Banyak Destinasi Berau Terkendala Akses, Sri Juniarsih Bawa Usulan Infrastruktur ke Jakarta
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- print Cetak

TANJUNG REDEB — Sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Berau masih menghadapi persoalan akses jalan. Kondisi itu menjadi salah satu kebutuhan yang dibawa Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dalam audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta.
Sri Juniarsih datang bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Berau Fendra Firnawan serta jajaran untuk menyampaikan usulan pembangunan infrastruktur yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat.
Pemkab Berau menilai akses menuju kawasan wisata perlu mendapat perhatian seiring upaya pemerintah daerah menjadikan pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi.
Sri Juniarsih mengatakan kekayaan alam saja belum cukup untuk mendorong perkembangan sebuah destinasi apabila wisatawan masih menghadapi kesulitan menuju lokasi.
“Banyak objek wisata kita yang masih perlu mendapatkan perhatian, terutama akses menuju lokasi. Ini yang terus kita upayakan agar bagaimana aksesnya bisa lebih baik,” ujar Sri Juniarsih.
Peningkatan jalan diharapkan dapat memperpendek waktu tempuh, memudahkan mobilitas wisatawan, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan wisata.
Dalam audiensi tersebut, Pemkab Berau juga menyampaikan kebutuhan infrastruktur lain yang dinilai penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.
Usulan kepada pemerintah pusat ditempuh karena kemampuan fiskal daerah dinilai belum memungkinkan seluruh kebutuhan pembangunan dikerjakan dalam waktu bersamaan.
Karena itu, Sri Juniarsih mendorong sinergi pembiayaan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat.
Menurut Pemkab Berau, pembangunan infrastruktur pariwisata tidak hanya berkaitan dengan peningkatan jumlah kunjungan. Akses yang lebih baik juga dapat memperlancar distribusi barang, membuka wilayah, dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
Pemerintah daerah berharap dukungan pusat dapat mempercepat pembangunan pada kawasan-kawasan yang memiliki potensi ekonomi tetapi masih terkendala akses. (afn/adv)
- Penulis: admin

