Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Cuma 13 Orang, Penghulu di Berau Harus “Lari” dari Satu Akad ke Akad Lain

Cuma 13 Orang, Penghulu di Berau Harus “Lari” dari Satu Akad ke Akad Lain

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 747
  • print Cetak

BERAU — Ketersediaan penghulu di Kabupaten Berau menjadi sorotan. Hingga 2026, jumlah penghulu tercatat belum bertambah, tetap 13 orang—setara dengan jumlah kecamatan yang ada.

Kondisi ini membuat setiap kecamatan hanya memiliki satu penghulu. Beban kerja pun dinilai cukup tinggi, terutama di wilayah dengan volume pernikahan yang padat.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Berau, Kabul Budiono, mengatakan belum ada penambahan tenaga penghulu baru tahun ini.

“Untuk di 2026 belum ada. Yang terakhir kemarin 2025 yang CPNS,” ujarnya.

Meski demikian, ia menyebut terdapat tiga CPNS formasi 2025 yang saat ini tengah menjalani pelatihan sebagai penghulu.

Di lapangan, jumlah tersebut diakui berada pada batas minimal. Namun, pelayanan kepada masyarakat masih berjalan tanpa kendala berarti.

Ia menjelaskan, para penghulu masih mampu mengatur jadwal. Dalam satu hari, seorang penghulu bahkan dapat menangani hingga empat prosesi pernikahan, termasuk di wilayah dengan jarak tempuh cukup jauh.

Di sejumlah kecamatan dengan akses terbatas, pelaksanaan akad nikah terkadang melibatkan imam kampung sebagai pengganti penghulu.

“Di beberapa wilayah, kalau lokasinya cukup jauh dan ada imam kampung, maka pelaksanaan akad bisa dilakukan oleh imam setempat,” katanya, Jumat (24/4/2026).

Namun demikian, mekanisme tersebut tidak dapat dilakukan sembarangan. Ada ketentuan yang harus dipenuhi, terutama terkait wali nikah.

“Kasus seperti itu sebenarnya jarang terjadi, karena sejauh ini wilayah kita masih bisa dijangkau dan relatif aman,” ucapnya.

Kemenag Berau juga memastikan belum ada informasi terkait penambahan penghulu melalui skema mutasi dari luar daerah.

Meski jumlah saat ini dinilai masih mencukupi, peluang penambahan tenaga tetap terbuka, terutama untuk wilayah dengan intensitas pernikahan tinggi, seperti kawasan perkotaan.

“Saat ini masih bisa dibilang cukup, tapi kalau ke depan ada penambahan tentu kami siap menerima,” tuturnya.

Dengan kondisi tersebut, distribusi dan beban kerja penghulu di Berau menjadi tantangan tersendiri, khususnya dalam menjaga kualitas pelayanan di wilayah dengan karakter geografis yang beragam. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • KSBSI Berau Gelar Training dan Deklarasikan Pilkada Damai 2024 di Berau

    KSBSI Berau Gelar Training dan Deklarasikan Pilkada Damai 2024 di Berau

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.101
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Kabupaten Berau mengadakan rangkaian kegiatan yang diisi dengan deklarasi Pilkada damai 2024. Acara ini berlangsung di Hotel Grand Parama Berau pada Senin (19/08/2024). Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Federasi Pertambangan dan Energi (FPE) KSBSI Kabupaten Berau, Daud Yusup SH, dalam wawancara singkat menyatakan bahwa deklarasi ini […]

  • Sri Juniarsih Bawa Potensi Berau ke AOE, Bidik Investasi di Luar Sektor Ekstraktif

    Sri Juniarsih Bawa Potensi Berau ke AOE, Bidik Investasi di Luar Sektor Ekstraktif

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau membawa peluang investasi dan produk unggulan daerah ke Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten. Berau membidik masuknya modal baru terutama untuk sektor pariwisata, agroindustri, perkebunan, perikanan, hingga ekonomi kreatif. AOE 2026 berlangsung selama tiga hari dan dibuka Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya pada Kamis, 27 […]

  • Peran Pihak Ketiga dalam Pendidikan: Rudi Mangunsong Tekankan Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas di Berau

    Peran Pihak Ketiga dalam Pendidikan: Rudi Mangunsong Tekankan Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas di Berau

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 608
    • 0Komentar

    (10/10/2023)  Beraunews.id, Tanjung Redeb — Melihat betapa pentingnya peran pihak ketiga dalam Pendidikan, Anggota Komisi I DPRD Berau, Rudi Mangunsong, menyoroti peran sentral pendidikan mulai dari anak usia dini hingga tingkat tinggi dalam pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan. Rudi Mangunsong berharap agar pihak ketiga turut berkontribusi dalam sektor pendidikan, terutama di daerah yang berdekatan dengan perusahaan, […]

  • Generasi Kreatif Mulai Bermunculan: Desainer Berau Tunjukkan Potensi, Pemerintah Beri Dukungan

    Generasi Kreatif Mulai Bermunculan: Desainer Berau Tunjukkan Potensi, Pemerintah Beri Dukungan

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Gerakan penguatan sektor kreatif di Kabupaten Berau memasuki babak baru. Pemerintah daerah terus membuka ruang bagi anak muda untuk berkembang dalam berbagai bidang—mulai dari seni, fashion, kecantikan hingga industri kreatif lainnya. Dukungan tersebut kini mulai terlihat jelas lewat lahirnya generasi kreator muda yang percaya diri menampilkan karya mereka. Salah satu sosok yang […]

  • Razia Mendadak, Rutan Tanjung Redeb Sita Barang Terlarang dari Narapidana

    Razia Mendadak, Rutan Tanjung Redeb Sita Barang Terlarang dari Narapidana

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    BERAU – Pada Rabu malam, 6 Mei 2026, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Redeb melaksanakan razia mendadak di area hunian para narapidana. Razia, yang dimulai sekitar pukul 22.00 WITA, bertujuan untuk menyisir barang-barang milik penghuni dengan harapan tidak ada benda terlarang yang berhasil masuk ke dalam sel. Kegiatan ini dipimpin oleh Winarno, Pelaksana Harian […]

  • Polisi Dalami Jaringan Penjualan Tiket Ilegal Persija vs Persib

    Polisi Dalami Jaringan Penjualan Tiket Ilegal Persija vs Persib

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, menyisakan persoalan di luar lapangan. Polresta Samarinda mengungkap dugaan praktik penjualan tiket ilegal yang memicu keributan di sejumlah pintu masuk stadion. Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Agus Setyawan, menjelaskan pengusutan berawal ketika petugas mendapati kekacauan di beberapa gate saat pertandingan berlangsung. Sejumlah penonton […]

expand_less