Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » industri » Sengketa PHK PT KTC Belum Temui Titik Terang, Disnakertrans Tunggu Penjelasan Perusahaan

Sengketa PHK PT KTC Belum Temui Titik Terang, Disnakertrans Tunggu Penjelasan Perusahaan

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 21
  • print Cetak

BERAU — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau tetap menggelar pertemuan penyelesaian dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap dua karyawan PT KTC Coal Mining & Energy Site Merancang Ulu, Kamis, 16 Juli 2026. Agenda tersebut tetap berlangsung meski pihak perusahaan meminta penjadwalan ulang dan tidak menghadiri pertemuan.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Berau, Sony Perianda, mengatakan agenda tersebut telah dijadwalkan setelah instansinya menerima pemberitahuan dari serikat pekerja mengenai rencana aksi mogok kerja yang akan dimulai pada 16 Juli 2026.

Namun, pada pagi hari sebelum pertemuan dimulai, Disnakertrans menerima surat dari manajemen PT KTC yang meminta agar pembahasan dijadwalkan ulang pada 21 Juli 2026.

Meski demikian, Disnakertrans memutuskan tetap melaksanakan pertemuan karena undangan telah disampaikan kepada seluruh pihak dan para pekerja telah datang ke Tanjung Redeb untuk menghadiri agenda tersebut.

“Undangan sudah kami sampaikan. Karena pekerja sudah terlanjur datang, pertemuan tetap kami laksanakan. Hanya saja pihak manajemen perusahaan tidak hadir,” kata Sony, Kamis, 16 Juli 2026.

Menurut Sony, kehadiran seluruh pihak diperlukan agar penyelesaian perselisihan hubungan industrial dapat dilakukan secara menyeluruh. Karena itu, Disnakertrans berharap manajemen PT KTC dapat memenuhi undangan pada pertemuan berikutnya sehingga masing-masing pihak dapat menyampaikan penjelasan secara langsung.

“Kami berharap pada jadwal berikutnya perusahaan dapat hadir sehingga ada kejelasan dan permasalahan ini bisa dibahas bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan Disnakertrans belum mengambil kesimpulan atas sengketa tersebut. Hingga kini instansinya baru menerima keterangan dari pihak pekerja, sementara penjelasan dari perusahaan beserta dokumen pendukung, seperti kontrak kerja, peraturan perusahaan, dan dokumen terkait dugaan PHK, belum diterima.

Menurut Sony, penyelesaian perkara masih diupayakan melalui musyawarah dan perundingan bipartit. Jika tidak tercapai kesepakatan, proses akan dilanjutkan sesuai mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang berlaku.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal FKUI KSBSI Kabupaten Berau, Samsul Bahri, mengatakan sekitar 40 pekerja mendatangi Kantor Bupati Berau untuk menyampaikan tuntutan terkait dugaan PHK terhadap dua anggota serikat.

Menurut Samsul, serikat menilai salah seorang pekerja diberhentikan tanpa melalui tahapan sanksi sebagaimana diatur dalam peraturan perusahaan. Berdasarkan hasil penelaahan serikat, pekerja tersebut semestinya terlebih dahulu dikenai Surat Peringatan (SP) pertama sebelum perusahaan mengambil langkah pemutusan hubungan kerja.

“Kami menilai jika memang ada pelanggaran, seharusnya perusahaan menjalankan mekanisme yang sudah diatur dalam peraturan perusahaan. Dari yang kami pelajari, mestinya dikenakan SP1, bukan langsung diputus hubungan kerjanya,” ujarnya.

Serikat pekerja juga menyoroti kasus pekerja lain yang disebut diminta mengambil cuti saat masih menjalani masa percobaan. Setelah masa cuti berakhir, pekerja tersebut, menurut serikat, tidak kembali dipekerjakan.

Atas dasar itu, FKUI KSBSI meminta pemerintah memfasilitasi penyelesaian sengketa agar hak-hak pekerja dapat dipastikan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Yang kami minta adalah penyelesaian yang adil sesuai aturan yang berlaku. Kami berharap persoalan ini bisa diselesaikan melalui fasilitasi pemerintah,” kata Samsul.

Ia menambahkan sebagian pekerja tetap berada di lokasi perusahaan agar operasional tidak terganggu. Namun, apabila penyelesaian sengketa tidak kunjung mencapai titik temu, serikat pekerja menyatakan tidak menutup kemungkinan menempuh langkah lanjutan berupa aksi mogok kerja maupun demonstrasi.((*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • sumber: wild.wildthings

    Upaya Hijau Kaltim Berbuah Manis, Terima Insentif 114,7 Juta Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Samarinda  – Provinsi Kalimantan Timur menerima pembayaran berbasis kinerja (result based payment/RBP) sebesar 114,7 juta dolar AS dalam bentuk insentif dari hasil pengurangan emisi gas rumah kaca yang telah diverifikasi oleh Bank Dunia. “RBP ini berasal dari dua program, yakni program Forest Carbon Partnership Facility – Carbon Fund (FCPF-CF) senilai 110 juta dolar, dan […]

  • Jalan Sempit Jadi Alasan Dishub Tertibkan Parkir di Tepian Teratai

    Jalan Sempit Jadi Alasan Dishub Tertibkan Parkir di Tepian Teratai

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.365
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau menertibkan parkir kendaraan di kawasan wisata Tepian Teratai untuk mengurangi kemacetan. Penataan dilakukan pada Selasa, 30 September 2025, dengan menurunkan tiga personel yang berjaga di lokasi. Salah seorang petugas Dishub mengatakan, pengaturan dilakukan untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar, terutama saat kunjungan wisatawan meningkat. “Kalau parkir tidak […]

  • 128 Atlet Muda Rebut 66 Medali di Kejurprov Panjat Tebing Kaltim 2026 Samarinda

    128 Atlet Muda Rebut 66 Medali di Kejurprov Panjat Tebing Kaltim 2026 Samarinda

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 301
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Gelora Kadrie Oening di Samarinda berubah menjadi pusat keramaian sejak Selasa, 12 Mei 2026. Sejak pagi, satu per satu rombongan atlet panjat tebing usia muda dari sembilan kabupaten dan kota di Kalimantan Timur tiba di venue sport climbing tersebut. Mereka datang untuk satu tujuan: berebut prestasi di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Kelompok […]

  • Pemadaman Tak Kunjung Usai, DPRD Desak PLN Beri Solusi Konkret

    Pemadaman Tak Kunjung Usai, DPRD Desak PLN Beri Solusi Konkret

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 714
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — PLN UP3 Berau kembali berulah. Beberapa hari terakhir warga Berau kembali mendapati ‘surat cinta’ dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu. Surat cinta alias jadwal pemadaman bergilir disebar melalui grup-grup WhatsApp seperti biasa dilakukan PLN sebelum-sebelumnya. Beriringan dengan jadwal pemadaman tersebut, PLN mengemukakan alasan pihaknya yang disebut terpaksa melakukan pemadaman bergilir untuk […]

  • Gelar Reses III, Sumadi Tampung Berbagai Macam Aspirasi Warga

    Gelar Reses III, Sumadi Tampung Berbagai Macam Aspirasi Warga

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Berau, Sumadi, melaksanakan kegiatan reses pada Rabu (3/12/2025), dengan menyerap berbagai aspirasi masyarakat dari sejumlah kawasan yang menjadi daerah pemilihannya. Dalam pertemuan tersebut, warga banyak menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan rusak serta penerangan jalan umum (PJU) yang belum optimal di beberapa ruas jalan. Reses yang digelar secara terbuka […]

  • Kesehatan Mental di Berau Memprihatinkan: Psikiater dan Psikolog Sangat Terbatas

    Kesehatan Mental di Berau Memprihatinkan: Psikiater dan Psikolog Sangat Terbatas

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 511
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kurangnya tenaga profesional untuk menangani orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Berau mendapat sorotan dari DPRD setempat. Komisi I DPRD Berau menilai bahwa pelayanan kesehatan mental di daerah ini masih jauh dari memadai dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyatakan bahwa ketersediaan tenaga […]

expand_less