Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Soroti Distribusi dan Penggunaan Tak Tepat Sasaran

Soroti Distribusi dan Penggunaan Tak Tepat Sasaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 308
  • print Cetak

BERAU — Kelangkaan dan kenaikan harga LPG non-subsidi mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Berau. Pemerintah daerah menilai kondisi ini berkaitan dengan gangguan distribusi yang dipengaruhi faktor transportasi hingga dinamika global.

Kepala Bidang Bina Usaha Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, mengatakan pasokan LPG non-subsidi di Berau masih bergantung dari pengisian Maluang dan suplai dari luar daerah. Ketergantungan ini membuat distribusi rentan terganggu, terutama jika ada kendala transportasi seperti kesulitan mendapatkan BBM.

“Kalau masalah LPG yang non-subsidi ya, pemerintah di dalam Undang-Undang 23 Tahun 2014 menjaga stok dan barang penting lainnya. Salah satunya LPG, bukan cuma subsidi, non-subsidi juga seperti yang pink 5,5 dan 12 kilo,” ujarnya.

Menurut dia, jalur distribusi LPG yang mengandalkan transportasi laut dan darat tidak selalu berjalan stabil. Kondisi tersebut berdampak langsung pada ketersediaan barang di tingkat agen hingga pengecer.

“Mereka mendapatkan LPG itu dari luar Berau dan itu pakai transportasi. Jadi faktor geopolitik dunia dan regional itu berdampak, kecil atau besar pasti berpengaruh ke distribusi,” jelasnya.

Selain faktor distribusi, kondisi global seperti ketegangan geopolitik dan fluktuasi energi juga memengaruhi pasokan dan harga LPG. Dampaknya, volume distribusi yang masuk ke Berau menjadi tidak menentu.

Di lapangan, harga LPG non-subsidi pun mulai bervariasi. Bright Gas ukuran 5,5 kilogram dijual di kisaran Rp107 ribu hingga Rp127 ribu per tabung, sedangkan Bright Gas 12 kilogram mencapai sekitar Rp248 ribu per tabung, tergantung lokasi dan distribusi.

Pemerintah daerah, kata Hotlan, telah meminta agen resmi untuk menambah stok guna mengantisipasi kelangkaan. Namun, keterbatasan pasokan dari daerah asal membuat langkah tersebut belum sepenuhnya efektif.

“Kami sudah menyampaikan kepada agen resmi supaya memperbanyak, tapi mereka juga bisa mengalami kendala,” katanya.

Di sisi lain, persoalan LPG juga berkaitan dengan penggunaan gas subsidi 3 kilogram yang belum tepat sasaran. Ia menyoroti masih adanya masyarakat yang tidak berhak namun tetap menggunakan LPG subsidi.

“Harapan kita, masyarakat bijaklah dalam menggunakan LPG. Kalau bukan hak kita, jangan,” tegasnya.

Ia mengingatkan LPG 3 kilogram diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tertentu. Penggunaan oleh pihak yang tidak berhak dinilai dapat memperparah kelangkaan.

“Jangan miskinkan diri kita gara-gara LPG 3 kg itu. Itu kan haknya masyarakat yang berhak,” ujarnya.

Hotlan juga menyinggung adanya laporan penggunaan LPG subsidi oleh kalangan yang tidak berhak, termasuk aparatur sipil negara.

“Ada juga laporan pegawai negeri sipil, istrinya yang disuruh beli LPG 3 kg. Itu tidak boleh. Sudah ada surat edaran bupati,” tambahnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah daerah berencana memperkuat pengawasan distribusi serta meningkatkan koordinasi lintas sektor, terutama menjelang hari besar keagamaan seperti Iduladha.

Pemerintah berharap langkah tersebut dapat menstabilkan distribusi LPG, baik subsidi maupun non-subsidi, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa lonjakan harga yang berlebihan. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah RI Kecam Serangan di Lebanon, Satu Peacekeeper Indonesia Gugur di UNIFIL

    Pemerintah RI Kecam Serangan di Lebanon, Satu Peacekeeper Indonesia Gugur di UNIFIL

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 337
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya satu personel pasukan perdamaian Indonesia yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Insiden tersebut terjadi setelah serangan artileri tidak langsung mengenai posisi kontingen Indonesia di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada 29 Maret 2026. Berdasarkan rilis resmi Kementerian Luar […]

  • Terhalang Regulasi Baru, DPRD Tetap Jalankan Pengawasan Penggunaan APBD

    Terhalang Regulasi Baru, DPRD Tetap Jalankan Pengawasan Penggunaan APBD

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb–  Meskipun terhalang adanya regulasi baru dalam hal keterbatasan kewenangan pengawasan, DPRD Berau tetap melakukan tugas dan kewajibannya, yakni mengawasi jalannya pelaksanaan penggunaan APBD. “DPRD memiliki tiga fungsi utama, salah satunya adalah fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan dan pelaksanaan anggaran daerah. Jadi pelaksanaan APBD tetap menjadi bagian dari pengawasan DPRD. Kita memiliki hak untuk […]

  • SPPG Berau Pastikan Proses MBG Sesuai SOP, Kontrol Kualitas Ditingkatkan

    SPPG Berau Pastikan Proses MBG Sesuai SOP, Kontrol Kualitas Ditingkatkan

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.423
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Menyusul mencuatnya isu dugaan keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koordinator Wilayah Satuan Pendidikan Penyelenggara Gizi (SPPG) Kabupaten Berau, Rani Oktaviana, menegaskan pihaknya selalu mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap tahapan penyelenggaraan program. “Kami selalu mengutamakan SOP, mulai dari pemilihan bahan baku yang berkualitas, proses pengolahan, hingga penerapan standar […]

  • KPU Berau Tegaskan Tidak Ada PSU di Berau

    KPU Berau Tegaskan Tidak Ada PSU di Berau

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.343
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada potensi pemungutan suara ulang (PSU) dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di daerah tersebut. Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Berau, Budi Harianto, yang mengatakan bahwa rekapitulasi hasil pemungutan suara di seluruh kecamatan telah selesai dan berjalan sesuai dengan […]

  • Disdik Berau Dorong Pelajar Jadi Penulis Muda: 300 Karya Baru Lahir, Buku Menyusul Terbit

    Disdik Berau Dorong Pelajar Jadi Penulis Muda: 300 Karya Baru Lahir, Buku Menyusul Terbit

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb —  Gerakan literasi di Bumi Batiwakkal kembali mendapat panggung besar. Dinas Pendidikan Kabupaten Berau menggelar Festival Literasi kedua tahun ini, diikuti sekitar 300 pelajar dengan beragam kompetisi menulis dan berkarya. Ajang ini tak hanya menjadi ruang apresiasi, tetapi juga langkah memperkuat budaya literasi sejak dini. Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan festival […]

  • IKN Jadi Pemicu Lahirnya Provinsi Baru? Ini Peluang Emas Kalimantan Tenggara

    IKN Jadi Pemicu Lahirnya Provinsi Baru? Ini Peluang Emas Kalimantan Tenggara

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 948
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Isu pembentukan Provinsi Kalimantan Tenggara yang akan mencakup wilayah dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan kembali mencuat ke permukaan. Menanggapi hal tersebut, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, memberikan penjelasan saat kunjungannya ke Bumi Batiwakkal pada Rabu (24/7/2024). Akmal Malik menegaskan bahwa saat ini pemerintah pusat tengah memberlakukan moratorium atau penghentian […]

expand_less