Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Ekowisata Kampung Rotan Long Beliu: Menjaga Warisan Budaya dan Meningkatkan Kesejahteraan Lewat Potensi Alam

Ekowisata Kampung Rotan Long Beliu: Menjaga Warisan Budaya dan Meningkatkan Kesejahteraan Lewat Potensi Alam

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
  • visibility 1.177
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Kampung Long Beliu, Kecamatan Kelay, kini menyambut era baru dengan meluncurkan Ekowisata Kampung Rotan yang diresmikan pada Kamis (16/1) oleh Asisten I Setkab Berau, Hendratno. Dengan luas potensi rotan mencapai 4.633 meter persegi, kampung ini menyadari besar manfaat yang bisa diberikan oleh rotan, baik bagi masyarakat maupun lingkungan.

“Rotan sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kalimantan, khususnya di Long Beliu. Ini adalah warisan budaya yang perlu dijaga dan dikembangkan,” ujar Hendratno dalam sambutannya. Kampung Long Beliu telah lama dikenal sebagai daerah penghasil rotan yang memiliki potensi luar biasa. Sebagai bagian dari pelestarian budaya dan alam, ekowisata ini menjadi langkah konkret untuk memajukan ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian hutan.

Proyek ekowisata ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Pilar Indonesia, dan masyarakat setempat. Hendratno mengajak semua pihak, terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk mendukung Long Beliu dalam menjadikan rotan sebagai produk unggulan daerah. “Jangan biarkan potensi ini hanya dikenal di Berau, tetapi kita harus memperkenalkannya ke seluruh Indonesia,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen masyarakat, Hendratno juga menyampaikan terima kasih atas alokasi dana karbon dan dana kampung yang telah digunakan untuk pengembangan potensi rotan. Kampung Long Beliu kini tidak hanya dikenal dengan kekayaan alamnya, tetapi juga dengan kerajinan rotan yang telah diwariskan turun-temurun.

Kepala Kampung Long Beliu, John Patrik Ajang, menjelaskan bahwa peluncuran ekowisata ini adalah bagian dari upaya pelestarian hutan dan budaya setempat. Dana karbon yang diterima pada tahun 2024 digunakan untuk pelatihan kerajinan anyaman rotan serta memperkuat akses pasar untuk produk-produk lokal. “Kami berharap rotan dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat dan menjadi daya tarik bagi wisatawan,” ujar John.

Tidak hanya itu, pengembangan rotan juga mendukung program pelestarian hutan. Kampung Long Beliu memiliki potensi rotan yang tersebar di sekitar hutan kampung dan hutan desa, yang kini telah disahkan oleh SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 6259 Tahun 2024. Menurut John, rotan merupakan hasil hutan bukan kayu yang sangat mendukung ekowisata yang berbasis pada pelestarian alam.

Saat ini, Long Beliu memiliki 40 penganyam aktif yang menjadi bagian dari warisan budaya yang dijaga dengan penuh kebanggaan. Ke depan, ekowisata Kampung Rotan diharapkan dapat menjadi alternatif mata pencaharian yang menguntungkan bagi masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif bagi konservasi alam. Namun, John menekankan pentingnya dukungan infrastruktur yang memadai untuk memajukan sektor ekowisata dan pengembangan produk rotan di daerah tersebut.

“Untuk mewujudkan semua ini, kami memerlukan dukungan dari pemerintah, swasta, dan lembaga lainnya. Kerjasama yang solid akan memastikan pengembangan rotan dan ekowisata di Long Beliu berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan keberlanjutan, Long Beliu optimis ekowisata ini dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam mengelola potensi lokal secara bijak dan berkelanjutan. (mar)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Berau Wajibkan Penjamah Makanan Ikut Pelatihan Khusus

    Dinkes Berau Wajibkan Penjamah Makanan Ikut Pelatihan Khusus

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 862
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau memperketat pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah insiden keracunan yang menimpa sejumlah siswa. Dua instansi, yakni Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pangan, kini mengambil langkah tegas dengan menekankan standar ketat bagi penyedia makanan. Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, menuturkan setiap Satuan Penyedia Program Gizi (SPPG) diwajibkan […]

  • ‎Disabilitas Berau Tunjukkan Ketangguhan di Festival Olahraga 2025

    ‎Disabilitas Berau Tunjukkan Ketangguhan di Festival Olahraga 2025

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.116
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB — Suara sorak penonton menggema di Gedung Olahraga (GOR) Tanjung Redeb, Senin pagi, saat puluhan atlet disabilitas menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam Festival Olahraga Disabilitas (FOD) Kabupaten Berau 2025. ‎Festival yang digelar Pemerintah Kabupaten Berau itu menjadi panggung bagi para penyandang disabilitas untuk menyalurkan semangat dan sportivitas tanpa batas. ‎Wakil Bupati Berau, Gamalis, […]

  • No Event No Party! Berau Harus Lebih Kreatif Bikin Wisata Makin Hype!

    No Event No Party! Berau Harus Lebih Kreatif Bikin Wisata Makin Hype!

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 990
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pasca gelaran event Maratua Run yang mendatangkan banyak wisatawan dari luar Berau, haruslah menjadi motivasi untuk menggelar kembali event serupa. “Saya berharap ke depan Berau lebih banyak membuat event-event. Ini kami membantu men-trigger dengan event Maratua Run ini. Ini kan potensinya hebat, luar biasa. Jangan sampai disia-siakan,” ujar Pj Gubernur Kaltim beberapa […]

  • Menuju Ekonomi Hijau: Berau Rancang Transisi dari Tambang ke Kemandirian Pangan

    Menuju Ekonomi Hijau: Berau Rancang Transisi dari Tambang ke Kemandirian Pangan

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.742
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menyiapkan langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan daerah terhadap sektor pertambangan. Setelah lebih dari dua dekade menjadi penopang utama ekonomi, kini Pemkab Berau menyiapkan arah baru dengan fokus pada penguatan sektor pangan dan kemandirian daerah. ‎Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan dominasi sektor tambang dalam struktur ekonomi Berau […]

  • Anggaran Pegawai Tembus Rp1,3 Triliun

    Anggaran Pegawai Tembus Rp1,3 Triliun

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Bupati Berau Sri Juniarsih memastikan tidak ada rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) massal bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan pemerintah daerah. Ia menyatakan hingga kini belum ada informasi maupun kebijakan yang mengarah pada langkah tersebut. “Sampai saat ini kami belum mendengar informasi terkait PHK massal PPPK. Semua kebijakan tetap […]

  • Dorong DLHK Bangun Laboratorium Sendiri, Komisi II: Sudah Layak

    Dorong DLHK Bangun Laboratorium Sendiri, Komisi II: Sudah Layak

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.399
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Kenaikan tarif air oleh Perumdam Batiwakkal rupanya tidak lepas dari kualitas air baku, terutama air sungai yang menjadi sumber utama air minum di Kabupaten Berau. Hal itu diungkapkan oleh Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah yang menyebut pencemaran lingkungan membuat proses pengolahan air menjadi lebih sulit dan membutuhkan bahan kimia yang lebih […]

expand_less