Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Dorong Masterplan Banjir, Solusi Jangka Panjang untuk Tanjung Redeb

Dorong Masterplan Banjir, Solusi Jangka Panjang untuk Tanjung Redeb

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
  • visibility 1.061
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Kabupaten Berau terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Dampaknya, sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Al-Bina, Kedaung, dan Jalan Gatot Subroto, tergenang air. Kondisi ini tak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga menyebabkan beberapa kendaraan mogok di tengah jalan.

Menanggapi situasi tersebut, anggota DPRD Berau, M. Ichsan Rapi, menyatakan bahwa salah satu penyebab utama banjir ini adalah semakin berkurangnya daerah resapan air di wilayah Kabupaten Berau. Ia menekankan pentingnya pemerintah kabupaten segera menyusun masterplan penanganan banjir yang komprehensif untuk jangka panjang.

“Yang jelas, instansi terkait harus segera membuat masterplan untuk mengatasi persoalan banjir ini secara sistematis,” ujar Ichsan kepada wartawan.

Ia juga menekankan perlunya penegakan yang lebih ketat terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Menurutnya, jika suatu wilayah telah ditetapkan sebagai daerah resapan air, seharusnya tidak ada lagi izin pembangunan perumahan atau infrastruktur lainnya yang dapat mengurangi kemampuan lahan menyerap air hujan.

Selain itu, Ichsan mengapresiasi langkah instansi terkait yang terus berupaya membangun sistem drainase untuk mengatasi genangan air di jalan-jalan utama. Meski demikian, ia menekankan bahwa solusi banjir tidak bisa hanya bergantung pada pembangunan drainase.

“Drainase memang penting, tetapi itu hanya mengalirkan air ke sungai. Jika debit air di sungai meningkat, banjir bisa kembali terjadi. Kita harus berpikir lebih jauh, bagaimana mencegah banjir, bukan hanya menangani dampaknya,” jelas Ichsan.

Ia mengusulkan agar Pemkab Berau mempertimbangkan pembangunan danau atau embung di wilayah perkotaan, khususnya di Kecamatan Tanjung Redeb. Selain berfungsi sebagai daerah resapan air, danau atau embung tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata lokal.

“Kita bisa membuat danau atau embung yang tidak hanya mencegah banjir, tapi juga bisa menjadi tempat wisata baru,” tambahnya.

Di sisi lain, Ichsan juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, perilaku warga yang tidak bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah juga turut memperburuk kondisi drainase dan mempercepat terjadinya genangan air.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Jika kita ingin mencegah banjir, semua pihak harus terlibat, baik dari pemerintah maupun masyarakat,” pungkasnya. (mar/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyembuhkan Luka, Mengembalikan Senyum: Upaya DPPKBP3A Berau Dampingi Korban Kebakaran

    Menyembuhkan Luka, Mengembalikan Senyum: Upaya DPPKBP3A Berau Dampingi Korban Kebakaran

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 863
    • 0Komentar
  • MPAW Usung Program Rumah Layak Huni, Siap Berantas Permukiman Kumuh di Berau

    MPAW Usung Program Rumah Layak Huni, Siap Berantas Permukiman Kumuh di Berau

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 617
    • 0Komentar

    BIDUKBIDUK- Madri Pani dan Agus Wahyudi (MPAW) mulai menggelar kampanye di daerah pesisir selatan Berau, yaitu Kecamatan Bidukbiduk. Pasangan calon (paslon) nomor urut 1 ini mengungkapkan program-program yang akan dilakukan jika terpilih nanti, salah satunya program sekolah gratis untuk tingkat SD dan SMP, serta beasiswa untuk pelajar berprestasi tingkat SMA dan Sarjana. Dalam paparannya di […]

  • ​Babak Baru Sengketa Lahan Loa Kulu: Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Cacat Hukum dan Dokumen Palsu dalam Klaim Tanah

    ​Babak Baru Sengketa Lahan Loa Kulu: Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Cacat Hukum dan Dokumen Palsu dalam Klaim Tanah

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    KUTAI KARTANEGARA – Kuasa Hukum atas lahan Yeanie Hartono dan Jenny Hartono, Davin Pramasditha dan rekan angkat bicara soal Sengketa lahan yang telah berlangsung 14 tahun. Tim kuasa hukum ahli waris lahan milik Yeanie Hartono meminta Presiden RI, DPR RI Komisi 1 hingga Kementerian ATR/BPN terkait polemik status tanah di wilayah Loa Kulu, Kutai Kartanegara […]

  • 611 WBP Akan Mencoblos,  Pastikan Tidak Ada ‘Money Politic’ di Rutan 

    611 WBP Akan Mencoblos,  Pastikan Tidak Ada ‘Money Politic’ di Rutan 

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 665
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – H-6 pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Derah (Pilkada), Rutan Tanjung Redeb, tengah mememastikan kesiapan untuk pembentukan TPS Khusus. Sebanyak 611 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) akan memilih Bupati-Wakil Bupati dan Gubernur-Wakil Gunernur di Pilkada tahun ini. Kepala Rutan Tanjung Redeb, Dadang Firmansyah mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum […]

  • TBM Enggang Jagad Dorong Literasi Pesisir, Targetkan 100 Tulisan Warga Eka Sapta

    TBM Enggang Jagad Dorong Literasi Pesisir, Targetkan 100 Tulisan Warga Eka Sapta

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    BERAU – Taman Bacaan Masyarakat atau TBM Enggang Jagad menggelar Lokakarya Pengembangan Budaya Baca dan Tulis di Kampung Eka Sapta, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, pada 1–3 September 2026. Sebanyak 150 peserta dari kalangan remaja, pegiat literasi sekolah hingga kader pemberdayaan masyarakat dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Pembukaan Lokakarya Pesisir Eka Sapta dihadiri Camat Talisayan Mutmainah, perwakilan […]

  • Hotspot Berau Sempat Capai 779 Titik, Turun Menjadi 50 pada Awal September

    Hotspot Berau Sempat Capai 779 Titik, Turun Menjadi 50 pada Awal September

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan meski jumlah titik panas atau hotspot di Kabupaten Berau mulai menurun. Sri Juniarsih mengatakan pada 29 Agustus 2026 jumlah hotspot di Berau sempat mencapai 779 titik, tertinggi di Kalimantan Timur. Namun berdasarkan data BMKG Kalimantan Timur […]

expand_less