Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Disbudpar Rilis Agenda Wisata 2026, Ramadan Jadi Alasan Maret–April Tanpa Event di Berau

Disbudpar Rilis Agenda Wisata 2026, Ramadan Jadi Alasan Maret–April Tanpa Event di Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanjung Redeb — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau merilis Calendar of Event Berau 2026 yang memuat rangkaian kegiatan pariwisata dan budaya sepanjang tahun. Kalender kegiatan tersebut diawali dengan Mam-Mam Fest pada Februari dan ditutup dengan tradisi Meja Panjang di Kampung Merasa pada Desember.

Dalam kalender yang dirilis, berbagai agenda wisata dan budaya tersebar di sejumlah wilayah di Berau, mulai dari kawasan perkotaan hingga kampung-kampung wisata.

Pada Februari, kegiatan dibuka dengan Mam-Mam Fest yang digelar di GOR Pemuda. Selanjutnya pada Mei akan berlangsung Uman Undad di Tepian Buah serta Dakayu Malatua di Pulau Maratua.

Memasuki Juni, Pulau Maratua menjadi salah satu pusat kegiatan dengan agenda Maratua Jazz & Dive Fiesta dan Maratua Musik Festival, disusul Bekudung Betiung di Kampung Tumbit Dayak.

Pada Juli, kalender diisi dengan Melas Kampung Suaran di Kampung Suaran dan Abut Barintak Fest di Kampung Gurimbang.

Sementara pada Agustus digelar Sport Tourism Bupati Cup serta Independence Run yang dipusatkan di Berau.

Agenda pada September tercatat paling padat, antara lain Berau Ethno Cultural Carnival, lomba Ancur Paddas, Puncak Rasul, hingga Festival Jajanan Tradisional. Selain itu terdapat pula Mamallas Banua di Sambaliung, Baturunan Parau di Gunung Tabur, Lomba Perahu Panjang di Sungai Segah, serta 7 Banua Fest yang digelar di GOR Pemuda dan Pulau Derawan.

Memasuki Oktober, kegiatan dilanjutkan dengan Mag Lami-Lami Lahatku di Kampung Tanjung Batu. Pada November digelar Mag Jamu di lokasi yang sama serta Karrap Fest di Berau.

Rangkaian kegiatan tersebut akan ditutup pada Desember melalui tradisi Meja Panjang di Kampung Merasa yang selama ini menjadi salah satu daya tarik budaya masyarakat setempat.

Meski demikian, dalam kalender kegiatan tersebut tidak terdapat agenda pada bulan Maret dan April.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Pertama Disbudpar Berau, Ing Ta Wijaya, menjelaskan bahwa kekosongan agenda pada Maret disebabkan karena bertepatan dengan bulan Ramadan.

“Untuk bulan Maret memang bertepatan dengan Ramadan, sehingga tidak dijadwalkan kegiatan,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Adapun pada April, tidak adanya agenda disebabkan belum adanya kampung atau pelaku wisata yang mengajukan kegiatan untuk dimasukkan ke dalam kalender event pada periode tersebut.

Ia menambahkan, penyusunan Calendar of Event Berau tidak sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah daerah, melainkan juga bergantung pada usulan dan kesiapan dari kampung atau penyelenggara kegiatan.

“Jadi sistemnya berdasarkan rekomendasi dan kemampuan dari kampung itu sendiri dalam menyelenggarakan event,” katanya.

Menurutnya, pola tersebut memberi ruang bagi setiap kampung untuk mengembangkan potensi wisata dan budaya secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan yang masuk dalam kalender tahunan dipastikan telah melalui pertimbangan kesiapan penyelenggaraan di tingkat lokal.

Melalui kalender kegiatan ini, Disbudpar Berau berharap promosi pariwisata daerah dapat berjalan lebih terarah sekaligus menjadi panduan bagi wisatawan dalam merencanakan kunjungan ke berbagai destinasi di Kabupaten Berau.(*/)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Verifikasi Bantuan Kebakaran Teluk Bayur Berlanjut, Dinsos Pastikan Sesuai Prosedur

    Verifikasi Bantuan Kebakaran Teluk Bayur Berlanjut, Dinsos Pastikan Sesuai Prosedur

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Hingga kini, Dinas Sosial (Dinsos) Berau masih memverifikasi jumlah bantuan materiil yang akan diberikan kepada korban kebakaran di Sungai Kuyang Kecamatan Teluk Bayur beberapa waktu lalu. Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kadinsos Berau Iswahyudi menjelaskan jika jumlah bantuan diberikan nantinya mengikuti aturan yang sudah ada, yakni bantuan khusus untuk bencana. “Ada yang namanya […]

  • Diskominfo Kaltim Tegaskan: Tak Ada Tagihan dalam Program Internet Desa Gratis

    Diskominfo Kaltim Tegaskan: Tak Ada Tagihan dalam Program Internet Desa Gratis

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 147
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, mengimbau para kepala desa agar tidak menanggapi tagihan bulanan yang mengatasnamakan penyedia layanan internet desa gratis. Imbauan itu disampaikan menyusul laporan sejumlah kepala desa yang mengaku menerima tagihan dari oknum yang mengatasnamakan provider program internet desa gratis milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. “Dari […]

  • Diskominfo Berau Dorong Website Kampung Aktif, Transparansi & Layanan Publik Masuk Era Baru Digital

    Diskominfo Berau Dorong Website Kampung Aktif, Transparansi & Layanan Publik Masuk Era Baru Digital

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di era ketika informasi bergerak lebih cepat dari kendaraan apa pun di jalan raya, kampung-kampung di Berau kini ikut melaju dalam arus digitalisasi. Tidak lagi hanya dikenal lewat cerita mulut ke mulut, setiap kampung kini memiliki rumah informasi baru: website resmi. Dari Tanjung Redeb hingga kampung-kampung jauh di pedalaman, semua tersambung dalam […]

  • Pembangunan Infrastruktur di Gunung Tabur Jadi Bukti Perhatian Pemkab Berau

    Pembangunan Infrastruktur di Gunung Tabur Jadi Bukti Perhatian Pemkab Berau

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 652
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di bawah kepemimpinan Bupati Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Gamalis, pembangunan di Kabupaten Berau terus menunjukkan kemajuan yang signifikan, khususnya di Kecamatan Gunung Tabur. Salah satu bukti nyata dari kesuksesan pembangunan ini adalah realisasi proyek-proyek besar yang kini tengah dijalankan di berbagai sektor. Keberhasilan pembangunan ini menunjukkan adanya pemerataan yang memberikan […]

  • Awal 2026, Enam Kebakaran Landa Berau: BPBD Ingatkan Bahaya Konsleting dan Kelalaian Warga

    Awal 2026, Enam Kebakaran Landa Berau: BPBD Ingatkan Bahaya Konsleting dan Kelalaian Warga

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb-Kasus Kebakaran dan Karhutla (Kebakaran hutan dan lahan) di Kabupaten Berau pada awal tahun tercatat telah terjadi enam kasus Kebakaran Per 19 Januari 2026.   Kebakaran tersebut mencakup 5 kasus kebakaran rumah/bangunan dan 1 kasus Karhutla (kebakaran hutan dan lahan).   Menurut Novian Hidayat (Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau) hal ini bisa […]

  • ‎Menjaga Alam, Menggerakkan Ekonomi: Berau Bangun Proyek Ekonomi Biru

    ‎Menjaga Alam, Menggerakkan Ekonomi: Berau Bangun Proyek Ekonomi Biru

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 937
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau mulai menggerakan Konsep Blue Economy Project untung mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan khususnya di wilayah pesisir dan Kepulauan. Dalam menjalankan program ini bukan hanya melibatkan pariwisata, tetapi pengelolaan sumber daya alam dan penguatan ekonomi masyarakat juga sangat penting. ‎Pengembangan ekonomi biru merupakan bagian penting untuk pembangunan daerah lima tahun ke depan. […]

expand_less