Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Buyung-Buyung Menuju Etalase Ekonomi Biru Dunia: Mangrove Lestari, Udang Organik Bernilai Tinggi

Buyung-Buyung Menuju Etalase Ekonomi Biru Dunia: Mangrove Lestari, Udang Organik Bernilai Tinggi

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Pagi itu, perahu kayu membelah perairan yang tenang di Kampung Buyung-Buyung, Tabalar. Di kanan-kiri, hutan mangrove berdiri rapat seperti pagar hijau yang menjaga pesisir dari gelombang dunia luar. Di sinilah, Sabtu (1/11/2025), Duta Besar Republik Seychelles untuk ASEAN Nico Barito menapakkan kaki — bukan sekadar kunjungan kerja, tetapi menyaksikan masa depan ekonomi biru Berau yang sedang tumbuh.

Didampingi Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Nico menjelajahi Mangrove Buyung Lestari, salah satu kawasan konservasi yang tampil alami, rapi, namun hidup oleh aktivitas masyarakat pesisir. Ia menyebut Berau memiliki peluang besar menjadi contoh praktik ekonomi laut berkelanjutan, sebagaimana Seychelles yang hidup dari laut dan berhasil maju melalui pengelolaan perikanan, ekowisata, dan karbon biru.

“Mangrove bukan hanya habitat, tapi sumber ekonomi. Karbonnya bernilai, wisatanya hidup, dan masyarakat bisa sejahtera jika dikelola baik,” ujarnya.

Buyung-Buyung: Hutan Lestari, Laut Menghidupi

Kampung Buyung-Buyung tidak hanya menyimpan mangrove sebagai penyangga ekosistem. Di balik rimbunan akar bakau, udang organik dan kepiting bakau berkembang menjadi sumber ekonomi yang terus bergerak. Nico mengungkapkan kekagumannya — kampung ini mampu menghasilkan hingga 100 ton per hari untuk pasar lokal. Angka yang, jika ditambah pengolahan pasca panen, bisa menjadi batu loncatan menuju pasar nasional hingga internasional.

Ia membayangkan skema nilai tambah yang lebih luas: udang segar, frozen, ebi, terasi, bahkan pemanfaatan limbah kulit serta kepala udang menjadi tepung, kosmetik, hingga produk kesehatan.

“Tidak boleh ada limbah. Semua bisa bernilai,” tegasnya.

Baginya, potensi ini harus diikat dalam sistem — koperasi kuat, pembiayaan syariah, fasilitas cold storage, hingga desain kemasan ekspor yang layak pasar global.

Dari Mangrove ke Dunia — Ekonomi Biru Berau Mulai Bergerak

Setelah menyusuri jalur kayu mangrove yang rimbun, Sri Juniarsih memperlihatkan kepada Dubes Seychelles aneka produk olahan laut yang dibuat pelaku UMKM — terasi udang rebon, ebi, ikan kering, semuanya dari bahan segar hasil tangkapan nelayan lokal. Ia menyebut Buyung-Buyung sebagai pilot project blue economy & blue food Berau, tempat konservasi berjalan bersama usaha rakyat.

“Potensi ini harus terangkat bukan hanya nasional, tetapi internasional,” kata Sri.

“Blue economy adalah masa depan masyarakat pesisir Berau.”

Ia berharap kerja sama dengan Seychelles dan institusi internasional dapat memperkuat kapasitas kampung — dari budidaya organik, pengolahan hasil laut, hingga pemasaran.

Karena jika Buyung-Buyung berhasil, ia tidak hanya akan menjadi kampung model. Ia akan menjadi bukti bahwa hutan mangrove, udang, nelayan, dan pasar global bisa berada dalam satu garis yang sama — garis yang bernama kesejahteraan.

Air di pesisir itu tenang, tapi masa depan yang sedang disiapkan tidak.
Ia bergerak — seperti akar mangrove yang pelan-pelan mencengkeram lumpur dan menjadi pohon.
Berau menanam, dunia tinggal menunggu saatnya panen.

(yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggur Muscat Viral Diduga Mengandung Residu Kimia Berbahaya, DPRD Berau Dorong Pengawasan

    Anggur Muscat Viral Diduga Mengandung Residu Kimia Berbahaya, DPRD Berau Dorong Pengawasan

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 460
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggur muscat yang kini sedang viral di masyarakat diduga menyimpan potensi bahaya bagi kesehatan manusia. Bahkan, salah satu penelitian menunjukkan bahwa anggur ini mengandung residu bahan kimia yang dapat berdampak negatif jika dikonsumsi secara berlebihan. Menanggapi kabar tersebut, Elita mendesak dinas terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap pangan, terutama buah-buahan impor yang masuk ke […]

  • ‎Tak Hanya Gelar, Sri Juniarsih Minta Wisudawan UMB Bawa Perubahan

    ‎Tak Hanya Gelar, Sri Juniarsih Minta Wisudawan UMB Bawa Perubahan

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 947
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB –Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan harapannya agar para wisudawan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) dapat berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada acara wisuda UMB yang digelar di Tanjung Redeb. ‎ ‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada para wisudawan-wisudawati yang hari ini resmi […]

  • Kabar Baik untuk Pemudik, Penerbangan Tambahan AirAsia Segera Hadir di Berau

    Kabar Baik untuk Pemudik, Penerbangan Tambahan AirAsia Segera Hadir di Berau

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pengelola Bandara Kalimarau menyiapkan tambahan penerbangan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang menjelang arus mudik Lebaran 2026. Penambahan dilakukan melalui layanan extra flight dari maskapai AirAsia. Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan penerbangan tambahan tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 19 Maret 2026 sebagai bagian dari kesiapan menghadapi periode Angkutan Lebaran. “Untuk periode Angkutan […]

  • Lapak UMKM di CFD Sungai Segah: Strategi DPRD Berau untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat

    Lapak UMKM di CFD Sungai Segah: Strategi DPRD Berau untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Adanya space atau ruang yang diberikan kepada UMKM untuk menjajakan produknya pada gelaran Car Free Day (CFD) di sepanjang tepian Sungai Segah, mendapat apresiasi dari DPRD Berau. Ditemui pada Minggu (13/10/2024) pagi, anggota DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto mengatakan jika lapak berjualan yang disediakan bagi para UMKM sangat bagus. Karena bisa meningkatkan […]

  • Pengawasan ASN Tak Cukup Lewat Aplikasi, Sekda Tekankan Peran Pimpinan

    Pengawasan ASN Tak Cukup Lewat Aplikasi, Sekda Tekankan Peran Pimpinan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, menegaskan pentingnya sikap cepat tanggap dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyikapi persoalan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN). “Kami berharap dinas-dinas bisa lebih aktif memberikan respons positif terhadap kritik maupun persoalan yang muncul. Kalau ada masalah, segera disikapi. Jangan sampai persoalan sudah meluas, baru […]

  • Pembangunan Harus Merata

    Pembangunan Harus Merata

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    (14/11/2023)  Beraunews.id, Tanjung Redeb — Anggota DPRD Berau Darlena meminta Pemkab Berau untuk melakukan pemerataan pembangunan. Pembangunan tidak hanya terpusat di kota, tapi juga di seluruh wilayah kecamatan terjauh. APBD 2024 Berau disepakati sebesar Rp 4,7 triliun. Anggaran tersebut cukup untuk membangun kampung menjadi lebih baik lagi. Darlena mengatakan, fraksi Nasdem kerap memberikan catatan dalam […]

expand_less