Bidik Sektor Perikanan, Investor Asal Tiongkok Janjikan Teknologi Canggih untuk Berau
- account_circle admin
- calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
- visibility 214
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Potensi besar sektor perikanan di Kabupaten Berau kembali menarik perhatian investor asing. Kali ini, investor asal Tiongkok menyatakan minat untuk menanamkan modalnya di wilayah pesisir Berau, dengan membawa teknologi pengolahan hasil laut yang diklaim mampu menjaga kualitas dan memperpanjang masa simpan ikan tangkapan.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, usai menerima kunjungan awal perwakilan investor beberapa waktu lalu.
“Mereka menawarkan teknologi yang cukup maju dalam pengolahan hasil laut. Salah satu keunggulannya adalah kemampuan untuk memperpanjang masa simpan ikan, bahkan mengembalikan kualitasnya agar tetap segar,” ujarnya.
Menurutnya, wilayah pesisir seperti Tabalar, Biatan, Talisayan, Batu Putih, hingga Biduk-Biduk menjadi kawasan yang diminati untuk pengembangan investasi. Meski belum ada kerja sama resmi, pertemuan awal menunjukkan adanya ketertarikan serius dari pihak investor.
Pemerintah Kabupaten Berau sendiri menyambut positif peluang tersebut. Sejumlah persiapan tengah dilakukan, termasuk pengembangan sentra pengolahan ikan dan penyediaan alat tangkap yang lebih modern.
“Selama ini metode penangkapan ikan di Berau masih konvensional. Nelayan umumnya hanya menangkap ikan lalu menyimpannya di boks es. Dengan teknologi yang mereka bawa, kualitas hasil tangkapan bisa ditingkatkan, sekaligus memperluas pasar,” jelasnya.
Selain teknologi, investor juga melihat potensi besar dari sisi transportasi. Bandara Kalimarau yang berada di Tanjung Redeb dinilai sangat strategis untuk mendukung distribusi hasil perikanan ke luar daerah bahkan hingga ke pasar ekspor.
“Transportasi udara jadi nilai tambah. Keberadaan bandara mempercepat distribusi produk, dan ini jadi kekuatan kita dalam menarik investor,” tambahnya.
Muhammad Said juga menyebut, pihaknya masih menunggu kelanjutan dari rencana investasi ini. Ia optimistis akan ada kunjungan teknis berikutnya dalam waktu dekat.
“Kita sudah sampaikan kesiapan daerah. Sekarang tinggal menunggu tindak lanjut dari pihak investor. Insyaallah akan ada pertemuan teknis dalam waktu dekat,” pungkasnya. (adv/lit)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar