Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Permintaan Global Melejit, Potensi Logam Tanah Jarang RI Terancam Penyelundupan Ilegal

Permintaan Global Melejit, Potensi Logam Tanah Jarang RI Terancam Penyelundupan Ilegal

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 338
  • print Cetak

JAKARTA – Di tengah proyeksi lonjakan permintaan magnet rare earth dunia yang diperkirakan menembus 180 kiloton pada 2050, kekayaan alam Indonesia kini menjadi pusat perhatian internasional. Namun, Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin memperingatkan bahwa posisi strategis Indonesia ini masih terancam oleh praktik ilegal yang membawa hasil tambang domestik keluar tanpa pengawasan, sebelum diperketat oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin mengungkapkan adanya indikasi hasil tambang Indonesia yang keluar secara ilegal dan kemudian diolah di negara lain menjadi produk berteknologi tinggi. Salah satu yang ia soroti adalah logam tanah jarang (LTJ).

“Tanah jarang ini yang jadi perebutan sekarang di dunia internasional. Khususnya yang paling sering dipakai untuk industri pertahanan. Kita enggak tahu mungkin ada hasil tambang Indonesia yang berserakan di perang Iran-Israel. Mungkin saja kita enggak tahu,” beber Maroef, di Jakarta, dikutip pada Senin (6/4/2026).

Ia tak menampik bahwa sebelum adanya Satgas Penetiban Kawasan Hutan (PKH), hasil tambang Indonesia dimanfaatkan oleh negara lain tanpa disadari, seperti yang diduga terjadi di Bangka Belitung. Namun, kini pengawasan dan penindakannya lebih ketat.

Salah satunya yang terjadi di Singapura, sebagai negara yang juga menikmati hasil tambang Indonesia.

Dengan adanya pengawasan dari Satgas PKH, pemanfatan hasil tambang benar benar untuk kepentingan nasional.

Diketahui, mineral rare earth merupakan komoditas yang diproyeksikan permintaannya akan melonjak di tahun-tahun ke depan.

Data International Energy Agency (IEA) menyebutkan, permintaan global rare earth magnet hampir dua kali lipat dalam satu dekade sejak 2015 hingga menembus 90 kiloton pada 2024.

Permintaan ini diproyeksikan terus meningkat hingga melampaui 120 kiloton pada 2030 dan mencapai 180 kiloton pada 2050, didorong oleh perkembangan kendaraan listrik dan turbin angin.

Dalam rantai pasok global, China masih menjadi pemain dominan dengan menyumbang sekitar 57% permintaan rare earth magnet dunia pada 2024.

Meski demikian, pangsa tersebut diperkirakan menurun menjadi sekitar 50% pada 2050 seiring masuknya pemain baru seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Di tengah lonjakan permintaan tersebut, Indonesia berada di posisi strategis karena cadangan tanah jarang yang melimpah.

Mengacu pada Booklet ESDM 2020, potensi logam tanah jarang di Indonesia tersebar luas di berbagai wilayah, baik sebagai mineral utama maupun produk sampingan dari pengolahan mineral lain. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak yang Keliru! Ini Perbedaan MPA, Destana, dan Redkar dalam Penanganan Bencana di Berau

    Banyak yang Keliru! Ini Perbedaan MPA, Destana, dan Redkar dalam Penanganan Bencana di Berau

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menekankan pentingnya pemahaman terhadap peran dan tugas masing-masing kelompok relawan dalam penanggulangan bencana. Setiap relawan dinilai memiliki klasifikasi, tugas pokok, serta instansi pembina yang berbeda. Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Berau, Nofian Hidayat, mengatakan masyarakat perlu memahami perbedaan tersebut agar koordinasi di lapangan dapat […]

  • Berau Fokus Libatkan Anak Muda: Ide Kreatif Jadi Kunci Sukses Event

    Berau Fokus Libatkan Anak Muda: Ide Kreatif Jadi Kunci Sukses Event

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 682
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, semakin gencar menggelar berbagai acara dan kegiatan untuk menarik perhatian masyarakat, khususnya generasi muda. Banyak potensi daerah yang masih belum digali dan dimanfaatkan secara maksimal, namun bisa menjadi peluang besar bagi anak muda untuk berkontribusi dalam pengembangan wilayah mereka. Harapan tersebut disampaikan oleh Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal […]

  • Listrik Merata, Harapan Baru untuk Perekonomian dan Pendidikan Berau

    Listrik Merata, Harapan Baru untuk Perekonomian dan Pendidikan Berau

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 635
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Hingga kini, sejumlah wilayah di Kabupaten Berau masih belum menikmati aliran listrik. Kondisi ini mendapat sorotan dari DPRD Berau, yang mendesak pemerintah untuk segera mencari solusi agar cakupan listrik bisa merata. Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman, menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan mendasar yang berpengaruh pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. “Banyak hal […]

  • Bukan Jakarta atau Surabaya, Ini Alasan Sriwijaya Buka Rute ke Makassar

    Bukan Jakarta atau Surabaya, Ini Alasan Sriwijaya Buka Rute ke Makassar

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kembali beroperasinya maskapai Sriwijaya Air dengan rute Berau – Makassar – Balikpapan, menjadi pilihan alternatif baru bagi para pengguna moda transportasi udara. Lantas, mengapa rute Makassar dipilih oleh maskapai berlogo Ru-Yi (Cina) ini? Chief Executive Officer Sriwijaya Air, Freeman Fang menjelaskan jika rute baru Makassar ini dipilih karena maskapai ini ingin mencari […]

  • Karamnya Kapal Batu Bara di Muara Mantaritip, Nelayan Pilanjau Resah akan Dampak Limbah

    Karamnya Kapal Batu Bara di Muara Mantaritip, Nelayan Pilanjau Resah akan Dampak Limbah

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 995
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kapal tongkang bermuatan 7.000 ton batu bara yang karam di Muara Mantaritip beberapa waktu lalu, memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat Pilanjau, khususnya para nelayan yang bergantung pada usaha tambak dan trol. Kapal berkapasitas 300 feet itu diduga milik PT Berau Coal, yang baru saja mengangkut batu bara dari Site Suaran. Dilansir dari […]

  • Banjir di Kawasan Perkotaan, PUPR: Hujannya Kebanyakan, Drainase Sampai Over Kapasitas

    Banjir di Kawasan Perkotaan, PUPR: Hujannya Kebanyakan, Drainase Sampai Over Kapasitas

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 691
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb– Banjir menjadi momok tahunan bagi masyarakat Kabupaten Berau, terutama saat musim penghujan tiba. Beberapa kawasan perkotaan terdampak banjir memerlukan perhatian serius, serta langkah-langkah strategis yang harus diambil oleh pemerintah daerah dan dinas terkait guna mengatasi masalah ini secara komprehensif. Sejumlah titik genangan air, seperti di kawasan Bedungun, Kedaung, Jalan Kalimarau, Pasar Adji Dilayas, […]

expand_less