Buaya Lepas dari Kejaran, Tim Damkar Berau Kesulitan di Medan Parit Berlumpur
- account_circle admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 31
- print Cetak

BERAU — Upaya evakuasi seekor buaya liar di kawasan Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Bedungun, belum membuahkan hasil. Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau terpaksa menghentikan operasi setelah terkendala kondisi medan yang sulit.
Laporan awal berasal dari warga yang melihat keberadaan buaya di sekitar Gang Dispora, samping Kantor Dispora Berau, pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 11.25 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, delapan personel dikerahkan ke lokasi dengan membawa satu unit mobil peralatan penyelamatan.
Petugas mulai melakukan penyisiran di area parit dan rawa sekitar pukul 12.35 WITA. Sejumlah metode diterapkan, mulai dari pemasangan jerat hingga jebakan di titik-titik yang diduga menjadi lokasi persembunyian buaya.
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Kondisi lumpur yang tebal di sepanjang parit menjadi hambatan utama dalam proses pencarian dan penangkapan.
“Kondisi medan cukup sulit karena lumpurnya tebal dan area paritnya sangat panjang, sehingga menyulitkan proses penangkapan,” ujar Moch Nur Alimi Zain dalam laporan resminya, Sabtu sore.
Hingga pukul 15.30 WITA, petugas belum menemukan tanda-tanda keberadaan buaya. Operasi kemudian dihentikan dan personel ditarik kembali ke markas untuk menghindari risiko keselamatan.
Sebagai langkah antisipasi, Disdamkarmat Berau mengimbau warga di sekitar Jalan Gatot Subroto dan kawasan Dispora untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga juga diminta memasang papan peringatan di sekitar lokasi kemunculan buaya.
Ke depan, Disdamkarmat berencana berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Berau serta Dinas Perikanan guna menentukan langkah penanganan lanjutan, mengingat keterbatasan alat dan kondisi medan yang sulit ditangani secara mandiri. (tnr)
- Penulis: admin
