Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Disbudpar Rilis Agenda Wisata 2026, Ramadan Jadi Alasan Maret–April Tanpa Event di Berau

Disbudpar Rilis Agenda Wisata 2026, Ramadan Jadi Alasan Maret–April Tanpa Event di Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • visibility 264
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau merilis Calendar of Event Berau 2026 yang memuat rangkaian kegiatan pariwisata dan budaya sepanjang tahun. Kalender kegiatan tersebut diawali dengan Mam-Mam Fest pada Februari dan ditutup dengan tradisi Meja Panjang di Kampung Merasa pada Desember.

Dalam kalender yang dirilis, berbagai agenda wisata dan budaya tersebar di sejumlah wilayah di Berau, mulai dari kawasan perkotaan hingga kampung-kampung wisata.

Pada Februari, kegiatan dibuka dengan Mam-Mam Fest yang digelar di GOR Pemuda. Selanjutnya pada Mei akan berlangsung Uman Undad di Tepian Buah serta Dakayu Malatua di Pulau Maratua.

Memasuki Juni, Pulau Maratua menjadi salah satu pusat kegiatan dengan agenda Maratua Jazz & Dive Fiesta dan Maratua Musik Festival, disusul Bekudung Betiung di Kampung Tumbit Dayak.

Pada Juli, kalender diisi dengan Melas Kampung Suaran di Kampung Suaran dan Abut Barintak Fest di Kampung Gurimbang.

Sementara pada Agustus digelar Sport Tourism Bupati Cup serta Independence Run yang dipusatkan di Berau.

Agenda pada September tercatat paling padat, antara lain Berau Ethno Cultural Carnival, lomba Ancur Paddas, Puncak Rasul, hingga Festival Jajanan Tradisional. Selain itu terdapat pula Mamallas Banua di Sambaliung, Baturunan Parau di Gunung Tabur, Lomba Perahu Panjang di Sungai Segah, serta 7 Banua Fest yang digelar di GOR Pemuda dan Pulau Derawan.

Memasuki Oktober, kegiatan dilanjutkan dengan Mag Lami-Lami Lahatku di Kampung Tanjung Batu. Pada November digelar Mag Jamu di lokasi yang sama serta Karrap Fest di Berau.

Rangkaian kegiatan tersebut akan ditutup pada Desember melalui tradisi Meja Panjang di Kampung Merasa yang selama ini menjadi salah satu daya tarik budaya masyarakat setempat.

Meski demikian, dalam kalender kegiatan tersebut tidak terdapat agenda pada bulan Maret dan April.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Pertama Disbudpar Berau, Ing Ta Wijaya, menjelaskan bahwa kekosongan agenda pada Maret disebabkan karena bertepatan dengan bulan Ramadan.

“Untuk bulan Maret memang bertepatan dengan Ramadan, sehingga tidak dijadwalkan kegiatan,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Adapun pada April, tidak adanya agenda disebabkan belum adanya kampung atau pelaku wisata yang mengajukan kegiatan untuk dimasukkan ke dalam kalender event pada periode tersebut.

Ia menambahkan, penyusunan Calendar of Event Berau tidak sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah daerah, melainkan juga bergantung pada usulan dan kesiapan dari kampung atau penyelenggara kegiatan.

“Jadi sistemnya berdasarkan rekomendasi dan kemampuan dari kampung itu sendiri dalam menyelenggarakan event,” katanya.

Menurutnya, pola tersebut memberi ruang bagi setiap kampung untuk mengembangkan potensi wisata dan budaya secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan yang masuk dalam kalender tahunan dipastikan telah melalui pertimbangan kesiapan penyelenggaraan di tingkat lokal.

Melalui kalender kegiatan ini, Disbudpar Berau berharap promosi pariwisata daerah dapat berjalan lebih terarah sekaligus menjadi panduan bagi wisatawan dalam merencanakan kunjungan ke berbagai destinasi di Kabupaten Berau.(*/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Mengguyur Kaltim Sepekan ke Depan, BMKG: Mayoritas Wilayah Masih Kategori Menengah

    Hujan Mengguyur Kaltim Sepekan ke Depan, BMKG: Mayoritas Wilayah Masih Kategori Menengah

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 274
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Langit Kalimantan Timur diperkirakan masih akrab dengan hujan hingga sepekan ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda memprakirakan sebagian besar wilayah provinsi ini akan diguyur hujan dengan intensitas menengah pada periode 11–20 Februari 2026. Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor, mengatakan secara […]

  • PUPR Berau Susun Tahapan Rehabilitasi Pasar Sanggam Adji Dilayas

    PUPR Berau Susun Tahapan Rehabilitasi Pasar Sanggam Adji Dilayas

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  — Harapan pedagang dan masyarakat Tanjung Redeb untuk melihat wajah baru Pasar Sanggam Adji Dilayas tampaknya masih harus bersabar. Pemerintah Kabupaten Berau, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), mengakui bahwa tahun ini belum ada alokasi dana untuk melanjutkan rehabilitasi pasar terbesar di jantung kota itu. Pejabat Fungsional Tata Bangunan dan Perumahan […]

  • DPMK Sudah Terima Rekomendasi Bawaslu Soal Kakam Tidak Netral

    DPMK Sudah Terima Rekomendasi Bawaslu Soal Kakam Tidak Netral

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 469
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB— Seorang kepala kampung di Kecamatan Tabalar, dilaporkan melanggar aturan netralitas dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 Kabupaten Berau. Kepala kampung tersebut diduga hadir dan berpartisipasi dalam kampanye salah satu pasangan calon (pason) yang berkompetisi. Anggota Bawaslu Berau, Natalis Lapang Wada menegaskan bahwa tindakan kepala kampung ini mencederai prinsip netralitas yang seharusnya dipegang oleh […]

  • DPRD Berau Dorong Solusi Terbaik untuk Kejelasan Status Relawan Nakes

    DPRD Berau Dorong Solusi Terbaik untuk Kejelasan Status Relawan Nakes

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – DPRD Kabupaten Berau menyoroti kondisi tenaga kesehatan (nakes) di wilayah pesisir Kecamatan Biatan yang dinilai masih kekurangan sumber daya, sekaligus belum jelasnya status sejumlah nakes yang masih berlabel relawan. Anggota Komisi I DPRD Berau Thamrin mengatakan persoalan tersebut tidak hanya terkait keterbatasan jumlah tenaga kesehatan, tetapi juga menyangkut kepastian status para relawan […]

  • 80 Ribu Koperasi Desa/Kelurahan Diluncurkan Serentak, Kaltim Matangkan Persiapan

    80 Ribu Koperasi Desa/Kelurahan Diluncurkan Serentak, Kaltim Matangkan Persiapan

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) siap menyukseskan peluncuran nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/ KKMP) yang akan dilaunching langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 21 Juli 2025 secara serentak di seluruh Indonesia. Finalisasi persiapan dilakukan dalam rapat koordinasi di Ruang Tepian 1 Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (18/7/2025) dipimpin langsung oleh Kepala Dinas […]

  • Dispusip Berau Wanti-wanti: Anak Terlalu Lama Main Gadget Bisa ‘Lupa’ Buku

    Dispusip Berau Wanti-wanti: Anak Terlalu Lama Main Gadget Bisa ‘Lupa’ Buku

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 535
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau menyoroti meningkatnya penggunaan gadget di kalangan anak-anak yang dinilai berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari gangguan kesehatan hingga penurunan minat baca. Kepala Dispusip Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan ketergantungan pada perangkat digital tanpa pengawasan orang tua dapat memengaruhi fokus, kesehatan mental, serta perkembangan anak. Menurut […]

expand_less