Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Utang Piutang Berujung Teror: Kronologi Perampokan Satu Keluarga di Samarinda

Utang Piutang Berujung Teror: Kronologi Perampokan Satu Keluarga di Samarinda

  • account_circle admin
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 24
  • print Cetak

SAMARINDA — Modus pura-pura menjadi kurir paket dipakai komplotan perampok bersenjata untuk menyatroni sebuah rumah di Jalan KH Harun Nafsi Gang Pandan, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda. Aksi yang menyasar satu keluarga itu kini terungkap, empat orang terduga pelaku sudah ditangkap aparat kepolisian.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja tim gabungan Polsek Samarinda Seberang, Polresta Samarinda, dan Jatanras Polda Kalimantan Timur. Para tersangka diringkus sepekan setelah perampokan yang terjadi pada Jumat, 1 Mei 2026 tersebut.

Kapolsek Samarinda Seberang, AKP Baihaki, menyebut empat orang yang diamankan masing-masing berinisial RD, MY, LP, dan MG. Tiga di antaranya berperan langsung masuk ke rumah korban dengan menyamar sebagai pengantar paket.

“Pelaku datang berpura-pura mengantar paket. Saat anak korban keluar rumah, langsung ditodong menggunakan senjata mirip pistol,” ujar Baihaki dalam keterangan pers, Senin, 11 Mei 2026.

Korban dalam peristiwa ini adalah Syamsuddin (58), warga Gang Pandan, Jalan KH Harun Nafsi, Loa Janan Ilir. Dari hasil penyelidikan, insiden bermula ketika anak Syamsuddin membuka pintu karena mengira ada paket kiriman. Saat itu, RD disebut langsung menodongkan senapan angin genggam ke arah anak korban.

Dua pelaku lain kemudian ikut menerobos masuk. Anak korban dilumpuhkan dengan cara diikat menggunakan lakban di tangan, kaki, dan mulut. Di saat bersamaan, Syamsuddin sedang melaksanakan salat Asar di kamar.

Begitu selesai salat dan keluar dari kamar, Syamsuddin mendapati tiga pria bermasker sudah berada di dalam rumahnya. “Korban awalnya mengira para pelaku hanya bercanda atau teman anaknya. Namun salah satu pelaku langsung menodongkan badik ke leher dan perut korban,” jelas Baihaki.

Syamsuddin kemudian diikat dan dipaksa menunjukkan tempat penyimpanan uang. Untuk menebar ketakutan, salah satu pelaku sempat melepaskan tembakan ke arah plafon rumah. Setelah menguasai situasi, komplotan ini menguras isi rumah.

Mereka membawa kabur uang tunai sekitar Rp16 juta, sejumlah perangkat elektronik antara lain MacBook, laptop, iPad, serta beberapa telepon genggam milik keluarga tersebut. “Total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp30 juta,” kata Baihaki.

Usai kejadian, polisi bergerak cepat dengan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Jejak para pelaku mulai teridentifikasi. Pada Kamis, 7 Mei 2026, tim gabungan menangkap MY di rumahnya di kawasan Rapak Dalam. Dari penangkapan ini, polisi menemukan satu unit ponsel milik korban.

Hasil interogasi terhadap MY mengantarkan polisi kepada dua pelaku lain. LP ditangkap di kawasan Pasar Baqa, sedangkan RD dibekuk di rumahnya di Loa Janan Ilir. Satu orang lain, MG, turut diamankan karena diduga meminjamkan sepeda motor Yamaha NMax yang digunakan komplotan saat beraksi.

“Di rumah tersangka juga ditemukan barang bukti berupa senapan angin genggam, dua bilah badik, masker, sarung tangan, lakban, serta barang-barang milik korban,” ungkap Baihaki.

Dari pemeriksaan awal, polisi menduga aksi perampokan ini dipicu persoalan utang piutang antara salah satu tersangka dan korban. Atas perbuatannya, keempat orang tersebut kini berstatus tersangka. “Atas perbuatannya para tersangka dijerat Pasal 479 ayat 2 huruf d Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teknologi Pertanian Jadi Kunci, Berau Siapkan Fondasi Baru Menuju Ketahanan Pangan Mandiri

    Teknologi Pertanian Jadi Kunci, Berau Siapkan Fondasi Baru Menuju Ketahanan Pangan Mandiri

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Sebuah langkah kecil bisa menjadi pijakan besar bagi masa depan pangan Berau. Di sebuah ruangan diskusi di Hotel Palmy Exclusive, para pemangku kepentingan berkumpul pada peringatan Hari Pangan Sedunia, 16 Oktober 2025. Di sana, isu pangan tidak dibahas sekadar angka produksi—tetapi sebagai bicara keselamatan masa depan, kesejahteraan masyarakat, dan arah ekonomi baru […]

  • TMP Tanjung Redeb Dipoles Jadi Ruang Edukatif Bernuansa Sejarah

    TMP Tanjung Redeb Dipoles Jadi Ruang Edukatif Bernuansa Sejarah

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau menyiapkan anggaran sebesar Rp3,2 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 untuk melanjutkan penataan kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) di Tanjung Redeb. Penataan ini bukan semata proyek fisik, melainkan menjadi upaya pemerintah daerah dalam merawat ingatan kolektif atas jasa para tokoh yang pernah mendedikasikan hidupnya untuk daerah, […]

  • Bupati Sri Juniarsih Mau Budaya Berau Tetap Hidup Lewat Pelatihan Gambus

    Bupati Sri Juniarsih Mau Budaya Berau Tetap Hidup Lewat Pelatihan Gambus

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau menggelar pelatihan alat musik tradisional gambus selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Juli 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Disbudpar Berau dan diikuti oleh sekitar 20 pelajar tingkat SLTA dari beberapa sekolah di Berau. Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan […]

  • BPJS Kesehatan Tak Bisa Digunakan di IGD? Ini Alasan dan Kriterianya

    BPJS Kesehatan Tak Bisa Digunakan di IGD? Ini Alasan dan Kriterianya

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 801
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Seorang warga mengeluhkan layanan BPJS Kesehatan yang tidak bisa digunakan pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Abdul Rivai. Diana Sari mengatakan dirinya mengajukan penggunaan BPJS untuk perawatan saat masuk IGD. Namun tidak disetujui pihak RSUD dikarenakan tidak termasuk gawat darurat. “Saya belum paham aturan penggunaan BPJS ini, apakah kondisi saya saat […]

  • Kasus Dugaan Pelecehan Perawat di RSUD Soemarno Diproses Polisi, Manajemen Tunggu Hasil Hukum

    Kasus Dugaan Pelecehan Perawat di RSUD Soemarno Diproses Polisi, Manajemen Tunggu Hasil Hukum

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Bulungan, dr. Widodo DS, Sp.Jp, angkat bicara terkait kasus dugaan pelecehan terhadap seorang perawat yang belakangan viral di media sosial. Widodo menegaskan manajemen rumah sakit berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi pasien maupun tenaga kesehatan. “Kami berkomitmen untuk menciptakan suasana kerja yang aman […]

  • Kunjungan ke Biatan, Pjs Bupati Berau Tegaskan Pentingnya Partisipasi Pemilih Pemula

    Kunjungan ke Biatan, Pjs Bupati Berau Tegaskan Pentingnya Partisipasi Pemilih Pemula

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 530
    • 0Komentar

     Tanjung Redeb – Setelah melakukan kunjungan ke Kecamatan Tabalar, Pjs. Bupati Berau, Sufian Agus, melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya ke Kecamatan Biatan pada Selasa (19/11). Kedatangan Sufian Agus bersama rombongan disambut dengan hangat oleh Camat Biatan, Aidil Fitri, beserta jajaran Forkopimcam dan kepala kampung setempat. Kunjungan ini berlangsung di Pendopo Kecamatan Biatan dan turut dihadiri oleh […]

expand_less