Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Disbudpar Rilis Agenda Wisata 2026, Ramadan Jadi Alasan Maret–April Tanpa Event di Berau

Disbudpar Rilis Agenda Wisata 2026, Ramadan Jadi Alasan Maret–April Tanpa Event di Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • visibility 377
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau merilis Calendar of Event Berau 2026 yang memuat rangkaian kegiatan pariwisata dan budaya sepanjang tahun. Kalender kegiatan tersebut diawali dengan Mam-Mam Fest pada Februari dan ditutup dengan tradisi Meja Panjang di Kampung Merasa pada Desember.

Dalam kalender yang dirilis, berbagai agenda wisata dan budaya tersebar di sejumlah wilayah di Berau, mulai dari kawasan perkotaan hingga kampung-kampung wisata.

Pada Februari, kegiatan dibuka dengan Mam-Mam Fest yang digelar di GOR Pemuda. Selanjutnya pada Mei akan berlangsung Uman Undad di Tepian Buah serta Dakayu Malatua di Pulau Maratua.

Memasuki Juni, Pulau Maratua menjadi salah satu pusat kegiatan dengan agenda Maratua Jazz & Dive Fiesta dan Maratua Musik Festival, disusul Bekudung Betiung di Kampung Tumbit Dayak.

Pada Juli, kalender diisi dengan Melas Kampung Suaran di Kampung Suaran dan Abut Barintak Fest di Kampung Gurimbang.

Sementara pada Agustus digelar Sport Tourism Bupati Cup serta Independence Run yang dipusatkan di Berau.

Agenda pada September tercatat paling padat, antara lain Berau Ethno Cultural Carnival, lomba Ancur Paddas, Puncak Rasul, hingga Festival Jajanan Tradisional. Selain itu terdapat pula Mamallas Banua di Sambaliung, Baturunan Parau di Gunung Tabur, Lomba Perahu Panjang di Sungai Segah, serta 7 Banua Fest yang digelar di GOR Pemuda dan Pulau Derawan.

Memasuki Oktober, kegiatan dilanjutkan dengan Mag Lami-Lami Lahatku di Kampung Tanjung Batu. Pada November digelar Mag Jamu di lokasi yang sama serta Karrap Fest di Berau.

Rangkaian kegiatan tersebut akan ditutup pada Desember melalui tradisi Meja Panjang di Kampung Merasa yang selama ini menjadi salah satu daya tarik budaya masyarakat setempat.

Meski demikian, dalam kalender kegiatan tersebut tidak terdapat agenda pada bulan Maret dan April.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Pertama Disbudpar Berau, Ing Ta Wijaya, menjelaskan bahwa kekosongan agenda pada Maret disebabkan karena bertepatan dengan bulan Ramadan.

“Untuk bulan Maret memang bertepatan dengan Ramadan, sehingga tidak dijadwalkan kegiatan,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Adapun pada April, tidak adanya agenda disebabkan belum adanya kampung atau pelaku wisata yang mengajukan kegiatan untuk dimasukkan ke dalam kalender event pada periode tersebut.

Ia menambahkan, penyusunan Calendar of Event Berau tidak sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah daerah, melainkan juga bergantung pada usulan dan kesiapan dari kampung atau penyelenggara kegiatan.

“Jadi sistemnya berdasarkan rekomendasi dan kemampuan dari kampung itu sendiri dalam menyelenggarakan event,” katanya.

Menurutnya, pola tersebut memberi ruang bagi setiap kampung untuk mengembangkan potensi wisata dan budaya secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan yang masuk dalam kalender tahunan dipastikan telah melalui pertimbangan kesiapan penyelenggaraan di tingkat lokal.

Melalui kalender kegiatan ini, Disbudpar Berau berharap promosi pariwisata daerah dapat berjalan lebih terarah sekaligus menjadi panduan bagi wisatawan dalam merencanakan kunjungan ke berbagai destinasi di Kabupaten Berau.(*/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Siapkan Skema Perlindungan Budidaya Rumput Laut, Dorong Kebangkitan Ekonomi Biru dan Potensi Kampung Pesisir

    Berau Siapkan Skema Perlindungan Budidaya Rumput Laut, Dorong Kebangkitan Ekonomi Biru dan Potensi Kampung Pesisir

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau semakin serius menggarap potensi ekonomi biru sebagai motor penggerak kesejahteraan kampung-kampung pesisir. Meski kualitas perairan Berau masuk kategori unggulan, pengembangan rumput laut belum mencapai level optimal akibat kendala teknis dan minimnya perlindungan bagi pembudidaya. Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Yunda Zuliarsih, menyampaikan bahwa pemerintah kini tidak hanya memperkuat aspek […]

  • Kampanye di Pulau Derawan, Madri Pani Siap Atasi Kelangkaan LPG dan Dukung Pariwisata

    Kampanye di Pulau Derawan, Madri Pani Siap Atasi Kelangkaan LPG dan Dukung Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 783
    • 0Komentar

    Derawan — Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 1, Madri Pani dan Agus Wahyudi (MP-AW), terus menggalang dukungan melalui rangkaian kampanye di berbagai wilayah Kabupaten Berau. Pada Kamis (17/10/2024), Madri Pani menyapa warga di Pulau Derawan dan Pegat Batumbuk, sementara Agus Wahyudi menggelar kampanye di Kampung Tanjung Batu. Kehadiran mereka disambut […]

  • Pecahkan Masalah Laporan Barang, Tanjung Redeb Andalkan Inovasi Cerdas Transpilar

    Pecahkan Masalah Laporan Barang, Tanjung Redeb Andalkan Inovasi Cerdas Transpilar

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 773
    • 0Komentar

    A-News.id, Tanjung Redeb – Pemerintah Kecamatan Tanjung Redeb resmi meluncurkan inovasi bertajuk Transformasi Pengelolaan Keuangan dalam Penginputan Laporan Persediaan Barang atau disingkat Transpilar. Peluncuran dilakukan oleh Camat Tanjung Redeb, Toto Marjito, di kantor kecamatan setempat, Kamis, 24 April 2025. Transpilar merupakan aksi perubahan yang digagas oleh Endah Puspita Sari, Sekretaris Camat Tanjung Redeb, sebagai bagian […]

  • Sidang Kasus Kekerasan Seksual di Berau, Terdakwa AS Akui Seluruh Dakwaan

    Sidang Kasus Kekerasan Seksual di Berau, Terdakwa AS Akui Seluruh Dakwaan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    BERAU — Persidangan lanjutan kasus pencabulan dengan terdakwa AS (25) kembali digelar di Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, Selasa (28/4/2026). Sidang kali ini memasuki agenda pemeriksaan terdakwa setelah sebelumnya jaksa menghadirkan saksi-saksi korban. Juru Bicara PN Tanjung Redeb, Agung Dwi Prabowo, menyampaikan bahwa dalam persidangan tersebut terdakwa tidak mengajukan saksi yang meringankan. “Terdakwa tidak mengajukan saksi […]

  • Dinosaurus 'Hidup Kembali' di Lapas Nunukan!

    Dinosaurus ‘Hidup Kembali’ di Lapas Nunukan!

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 793
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Nunukan — Dua telur raksasa yang mengejutkan banyak orang ditemukan menetas di Lapas Nunukan, tepatnya di tanah lapang kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Namun, jangan khawatir, telur-telur yang jumlahnya sebanyak 4 butir dan 2 telah menetas dan mengeluarkan 2 ekor anak dinosaurus tersebut hanyalah patung replika yang dibuat pihak Lapas Nunukan. Inovasi tak […]

  • Puluhan Kasus Inkrah Dituntaskan, Kejari Bulungan Musnahkan Sabu dan Barang Bukti Lainnya

    Puluhan Kasus Inkrah Dituntaskan, Kejari Bulungan Musnahkan Sabu dan Barang Bukti Lainnya

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Kejaksaan Negeri Bulungan memusnahkan barang bukti dari 62 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah pada Rabu, 6 Mei 2026. Puluhan perkara tersebut terdiri dari kasus narkotika, tindak pidana umum, hingga perkara lainnya. Barang bukti yang dimusnahkan meliputi narkotika jenis sabu seberat sekitar 35,95 gram, minuman beralkohol, pakaian, peralatan tambang, hingga […]

expand_less