Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Ekowisata Kampung Rotan Long Beliu: Menjaga Warisan Budaya dan Meningkatkan Kesejahteraan Lewat Potensi Alam

Ekowisata Kampung Rotan Long Beliu: Menjaga Warisan Budaya dan Meningkatkan Kesejahteraan Lewat Potensi Alam

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
  • visibility 1.185
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Kampung Long Beliu, Kecamatan Kelay, kini menyambut era baru dengan meluncurkan Ekowisata Kampung Rotan yang diresmikan pada Kamis (16/1) oleh Asisten I Setkab Berau, Hendratno. Dengan luas potensi rotan mencapai 4.633 meter persegi, kampung ini menyadari besar manfaat yang bisa diberikan oleh rotan, baik bagi masyarakat maupun lingkungan.

“Rotan sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kalimantan, khususnya di Long Beliu. Ini adalah warisan budaya yang perlu dijaga dan dikembangkan,” ujar Hendratno dalam sambutannya. Kampung Long Beliu telah lama dikenal sebagai daerah penghasil rotan yang memiliki potensi luar biasa. Sebagai bagian dari pelestarian budaya dan alam, ekowisata ini menjadi langkah konkret untuk memajukan ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian hutan.

Proyek ekowisata ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Pilar Indonesia, dan masyarakat setempat. Hendratno mengajak semua pihak, terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk mendukung Long Beliu dalam menjadikan rotan sebagai produk unggulan daerah. “Jangan biarkan potensi ini hanya dikenal di Berau, tetapi kita harus memperkenalkannya ke seluruh Indonesia,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen masyarakat, Hendratno juga menyampaikan terima kasih atas alokasi dana karbon dan dana kampung yang telah digunakan untuk pengembangan potensi rotan. Kampung Long Beliu kini tidak hanya dikenal dengan kekayaan alamnya, tetapi juga dengan kerajinan rotan yang telah diwariskan turun-temurun.

Kepala Kampung Long Beliu, John Patrik Ajang, menjelaskan bahwa peluncuran ekowisata ini adalah bagian dari upaya pelestarian hutan dan budaya setempat. Dana karbon yang diterima pada tahun 2024 digunakan untuk pelatihan kerajinan anyaman rotan serta memperkuat akses pasar untuk produk-produk lokal. “Kami berharap rotan dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat dan menjadi daya tarik bagi wisatawan,” ujar John.

Tidak hanya itu, pengembangan rotan juga mendukung program pelestarian hutan. Kampung Long Beliu memiliki potensi rotan yang tersebar di sekitar hutan kampung dan hutan desa, yang kini telah disahkan oleh SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 6259 Tahun 2024. Menurut John, rotan merupakan hasil hutan bukan kayu yang sangat mendukung ekowisata yang berbasis pada pelestarian alam.

Saat ini, Long Beliu memiliki 40 penganyam aktif yang menjadi bagian dari warisan budaya yang dijaga dengan penuh kebanggaan. Ke depan, ekowisata Kampung Rotan diharapkan dapat menjadi alternatif mata pencaharian yang menguntungkan bagi masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif bagi konservasi alam. Namun, John menekankan pentingnya dukungan infrastruktur yang memadai untuk memajukan sektor ekowisata dan pengembangan produk rotan di daerah tersebut.

“Untuk mewujudkan semua ini, kami memerlukan dukungan dari pemerintah, swasta, dan lembaga lainnya. Kerjasama yang solid akan memastikan pengembangan rotan dan ekowisata di Long Beliu berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan keberlanjutan, Long Beliu optimis ekowisata ini dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam mengelola potensi lokal secara bijak dan berkelanjutan. (mar)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Pemerintah–Warga Jadi Kunci Kemajuan Berkelanjutan

    Kolaborasi Pemerintah–Warga Jadi Kunci Kemajuan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 665
    • 0Komentar

    ‎BIATAN – Memasuki usia ke-98 tahun, Kampung Biatan Ilir terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Tak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dalam semangat kebersamaan warganya yang menjadi fondasi utama kemajuan kampung tersebut. ‎ ‎Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, saat menghadiri peringatan Hari Jadi Kampung Biatan Ilir, Senin (10/11/2025). ‎ ‎Ia […]

  • 611 WBP Akan Mencoblos,  Pastikan Tidak Ada ‘Money Politic’ di Rutan 

    611 WBP Akan Mencoblos,  Pastikan Tidak Ada ‘Money Politic’ di Rutan 

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 719
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – H-6 pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Derah (Pilkada), Rutan Tanjung Redeb, tengah mememastikan kesiapan untuk pembentukan TPS Khusus. Sebanyak 611 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) akan memilih Bupati-Wakil Bupati dan Gubernur-Wakil Gunernur di Pilkada tahun ini. Kepala Rutan Tanjung Redeb, Dadang Firmansyah mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum […]

  • Netralitas dan Demokrasi Bermartabat: Perisai Borneo Nusantara Deklarasikan Pilkada Damai

    Netralitas dan Demokrasi Bermartabat: Perisai Borneo Nusantara Deklarasikan Pilkada Damai

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 644
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Organisasi Masyarakat (Ormas) Perisai Borneo Nusantara secara resmi menggelar deklarasi Pilkada Damai pada Sabtu, 21 September 2024, di Gedung Gor Graha Pemuda, Kabupaten Berau. Deklarasi ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) periode 2024-2029 di Bumi Batiwakkal berlangsung aman, damai, dan tertib. Dalam deklarasi tersebut, Perisai Borneo Nusantara menegaskan […]

  • PMI Berau: Penghargaan untuk Pendonor, Wujud Pengabdian bagi Sesama

    PMI Berau: Penghargaan untuk Pendonor, Wujud Pengabdian bagi Sesama

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.276
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Berau memberikan penghargaan kepada sejumlah pendonor darah terbanyak dalam acara HUT PMI ke-79 Tahun 2024 dan Jumbara ke-VII PMR Kabupaten Berau Tahun 2024. Penghargaan diberikan langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, didampingi Ketua PMI Berau, Fitrial Noor. Penghargaan juga diberikan kepada para pendonor darah terbanyak, di antaranya: […]

  • Berau Targetkan Geopark Nasional, Pemerintah Pusat Dukung Melalui Bappenas dan ESDM

    Berau Targetkan Geopark Nasional, Pemerintah Pusat Dukung Melalui Bappenas dan ESDM

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.615
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau terus mengakselerasi upaya pengusulan kawasan Geopark Sangkulirang–Mangkalihat sebagai Geopark Nasional. Kawasan bentang alam yang membentang di dua kabupaten di Kalimantan Timur, Berau dan Kutai Timur, ini dinilai memiliki nilai geologis dan ekologis penting, terutama karena mayoritas situs berada di wilayah Berau. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, menyebutkan bahwa setidaknya terdapat […]

  • DPRD Soroti Minimnya PJU di Pinggiran Tanjung Redeb, Warga Minta Tambahan Lampu Jalan

    DPRD Soroti Minimnya PJU di Pinggiran Tanjung Redeb, Warga Minta Tambahan Lampu Jalan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 442
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah wilayah pinggiran Kota Tanjung Redeb masih menjadi persoalan yang dirasakan warga. Jalan yang gelap pada malam hari dinilai tidak hanya menyulitkan pengendara, tetapi juga memunculkan kekhawatiran terhadap keamanan lingkungan sekitar. Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, mengatakan keberadaan lampu jalan merupakan salah satu kebutuhan dasar infrastruktur […]

expand_less