Tak Cukup Dibangun, Infrastruktur Berau Butuh Perawatan Sistematis
- account_circle admin
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 19
- print Cetak

BERAU — Pembangunan infrastruktur yang masif di Kabupaten Berau dinilai harus diimbangi dengan sistem pemeliharaan yang terukur. Hal ini diperlukan agar fasilitas publik dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi Pemkab Berau, Andi Marewangeng, mengatakan bahwa pembangunan tidak berhenti pada tahap penyelesaian fisik. Infrastruktur yang telah dibangun, menurut dia, perlu dijaga melalui manajemen pemeliharaan yang disiplin oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Ia menjelaskan, terdapat tiga tahapan pemeliharaan yang perlu dijalankan secara konsisten. Pertama, pemeliharaan rutin yang dilakukan terus-menerus untuk menjaga fungsi dasar bangunan. Kedua, pemeliharaan berkala yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu guna memperbaiki kerusakan ringan sebelum berkembang. Ketiga, pemeliharaan periodik berupa evaluasi dan perbaikan besar yang dilakukan secara terjadwal.
“Bila ketiga tahapan ini berjalan dengan baik, maka usia infrastruktur kita akan jauh lebih panjang. Ini adalah kunci agar aset daerah tidak cepat rusak dan terus bisa dinikmati masyarakat,” ujar Andi, Sabtu (25/4/2026).
Namun demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan pemeliharaan juga sangat bergantung pada kualitas pembangunan sejak awal. Menurut dia, proses perencanaan hingga pelaksanaan harus memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.
“Catatannya adalah proses pembangunan tersebut harus sudah sesuai dengan tahapan perencanaan yang matang, serta pelaksanaannya di lapangan wajib mengikuti ketentuan teknis yang berlaku,” katanya.
Ia menilai, langkah tersebut penting untuk menghindari pemborosan anggaran akibat perbaikan infrastruktur yang rusak sebelum waktunya.
Dengan koordinasi antar-OPD yang lebih kuat, Pemkab Berau diharapkan mampu menjaga kualitas pembangunan sekaligus mendorong keberlanjutan infrastruktur sebagai penopang aktivitas ekonomi daerah. (tnr)
- Penulis: admin
