Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Dorong Masterplan Banjir, Solusi Jangka Panjang untuk Tanjung Redeb

Dorong Masterplan Banjir, Solusi Jangka Panjang untuk Tanjung Redeb

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
  • visibility 1.203
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Kabupaten Berau terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Dampaknya, sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Al-Bina, Kedaung, dan Jalan Gatot Subroto, tergenang air. Kondisi ini tak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga menyebabkan beberapa kendaraan mogok di tengah jalan.

Menanggapi situasi tersebut, anggota DPRD Berau, M. Ichsan Rapi, menyatakan bahwa salah satu penyebab utama banjir ini adalah semakin berkurangnya daerah resapan air di wilayah Kabupaten Berau. Ia menekankan pentingnya pemerintah kabupaten segera menyusun masterplan penanganan banjir yang komprehensif untuk jangka panjang.

“Yang jelas, instansi terkait harus segera membuat masterplan untuk mengatasi persoalan banjir ini secara sistematis,” ujar Ichsan kepada wartawan.

Ia juga menekankan perlunya penegakan yang lebih ketat terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Menurutnya, jika suatu wilayah telah ditetapkan sebagai daerah resapan air, seharusnya tidak ada lagi izin pembangunan perumahan atau infrastruktur lainnya yang dapat mengurangi kemampuan lahan menyerap air hujan.

Selain itu, Ichsan mengapresiasi langkah instansi terkait yang terus berupaya membangun sistem drainase untuk mengatasi genangan air di jalan-jalan utama. Meski demikian, ia menekankan bahwa solusi banjir tidak bisa hanya bergantung pada pembangunan drainase.

“Drainase memang penting, tetapi itu hanya mengalirkan air ke sungai. Jika debit air di sungai meningkat, banjir bisa kembali terjadi. Kita harus berpikir lebih jauh, bagaimana mencegah banjir, bukan hanya menangani dampaknya,” jelas Ichsan.

Ia mengusulkan agar Pemkab Berau mempertimbangkan pembangunan danau atau embung di wilayah perkotaan, khususnya di Kecamatan Tanjung Redeb. Selain berfungsi sebagai daerah resapan air, danau atau embung tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata lokal.

“Kita bisa membuat danau atau embung yang tidak hanya mencegah banjir, tapi juga bisa menjadi tempat wisata baru,” tambahnya.

Di sisi lain, Ichsan juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, perilaku warga yang tidak bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah juga turut memperburuk kondisi drainase dan mempercepat terjadinya genangan air.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Jika kita ingin mencegah banjir, semua pihak harus terlibat, baik dari pemerintah maupun masyarakat,” pungkasnya. (mar/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atlet Berprestasi PON 2024 Bakal Diganjar Bonus Istimewa

    Atlet Berprestasi PON 2024 Bakal Diganjar Bonus Istimewa

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.303
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Besaran jumlah bonus atlet peraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 hingga saat ini belum diketahui. Pasalnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau, Amiruddin belum bisa menyebutkan nilai bonus yang disebut-sebut lebih besar dari Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 silam. Meski demikian, Amir mengatakan dirinya telah berkomunikasi dengan Bupati Berau, […]

  • Jadikan Adat sebagai Pilar Wisata, Tradisi Jadi Magnet Baru Pengunjung Wisatawan

    Jadikan Adat sebagai Pilar Wisata, Tradisi Jadi Magnet Baru Pengunjung Wisatawan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 441
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Berau menempatkan adat dan budaya sebagai fondasi utama pengembangan pariwisata daerah. Melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, beragam tradisi leluhur terus dirawat, dipentaskan, dan diangkat kembali sebagai identitas daerah sekaligus daya tarik wisata budaya. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyebut pelestarian budaya bukan hanya kebanggaan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap sejarah sosial yang […]

  • Karrap Fest 2025 Hadir Lagi: Ruang Baru, Energi Baru, Panggung Kreativitas Anak Berau

    Karrap Fest 2025 Hadir Lagi: Ruang Baru, Energi Baru, Panggung Kreativitas Anak Berau

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Panggung seni dan kreativitas Berau kembali bersiap menyala. November 2025, Karrap Fest akan hadir dengan format terbaru, energi lebih besar, dan ruang yang lebih terbuka. Festival yang sebelumnya hidup di sepanjang Tepian Sungai Segah, kini berpindah ke Amphiteater dan Taman Sanggam—ruang yang lebih lapang, hijau, dan strategis untuk menampung antusiasme masyarakat yang […]

  • Sampah Berau Capai 154 Ton Per Hari, DPRD Soroti Pengelolaan Limbah HOREKA

    Sampah Berau Capai 154 Ton Per Hari, DPRD Soroti Pengelolaan Limbah HOREKA

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BERAU – Persoalan pengelolaan sampah menjadi sorotan dalam dengar pendapat Komisi DPRD Kabupaten Berau, Selasa (22/9/2026). Sektor hotel, restoran, dan kafe atau HOREKA turut menjadi perhatian karena sistem pengelolaan dan pembuangan limbah dinilai masih perlu dibenahi. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan atau DLHK, volume sampah di Kabupaten Berau saat ini mencapai sekitar 154 […]

  • Lima Tahun Dikeluhkan, Drainase Jalan HARM Ayoeb Gunung Tabur Belum Juga Tuntas

    Lima Tahun Dikeluhkan, Drainase Jalan HARM Ayoeb Gunung Tabur Belum Juga Tuntas

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    BERAU – Permasalahan drainase di Jalan HARM Ayoeb, Kecamatan Gunung Tabur, hingga kini belum juga teratasi. Dari pantauan di lapangan, bahu jalan terlihat dipenuhi genangan air serta tumpukan lumpur yang bercampur dengan rerumputan tinggi. Warga setempat menyebut kondisi ini telah berlangsung kurang lebih lima tahun. Situasi tersebut tidak hanya mengganggu keindahan kawasan, tetapi juga berpotensi […]

  • Dua pembicara tampil dalam konferensi pers Berau Expo 2026

    Berau Expo 2026 Berlangsung 10 Hari, Lalu Lintas Direkayasa Mulai Sore

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Berau Expo 2026 berlangsung pada 16–25 Oktober dengan pameran pembangunan, bazar UMKM, seni budaya, hiburan, dan rekayasa lalu lintas.

expand_less