Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pedagang Kurban Dadakan Menjamur, Kemenag Berau Turun Tangan

Pedagang Kurban Dadakan Menjamur, Kemenag Berau Turun Tangan

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 273
  • print Cetak

BERAU — Meningkatnya jumlah pedagang hewan kurban dadakan di berbagai sudut kota menjelang Iduladha mendorong Kementerian Agama (Kemenag) Berau memperketat pengawasan kelayakan dan kesehatan hewan yang dijual.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi agar masyarakat tidak membeli hewan kurban yang tidak memenuhi syarat, baik dari sisi kesehatan maupun ketentuan syariat. Dalam pelaksanaannya, Kemenag Berau menggandeng Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) untuk melakukan pemeriksaan langsung di lapangan.

Kepala Kemenag Berau, Kabul Budiono, mengatakan pengawasan menjadi penting seiring meningkatnya aktivitas jual beli hewan kurban menjelang hari raya. Ia menegaskan, hewan kurban harus memenuhi kriteria tertentu agar sah untuk disembelih.

“Hewan ternak yang dalam bahasa Arab itu namanya bahimatul an’am, jadi hewan yang bisa disembelih,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Ia menjelaskan, hewan yang diperbolehkan untuk kurban meliputi sapi, kambing, domba, unta, dan kerbau. Di Indonesia, jenis yang paling banyak digunakan adalah sapi dan kambing, dengan ketentuan usia minimal kambing 1 hingga 2 tahun dan sapi minimal 2 tahun.

Selain itu, kondisi fisik hewan juga menjadi perhatian utama. Hewan kurban harus dalam keadaan sehat, tidak cacat, tidak buta, tidak pincang, serta tidak dalam kondisi sakit atau terlalu kurus.

“Kita harus mengeluarkan yang terbaik, jadi tidak sakit, kemudian tidak cacat, tidak kurus. Artinya sapinya atau kambingnya itu dari segi usia cukup, kemudian sehat, gemuk, itu lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan, jenis kelamin hewan tidak menjadi persoalan. Namun, hewan betina tidak diperbolehkan dalam kondisi bunting karena dapat memengaruhi keberlangsungan populasi ternak.

Melalui kerja sama dengan DTPHP, Kemenag Berau akan melakukan pengecekan ke lokasi penjualan hewan kurban guna memastikan tidak ada hewan yang terindikasi membawa penyakit atau tidak layak dijual.

“Biasanya kita kerja sama untuk mengecek langsung ke lapangan, memastikan kelayakan hewan. Kita khawatir ada hewan yang membawa virus atau penyakit,” ucapnya.

Meski jadwal pemeriksaan belum ditetapkan, koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satgas Halal, akan dilakukan untuk memastikan pengawasan berjalan maksimal.

Di sisi lain, masyarakat diimbau lebih cermat dalam memilih hewan kurban dan tidak hanya mempertimbangkan harga. Pemeriksaan kondisi fisik, usia, serta asal-usul hewan menjadi hal penting agar ibadah kurban dapat dilaksanakan dengan baik.

“Hati-hati ketika membeli hewan-hewan yang mungkin tidak jelas asal-usulnya. Perhatikan kesehatannya. Kami berharap para penjual juga sudah bekerja sama dengan dinas terkait untuk memastikan kelayakan hewan kurban,” tuturnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Iduladha, Lapak Kurban di Berau Sepi Pembeli meski Stok Melimpah

    Jelang Iduladha, Lapak Kurban di Berau Sepi Pembeli meski Stok Melimpah

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    BERAU — Lima hari menjelang Hari Raya Iduladha, lapak-lapak hewan kurban di Jl. Diponegoro, Kabupaten Berau, belum seramai tahun lalu. Di salah satu lokasi penjualan, deretan kambing dan sapi tampak terikat rapi, namun lalu-lalang calon pembeli masih sepi. Penjaga lapak hewan kurban, Rahim, mengakui penjualan tahun ini terasa lesu dibanding Iduladha sebelumnya. Ia menilai kenaikan […]

  • Tetap Peduli di Tengah Tekanan Ekonomi, PT PASN-PMB Bagikan 81 Sapi Kurban

    Tetap Peduli di Tengah Tekanan Ekonomi, PT PASN-PMB Bagikan 81 Sapi Kurban

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    BERAU — Di tengah kondisi ekonomi dan sektor logistik yang belum sepenuhnya pulih, PT Prima Anugrah Sejahterah Nusantara (PASN) bersama PT Prima Mas Berau (PMB) tetap menjalankan kegiatan sosial melalui penyembelihan hewan kurban di kawasan pelabuhan, Kamis (28/5/2026). Sebanyak 25 ekor sapi disembelih langsung di area pelabuhan dan dagingnya didistribusikan kepada mitra kerja, asosiasi, stakeholder […]

  • ‎Sempat Tak Ada Kabar, Tersangka Julius Pembantai Istri dan Anaknya di Long Pai

    ‎Sempat Tak Ada Kabar, Tersangka Julius Pembantai Istri dan Anaknya di Long Pai

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.939
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kasus pembunuhan sadis yang mengguncang Kampung Long Pai, Kecamatan Segah, pada Agustus lalu, terus bergulir. Kepolisian Resor (Polres) Berau memastikan proses penyidikan terhadap pelaku, Julius, masih berjalan dan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Berau. ‎ ‎Humas Polres Berau, AKP Ngatijan, mengatakan penyidik telah menerima hasil pemeriksaan kejiwaan terhadap Julius. Dari hasil pemeriksaan […]

  • ‎Dua Korban KM Mina Maritim 148 Kembali Ditemukan, Tim Terus Melakukan Pencarian

    ‎Dua Korban KM Mina Maritim 148 Kembali Ditemukan, Tim Terus Melakukan Pencarian

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.590
    • 0Komentar

    TALISAYAN – Pencarian terhadap enam nelayan KM Mina Maritim 148 yang hilang di perairan TALISAYAN mulai menunjukkan titik terang, memasuki hari keempat operasi, Rabu (29/10) sekitar pukul 19.40 Wita, tim SAR gabungan menemukan korban keduanya, selang berapa jam sekira 22.30 Wita tim menemukan korban ketiga dalam kondisi meninggal. ‎Penemuan itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan […]

  • Koperasi Desa di Berau Diingatkan, Gagal Bayar Bisa Potong Dana Desa

    Koperasi Desa di Berau Diingatkan, Gagal Bayar Bisa Potong Dana Desa

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 590
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan seluruh desa dan kelurahan telah memiliki Koperasi Merah Putih (KMP). Sebanyak 99 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan 10 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) kini resmi terbentuk. Dua kampung, Batu Rajang dan Siduung Indah, sepakat bergabung dalam satu wadah. “Dengan demikian, 100 persen kampung dan kelurahan di Berau […]

  • FPK Kalimantan Timur Perkuat Silaturahmi untuk Sukseskan Pilkada 2024

    FPK Kalimantan Timur Perkuat Silaturahmi untuk Sukseskan Pilkada 2024

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 604
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) se-Kalimantan Timur menggelar acara Welcome Party dan Silaturahmi yang berlangsung di Gedung Balai Mufakat, Selasa (12/11). Acara tersebut dihadiri oleh Pj. Bupati Berau, Sufian Agus, beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Berau, serta pengurus FPK dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan Kalimantan […]

expand_less