Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » DPRD Berau Dorong Solusi Terbaik untuk Kejelasan Status Relawan Nakes

DPRD Berau Dorong Solusi Terbaik untuk Kejelasan Status Relawan Nakes

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 303
  • print Cetak

Tanjung Redeb – DPRD Kabupaten Berau menyoroti kondisi tenaga kesehatan (nakes) di wilayah pesisir Kecamatan Biatan yang dinilai masih kekurangan sumber daya, sekaligus belum jelasnya status sejumlah nakes yang masih berlabel relawan.

Anggota Komisi I DPRD Berau Thamrin mengatakan persoalan tersebut tidak hanya terkait keterbatasan jumlah tenaga kesehatan, tetapi juga menyangkut kepastian status para relawan yang telah lama mengabdi.

“Di wilayah pesisir Biatan, kebutuhan tenaga kesehatan masih tinggi. Di sisi lain, ada relawan yang hingga kini belum memiliki kejelasan status,” ujar Thamrin, Selasa (17/3/2026).

Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu mencari solusi atas persoalan tersebut, namun tetap harus mengacu pada ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat.

Menurut dia, pengangkatan tenaga kesehatan tidak dapat dilakukan secara sepihak tanpa dasar hukum yang jelas.

“Pemerintah daerah harus mengikuti regulasi. Kalau tidak ada dasar hukumnya, tentu berisiko secara hukum,” katanya.

Thamrin juga menyoroti posisi relawan yang bekerja secara sukarela. Meski demikian, ia menilai pemerintah perlu mempertimbangkan bentuk perhatian terhadap mereka, termasuk kemungkinan pemberian insentif.

“Perlu dilihat apakah memungkinkan diberikan insentif, tetapi tetap harus sesuai aturan penggunaan anggaran,” ujarnya.

DPRD Berau, kata dia, telah beberapa kali mengangkat persoalan tenaga kesehatan, baik yang berstatus relawan maupun yang dirumahkan, melalui forum rapat dengar pendapat.

Namun, keterbatasan regulasi disebut masih menjadi kendala utama dalam pengambilan kebijakan.

“Kalau menyangkut anggaran dan aturan, pemerintah daerah tidak bisa melangkah tanpa payung hukum,” kata Thamrin.

Ia berharap ke depan terdapat ruang kebijakan yang memungkinkan pemerintah daerah memberikan perhatian lebih kepada relawan tenaga kesehatan, terutama jika didukung kondisi anggaran yang memadai.

“Jika regulasi memungkinkan dan anggaran tersedia, tentu pemerintah daerah bisa mengambil langkah untuk memperhatikan mereka,” ujarnya.(*tnr/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Netralitas dan Demokrasi Bermartabat: Perisai Borneo Nusantara Deklarasikan Pilkada Damai

    Netralitas dan Demokrasi Bermartabat: Perisai Borneo Nusantara Deklarasikan Pilkada Damai

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 623
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Organisasi Masyarakat (Ormas) Perisai Borneo Nusantara secara resmi menggelar deklarasi Pilkada Damai pada Sabtu, 21 September 2024, di Gedung Gor Graha Pemuda, Kabupaten Berau. Deklarasi ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) periode 2024-2029 di Bumi Batiwakkal berlangsung aman, damai, dan tertib. Dalam deklarasi tersebut, Perisai Borneo Nusantara menegaskan […]

  • Peran Swasta Turunkan Stunting

    Peran Swasta Turunkan Stunting

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 592
    • 0Komentar

    (2/10/2023)  Beraunews — Kasus stunting di Kabupaten Berau masih cukup tinggi. Dan menjadi PR besar bagi Pemkab Berau. Meskipun di tahun 2022 terjadi penurunan kasus mencapai 4,1 persen. Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah mengatakan, penanganan kasus stunting adalah tanggungjawab bersama. Tidak hanya Eksekutif atau seluruh OPD teknis pemerintah, tapi juga anggota DPRD Berau […]

  • Pemkab Berau Percepat Operasional Pelabuhan Teluk Sulaiman

    Pemkab Berau Percepat Operasional Pelabuhan Teluk Sulaiman

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau saat ini tengah mempercepat proses perizinan serta peningkatan sarana dan prasarana di Pelabuhan Teluk Sulaiman, yang terletak di Kecamatan Biduk-Biduk. Langkah ini diambil agar pelabuhan yang memiliki posisi strategis tersebut dapat segera difungsikan secara resmi dan menghubungkan rute perdagangan laut menuju wilayah Sulawesi dan sekitarnya. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, […]

  • Pembangunan Jalan KBNK di Berau Dilakukan Secara Bertahap karena Kendala Anggaran

    Pembangunan Jalan KBNK di Berau Dilakukan Secara Bertahap karena Kendala Anggaran

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    BERAU – Pembangunan jalan di kawasan berstatus Kawasan Budidaya Non Kehutanan (KBNK) di Kabupaten Berau belum dapat dilaksanakan secara optimal. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran yang menjadi penghambat utama, sehingga beberapa ruas jalan yang telah ditetapkan sebagai KBNK belum sepenuhnya bisa dilakukan pengaspalan. Fendra Firnawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, […]

  • Kejati Kaltara Serahkan Dua Tersangka Korupsi Rp 2,95 Miliar ke JPU

    Kejati Kaltara Serahkan Dua Tersangka Korupsi Rp 2,95 Miliar ke JPU

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Penanganan perkara dugaan korupsi proyek pembuatan aplikasi sistem informasi pariwisata di Dinas Pariwisata Kalimantan Utara tahun anggaran 2021 memasuki tahap baru. Kasus dengan nilai anggaran Rp 2,95 miliar itu kini berlanjut ke proses penuntutan. Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara melimpahkan dua tersangka beserta barang bukti kepada jaksa penuntut umum. Pelimpahan ini merupakan tahap […]

  • Mesin Kapal Rusak, Tiga Nelayan Berau Terombang-ambing Berhari-hari di Laut

    Mesin Kapal Rusak, Tiga Nelayan Berau Terombang-ambing Berhari-hari di Laut

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 652
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Tiga nelayan asal Kabupaten Berau sempat dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan antara Pulau Derawan dan Maratua. Ketiganya diketahui mengalami kerusakan mesin kapal sehingga terombang-ambing di tengah laut selama beberapa hari sebelum akhirnya berhasil kembali ke daratan dengan selamat. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 18.27 Wita. […]

expand_less