Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » DPRD Berau Dorong Solusi Terbaik untuk Kejelasan Status Relawan Nakes

DPRD Berau Dorong Solusi Terbaik untuk Kejelasan Status Relawan Nakes

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 265
  • print Cetak

Tanjung Redeb – DPRD Kabupaten Berau menyoroti kondisi tenaga kesehatan (nakes) di wilayah pesisir Kecamatan Biatan yang dinilai masih kekurangan sumber daya, sekaligus belum jelasnya status sejumlah nakes yang masih berlabel relawan.

Anggota Komisi I DPRD Berau Thamrin mengatakan persoalan tersebut tidak hanya terkait keterbatasan jumlah tenaga kesehatan, tetapi juga menyangkut kepastian status para relawan yang telah lama mengabdi.

“Di wilayah pesisir Biatan, kebutuhan tenaga kesehatan masih tinggi. Di sisi lain, ada relawan yang hingga kini belum memiliki kejelasan status,” ujar Thamrin, Selasa (17/3/2026).

Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu mencari solusi atas persoalan tersebut, namun tetap harus mengacu pada ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat.

Menurut dia, pengangkatan tenaga kesehatan tidak dapat dilakukan secara sepihak tanpa dasar hukum yang jelas.

“Pemerintah daerah harus mengikuti regulasi. Kalau tidak ada dasar hukumnya, tentu berisiko secara hukum,” katanya.

Thamrin juga menyoroti posisi relawan yang bekerja secara sukarela. Meski demikian, ia menilai pemerintah perlu mempertimbangkan bentuk perhatian terhadap mereka, termasuk kemungkinan pemberian insentif.

“Perlu dilihat apakah memungkinkan diberikan insentif, tetapi tetap harus sesuai aturan penggunaan anggaran,” ujarnya.

DPRD Berau, kata dia, telah beberapa kali mengangkat persoalan tenaga kesehatan, baik yang berstatus relawan maupun yang dirumahkan, melalui forum rapat dengar pendapat.

Namun, keterbatasan regulasi disebut masih menjadi kendala utama dalam pengambilan kebijakan.

“Kalau menyangkut anggaran dan aturan, pemerintah daerah tidak bisa melangkah tanpa payung hukum,” kata Thamrin.

Ia berharap ke depan terdapat ruang kebijakan yang memungkinkan pemerintah daerah memberikan perhatian lebih kepada relawan tenaga kesehatan, terutama jika didukung kondisi anggaran yang memadai.

“Jika regulasi memungkinkan dan anggaran tersedia, tentu pemerintah daerah bisa mengambil langkah untuk memperhatikan mereka,” ujarnya.(*tnr/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deklarasi Damai di Hotel Gioia: Warga Tionghoa Berau Serukan Pilkada Tanpa Kampanye Hitam

    Deklarasi Damai di Hotel Gioia: Warga Tionghoa Berau Serukan Pilkada Tanpa Kampanye Hitam

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 611
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Warga Tionghoa Kabupaten Berau menunjukkan dukungan tegas untuk Pilkada 2024 yang aman dan damai serta pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui acara deklarasi yang berlangsung meriah di Hotel Gioia, Tanjung Redeb, pada Minggu malam. Acara ini dimeriahkan dengan nyanyian dan pembagian doorprize yang menambah semangat suasana malam tersebut. Ketua Yayasan Harapan Kasih […]

  • Remaja Samarinda Hilang, Terakhir Terdengar di Gunung Tabur

    Remaja Samarinda Hilang, Terakhir Terdengar di Gunung Tabur

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 733
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Seorang remaja asal Kota Samarinda, dilaporkan menghilang sejak Sabtu (7/9/2024) lalu, sekira pukul 03.00-04.00 Wita. Dalam keterangan yang diunggah keluarga korban pada pengumuman di beberapa grup WhatsApp, korban dijemput temannya tanpa membawa telepon genggam serta pakaian maupun uang. “Informasi saat ini yang kami dapat, anak ini ditengarai ada disekitar wilayah Samarinda – […]

  • Semangat Belajar Budaya! Siswa Berau Ditugaskan Buat Laporan dari Pawai HUT Kabupaten dan Kota

    Semangat Belajar Budaya! Siswa Berau Ditugaskan Buat Laporan dari Pawai HUT Kabupaten dan Kota

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 579
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute jalan pawai budaya dalam rangka HUT ke-71 Kabupaten Berau dan HUT ke-214 Kota Tanjung Redeb. Pawai budaya bertajuk Berau Culture Festival yang digelar Pemkab Berau pada Senin (9/9/2024) pagi ini, tergolong berbeda dengan tahun sebelumnya. Di pawai Budaya tahun ini, anak-anak usia sekolah mulai dari tingkat PAUD, […]

  • Disbudpar Berau Dorong Event Budaya Masuk Kharisma Event Nusantara

    Disbudpar Berau Dorong Event Budaya Masuk Kharisma Event Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 654
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) terus berupaya memperkuat posisi event-event budaya daerah agar dapat masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) — program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang menyeleksi dan mempromosikan event terbaik dari seluruh Indonesia. Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, mengatakan bahwa langkah awal yang akan […]

  • Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

    Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 565
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menerapkan pendekatan selektif dalam pengembangan destinasi wisata berbasis kampung. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memastikan efektivitas program di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah. Fokus pengembangan diarahkan pada kampung-kampung yang dinilai telah memiliki kesiapan infrastruktur, pengelolaan yang baik, serta minat kunjungan wisatawan yang […]

  • Meski Masih Berbenah, Operasional RSUD Raja Alam Berau Dinilai Perlu Dipercepat

    Meski Masih Berbenah, Operasional RSUD Raja Alam Berau Dinilai Perlu Dipercepat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    BERAU — Tingginya kompleksitas standar teknis dalam pembangunan rumah sakit menjadi pertimbangan RSUD Raja Alam Berau didorong untuk tetap dioperasikan meski belum sepenuhnya sempurna. Hal ini disampaikan Prof Cali dari tim Universitas Hasanuddin (Unhas) saat meninjau kesiapan fasilitas tersebut. Ia menjelaskan, pembangunan rumah sakit memiliki standar teknis yang ketat dan rinci, mulai dari pengaturan jarak […]

expand_less