Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » BRIN Dukung Produk Temuan Berau Masuk Pasar Lewat Pendampingan HAKI

BRIN Dukung Produk Temuan Berau Masuk Pasar Lewat Pendampingan HAKI

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
  • visibility 2.841
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Perkembangan teknologi harus dibarengi dengan inovasi. Hal ini juga dilakukan di Kabupaten Berau. Bahkan, inovasi terus digencarkan hingga ke kampung-kampung yang ada, karena banyaknya potensi yang masih bisa dikembangkan di setiap kampung.

Dengan adanya potensi ini, pada Kamis (24/10/2024) lalu, Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau berkunjung ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Diterima oleh Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi pada Kementerian/Lembaga, Masyarakat dan UMKM, Direktur Bidang Dadan Nugraha mengatakan bahwa BRIN dapat mendampingi para penemu atau inventor untuk meriset atau meneliti alat atau produk temuannya, untuk diteliti dan dikembangkan lebih lanjut menjadi desain alat atau produk yang lebih sempurna sehingga layak untuk dipasarkan di masyarakat.

“Jadi BRIN tidak memberikan bantuan berupa modal (alat TTG), tetapi bantuan penyempurnaan desain alat atau produk TTG sehingga layak jual. Selain itu BRIN juga bisa membantu untuk tahap selanjutnya yaitu membantu dan mendampingi pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk produk atau alat TTG yang ditemukan,” ujarnya.

Di dalam bidang Pengembangan Riset dan Inovasi sendiri, ada kegiatan Star Up yaitu kegiatan pendampingan para inventor atau penemu, untuk Star Up hasil temuannya untuk menjadi sebuah produk yang siap jual dan mengembangkan usahanya. Dan untuk Star Up ini, BRIN juga akan membantu pendanaannya.

Pendampingan itu merupakan salah satu program BRIN yaitu Fasilitasi Inovasi Akar Rumput, dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang sudah ada, dengan mengidentifikasi, menggali, membina dan mengembangkan inovasi yang lahir dari masyarakat guna menyempurnakan inovasi, dan meningkatkan kebermanfaatan serta keberlanjutannya, sebagai solusi bagi masyarakat dan berdampak pada sosial ekonomi, budaya dan akademik.

Pemerintah Daerah pun bisa bekerjasama dengan BRIN, dengan membuat Nota Kesepahaman Sinergi (NKS) tentang Penelitian, Pengembangan, Pengkajian dan Penerapan serta Invensi dan Inovasi dalam rangka untuk meneliti, mengkaji dan memberikan saran pemecahan beberapa permasalahan Pemerintah Daerah.

Bentuk kerjasama ini dalam rangka mengakomodasi permintaan daerah untuk membantu penyelesaian masalah yang ada di daerah, sekaligus membuat program kegiatan, keahlian atau ekspertis yang dapat membantu daerah, serta diseminasi alat teknologi. (Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Dugaan Pelecehan Perawat di RSUD Soemarno Diproses Polisi, Manajemen Tunggu Hasil Hukum

    Kasus Dugaan Pelecehan Perawat di RSUD Soemarno Diproses Polisi, Manajemen Tunggu Hasil Hukum

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 660
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Bulungan, dr. Widodo DS, Sp.Jp, angkat bicara terkait kasus dugaan pelecehan terhadap seorang perawat yang belakangan viral di media sosial. Widodo menegaskan manajemen rumah sakit berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi pasien maupun tenaga kesehatan. “Kami berkomitmen untuk menciptakan suasana kerja yang aman […]

  • ‎DPRD Desak Pemkab Berau Hadir Lebih Nyata untuk Pelaku Ekraf: “Jangan Hanya Seremonial”

    ‎DPRD Desak Pemkab Berau Hadir Lebih Nyata untuk Pelaku Ekraf: “Jangan Hanya Seremonial”

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 756
    • 0Komentar

    ‎BERAU – Pembangunan sektor ekonomi kreatif (ekraf) kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi III DPRD Berau, Grace Warastuty Langsa, menegaskan bahwa pertumbuhan ekraf di daerah tidak cukup hanya didorong melalui pernyataan dukungan dan kegiatan seremonial. ‎ ‎Menurutnya, Berau memiliki fondasi kuat untuk menjadi pusat ekraf berbasis budaya dan kearifan lokal. Namun, potensi tersebut akan sulit berkembang […]

  • Peringati HPN 2025, Firdaus: Moment Bersatunya Masyarakat Pers, Kembali Pada Hakikat Pers Indonesia

    Peringati HPN 2025, Firdaus: Moment Bersatunya Masyarakat Pers, Kembali Pada Hakikat Pers Indonesia

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 841
    • 0Komentar

    CILEGON – Peringatan Hari Pers Nasional 2025 yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Jurnalis Boarding School (JBS), Cilegon, Minggu (9/2/2025) dihadiri Wamensos RI, Agus Jabo Priyono, Jenderal Eden, Sekjen SMSI, Ketua PRSSNI Provinsi Banten, aktivis PII, PHRI dan Lurah Telaga beserta Rt-nya. Ketua Umum SMSI sekaligus tokoh pers Banten, Firdaus, pada kesempatan itu […]

  • Hutan Mangrove Pulau Besing Terancam, Bekantan Bisa Tinggalkan Habitatnya

    Hutan Mangrove Pulau Besing Terancam, Bekantan Bisa Tinggalkan Habitatnya

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah daerah menaruh perhatian pada kelestarian hutan mangrove di Pulau Besing, Kecamatan Gunung Tabur. Kawasan ini dikenal sebagai habitat utama bekantan, primata endemik yang menjadi ikon satwa khas Berau. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Samsiah Nawir, menekankan pentingnya menjaga kondisi hutan bakau agar tetap alami dan tidak mengalami kerusakan. Menurut dia, […]

  • Inflasi Terendah di Kaltim, Berau Tahan Gejolak Harga Konsumen

    Inflasi Terendah di Kaltim, Berau Tahan Gejolak Harga Konsumen

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 565
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kabupaten Berau mencatatkan inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) terendah di Kalimantan Timur pada Juli 2025. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur, inflasi di kabupaten berjuluk Bumi Batiwakkal itu hanya sebesar 1,77 persen, lebih rendah dibandingkan wilayah lain di provinsi tersebut. Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, menyebut inflasi tahunan secara keseluruhan di […]

  • Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

    Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.206
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ratusan juta rupiah kerugian dialami para nelayan budidaya di Maratua setelah ribuan ikan mati mendadak dalam sebulan terakhir. Menanggapi kondisi ini, Dinas Perikanan Kabupaten Berau menilai faktor teknis budidaya menjadi penyebab utama, namun tetap berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk pendalaman kasus. Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Yunda Zuliarsih, menyebut sebagian besar ikan […]

expand_less