Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Program MBG Tak Lagi Saat Libur Sekolah, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Anggaran Rp20 Triliun

Program MBG Tak Lagi Saat Libur Sekolah, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Anggaran Rp20 Triliun

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 329
  • print Cetak

JAKARTA – Pemerintah resmi mengubah skema penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membatasi distribusi hanya pada hari sekolah, setelah evaluasi menunjukkan penyaluran saat hari libur kurang efektif. Meski demikian, bantuan tetap diberikan penuh kepada kelompok rentan, wilayah 3T, dan daerah dengan tingkat stunting tinggi, dengan potensi penghematan anggaran hingga Rp 20 triliun per tahun.

Penetapa perubahan skema penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini hanya diberikan pada hari sekolah dan tidak lagi saat hari libur. Kebijakan ini diputuskan dalam rapat koordinasi terbatas lintas kementerian/lembaga di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis 2 April 2026, dilansir dari Kompas.com.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa kebijakan sebelumnya dinilai kurang efektif karena bantuan tetap disalurkan saat siswa tidak berada di sekolah.

“Dalam rangka perbaikan, efektivitas pelaksanaan, kalau kemarin (MBG diberikan selama) 6 hari, hari libur dikasih juga. Nah, itu ternyata kurang efektif. Oleh karena itu kita putuskan MBG itu (diberikan saat) hari sekolah, (murid) datang 5 hari,” ujarnya dikutip dari Kompas.com.

Ia menambahkan, penyaluran saat libur, termasuk libur Lebaran, tidak berjalan optimal.

“Kalau libur Lebaran, kan, kalau (diberikan MBG) juga tidak efektif. Jadi itu libur tidak ada lagi (penyaluran MBG ke siswa), hanya diberikan di hari sekolah,” lanjutnya.

Meski terjadi perubahan untuk siswa, pemerintah memastikan kelompok rentan tetap mendapatkan bantuan secara penuh. Berdasarkan pedoman Badan Gizi Nasional (BGN), ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tetap menerima MBG enam hari dalam sepekan tanpa terpengaruh kalender libur sekolah.

Selain itu, siswa dan santri masih berpeluang menerima bantuan saat libur, tergantung kesiapan sekolah atau pesantren. Pemerintah juga memberi perhatian khusus pada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta daerah dengan tingkat stunting tinggi dengan skema yang lebih fleksibel.

“Tetapi yang 3T dan yang tinggi sekali stunting-nya, tentu ada penanganan khusus. Selain 5 hari sekolah, kalau diperlukan bisa saja ditambah lagi 1 hari,” jelas Zulkifli Hasan.

Ia menegaskan, program MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tidak mengalami perubahan karena dinilai krusial bagi masa depan generasi.

“Perlu disempurnakan saat ini, iya. Tapi (MBG untuk) ibu hamil dan menyusui dan balita sangat penting, karena itu akan menentukan masa depan anak-anak kita yang pada akhirnya akan menentukan masa depan Indonesia. (Sejauh ini) Tidak ada perubahan apa pun,” tegasnya dia.

Sementara itu, Kepala BGN, Dadan Hindayana, memperkirakan perubahan frekuensi penyaluran bagi siswa sekolah dapat menghemat anggaran hingga Rp 20 triliun per tahun.

“Ya, kita prediksi kurang lebih Rp 20 triliun per tahun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, distribusi tetap menyesuaikan dengan hari belajar di masing-masing sekolah.

“Untuk anak sekolah, untuk yang lima hari sekolah kita berikan lima hari, untuk yang enam hari kita berikan enam hari,” jelasnya.

Dadan juga menegaskan bahwa penyaluran tetap dilakukan enam hari dalam sepekan di wilayah 3T dan daerah dengan tingkat stunting tinggi, seperti Nusa Tenggara Timur dan Papua.

“Di daerah-daerah 3T, kemudian juga daerah-daerah seperti NTT, Papua itu pasti tetap akan enam hari,” ujarnya.

BGN memastikan tidak ada perubahan pada gaji pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), meskipun frekuensi distribusi di beberapa wilayah mengalami penyesuaian.

“Tidak, tetap. Kan selama ini juga segitu,” ungkapnya.

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan efektivitas program sekaligus menekan beban anggaran di tengah tekanan global, termasuk dampak konflik di Asia Barat. (fp*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stabilitas Perbatasan Berau Jadi Prioritas, Pemkab Tegaskan Penyelesaian Sesuai Aturan

    Stabilitas Perbatasan Berau Jadi Prioritas, Pemkab Tegaskan Penyelesaian Sesuai Aturan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 794
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperketat pengamanan di wilayah perbatasan menyusul dugaan penyerobotan lahan oleh sekelompok warga dari kabupaten tetangga. Langkah ini ditempuh untuk mencegah potensi konflik horizontal yang dinilai bisa meluas jika tidak segera ditangani. Sekretaris Daerah Berau, M. Said, mengatakan pemerintah daerah tidak akan membiarkan situasi berkembang tanpa kendali. “Stabilitas dan rasa […]

  • Gedung Baru Dinkes Berau Siap Pakai

    Gedung Baru Dinkes Berau Siap Pakai

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 777
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Gedung baru Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau yang telah direhab total, masih belum dapat digunakan. Pasalnya, hingga saat ini belum ada kepastian kapan gedung itu akan diserahterimakan PU kepada Dinkes Berau. “Kita berharapnya bulan ini segera diserahterimakan atau sebelum puasa Ramadan, jadi kami bisa mulai memindahkan barang dan pelayanan akan lebih lega di […]

  • Inovasi “Kawan Baik” Antar Dinas Perikanan Berau Raih Peringkat Pertama KID 2025

    Inovasi “Kawan Baik” Antar Dinas Perikanan Berau Raih Peringkat Pertama KID 2025

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 693
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau menorehkan prestasi baru di ajang Kompetisi Inovasi Daerah (KID) 2025. Inovasi bertajuk “Kawan Baik” atau Kolaborasi Pengelolaan Udang Windu Berbasis Kawasan berhasil meraih peringkat pertama di tingkat kabupaten. Plt. Kepala Dinas Perikanan Berau, Maulidiyah, mengatakan capaian tersebut diumumkan pada 4 September 2025 melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan […]

  • Ketahanan Pangan Lokal Diuji

    Ketahanan Pangan Lokal Diuji

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BERAU — Di tengah tekanan inflasi dan kenaikan harga bahan pokok, pemerintah daerah mulai mendorong masyarakat untuk mengadopsi pola konsumsi alternatif. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengusulkan agar warga menanam singkong dan beternak lele sebagai langkah menjaga ketahanan pangan rumah tangga. Usulan tersebut dinilai sebagai langkah sederhana namun strategis, mengingat tingginya ketergantungan Berau terhadap […]

  • Distribusi Diperketat, ASN Dilarang Beli LPG 3 Kg di Berau

    Distribusi Diperketat, ASN Dilarang Beli LPG 3 Kg di Berau

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) memperketat pengawasan distribusi LPG 3 kilogram menjelang Hari Raya Idulfitri. Kepala Bidang Bina Usaha dan Perdagangan Diskoperindag Berau Hotlan Silalahi mengatakan LPG bersubsidi hanya diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tertentu sesuai ketentuan. “LPG 3 kilogram merupakan barang subsidi, sehingga tidak semua masyarakat berhak […]

  • ‎Diskominfo Berau Perketat Digitalisasi Pertahanan Siber Terintegrasi, Tegaskan Layanan Publik Harus Tetap Jalan

    ‎Diskominfo Berau Perketat Digitalisasi Pertahanan Siber Terintegrasi, Tegaskan Layanan Publik Harus Tetap Jalan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 169
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat benteng keamanan digital untuk memastikan seluruh layanan publik berbasis teknologi tetap beroperasi tanpa gangguan. ‎Di tengah meningkatnya pola serangan siber terhadap instansi pemerintah, Diskominfo menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan kolaborasi menjadi kunci utama menjaga stabilitas layanan. ‎Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menyebut […]

expand_less