Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Audit BPK Ungkap Kelebihan Bayar Beasiswa Gratispol hingga Kekurangan Volume Proyek Infrastruktur

Audit BPK Ungkap Kelebihan Bayar Beasiswa Gratispol hingga Kekurangan Volume Proyek Infrastruktur

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 255
  • print Cetak

SAMARINDA — Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia menemukan sejumlah persoalan dalam pengelolaan keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tahun anggaran 2025. Temuan tersebut mencakup tata kelola Program Beasiswa Gratispol hingga kekurangan volume pekerjaan proyek infrastruktur bernilai miliaran rupiah.

Temuan itu diungkap langsung Direktur Jenderal Pemeriksaan Investigasi BPK RI, I Nyoman Wara, dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltim di Samarinda, Senin (25/5/2026).

Salah satu sorotan utama BPK adalah pengelolaan Program Beasiswa Gratispol yang selama ini menjadi program unggulan pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan pelajar dan mahasiswa di Kalimantan Timur.

BPK menemukan adanya kelebihan pembayaran beasiswa sebesar Rp1,05 miliar yang wajib dikembalikan ke kas daerah. Selain itu, auditor juga mencatat dana sebesar Rp2,10 miliar tidak dapat dimanfaatkan oleh calon penerima beasiswa lainnya akibat tata kelola program yang dinilai belum optimal.

“Pengelolaan Program Beasiswa Gratispol belum didukung tata kelola yang memadai,” ujar I Nyoman Wara saat menyampaikan laporan hasil pemeriksaan.

Temuan tersebut menjadi perhatian serius karena Program Gratispol selama ini diproyeksikan sebagai salah satu instrumen peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur.

Namun berdasarkan hasil audit, BPK menilai masih terdapat kelemahan pada sistem administrasi, pengawasan, hingga efektivitas pengelolaan anggaran program tersebut.

Selain sektor pendidikan, BPK juga menemukan persoalan dalam pelaksanaan proyek fisik di sejumlah organisasi perangkat daerah.

Dalam pemeriksaan pekerjaan bangunan gedung pada empat SOPD, auditor menemukan kekurangan volume pekerjaan senilai Rp1,14 miliar.

Kondisi itu menyebabkan terjadinya kelebihan pembayaran sebesar Rp590 juta dan potensi kelebihan pembayaran sekitar Rp550 juta.

“Kondisi tersebut mengakibatkan kelebihan pembayaran senilai Rp0,59 miliar dan potensi kelebihan pembayaran senilai Rp0,55 miliar,” ungkap I Nyoman Wara.

Tak hanya proyek gedung, persoalan serupa juga ditemukan pada pekerjaan jalan, irigasi, dan jaringan di lingkungan Dinas PUPR-PERA Kalimantan Timur.

Nilai kekurangan volume pekerjaan pada proyek-proyek infrastruktur tersebut bahkan mencapai Rp3,38 miliar.

Dalam praktik audit pemerintahan, kekurangan volume pekerjaan biasanya berkaitan dengan hasil pekerjaan di lapangan yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau volume kontrak, namun pembayaran kepada kontraktor telah dilakukan penuh.

Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan kerugian daerah apabila tidak segera ditindaklanjuti.

Atas sederet temuan tersebut, BPK meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur segera melakukan langkah perbaikan.

BPK meminta Biro Kesejahteraan Rakyat segera memproses pengembalian kelebihan pembayaran Program Gratispol sebesar Rp1,05 miliar ke kas daerah.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta memperkuat sistem pengawasan dan pengendalian internal terhadap pelaksanaan proyek fisik agar persoalan kekurangan volume pekerjaan tidak kembali terulang pada tahun anggaran berikutnya.

Meski menemukan sejumlah catatan penting, BPK tetap memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap laporan keuangan Pemprov Kaltim tahun anggaran 2025.

Opini tersebut menjadi raihan WTP ke-13 secara berturut-turut bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Masuk Panggung Apresiasi Kemendagri, Gamalis Sebut Jadi Pemicu Percepatan Pembangunan

    Berau Masuk Panggung Apresiasi Kemendagri, Gamalis Sebut Jadi Pemicu Percepatan Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menghadiri kegiatan apresiasi pemerintah daerah berprestasi Regional Kalimantan yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Balikpapan, Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, serta Direktur Utama Tempo Inti Media, Arif Zulkifli. Bersama […]

  • Biar Bisa Spin, Pria Ini Nekat Bawa Kabur Gerobak!

    Biar Bisa Spin, Pria Ini Nekat Bawa Kabur Gerobak!

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 897
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Seorang pria berinisial DI (39) di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, tak bisa mengelak saat Tim Resmob Satreskrim Polresta Bulungan meringkusnya. Ia ditangkap setelah terbukti mencuri satu unit gerobak milik warga demi melunasi utang dan bermain judi slot. Kasi Humas Polresta Bulungan, IPDA Magdalena Lawai, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari laporan seorang […]

  • Diskominfo Berau Dorong Percepatan Migrasi TV Digital

    Diskominfo Berau Dorong Percepatan Migrasi TV Digital

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 486
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Migrasi siaran televisi dari analog ke digital kini resmi diberlakukan secara nasional. Namun di Kabupaten Berau, proses transisi menuju siaran digital masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama pada kesiapan perangkat dan pemahaman masyarakat di kampung-kampung. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, menjelaskan bahwa layanan TV analog sudah sepenuhnya dihentikan sesuai […]

  • Jembatan Baeley di Segah: Alternatif Sementara untuk Akses Warga

    Jembatan Baeley di Segah: Alternatif Sementara untuk Akses Warga

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.504
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau akan segera membangun jembatan baeley atau jembatan sementara di Kampung Long Ayan, Kecamatan Segah. Rencana ini merupakan respon atas usulan pemerintah kampung yang menginginkan solusi cepat untuk menggantikan jembatan lama yang sudah tidak layak digunakan. Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi mengungkapkan, […]

  • KPU Berau Terima Permohonan Gugatan PHPU dari Paslon Madri Pani dan Agus Wahyudi

    KPU Berau Terima Permohonan Gugatan PHPU dari Paslon Madri Pani dan Agus Wahyudi

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 788
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau telah menerima permohonan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Berau 2024, Madri Pani dan Agus Wahyudi (MPAW). Gugatan tersebut diajukan pada detik-detik terakhir masa permohonan yang diberikan oleh KPU Berau, yaitu sejak 4 Desember hingga 6 Desember 2024. Gugatan ini […]

  • Dedy Okto Berpeluang Jadi Ketua DPRD Berau, Nasdem Perkuat Dukungan

    Dedy Okto Berpeluang Jadi Ketua DPRD Berau, DPP Nasdem Perkuat Dukungan

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 776
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Baru-baru ini beredar kabar bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem mendorong Dedy Okto Nooryanto sebagai Ketua DPRD Berau periode 2024-2029. Hal itu menjadi kabar hangat yang sekaligus menyimpan spekulasi terkait dengan posisi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem, Liliansyah yang saat ini tengah duduk sebagai Ketua DPRD Berau sementara. Saat […]

expand_less