Berau Jalani Verifikasi Nasional Kabupaten/Kota Sehat 2025
- account_circle admin
- calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
- visibility 166
- comment 0 komentar
- print Cetak

Berau Jalani Verifikasi Nasional Kabupaten/Kota Sehat 2025
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menguji komitmennya membangun lingkungan sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Rabu, 20 Mei 2025, Pemkab Berau mengikuti proses Verifikasi Lanjutan Swastisaba Kabupaten/Kota Sehat tingkat Nasional yang digelar secara virtual bersama tim verifikator dari Kementerian Kesehatan RI.
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Kakaban, Sekretariat Daerah Berau. Verifikasi ini merupakan tahapan penting menuju penghargaan Swasti Saba Papada, apresiasi nasional yang diberikan kepada daerah yang dinilai berhasil menata ekosistem kesehatan terpadu dan berkesinambungan.
Paparan Strategi dan Capaian
Mewakili Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Sekretaris Kabupaten Berau Muhammad Said menyampaikan capaian serta strategi yang ditempuh dalam mengimplementasikan sembilan tatanan Kota Sehat.
Sembilan tatanan itu mencakup:
- Kehidupan masyarakat sehat mandiri,
- Permukiman dan fasilitas umum,
- Satuan pendidikan,
- Pasar,
- Perkantoran dan perindustrian,
- Pariwisata,
- Transportasi dan tertib lalu lintas,
- Perlindungan sosial,
- Penanggulangan bencana.
Menurut Said, seluruh indikator itu menjadi tolok ukur dalam menilai keberhasilan daerah membangun lingkungan hidup yang sehat. Dalam paparannya, Muhammad Said menegaskan bahwa budaya hidup sehat adalah fondasi pembangunan manusia. “Dengan kesehatan, masyarakat dapat beraktivitas tanpa batas, baik di bidang pendidikan maupun ekonomi. Kesehatan adalah modal utama untuk meningkatkan kualitas SDM dan kesejahteraan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung proses verifikasi. “Verifikasi kali ini menggunakan sistem baru dengan penilaian objektif. Terima kasih kepada semua pihak yang berkomitmen hingga tahapan ini bisa berjalan lancar,” tambahnya.
Sinergi Lintas Sektor
Lebih jauh, Said menekankan bahwa penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah, melainkan kebanggaan seluruh masyarakat Berau. Swasti Saba Papada, katanya, harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan, menjaga lingkungan bersih, dan melibatkan masyarakat dalam pembangunan.
Ia pun berpesan kepada Dinas Kesehatan agar lebih gencar mengaktifkan pelayanan dan fasilitas kesehatan. “Menciptakan kota sehat tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi lintas sektor – pemerintah, masyarakat, hingga dunia usaha – agar Berau menjadi kota yang sehat sekaligus berdaya saing,” tuturnya.
Dukungan Forum Berau Sehat
Hadir pula Ketua Forum Berau Sehat, Sultan, bersama jajaran pengurus, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Berau. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan bahwa upaya mewujudkan Berau Sehat, Sejahtera, dan Mandiri adalah kerja bersama, bukan hanya slogan. (lit/adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar