Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » DPRD Berau Dukung Pengangkatan Kisah Raja Alam ke Layar Lebar

DPRD Berau Dukung Pengangkatan Kisah Raja Alam ke Layar Lebar

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 112
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menyatakan dukungannya terhadap rencana produksi film yang mengangkat kisah perjuangan Raja Alam.

Menurut dia, langkah tersebut penting untuk memperkuat literasi sejarah masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap tokoh daerah.

Sutami menilai, sosok Raja Alam yang merupakan sultan di Berau belum banyak dikenal publik, terutama di kalangan generasi muda. Padahal, nama tokoh tersebut kerap digunakan dalam berbagai penamaan tempat di wilayah itu.

Ia mencontohkan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Batu Putih yang menggunakan nama Raja Alam, mulai dari Raja Alam 1, Raja Alam 2, hingga Raja Alam 3. Nama tersebut bahkan dijadikan inspirasi bagi penamaan Batalyon 613.

Namun, penggunaan nama itu belum sepenuhnya diiringi pemahaman masyarakat tentang siapa Raja Alam sebenarnya.

“Namanya sering dipakai, tapi tidak semua orang mengetahui sejarahnya. Padahal beliau adalah sultan kita yang memiliki peran penting di masa lalu,” katanya.

Ia juga menyinggung keberadaan makam Raja Alam di Kampung Tembudan. Menurutnya, sebagian masyarakat baru menyadari bahwa di lokasi tersebut dimakamkan seorang sultan setelah area makam dipagar pada awal tahun 2000-an.

Di kompleks makam itu terdapat prasasti yang memuat kisah perjuangan Raja Alam melawan Belanda di laut. Dalam catatan tersebut disebutkan bahwa pasukan Belanda membutuhkan waktu sekitar sepuluh hari untuk menaklukkan kekuatan Raja Alam.

Meski begitu, Raja Alam tidak menyerah dalam pertempuran. Ia akhirnya ditangkap dan diasingkan ke Makassar. Setelah melalui permohonan dari Kesultanan Gunung Tabur dan Sambaliung serta tokoh masyarakat Batu Putih, Raja Alam kemudian dipulangkan kembali ke Tembudan.

Bagi Sutami, kisah tersebut merupakan bagian penting dari sejarah daerah yang layak diangkat ke dalam karya film. Ia mengapresiasi inisiatif komunitas yang menggagas produksi film tentang Raja Alam.

“Kalau hanya dipentaskan di teater, ingatan kita mungkin hanya bertahan semalam. Film berbeda, karena bisa ditonton berulang-ulang dan menjangkau masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Ia menilai produksi film itu membutuhkan dukungan pemerintah daerah, baik dari sisi pembiayaan maupun sumber daya manusia. Menurutnya, penggarapan film sejarah harus dilakukan secara serius agar kualitasnya mampu bersaing dengan produksi film lain yang mengangkat tema kedaerahan.

Selain itu, Sutami juga mendorong agar upaya pengusulan gelar pahlawan bagi Raja Alam terus diperjuangkan. Ia menyarankan agar dilakukan seminar sejarah yang melibatkan akademisi dan pemangku kepentingan dari tingkat kabupaten hingga pusat.

“Perjuangan beliau melawan penjajah adalah bagian dari sejarah bangsa. Karena itu, sudah sepatutnya kita memperjuangkan pengakuan resmi melalui gelar pahlawan,” kata dia.

Sutami menambahkan, Berau memiliki dua kesultanan besar, namun hingga kini belum ada tokohnya yang memperoleh gelar pahlawan nasional. Hal itu, menurutnya, menjadi pekerjaan rumah yang perlu diperjuangkan bersama.

Ia bahkan mengusulkan agar nama Raja Alam dipertimbangkan sebagai nama bandara di Berau sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh sejarah daerah.

Ke depan, Sutami berharap ada pembahasan lanjutan antara DPRD, pemerintah daerah, dan komunitas penggagas film untuk merumuskan konsep produksi serta kebutuhan anggaran secara lebih rinci.

“Film ini bukan sekadar proyek sesaat, tetapi bisa menjadi warisan pengetahuan bagi generasi berikutnya agar mereka memahami siapa Raja Alam dan bagaimana perjuangannya,” tutupnya.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Damkar Berau Ingatkan Warga Tanjung Redeb: Instalasi Listrik Jadi Penyebab Utama Kebakaran

    Damkar Berau Ingatkan Warga Tanjung Redeb: Instalasi Listrik Jadi Penyebab Utama Kebakaran

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Berau meningkatkan upaya pencegahan kebakaran di wilayah perkotaan Tanjung Redeb. Langkah ini dilakukan menyusul kondisi cuaca yang tidak menentu serta tingginya aktivitas permukiman di kawasan tersebut. Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, Nofian Hidayat, mengatakan kepadatan bangunan di Tanjung Redeb membuat potensi kebakaran perlu diantisipasi sejak dini. […]

  • Pemkab Berau dan YKAN Tandatangani Kesepakatan Pengelolaan SDA dan Pembangunan Berkelanjutan

    Pemkab Berau dan YKAN Tandatangani Kesepakatan Pengelolaan SDA dan Pembangunan Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.200
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan pentingnya kerja sama strategis antara Pemerintah Kabupaten Berau dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) serta pelaksanaan pembangunan berkelanjutan melalui penandatanganan nota kesepakatan menuju visi “Berau Maju, Berkelanjutan, Makmur, dan Sejahtera” periode 2025–2030, pada Senin (13/10). Bupati Berau menjelaskan, kerja sama […]

  • Disnaker Berau Minta Rekrutmen Karyawan Sesuai Kebutuhan, Bukan Titipan

    Disnaker Berau Minta Rekrutmen Karyawan Sesuai Kebutuhan, Bukan Titipan

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 910
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Berau, Zulkifli Azhari, menegaskan pentingnya profesionalisme perusahaan dalam merekrut karyawan, sekaligus mengingatkan agar tidak ada praktik “orang dalam” yang merugikan para pencari kerja di Bumi Batiwakkal. “Yang jelas saya minta perusahaan lebih profesional menerima karyawannya. Tentu sesuai dengan spek yang dibutuhkan, karena perusahaan pasti mencari tenaga kerja […]

  • Bersatu untuk IKN, Lembaga Adat Paser Tolak Segala Bentuk Penolakan

    Bersatu untuk IKN, Lembaga Adat Paser Tolak Segala Bentuk Penolakan

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Ketua Lembaga Adat Paser (LAP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Musa, bersama dengan gabungan beberapa organisasi masyarakat (ormas) kedaerahan, mengunjungi Markas Polres PPU pada Sabtu (17/8/2024) sekitar pukul 18.20 Wita. Kunjungan tersebut dilakukan untuk membahas insiden yang melibatkan kelompok tertentu yang membentangkan kain merah berukuran 50 meter x 15 meter di […]

  • Sri Juniarsih Bebas dari Tuduhan Pelanggaran Tindak Pidana Pemilihan

    Sri Juniarsih Bebas dari Tuduhan Pelanggaran Tindak Pidana Pemilihan

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sri Juniarsih calon Bupati Berau nomor urut 2 dilaporkan ke Bawaslu RI terkait mutasi jabatan yang sempat dilakukannya, saat menjabat sebagai Bupati Berau. Bawaslu Berau pun telah diperintahkan untuk menindaklanjuti laporan tersebut oleh Bawaslu RI. Kendati begitu, tersiar selebaran surat Pemberitahuan Tentang Status Laporan oleh Bawaslu Berau. Yang mana, nomor laporan 008/Reg/LP/PB/Kab/23.05/XI/2024 […]

  • Biar Bisa Spin, Pria Ini Nekat Bawa Kabur Gerobak!

    Biar Bisa Spin, Pria Ini Nekat Bawa Kabur Gerobak!

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 703
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Seorang pria berinisial DI (39) di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, tak bisa mengelak saat Tim Resmob Satreskrim Polresta Bulungan meringkusnya. Ia ditangkap setelah terbukti mencuri satu unit gerobak milik warga demi melunasi utang dan bermain judi slot. Kasi Humas Polresta Bulungan, IPDA Magdalena Lawai, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari laporan seorang […]

expand_less