Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Dorong Masterplan Banjir, Solusi Jangka Panjang untuk Tanjung Redeb

Dorong Masterplan Banjir, Solusi Jangka Panjang untuk Tanjung Redeb

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
  • visibility 1.185
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Kabupaten Berau terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Dampaknya, sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Al-Bina, Kedaung, dan Jalan Gatot Subroto, tergenang air. Kondisi ini tak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga menyebabkan beberapa kendaraan mogok di tengah jalan.

Menanggapi situasi tersebut, anggota DPRD Berau, M. Ichsan Rapi, menyatakan bahwa salah satu penyebab utama banjir ini adalah semakin berkurangnya daerah resapan air di wilayah Kabupaten Berau. Ia menekankan pentingnya pemerintah kabupaten segera menyusun masterplan penanganan banjir yang komprehensif untuk jangka panjang.

“Yang jelas, instansi terkait harus segera membuat masterplan untuk mengatasi persoalan banjir ini secara sistematis,” ujar Ichsan kepada wartawan.

Ia juga menekankan perlunya penegakan yang lebih ketat terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Menurutnya, jika suatu wilayah telah ditetapkan sebagai daerah resapan air, seharusnya tidak ada lagi izin pembangunan perumahan atau infrastruktur lainnya yang dapat mengurangi kemampuan lahan menyerap air hujan.

Selain itu, Ichsan mengapresiasi langkah instansi terkait yang terus berupaya membangun sistem drainase untuk mengatasi genangan air di jalan-jalan utama. Meski demikian, ia menekankan bahwa solusi banjir tidak bisa hanya bergantung pada pembangunan drainase.

“Drainase memang penting, tetapi itu hanya mengalirkan air ke sungai. Jika debit air di sungai meningkat, banjir bisa kembali terjadi. Kita harus berpikir lebih jauh, bagaimana mencegah banjir, bukan hanya menangani dampaknya,” jelas Ichsan.

Ia mengusulkan agar Pemkab Berau mempertimbangkan pembangunan danau atau embung di wilayah perkotaan, khususnya di Kecamatan Tanjung Redeb. Selain berfungsi sebagai daerah resapan air, danau atau embung tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata lokal.

“Kita bisa membuat danau atau embung yang tidak hanya mencegah banjir, tapi juga bisa menjadi tempat wisata baru,” tambahnya.

Di sisi lain, Ichsan juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, perilaku warga yang tidak bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah juga turut memperburuk kondisi drainase dan mempercepat terjadinya genangan air.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Jika kita ingin mencegah banjir, semua pihak harus terlibat, baik dari pemerintah maupun masyarakat,” pungkasnya. (mar/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aspirasi Warga Sambaliung Tak Akan Berhenti di Sekadar Usulan

    Aspirasi Warga Sambaliung Tak Akan Berhenti di Sekadar Usulan

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Permasalahan yang masih tak kunjung tuntas di Kabupaten Berau adalah masalah banjir. Tak hanya di perkotaan, banjir juga menjadi masalah hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Berau, tak terkecuali di Kecamatan Sambaliung. Dalam resesnya beberapa waktu lalu, Ketua Komisi I DPRD Berau Elita Herlina, menegaskan jika usulan pembenahan infrastruktur di Kecamatan Sambaliung […]

  • Batik Derawan-Maratua Bawa Cerita Wisata Bahari Berau ke Panggung Nasional

    Batik Derawan-Maratua Bawa Cerita Wisata Bahari Berau ke Panggung Nasional

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 52
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Berau memperkenalkan Batik Derawan-Maratuan dalam ajang Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara (PPBN) 2026 di Trans Studio Mall Cibubur, Jakarta, Minggu (27/9/2026). Batik itu mengusung tema “Batik Derawan & Maratua Kalimantan Timur”. Motifnya membawa cerita kekayaan alam dan wisata bahari Berau. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan, Batik Derawan-Maratuan tidak hanya mengangkat […]

  • Manutung Jukut  Dipastikan Kembali Digelar di HUT Berau 2026, Ini Alasan Diskan Tetap Pertahankan di Tengah Efisiensi Anggaran

    Manutung Jukut Dipastikan Kembali Digelar di HUT Berau 2026, Ini Alasan Diskan Tetap Pertahankan di Tengah Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 585
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau memastikan tradisi Jukut Manutung atau bakar ikan akan kembali digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Berau 2026. Kegiatan tersebut sempat terkendala pada tahun sebelumnya. Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, mengatakan Jukut Manutung tetap menjadi bagian dari rangkaian perayaan daerah sekaligus mendukung kampanye nasional gemar makan ikan. […]

  • Disnakertrans Berau Ingatkan Tambang: Pengurangan RKAB Bukan Tiket PHK Massal

    Disnakertrans Berau Ingatkan Tambang: Pengurangan RKAB Bukan Tiket PHK Massal

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau mengingatkan perusahaan tambang di Bumi Batiwakkal agar tidak menjadikan pengurangan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sebagai dalih mudah untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pekerja lokal. Peringatan itu disampaikan Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Berau, Sony, di ruang kerjanya, Senin, 18 Mei 2026. […]

  • Inovasi Disbudpar Berau Berbuah Manis: Musik dan Pariwisata Tumbuhkan Magnet Wisatawan

    Inovasi Disbudpar Berau Berbuah Manis: Musik dan Pariwisata Tumbuhkan Magnet Wisatawan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di tengah gemuruh ombak dan langit tropis yang jernih, Maratua semakin menegaskan dirinya sebagai panggung terbuka bagi kreativitas dan industri wisata. Perpaduan musik dan pariwisata bukan lagi sekadar wacana—di Berau, ia telah menjadi strategi promosi yang hidup, bergerak, dan mampu memikat wisatawan hingga ke pulau-pulau terjauh. Kesuksesan Maratua Jazz dan Maratua Musik […]

  • ‎Berau Didorong Jadi Pelopor “Blue Food” Indonesia, Angkat Produk Ikan Lokal Bernilai Global

    ‎Berau Didorong Jadi Pelopor “Blue Food” Indonesia, Angkat Produk Ikan Lokal Bernilai Global

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.258
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau berpeluang besar menjadi daerah pertama di Indonesia yang mengembangkan konsep Blue Food, sebuah inisiatif yang menonjolkan produk perikanan lokal sebagai pangan sehat bernilai ekonomi tinggi. ‎Gagasan tersebut disampaikan Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Niko Barito, saat berkunjung ke Berau. Ia menilai potensi perikanan dan kreativitas pelaku UMKM di Bumi […]

expand_less