Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Utang Piutang Berujung Teror: Kronologi Perampokan Satu Keluarga di Samarinda

Utang Piutang Berujung Teror: Kronologi Perampokan Satu Keluarga di Samarinda

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 156
  • print Cetak

SAMARINDA — Modus pura-pura menjadi kurir paket dipakai komplotan perampok bersenjata untuk menyatroni sebuah rumah di Jalan KH Harun Nafsi Gang Pandan, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda. Aksi yang menyasar satu keluarga itu kini terungkap, empat orang terduga pelaku sudah ditangkap aparat kepolisian.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja tim gabungan Polsek Samarinda Seberang, Polresta Samarinda, dan Jatanras Polda Kalimantan Timur. Para tersangka diringkus sepekan setelah perampokan yang terjadi pada Jumat, 1 Mei 2026 tersebut.

Kapolsek Samarinda Seberang, AKP Baihaki, menyebut empat orang yang diamankan masing-masing berinisial RD, MY, LP, dan MG. Tiga di antaranya berperan langsung masuk ke rumah korban dengan menyamar sebagai pengantar paket.

“Pelaku datang berpura-pura mengantar paket. Saat anak korban keluar rumah, langsung ditodong menggunakan senjata mirip pistol,” ujar Baihaki dalam keterangan pers, Senin, 11 Mei 2026.

Korban dalam peristiwa ini adalah Syamsuddin (58), warga Gang Pandan, Jalan KH Harun Nafsi, Loa Janan Ilir. Dari hasil penyelidikan, insiden bermula ketika anak Syamsuddin membuka pintu karena mengira ada paket kiriman. Saat itu, RD disebut langsung menodongkan senapan angin genggam ke arah anak korban.

Dua pelaku lain kemudian ikut menerobos masuk. Anak korban dilumpuhkan dengan cara diikat menggunakan lakban di tangan, kaki, dan mulut. Di saat bersamaan, Syamsuddin sedang melaksanakan salat Asar di kamar.

Begitu selesai salat dan keluar dari kamar, Syamsuddin mendapati tiga pria bermasker sudah berada di dalam rumahnya. “Korban awalnya mengira para pelaku hanya bercanda atau teman anaknya. Namun salah satu pelaku langsung menodongkan badik ke leher dan perut korban,” jelas Baihaki.

Syamsuddin kemudian diikat dan dipaksa menunjukkan tempat penyimpanan uang. Untuk menebar ketakutan, salah satu pelaku sempat melepaskan tembakan ke arah plafon rumah. Setelah menguasai situasi, komplotan ini menguras isi rumah.

Mereka membawa kabur uang tunai sekitar Rp16 juta, sejumlah perangkat elektronik antara lain MacBook, laptop, iPad, serta beberapa telepon genggam milik keluarga tersebut. “Total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp30 juta,” kata Baihaki.

Usai kejadian, polisi bergerak cepat dengan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Jejak para pelaku mulai teridentifikasi. Pada Kamis, 7 Mei 2026, tim gabungan menangkap MY di rumahnya di kawasan Rapak Dalam. Dari penangkapan ini, polisi menemukan satu unit ponsel milik korban.

Hasil interogasi terhadap MY mengantarkan polisi kepada dua pelaku lain. LP ditangkap di kawasan Pasar Baqa, sedangkan RD dibekuk di rumahnya di Loa Janan Ilir. Satu orang lain, MG, turut diamankan karena diduga meminjamkan sepeda motor Yamaha NMax yang digunakan komplotan saat beraksi.

“Di rumah tersangka juga ditemukan barang bukti berupa senapan angin genggam, dua bilah badik, masker, sarung tangan, lakban, serta barang-barang milik korban,” ungkap Baihaki.

Dari pemeriksaan awal, polisi menduga aksi perampokan ini dipicu persoalan utang piutang antara salah satu tersangka dan korban. Atas perbuatannya, keempat orang tersebut kini berstatus tersangka. “Atas perbuatannya para tersangka dijerat Pasal 479 ayat 2 huruf d Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspor Center Bantu UMKM Berau Tembus Pasar Global, Sri Juniarsih: Ini Langkah Nyata Meningkatkan Daya Saing

    Ekspor Center Bantu UMKM Berau Tembus Pasar Global, Sri Juniarsih: Ini Langkah Nyata Meningkatkan Daya Saing

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Salah satu tantangan utama yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Berau adalah kepercayaan konsumen luar daerah, terutama dalam konteks perdagangan ekspor. Selama ini, transaksi dengan pembeli dari luar negeri hanya bisa dilakukan secara virtual, tanpa pertemuan tatap muka. Situasi ini kerap memunculkan kekhawatiran di kalangan pelaku UMKM akan […]

  • DPRD Berau Dorong Pariwisata Jadi Tulang Punggung Ekonomi Pasca Tambang

    DPRD Berau Dorong Pariwisata Jadi Tulang Punggung Ekonomi Pasca Tambang

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 658
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menegaskan pentingnya penguatan sektor pariwisata sebagai sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Berau. Ia menilai, pariwisata harus disiapkan sebagai tumpuan ekonomi di era pasca tambang, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan DPRD. “Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) adalah mitra kerja […]

  • Perpres 81/2025: Pemkab Berau Siapkan Tunjangan Khusus untuk Dokter di Daerah Terpencil

    Perpres 81/2025: Pemkab Berau Siapkan Tunjangan Khusus untuk Dokter di Daerah Terpencil

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 808
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga medis yang bekerja di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Langkah ini selaras dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2025 yang memberikan tunjangan khusus bagi dokter spesialis, subspesialis, dan dokter gigi yang bertugas di wilayah-wilayah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK). Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, […]

  • Rencana Penahan Abrasi Pulau Derawan Belum Terealisasi Sejak Disusun pada 2024

    Rencana Penahan Abrasi Pulau Derawan Belum Terealisasi Sejak Disusun pada 2024

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    BERAU – Ancaman abrasi di Pulau Derawan, Kabupaten Berau, kembali menjadi perhatian. Pengikisan garis pantai yang terus terjadi disebut berpotensi mengurangi luas daratan pulau yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur tersebut. Pelaku usaha sekaligus perwakilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Derawan, Renaldi Juliantara, mengatakan abrasi yang terjadi di Pulau Derawan telah […]

  • Bangkitkan Pertanian Lokal, Kampung Talisayan Gaet Warga Manfaatkan Lahan Kosong

    Bangkitkan Pertanian Lokal, Kampung Talisayan Gaet Warga Manfaatkan Lahan Kosong

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Di tengah dominasi perkebunan sawit, Kampung Talisayan mulai menata strategi agar tak terjebak dalam ketergantungan pangan dari luar. Kepala Kampung Talisayan, Ali Wardana, melihat peluang besar dari lahan-lahan yang belum tergarap. Baginya, tanah kosong bukan sekadar hamparan tak bernyawa, melainkan potensi besar yang bisa menjamin ketahanan pangan bagi masyarakat. “Karena kami, pemerintah kampung, […]

  • Rusdi Masse Gantikan Sahroni di Komisi III

    Rusdi Masse Gantikan Sahroni di Komisi III

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 920
    • 0Komentar

    JAKARTA — Politikus Partai NasDem, Rusdi Masse Mappasessu, kini resmi menempati kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Ia ditunjuk menggantikan Ahmad Sahroni yang sebelumnya menduduki posisi tersebut. Penetapan dilakukan dalam rapat internal Komisi III DPR Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, (4/9/2025). Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad “Dengan ini, dalam […]

expand_less