Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Soroti Distribusi dan Penggunaan Tak Tepat Sasaran

Soroti Distribusi dan Penggunaan Tak Tepat Sasaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 211
  • print Cetak

BERAU — Kelangkaan dan kenaikan harga LPG non-subsidi mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Berau. Pemerintah daerah menilai kondisi ini berkaitan dengan gangguan distribusi yang dipengaruhi faktor transportasi hingga dinamika global.

Kepala Bidang Bina Usaha Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, mengatakan pasokan LPG non-subsidi di Berau masih bergantung dari pengisian Maluang dan suplai dari luar daerah. Ketergantungan ini membuat distribusi rentan terganggu, terutama jika ada kendala transportasi seperti kesulitan mendapatkan BBM.

“Kalau masalah LPG yang non-subsidi ya, pemerintah di dalam Undang-Undang 23 Tahun 2014 menjaga stok dan barang penting lainnya. Salah satunya LPG, bukan cuma subsidi, non-subsidi juga seperti yang pink 5,5 dan 12 kilo,” ujarnya.

Menurut dia, jalur distribusi LPG yang mengandalkan transportasi laut dan darat tidak selalu berjalan stabil. Kondisi tersebut berdampak langsung pada ketersediaan barang di tingkat agen hingga pengecer.

“Mereka mendapatkan LPG itu dari luar Berau dan itu pakai transportasi. Jadi faktor geopolitik dunia dan regional itu berdampak, kecil atau besar pasti berpengaruh ke distribusi,” jelasnya.

Selain faktor distribusi, kondisi global seperti ketegangan geopolitik dan fluktuasi energi juga memengaruhi pasokan dan harga LPG. Dampaknya, volume distribusi yang masuk ke Berau menjadi tidak menentu.

Di lapangan, harga LPG non-subsidi pun mulai bervariasi. Bright Gas ukuran 5,5 kilogram dijual di kisaran Rp107 ribu hingga Rp127 ribu per tabung, sedangkan Bright Gas 12 kilogram mencapai sekitar Rp248 ribu per tabung, tergantung lokasi dan distribusi.

Pemerintah daerah, kata Hotlan, telah meminta agen resmi untuk menambah stok guna mengantisipasi kelangkaan. Namun, keterbatasan pasokan dari daerah asal membuat langkah tersebut belum sepenuhnya efektif.

“Kami sudah menyampaikan kepada agen resmi supaya memperbanyak, tapi mereka juga bisa mengalami kendala,” katanya.

Di sisi lain, persoalan LPG juga berkaitan dengan penggunaan gas subsidi 3 kilogram yang belum tepat sasaran. Ia menyoroti masih adanya masyarakat yang tidak berhak namun tetap menggunakan LPG subsidi.

“Harapan kita, masyarakat bijaklah dalam menggunakan LPG. Kalau bukan hak kita, jangan,” tegasnya.

Ia mengingatkan LPG 3 kilogram diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tertentu. Penggunaan oleh pihak yang tidak berhak dinilai dapat memperparah kelangkaan.

“Jangan miskinkan diri kita gara-gara LPG 3 kg itu. Itu kan haknya masyarakat yang berhak,” ujarnya.

Hotlan juga menyinggung adanya laporan penggunaan LPG subsidi oleh kalangan yang tidak berhak, termasuk aparatur sipil negara.

“Ada juga laporan pegawai negeri sipil, istrinya yang disuruh beli LPG 3 kg. Itu tidak boleh. Sudah ada surat edaran bupati,” tambahnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah daerah berencana memperkuat pengawasan distribusi serta meningkatkan koordinasi lintas sektor, terutama menjelang hari besar keagamaan seperti Iduladha.

Pemerintah berharap langkah tersebut dapat menstabilkan distribusi LPG, baik subsidi maupun non-subsidi, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa lonjakan harga yang berlebihan. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beras 100 Ton, Jagung 1.000 Ton: Strategi Berau Redam Gejolak Harga Pangan

    Beras 100 Ton, Jagung 1.000 Ton: Strategi Berau Redam Gejolak Harga Pangan

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mengklaim laju inflasi di wilayahnya hingga Mei 2026 masih dalam batas aman, terutama pada kelompok pangan. Di balik angka yang relatif terkendali itu, pemerintah daerah tetap memasang kuda-kuda: stok bahan pokok diamankan, produksi pertanian digenjot. Bupati Berau, Sri Juniarsih menuturkan, posisi inflasi di daerahnya tidak termasuk yang mengkhawatirkan jika dibandingkan […]

  • Tiga Tahun Ling Tien Kung di Berau, Pemkab Dorong Lansia Tetap Sehat dan Produktif

    Tiga Tahun Ling Tien Kung di Berau, Pemkab Dorong Lansia Tetap Sehat dan Produktif

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 557
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Peringatan tiga tahun hadirnya terapi kesehatan Ling Tien Kung di Kabupaten Berau ditandai dengan perayaan sederhana namun penuh makna di Panggung Hiburan Masyarakat, Kampung Bugis, Jumat, 5 September 2025. Acara yang digelar komunitas Ling Tien Kung Berau itu dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Berau, Hj Maulidiyah, mewakili Bupati […]

  • Kondisi Kelistrikan Berau Meningkat, PLN Diminta Sesuaikan dengan Pertumbuhan Investasi

    Kondisi Kelistrikan Berau Meningkat, PLN Diminta Sesuaikan dengan Pertumbuhan Investasi

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 923
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kisruh perihal pelayanan PLN UP3 Berau yang tidak maksimal, terus mendapat tanggapan dari berbagai pihak, tak terkecuali Agus Wahyudi, mantan Penjabat Sekda Berau. Sebagai pelanggan PLN, ia mengatakan perusahaan yang bernaung di bawah BUMN tersebut mestinya melakukan komunikasi tatap muka bersama dengan sejumlah pihak-pihak terkait termasuk masyarakat sebagai pelanggan yang mengandalkan jasa […]

  • KPPN Tanjung Redeb Dorong Kopdes Merah Putih Kelola Dana Desa dengan Cermat, Bupati Berau Dukung Penuh

    KPPN Tanjung Redeb Dorong Kopdes Merah Putih Kelola Dana Desa dengan Cermat, Bupati Berau Dukung Penuh

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjung Redeb menanggapi kebijakan anyar dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang membuka peluang bagi koperasi desa, dikenal dengan Kopdes Merah Putih, untuk menjadikan sebagian Dana Desa sebagai jaminan pinjaman. Melalui Permendes Nomor 10 Tahun 2025 yang diteken Menteri Desa Yandri Susanto pada 12 […]

  • Lanjut Kejurprov Percasi Kaltim

    Lanjut Kejurprov Percasi Kaltim

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Berau gelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Junior, Sabtu (18/2/2023). Para atlet catur junior masing-masing menunjukkan kelihaiannya agar mendapatkan juara untuk melanjutkan ke tingkat kejuaraan provinsi (Kejurprov) di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara tanggal 21-23 Februari 2023. Turnamen berlangsung seharian penuh dan dibuka langsung oleh Pj. Sekda Berau dan […]

  • Sekda: Dunia Usaha Harus Jadi Mitra Strategis Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

    Sekda: Dunia Usaha Harus Jadi Mitra Strategis Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb- Sejak lima tahun terakhir, PT Pama Persada Nusantara Distrik Berau mencatatkan diri sebagai salah satu perusahaan tambang yang cukup aktif dalam menyerap tenaga kerja lokal di Kabupaten Berau. Melalui program rekrutmen ketat yang dimulai sejak 2020, perusahaan menyatakan telah menerima 328 putra-putri daerah sebagai operator dan mekanik. Proses seleksi yang dilalui para pekerja […]

expand_less