Dari Legalitas hingga E-Katalog: Berau Dorong UMKM Menembus Pasar Lebih Luas
- account_circle admin
- calendar_month Senin, 27 Okt 2025
- visibility 66
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau kian serius mengakselerasi pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bukan hanya memberi ruang usaha, tetapi juga mengarahkan para pelaku lokal agar mampu menembus pasar modern dan memasarkan produk melalui jalur digital—lebih terstruktur, lebih luas jangkauannya.
Kabid Koperasi dan UMKM Diskoperindag Berau, Hidayat Sorang, menyebut pendampingan UMKM kini dilakukan secara menyeluruh dan bertahap, mulai dari legalitas hingga pemasaran. Transformasi pelaku usaha dari sektor informal ke formal menjadi target besar yang kini mulai menunjukkan progres.
“Kami ingin UMKM tumbuh dari mikro menjadi kecil, lalu menengah. Karena itu kami bantu pengurusan NIB, PIRT, dan pendampingan perizinan lainnya,” ujarnya.
Setelah legalitas terpenuhi, fokus pembinaan diarahkan ke pemasaran. Pemerintah membuka jalan agar pelaku UMKM tidak hanya berjualan secara konvensional, tetapi juga hadir di platform digital dan pasar retail. Mulai dari e-katalog, Grab Merchant, Instagram hingga YouTube—semuanya diperkenalkan dan diajarkan melalui kelas pemasaran digital yang rutin digelar.
Tak berhenti di digital, peluang memperluas pasar ke jaringan ritel modern juga mulai terbuka. Sebanyak 14 produk UMKM Berau telah masuk seleksi pemasaran di gerai Alfamidi, sementara produk lain tengah menjalani negosiasi langsung dengan Indomaret.
“Kami membuka aksesnya, tetapi kendali perkembangan tetap ada pada pelaku usaha masing-masing,” jelas Hidayat.
Pendampingan ini menyasar seluruh kecamatan, terutama wilayah yang memiliki potensi wisata. Tahun ini pemerintah memprioritaskan produk makanan olahan, alat tulis kantor (ATK), serta konveksi untuk didorong naik kelas dan mampu bersaing dalam pasar yang lebih besar.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, UMKM diharapkan menjadi poros baru ekonomi daerah—menghidupkan usaha kampung, meningkatkan pendapatan keluarga, dan memperkuat identitas produk lokal Berau.
“Semakin banyak UMKM yang tumbuh, semakin kuat ekonomi kita,” tutupnya. (yf/adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar