DPRD Berau Minta Disbudpar Siapkan Strategi Khusus Sambut Libur Lebaran
- account_circle redaksi Beraunews
- calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB- Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, mengingatkan pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau untuk menyiapkan strategi khusus menjelang libur Lebaran.
Persiapan tersebut dinilai penting untuk menjaga kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi di daerah itu.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah stabilitas harga makanan dan minuman di kawasan wisata. Menurut Dedy, lonjakan jumlah pengunjung saat musim libur kerap diikuti dengan kenaikan harga yang tidak wajar dari sejumlah pedagang.
Ia menilai kondisi tersebut perlu diantisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan kesan negatif bagi wisatawan yang datang ke Berau.
“Disbudpar perlu menyiapkan langkah-langkah antisipasi menghadapi lonjakan wisatawan saat libur Lebaran, termasuk memastikan harga makanan dan minuman di kawasan wisata tetap wajar,” kata Dedy, Sabtu (14/3/2026).
Menurutnya, praktik mematok harga terlalu tinggi dapat merugikan citra pariwisata daerah. Jika wisatawan merasa dirugikan, hal itu berpotensi menurunkan minat kunjungan di masa mendatang.
Dedy menyebut pengawasan terhadap pelaku usaha di kawasan wisata perlu diperkuat, baik melalui sosialisasi maupun pemantauan langsung di lapangan.
“Jangan sampai ada wisatawan yang merasa tertipu karena harga yang tiba-tiba melonjak tanpa alasan jelas. Ini tentu bisa berdampak pada citra pariwisata Berau,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar pemerintah daerah dapat berkoordinasi dengan pengelola destinasi wisata serta para pedagang untuk menyepakati standar harga yang wajar selama musim libur.
Menurut Dedy, transparansi harga menjadi salah satu langkah penting agar wisatawan merasa nyaman. Salah satunya dengan mewajibkan pedagang mencantumkan daftar harga secara jelas di tempat usaha.
“Kalau harga sudah dicantumkan dengan jelas, wisatawan juga bisa mengetahui sejak awal. Ini akan meminimalkan potensi kesalahpahaman,” katanya.
Selain persoalan harga, Dedy juga berharap Disbudpar memastikan kesiapan fasilitas di sejumlah destinasi wisata yang diperkirakan akan mengalami peningkatan kunjungan selama libur Lebaran.
Ia menilai momentum libur panjang dapat menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi pariwisata Berau kepada wisatawan domestik maupun luar daerah.
“Libur Lebaran biasanya menjadi momentum meningkatnya kunjungan wisata. Karena itu, pengelolaan kawasan wisata harus dipersiapkan dengan baik agar pengunjung merasa nyaman,” tuturnya.
- Penulis: redaksi Beraunews


Saat ini belum ada komentar