Derawan hingga Perikanan Jadi Modal Berau, Pemkab Minta Dukungan Pusat Perkuat Konektivitas
- account_circle beraunews
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 11
- print Cetak

JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Berau mendorong penguatan infrastruktur dan konektivitas untuk mengoptimalkan potensi pariwisata, perikanan, perkebunan, serta berbagai komoditas unggulan daerah.
Kebutuhan tersebut disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat bertemu Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya di Jakarta, Senin, 21 September 2026.
Pertemuan di kediaman Wamendagri itu menjadi bagian dari upaya Pemkab Berau memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat mengenai pembangunan sektor-sektor potensial di Bumi Batiwakkal.
Berau memiliki kekuatan besar di sektor kelautan dan kepulauan. Derawan dan Maratua menjadi dua kawasan yang selama ini dikenal sebagai bagian penting dari potensi wisata bahari daerah.
Namun, potensi destinasi saja dinilai belum cukup untuk memperluas dampak ekonomi pariwisata.
Aksesibilitas, konektivitas antarwilayah, serta pembangunan infrastruktur penunjang menjadi kebutuhan penting agar kawasan wisata lebih mudah dijangkau dan mampu menggerakkan usaha masyarakat di sekitarnya.
Penguatan konektivitas juga dibutuhkan untuk sektor perikanan dan perkebunan.
Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, hasil perikanan, perkebunan, dan berbagai komoditas unggulan dapat memiliki akses distribusi yang lebih baik sekaligus meningkatkan nilai tambah di tingkat daerah.
Sri Juniarsih dalam audiensi tersebut turut menyampaikan kondisi kemampuan anggaran Pemkab Berau.
Keterbatasan fiskal menjadi salah satu tantangan karena pemerintah daerah harus membagi anggaran untuk berbagai kebutuhan pembangunan secara bersamaan.
Karena itu, Pemkab Berau menilai dukungan dan koordinasi dengan pemerintah pusat dibutuhkan agar pengembangan potensi daerah tidak berjalan sendiri-sendiri.
Pembangunan infrastruktur, akses antarwilayah, dan konektivitas menuju kawasan potensial menjadi bagian dari upaya membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat.
Sri Juniarsih didampingi Sekretaris Daerah Berau Muhammad Said, Kepala BPKAD Sapransyah, Kepala Bapenda Djupiansyah Ganie, dan Kepala Bapperida Endah Ernany Triariani.
Bima Arya dalam pertemuan tersebut didampingi Direktur Fasilitas Transfer dan Pembiayaan Utang Daerah pada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Nasrun.
Pemkab Berau menyatakan akan terus membangun koordinasi dengan pemerintah pusat untuk memperkuat pengembangan sektor unggulan daerah.
Dengan potensi alam yang besar, tantangan Berau berikutnya adalah memastikan kekayaan tersebut tidak berhenti sebagai potensi, tetapi berkembang menjadi aktivitas ekonomi yang menciptakan nilai tambah dan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Adv/afnl)
- Penulis: beraunews

