Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Hasil Uji Lab Air Sungai Terkait Tumpahan 7.000 Ton Batu Bara Belum Diterima Pjs Bupati Berau

Hasil Uji Lab Air Sungai Terkait Tumpahan 7.000 Ton Batu Bara Belum Diterima Pjs Bupati Berau

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
  • visibility 971
  • print Cetak

Tanjung Redeb-  Tumpahan sekitar 7.000 ton batu bara di Muara Mantaritip, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, masih dalam proses pemeriksaan laboratorium oleh perwakilan PT Berau Coal. Hingga kini, hasil uji laboratorium terkait dampak pencemaran batu bara tersebut belum tersedia.

Pejabat Sementara Bupati Berau, Sufian Agus, menyatakan bahwa penyelidikan terkait insiden ini terus berlanjut, terutama menyangkut potensi pencemaran batu bara yang mungkin telah mengalir ke sungai. “Saat ini, kami masih menunggu hasil uji laboratorium. Masih perlu diselidiki apakah tumpahan batu bara tersebut terbawa arus atau hanya terkonsentrasi di satu titik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sufian menjelaskan pentingnya pengukuran radius pencemaran jika batu bara tersebut terbawa arus. “Kalau memang terbawa arus, maka harus diukur hingga radius berapa pencemarannya,” jelasnya. Dalam hal ini, pengambilan sampel air perlu dilakukan mulai dari hulu hingga hilir sungai untuk memastikan apakah telah terjadi pencemaran dan seberapa jauh dampaknya.

Ia juga mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk turut ambil bagian dalam pemeriksaan laboratorium terkait dugaan pencemaran limbah batu bara di kawasan Muara Kampung Pilanjau. “KLHK harus turun tangan untuk menguji sampel dan memastikan apakah ada dampak lingkungan, seperti kematian ikan atau indikasi pencemaran lain,” tambahnya.

Sufian menegaskan bahwa informasi yang jelas dan transparan sangat penting bagi masyarakat, terutama bagi nelayan yang menggantungkan hidup pada sungai tersebut. “Jangan sampai ada informasi yang simpang siur. Semuanya harus terbuka,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, hasil pemeriksaan laboratorium dari PT Berau Coal dan keterlibatan KLHK masih ditunggu oleh masyarakat dan pihak terkait lainnya. (Tim)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tengah Malam, HE Dicokok Polisi di Sambakungan dengan 4,65 Gram Sabu

    Tengah Malam, HE Dicokok Polisi di Sambakungan dengan 4,65 Gram Sabu

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 556
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB –Upaya memutus peredaran narkoba di Kabupaten Berau terus digencarkan. Seorang pria berinisial HE, 27 tahun, dibekuk polisi saat bekerja shift malam di Kampung Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur, Senin dini hari, 21 Juli 2025 sekitar pukul 02.00 Wita. Penangkapan ini bermula dari laporan warga yang resah dengan aktivitas mencurigakan di kampung tersebut. Kepala Satuan […]

  • Dedy Okto Soroti Akses Transportasi Pelajar: Kebijakan Tanpa Fasilitas Bukan Solusi, Keselamatan Tetap Utama

    Dedy Okto Soroti Akses Transportasi Pelajar: Kebijakan Tanpa Fasilitas Bukan Solusi, Keselamatan Tetap Utama

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 507
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wacana pelarangan pelajar membawa kendaraan pribadi ke sekolah kembali mengemuka dan mendapat perhatian Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. Menurutnya, kebijakan tersebut tak bisa diberlakukan begitu saja tanpa menyiapkan terlebih dulu sarana pendukung yang layak, terutama transportasi umum. Dedy menyebut kajian yang sedang disusun Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi kunci penentuan layak atau […]

  • Bukan Cuma Dipakai, Kebaya Jadi Gerakan Ekonomi Kreatif Berau

    Bukan Cuma Dipakai, Kebaya Jadi Gerakan Ekonomi Kreatif Berau

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 543
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau menyerukan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam memperingati Hari Kebaya Nasional, yang jatuh pada hari ini, Kamis (24/7/2025). “Hari Kebaya Nasional bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum penting untuk melestarikan kebaya sebagai warisan budaya bangsa dan mengapresiasi peran besar perempuan dalam sejarah dan pembangunan nasional,” ujarnya. Dalam rangka peringatan ini, Pemkab […]

  • E-Walidata SIPD Jadi Fondasi Satu Data Daerah yang Akurat dan Terintegrasi

    E-Walidata SIPD Jadi Fondasi Satu Data Daerah yang Akurat dan Terintegrasi

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 591
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pengelolaan data pembangunan kini menuntut pemerintah daerah untuk bekerja lebih cepat, akurat, transparan, dan terukur. Data tidak lagi menjadi pelengkap administrasi, tetapi telah menjadi fondasi utama dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan daerah. Sebagai langkah strategis menuju tata kelola pemerintahan modern, Pemerintah Kabupaten Berau mulai mengimplementasikan E-Walidata SIPD, sebuah sistem yang […]

  • Pembangunan Infrastruktur di Gunung Tabur Jadi Bukti Perhatian Pemkab Berau

    Pembangunan Infrastruktur di Gunung Tabur Jadi Bukti Perhatian Pemkab Berau

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 946
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di bawah kepemimpinan Bupati Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Gamalis, pembangunan di Kabupaten Berau terus menunjukkan kemajuan yang signifikan, khususnya di Kecamatan Gunung Tabur. Salah satu bukti nyata dari kesuksesan pembangunan ini adalah realisasi proyek-proyek besar yang kini tengah dijalankan di berbagai sektor. Keberhasilan pembangunan ini menunjukkan adanya pemerataan yang memberikan […]

  • Dinas Kesehatan dan Perusahaan Harus Bersinergi dalam Menyediakan Klinik Mandiri

    Dinas Kesehatan dan Perusahaan Harus Bersinergi dalam Menyediakan Klinik Mandiri

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 555
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Anggota DPRD Berau, Rudi P Mangunsong mendorong pihak perusahaan di daerah perkampungan untuk memiliki klinik mandiri. Pasalnya, keberadaan klinik sangat dibutuhkan khususnya bagi masyarakat di sekitar lokasi perkebunan. “Perusahaan harus punya klinik sendiri. Supaya kalau ada pekerja yang sakit bisa segera mendapat penanganan di klinik, tanpa menunggu atau turun ke kota yang […]

expand_less