumi Batiwakkal tetap kompetitif.

Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Sejalan dengan harapan legislatif, manajemen Mie Gacoan berkomitmen memberdayakan sumber daya manusia (SDM) asli Berau. Penyerapan tenaga kerja ini dinilai krusial untuk menekan angka pengangguran dan memastikan perputaran uang tetap berada di lingkup daerah.

“Tentu ini menjadi peluang besar bagi pemuda-pemudi di Berau. Kami berharap pihak pengelola konsisten mengutamakan domisili setempat dalam rekrutmen mereka, sehingga manfaat ekonomi benar-benar dirasakan langsung oleh warga kita,” ujar Gideon.

Menjaga Iklim Investasi yang Kondusif

Selain aspek tenaga kerja, DPRD juga mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk terus memberikan dukungan bagi para pelaku usaha baru. Dalam masa awal operasional, perlakuan terhadap regulasi dan pajak diharapkan dilakukan secara proporsional agar tidak memberikan beban berlebih bagi investor yang sedang melakukan adaptasi pasar.

Pihak legislatif menyarankan agar pemerintah tidak bersikap terlalu kaku di awal, guna menghindari persepsi negatif bagi calon investor lain yang berencana masuk ke Berau.

“Jangan sampai baru berjalan beberapa bulan, mereka merasa tidak nyaman karena menganggap pemerintah daerah kurang mendukung. Komunikasi yang terbuka adalah kunci,” tambah Gideon.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catat Tanggalnya! Debat Publik Pilbup Berau 2024 Siap Disiarkan di Televisi Nasional

    Catat Tanggalnya! Debat Publik Pilbup Berau 2024 Siap Disiarkan di Televisi Nasional

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 705
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kedua pasangan calon (pason) Bupati dan Wakil Bupati Berau periode 2024-2029 akan mengikuti kegiatan Debat Publik atau debat terbuka antarpaslon pada 26 Oktober mendatang. Kegiatan debat publik tersebut akan dilaksankan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau secara langsung atau live pada stasiun televisi nasional Trans TV. Lalu debat publik kedua akan dilakukan pada […]

  • Polres Berau Buka Suara soal Maraknya Miras Ilegal, Sebut Setiap Laporan Langsung Ditindak

    Polres Berau Buka Suara soal Maraknya Miras Ilegal, Sebut Setiap Laporan Langsung Ditindak

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    BERAU — Kepolisian Resor Berau menegaskan penindakan terhadap peredaran minuman keras ilegal terus dilakukan, meski di tengah masyarakat masih berkembang anggapan bahwa praktik penjualan tanpa izin tetap marak dan luput dari pengawasan. Kasubsipenmas Sihumas Polres Berau, Muhammad Kasim Kahar, mengatakan pihak kepolisian tidak tinggal diam dalam menghadapi peredaran miras ilegal di wilayah Kabupaten Berau. “Kalau […]

  • Feri Kombong Desak Pemerintah Susun Langkah Antisipasi: Pelatihan, Penempatan Kerja hingga Mitigasi Dampak Sosial

    Feri Kombong Desak Pemerintah Susun Langkah Antisipasi: Pelatihan, Penempatan Kerja hingga Mitigasi Dampak Sosial

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 396
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Ketua Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong, meminta Pemerintah Kabupaten Berau melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera menyiapkan strategi khusus dalam mengatasi potensi lonjakan pengangguran. Dorongan ini disampaikan menyusul kabar penutupan salah satu perusahaan yang beroperasi di wilayah Berau, yang berdampak langsung pada ribuan pekerja. Feri Kombong menegaskan bahwa pemerintah daerah […]

  • SDM Terbatas, Pemkab Berau Pertimbangkan Pihak Ketiga Kelola Parkir

    SDM Terbatas, Pemkab Berau Pertimbangkan Pihak Ketiga Kelola Parkir

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 438
    • 0Komentar

        BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mulai mengkaji opsi penambahan tenaga kerja di sektor perparkiran menyusul keterbatasan personel yang saat ini dialami Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran Dinas Perhubungan. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada belum optimalnya penerimaan retribusi parkir sebagai salah satu sumber pendapatan daerah.   Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyebut keterbatasan SDM […]

  • UMKM Berau Naik Kelas, Bupati Dorong Produk Lokal Masuk Ritel Nasional

    UMKM Berau Naik Kelas, Bupati Dorong Produk Lokal Masuk Ritel Nasional

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 742
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat dan memperluas pasar produk lokal, Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengajak seluruh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan mendorong produk-produk UMKM agar dapat menembus pasar ritel modern seperti minimarket […]

  • sumber: wild.wildthings

    Upaya Hijau Kaltim Berbuah Manis, Terima Insentif 114,7 Juta Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Samarinda  – Provinsi Kalimantan Timur menerima pembayaran berbasis kinerja (result based payment/RBP) sebesar 114,7 juta dolar AS dalam bentuk insentif dari hasil pengurangan emisi gas rumah kaca yang telah diverifikasi oleh Bank Dunia. “RBP ini berasal dari dua program, yakni program Forest Carbon Partnership Facility – Carbon Fund (FCPF-CF) senilai 110 juta dolar, dan […]

expand_less