Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Aksi Mahasiswa Kepung DPRD Kaltim, Minta Audit Independen Kasus Jembatan Ditabrak Tongkang

Aksi Mahasiswa Kepung DPRD Kaltim, Minta Audit Independen Kasus Jembatan Ditabrak Tongkang

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 155
  • print Cetak

SAMARINDA — Desakan transparansi soal ganti rugi insiden tongkang menabrak jembatan di Sungai Mahakam kembali menguat. Rabu siang, 13 Mei 2026, Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Kalimantan Timur (AMAK Kaltim) menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kalimantan Timur, Samarinda.

Puluhan mahasiswa datang membawa poster dan spanduk, menyoroti rangkaian kecelakaan tongkang yang menabrak Jembatan Mahakam dan Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) sejak akhir 2025 hingga awal 2026. Bagi mereka, deretan insiden itu tak lagi bisa dipandang sebagai kecelakaan biasa.

Koordinator aksi, Syafrudin, menyebut pola kejadian yang berulang dan minimnya keterbukaan penyelesaian kasus sebagai indikasi persoalan serius dalam tata kelola pelayaran dan perlindungan aset publik.

“Ini bukan lagi kejadian biasa, ini pola yang berulang. Ketika jembatan ditabrak berkali-kali dan penyelesaiannya tidak transparan, maka ada persoalan serius dalam tata kelola,” ujarnya di depan massa aksi.

AMAK Kaltim menilai publik hingga kini belum mendapatkan informasi utuh soal berapa total kerugian negara dan daerah, bagaimana aliran dana ganti rugi, serta sejauh mana status penyelesaian tiap kasus penabrakan yang melibatkan kapal tongkang milik perusahaan tambang dan angkutan sungai.

Mahasiswa juga menantang DPRD Kaltim dan instansi teknis untuk menjelaskan fungsi pengawasan mereka terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di jalur Sungai Mahakam.

“Kami tidak menuduh, tetapi kami menuntut keterbukaan. Jika semua bersih, maka buka ke publik,” kata Syafrudin.

Ia menilai, selama ini penyelesaian perkara cenderung berhenti pada urusan pembayaran ganti rugi, tanpa diikuti langkah penegakan hukum yang memberi efek jera bagi pelaku.

“Kalau hanya ganti rugi melalui asuransi tanpa sanksi tegas, lalu di mana efek jeranya? Ini yang dipertanyakan rakyat,” tegasnya.

Dalam pernyataan sikapnya, AMAK Kaltim mendesak dilakukan audit independen terhadap seluruh kasus penabrakan jembatan, publikasi terbuka dana ganti rugi, evaluasi izin pelayaran perusahaan, serta peninjauan ulang sistem pengawasan oleh Pelindo dan KSOP.

Setelah berorasi, massa aksi diterima di dalam gedung oleh perwakilan DPRD Kalimantan Timur dari Fraksi Golkar, Sapto Setyo Pramono. Di hadapan mahasiswa, Sapto menjelaskan posisi DPRD dalam menyikapi rentetan insiden tersebut.

Ia menegaskan, lembaganya lebih menitikberatkan pada perlindungan dan pengamanan aset daerah, sementara aspek pidana maupun perdata diserahkan kepada aparat penegak hukum.

“Yang paling penting adalah menjaga aset kita. Orang yang menabrak wajib mengganti kerugian sesuai fungsinya,” ujarnya.

Sapto mengungkapkan, sebagai bentuk tanggung jawab, pihak terkait telah menempatkan dana jaminan perbaikan di bank. Nilainya, kata dia, mencapai sekitar Rp31 miliar.

“Saat ini mereka sudah memberikan jaminan kurang lebih Rp31 miliar dan itu ada di bank, cash clear,” katanya.

Dana tersebut, menurut Sapto, baru dapat digunakan setelah proses perbaikan selesai dan jembatan dinyatakan kembali layak secara teknis maupun fungsional.

Menjawab sorotan soal lambannya perbaikan Jembatan Mahulu, Sapto menjelaskan bahwa perusahaan penabrak masih dalam tahap penentuan kontraktor pelaksana. Proses ini, ujarnya, ikut mempengaruhi jadwal dimulainya pekerjaan di lapangan.

Ia menambahkan, pengawasan teknis perbaikan nantinya akan berada di tangan Dinas Pekerjaan Umum, menyesuaikan jadwal dan tingkat kerumitan pekerjaan yang disusun.

“Informasinya paling cepat akhir Mei atau awal Juni kontraktornya sudah terpilih untuk melakukan action plan pekerjaan,” jelasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penataan Kawasan Kumuh di Berau: Empat Kecamatan Jadi Fokus Utama

    Penataan Kawasan Kumuh di Berau: Empat Kecamatan Jadi Fokus Utama

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    BERAU– Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperum KPP) Kabupaten Berau kini tengah menyiapkan langkah strategis untuk menangani kawasan permukiman kumuh. Inisiatif ini dimulai dengan penerbitan Surat Keputusan Kumuh terbaru dan penyusunan kajian teknis yang lebih mendalam. Dahri, Kepala Bidang Kawasan Permukiman Disperum Berau, menjelaskan bahwa upaya penanganan tahun ini berlandaskan pada SK Kumuh Nomor 700 […]

  • Lahan TPA Berau Jadi Sentra Sayuran, Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

    Lahan TPA Berau Jadi Sentra Sayuran, Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 654
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Upaya mengatasi inflasi di Kabupaten Berau semakin serius dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dengan mengembangkan komoditi lokal yang selama ini menjadi penyumbang inflasi, seperti sayuran dan cabai. Rencana tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan lahan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) seluas lebih dari 1 hektare yang terletak di Jalan Sultan Agung, Tanjung Redeb, […]

  • Tragedi di Laut Talisayan, Nelayan Ditemukan Meninggal dalam Jaring Bagang

    Tragedi di Laut Talisayan, Nelayan Ditemukan Meninggal dalam Jaring Bagang

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Talisayan – Seorang nelayan ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia pada Jumat (25/7/2025) pagi sekitar pukul 07.00 wita. Korban IM (34) ini pertama kali ditemukan anggota bagang yang sedang bekerja. Kasi Humas Polres Berau, AKP Ngatijan saat dikonfirmasi tentang hal ini, membenarkan jika ada nelayan yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di salah satu bagang […]

  • Berau Raih Dua Penghargaan Arindama pada HUT ke-68 Kaltim

    Berau Raih Dua Penghargaan Arindama pada HUT ke-68 Kaltim

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 631
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Berau kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Berau berhasil meraih dua penghargaan Arindama, yang diberikan Pemerintah Provinsi Kaltim sebagai apresiasi atas keberhasilan pembangunan daerah. Penghargaan diserahkan oleh Penjabat Gubernur Kaltim, Akmal Malik, dalam upacara yang berlangsung di Gelora Kadrie Oening Sempaja, Samarinda, […]

  • TMP Tanjung Redeb Dipoles Jadi Ruang Edukatif Bernuansa Sejarah

    TMP Tanjung Redeb Dipoles Jadi Ruang Edukatif Bernuansa Sejarah

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau menyiapkan anggaran sebesar Rp3,2 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 untuk melanjutkan penataan kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) di Tanjung Redeb. Penataan ini bukan semata proyek fisik, melainkan menjadi upaya pemerintah daerah dalam merawat ingatan kolektif atas jasa para tokoh yang pernah mendedikasikan hidupnya untuk daerah, […]

  • Aksi Brutal di Jalan Gajah Mada Samarinda Terekam CCTV, Polisi Langsung Bekuk Dua Pelaku di Malam yang Sama

    Aksi Brutal di Jalan Gajah Mada Samarinda Terekam CCTV, Polisi Langsung Bekuk Dua Pelaku di Malam yang Sama

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Akhirnya, dua pelaku pembacokan brutal terhadap juru parkir di Jalan Gajah Mada, Samarinda, berhasil ditangkap polisi pada malam yang sama, Rabu (1/4/2026). Aksi keduanya sebelumnya terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Dalam rekaman CCTV, dua pelaku terlihat datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam. Tanpa banyak percakapan, keduanya langsung menyerang korban […]

expand_less