Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Bangun BLK, Jangan Biarkan Anak Muda Kehilangan Peluang Kerja

Bangun BLK, Jangan Biarkan Anak Muda Kehilangan Peluang Kerja

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
  • visibility 897
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Berau hingga kini belum terealisasi, meski setiap tahun selalu masuk dalam wacana Pemkab Berau.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman, menegaskan bahwa BLK sangat penting untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal dan mengurangi angka pengangguran.

“Jika kita tidak menyiapkan SDM yang memiliki skill, perusahaan bisa saja lebih memilih tenaga kerja dari luar daerah. BLK ini seharusnya menjadi solusi nyata,” tegasnya.

Sakirman menyatakan dirinya siap mengawal pembahasan pembangunan BLK di tahun 2024 dan mendorong agar masuk dalam anggaran murni tahun 2025.

“Jika lahan sudah siap, kita akan dorong agar masuk dalam pembahasan anggaran tahun depan. Ini harus jadi langkah awal agar ada progres nyata,” ujarnya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mengingatkan bahwa pembangunan BLK merupakan salah satu dari 18 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Berau.

Menurutnya, keberadaan BLK akan membuka peluang bagi anak muda yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi untuk memperoleh keterampilan kerja.

“BLK bisa menjadi tempat pelatihan mekanik, pengelasan, operator alat berat, dan berbagai keahlian lainnya. Jika ada di Berau, maka biaya pelatihan bisa ditekan dan daya serap tenaga kerja meningkat,” jelasnya.

Saat ini, pelatihan tenaga kerja asal Berau harus dilakukan di Samarinda atau Balikpapan dengan kuota yang terbatas, yaitu hanya 16-20 orang per angkatan.

“Daya serap sangat minim jika pelatihan terus dilakukan di luar daerah. Harapan saya, ke depan pelatihan ini bisa dilaksanakan langsung di Berau,” katanya.

Sakirman pun berharap Pemkab Berau benar-benar berkomitmen merealisasikan BLK agar tenaga kerja lokal mendapatkan lisensi dan sertifikasi resmi untuk bekerja di berbagai sektor industri.

“Jika SDM kita sudah bersertifikat, maka mereka layak bekerja di perusahaan mana pun. Ini harus menjadi perhatian serius,” pungkasnya. (*adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disbudpar Berau Dorong Event Budaya Masuk Kharisma Event Nusantara

    Disbudpar Berau Dorong Event Budaya Masuk Kharisma Event Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 635
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) terus berupaya memperkuat posisi event-event budaya daerah agar dapat masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) — program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang menyeleksi dan mempromosikan event terbaik dari seluruh Indonesia. Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, mengatakan bahwa langkah awal yang akan […]

  • ‎Teknologi Listrik Ubah Wajah Pertanian Berau: Drone hingga Mesin Penggiling Modern Diterapkan Petani

    ‎Teknologi Listrik Ubah Wajah Pertanian Berau: Drone hingga Mesin Penggiling Modern Diterapkan Petani

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 497
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pertanian Berau, Junaidi, mengatakan Modernisasi pertanian di Kabupaten Berau memasuki babak baru setelah Kelompok Tani Harapan Mandiri di Kampung Buyung-Buyung resmi menerapkan smart farming berbasis teknologi listrik. ‎”Program ini merupakan wujud dukungan PT PLN (Persero) dalam mendorong produktivitas pertanian melalui pemanfaatan energi listrik,” ujarnya. ‎Ia menjelaskan bahwa bantuan peralatan yang […]

  • Keluhan Drainase Terus Mengemuka

    Keluhan Drainase Terus Mengemuka

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Genangan air bahkan hingga menyebabkan banjir masih menjadi keluhan hampir di setiap reses para anggota DPRD Berau. Seperti reses yang dilakukan anggota DPRD Berau, Oktavia di Kelurahan Karang Ambun beberapa waktu lalu. “Beberapa keluhan masyarakat yang selalu saya temui itu masih soal permasalahan banjir. Padahal anggaran daerah kita cukup besar. Harusnya untuk […]

  • Dermaga Khusus untuk Kapal Pesisir di Berau Segera Dibangun

    Dermaga Khusus untuk Kapal Pesisir di Berau Segera Dibangun

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau merespons keluhan masyarakat pesisir, khususnya di Maratua, terkait kesulitan bongkar muat saat berlabuh di pusat Kota Tanjung Redeb. Sebagai solusi, Pemkab Berau akan membangun dermaga khusus untuk tambat kapal dari pesisir. Dermaga ini nantinya akan berfungsi sebagai dermaga pengumpan lokal. Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengungkapkan bahwa pihaknya […]

  • Proyek Air Bersih Jangan Hanya Kejar Keuntungan 

    Proyek Air Bersih Jangan Hanya Kejar Keuntungan 

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Kebutuhan air bersih yang hingga kini belum merata di Kabupaten Berau menjadi sorotan para wakil rakyat. Anggota DPRD Kabupaten Berau Komisi II, Sutami ditemui beberapa waktu lalu menegaskan pentingnya pelayanan publik, khususnya akses air bersih ini. Dirinya menyebut, air bersih ini seharusnya bisa dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat tanpa membebani secara […]

  • Di Balik Antrean SPBU: Solar Subsidi Mengalir ke Tambang Batu Bara Ilegal?

    Di Balik Antrean SPBU: Solar Subsidi Mengalir ke Tambang Batu Bara Ilegal?

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.080
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Aktivitas penambangan tanpa izin (Peti) di Kabupaten Berau, masih menjadi sorotan. Dalam menjalankan operasionalnya, para pelaku penambangan ilegal ini diketahui menggunakan alat berat seperti ekskavator dan truk besar untuk mengangkut batu bara dari lokasi tambang ke jetty. Diduga, untuk mendukung kelancaran operasional tersebut, para penambang memilih untuk menggunakan bahan bakar minyak (BBM) […]

expand_less