Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Dorong Masterplan Banjir, Solusi Jangka Panjang untuk Tanjung Redeb

Dorong Masterplan Banjir, Solusi Jangka Panjang untuk Tanjung Redeb

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
  • visibility 1.001
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Kabupaten Berau terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Dampaknya, sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Al-Bina, Kedaung, dan Jalan Gatot Subroto, tergenang air. Kondisi ini tak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga menyebabkan beberapa kendaraan mogok di tengah jalan.

Menanggapi situasi tersebut, anggota DPRD Berau, M. Ichsan Rapi, menyatakan bahwa salah satu penyebab utama banjir ini adalah semakin berkurangnya daerah resapan air di wilayah Kabupaten Berau. Ia menekankan pentingnya pemerintah kabupaten segera menyusun masterplan penanganan banjir yang komprehensif untuk jangka panjang.

“Yang jelas, instansi terkait harus segera membuat masterplan untuk mengatasi persoalan banjir ini secara sistematis,” ujar Ichsan kepada wartawan.

Ia juga menekankan perlunya penegakan yang lebih ketat terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Menurutnya, jika suatu wilayah telah ditetapkan sebagai daerah resapan air, seharusnya tidak ada lagi izin pembangunan perumahan atau infrastruktur lainnya yang dapat mengurangi kemampuan lahan menyerap air hujan.

Selain itu, Ichsan mengapresiasi langkah instansi terkait yang terus berupaya membangun sistem drainase untuk mengatasi genangan air di jalan-jalan utama. Meski demikian, ia menekankan bahwa solusi banjir tidak bisa hanya bergantung pada pembangunan drainase.

“Drainase memang penting, tetapi itu hanya mengalirkan air ke sungai. Jika debit air di sungai meningkat, banjir bisa kembali terjadi. Kita harus berpikir lebih jauh, bagaimana mencegah banjir, bukan hanya menangani dampaknya,” jelas Ichsan.

Ia mengusulkan agar Pemkab Berau mempertimbangkan pembangunan danau atau embung di wilayah perkotaan, khususnya di Kecamatan Tanjung Redeb. Selain berfungsi sebagai daerah resapan air, danau atau embung tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata lokal.

“Kita bisa membuat danau atau embung yang tidak hanya mencegah banjir, tapi juga bisa menjadi tempat wisata baru,” tambahnya.

Di sisi lain, Ichsan juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, perilaku warga yang tidak bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah juga turut memperburuk kondisi drainase dan mempercepat terjadinya genangan air.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Jika kita ingin mencegah banjir, semua pihak harus terlibat, baik dari pemerintah maupun masyarakat,” pungkasnya. (mar/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Matangkan Perda Perlindungan Lahan Adat: Langkah Hukum Untuk Keadilan, Identitas, dan Masa Depan Warga Kampung

    Berau Matangkan Perda Perlindungan Lahan Adat: Langkah Hukum Untuk Keadilan, Identitas, dan Masa Depan Warga Kampung

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Di balik derasnya arus pembangunan dan investasi, Kabupaten Berau kini menapaki satu agenda penting yang menyentuh akar identitas dan sejarah masyarakatnya—perlindungan lahan adat. Rencana menghadirkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Lahan Adat tengah dikaji serius di DPRD Berau, menjadi langkah besar dalam memastikan tanah adat tidak sekadar menjadi jejak ingatan, tetapi terlindungi […]

  • DPRD Berau Berpeluang Tambah Kursi, KPU Ingatkan Acuannya UU Pemilu

    DPRD Berau Berpeluang Tambah Kursi, KPU Ingatkan Acuannya UU Pemilu

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.035
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau, Budi Harianto, menegaskan penambahan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ditentukan berdasarkan jumlah penduduk. Hal ini sekaligus menjawab wacana perubahan daerah pemilihan (dapil) pasca pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurut Budi, mekanisme penentuan kursi DPRD sudah diatur secara rinci: hingga 100 ribu jiwa mendapat 20 kursi, […]

  • Rekrutmen Terbatas, Pensiunnya 109 ASN Jadi PR Besar Pemkab Bulungan

    Rekrutmen Terbatas, Pensiunnya 109 ASN Jadi PR Besar Pemkab Bulungan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 463
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menghadapi kekurangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebanyak 109 ASN resmi memasuki masa purna tugas atau pensiun pada Kamis (22/1/2026). Para ASN tersebut menerima Surat Keputusan (SK) pensiun yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bulungan di ruang pertemuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan. Bertambahnya ASN […]

  • Penyesuaian Tata Ruang Disiapkan

    Penyesuaian Tata Ruang Disiapkan

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    BERAU — Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Berau memperkuat penyusunan dokumen perencanaan strategis sebagai dasar arah pembangunan daerah. Lembaga ini berperan membantu bupati dalam merumuskan kebijakan dengan memastikan setiap tahapan pembangunan memiliki landasan hukum yang jelas. Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany Triariani, mengatakan Kabupaten Berau telah memiliki pedoman pembangunan jangka panjang dan menengah. […]

  • Makdendang 2026: Kolaborasi Musik, UMKM, dan Tradisi Pesisir di Jantung Tanjung Redeb

    Makdendang 2026: Kolaborasi Musik, UMKM, dan Tradisi Pesisir di Jantung Tanjung Redeb

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Berau — Event Organizer Matasanggam bersiap menggelar festival bertajuk Makdendang di Tanjung Redeb. Acara ini dirancang tidak hanya sebagai konser musik, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan ekonomi lokal serta ajang pelestarian budaya pesisir Berau. Perwakilan EO Matasanggam, Morten, mengatakan konsep Makdendang menggabungkan hiburan dengan aktivitas ekonomi melalui kehadiran puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah […]

  • Deo dan Sinta Mulai Beradaptasi di Tabang Zoo, BKSDA Kaltim Siagakan Tim Medis

    Deo dan Sinta Mulai Beradaptasi di Tabang Zoo, BKSDA Kaltim Siagakan Tim Medis

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Dua gajah sumatra, Deo dan Sinta, kini menempati rumah baru di Tabang Zoo, Kabupaten Kutai Kartanegara. Keduanya tiba setelah menjalani translokasi dari Gembira Loka Zoo, Yogyakarta. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur memastikan dua satwa titipan negara tersebut tiba dengan selamat dan dalam kondisi sehat. Deo yang berusia 30 tahun dan […]

expand_less