Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Tak Lagi Lelang Jabatan, Berau Siapkan Sistem Baru Penentuan Pejabat Berbasis Kinerja ASN

Tak Lagi Lelang Jabatan, Berau Siapkan Sistem Baru Penentuan Pejabat Berbasis Kinerja ASN

  • account_circle admin
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta — Pemerintah Kabupaten Berau memastikan akan mulai menerapkan sistem manajemen talenta dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP). Kebijakan ini akan menggantikan pola seleksi terbuka atau lelang jabatan yang selama ini digunakan.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mengapresiasi kesiapan sejumlah pemerintah daerah, termasuk langkah penerapan manajemen talenta yang mulai diikuti daerah-daerah di Indonesia. Ia menilai sistem merit melalui manajemen talenta penting untuk memastikan aparatur sipil negara (ASN) yang tepat menduduki jabatan yang tepat.

“Manajemen talenta menjadi kunci agar ASN yang menduduki jabatan sesuai kompetensi serta mampu mendukung visi dan misi kepala daerah dan pelaksanaan Asta Cita Presiden,” kata Zudan dalam kegiatan ekspose di Kantor BKN Pusat, Jakarta, Kamis (5/3) lalu.

Menurut Zudan, manajemen talenta merupakan instrumen strategis yang telah lama digunakan negara maju untuk memastikan sistem merit berjalan optimal. BKN mulai menerapkan sistem ini sejak April 2025 dan hingga kini tercatat sebanyak 149 instansi telah mengimplementasikannya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan akan mulai mengimplementasikan sistem manajemen talenta secara bertahap mulai 2026. Dengan sistem ini, pengisian jabatan tidak lagi melalui lelang terbuka, melainkan berdasarkan pemetaan kompetensi ASN.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau, Sri Eka Takariyati, mengatakan manajemen talenta dirancang agar jabatan diisi ASN berprestasi dan memiliki kompetensi yang sesuai, bukan sekadar berdasarkan masa kerja.

“Penilaian dilakukan secara komprehensif dengan melihat rekam jejak, asesmen kompetensi, dan capaian kinerja,” kata Sri Eka, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, selama ini pengisian jabatan dilakukan melalui seleksi terbuka atau rotasi pejabat setingkat. Namun mulai tahun depan, sistem tersebut akan dihentikan dan digantikan sepenuhnya dengan manajemen talenta.

Dalam mekanisme baru itu, setiap ASN akan dipetakan dalam matriks 9 Box Talent Mapping. Penilaian didasarkan pada tiga indikator utama, yakni rekam jejak, kompetensi, dan kinerja.

Menurut Sri Eka, hanya ASN yang berada pada kategori 7, 8, dan 9 yang berpeluang dipromosikan atau mengisi jabatan kosong.

“Karier ASN ditentukan oleh kinerja dan kompetensinya. Semakin baik rekam jejak dan hasil kerja, semakin besar peluang naik kategori,” ujarnya.

BKPSDM Berau saat ini telah memulai pemetaan calon pejabat dengan menyesuaikan spesifikasi jabatan dan kompetensi ASN. Proses penyesuaian dilakukan secara bertahap untuk memastikan sistem berjalan optimal.

Sri Eka menambahkan, seleksi terbuka yang dilakukan pada tahun ini menjadi yang terakhir sebelum sistem baru diterapkan sepenuhnya.

“Pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama dan administrator yang dilakukan sebelumnya menjadi lelang jabatan terakhir,” kata dia.

Meski lelang jabatan dihentikan, mutasi dan rotasi tetap akan dilakukan. Namun mekanisme penempatan pejabat akan berbasis hasil pemetaan talenta yang telah disusun.

Melalui penerapan sistem ini, Pemkab Berau berharap proses pengisian jabatan menjadi lebih cepat, terukur, dan objektif. Pemerintah daerah menilai manajemen talenta dapat meningkatkan kualitas birokrasi dan memastikan pejabat yang menduduki posisi strategis benar-benar sesuai kebutuhan organisasi.(*/tnr)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HMI Berau: Penyesuaian Tarif RSUD Bagian dari Transisi KRIS, Bukan Gagal Manajemen

    HMI Berau: Penyesuaian Tarif RSUD Bagian dari Transisi KRIS, Bukan Gagal Manajemen

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 254
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Berau, Ayatullah Khomeini, menanggapi pemberitaan terkait penyesuaian tarif RSUD dr. Abdul Rivai yang belakangan memicu kontroversi publik. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa penyesuaian tarif yang diberlakukan per 1 Juli 2025 bukanlah bentuk kegagalan manajemen rumah sakit, melainkan bagian dari proses transisi kebijakan nasional menuju penerapan Kelas […]

  • Baturunan Parau: Warisan Maritim Kesultanan Gunung Tabur yang Terus Dijaga Pemerintah Daerah

    Baturunan Parau: Warisan Maritim Kesultanan Gunung Tabur yang Terus Dijaga Pemerintah Daerah

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    GUNUNG TABUR – Di tengah arus modernisasi yang berjalan cepat, Kabupaten Berau tetap memberi ruang luas bagi tradisi turun-temurun yang menjadi identitas masyarakatnya. Salah satu yang kembali dihidupkan adalah Baturunan Parau, ritual adat Kesultanan Gunung Tabur yang sejak dulu merekam jejak hubungan antara pemimpin dan rakyatnya melalui simbol sebuah perahu panjang berhias kepala naga. Baturunan […]

  • Maratua Mulai Bangun Fondasi Pertanian Berkelanjutan, Peluang Investasi Hijau Makin Terbuka

    Maratua Mulai Bangun Fondasi Pertanian Berkelanjutan, Peluang Investasi Hijau Makin Terbuka

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 814
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pulau Maratua di Kabupaten Berau selama ini dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia. Namun di balik pesonanya, sektor pertanian lokal menghadapi tantangan berat: akses terhadap pupuk kimia yang mahal dan sulit dijangkau. Kondisi tersebut membuat banyak petani kesulitan meningkatkan produktivitas, ditambah persoalan hama serta tanah yang kurang subur. Namun situasi perlahan berubah. […]

  • Warisan Budaya Berau: Ketika Tradisi Adat Mulai Tergerus Waktu

    Warisan Budaya Berau: Ketika Tradisi Adat Mulai Tergerus Waktu

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 247
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dikenal dengan pesona wisata baharinya yang menakjubkan, Kabupaten Berau ternyata menyimpan kekayaan lain yang tak kalah berharga: tradisi dan budaya leluhur yang hidup di tengah masyarakat kampung. Dari ritual Melas Kampung di Sambaliung hingga upacara Bag Jamu di Pulau Derawan, setiap prosesi adat ini bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga simbol […]

  • Pegat Bukur Jadi TPA Baru, DLHK Berau Fokus Bangun TPST Penyangga

    Pegat Bukur Jadi TPA Baru, DLHK Berau Fokus Bangun TPST Penyangga

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mendorong pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sebagai bagian dari rencana pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ke kawasan Pegat Bukur. Plt Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolaan Sampah dan P.LB3 DLHK Berau, Helmi, mengatakan TPA yang saat ini berada di kawasan kota akan ditutup […]

  • Gelaran Maratua Jazz Jangan Hanya Sebatas Acara Musik

    Gelaran Maratua Jazz Jangan Hanya Sebatas Acara Musik

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Anggota DPRD Kabupaten Berau dari Komisi II, Sakirman, menyampaikan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan Maratua Jazz Festival. Pasalnya, meskipun telah digelar beberapa kali, tidak terlihat perkembangan wisata yang signifak. Padahal, acara ini termasuk dalam gelaran internasional. “Meskipun kegiatan tersebut memiliki nilai positif, namun perlu dilakukan penyesuaian agar semakin relevan dan menarik bagi […]

expand_less