Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Hasil Uji Lab Air Sungai Terkait Tumpahan 7.000 Ton Batu Bara Belum Diterima Pjs Bupati Berau

Hasil Uji Lab Air Sungai Terkait Tumpahan 7.000 Ton Batu Bara Belum Diterima Pjs Bupati Berau

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
  • visibility 961
  • print Cetak

Tanjung Redeb-  Tumpahan sekitar 7.000 ton batu bara di Muara Mantaritip, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, masih dalam proses pemeriksaan laboratorium oleh perwakilan PT Berau Coal. Hingga kini, hasil uji laboratorium terkait dampak pencemaran batu bara tersebut belum tersedia.

Pejabat Sementara Bupati Berau, Sufian Agus, menyatakan bahwa penyelidikan terkait insiden ini terus berlanjut, terutama menyangkut potensi pencemaran batu bara yang mungkin telah mengalir ke sungai. “Saat ini, kami masih menunggu hasil uji laboratorium. Masih perlu diselidiki apakah tumpahan batu bara tersebut terbawa arus atau hanya terkonsentrasi di satu titik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sufian menjelaskan pentingnya pengukuran radius pencemaran jika batu bara tersebut terbawa arus. “Kalau memang terbawa arus, maka harus diukur hingga radius berapa pencemarannya,” jelasnya. Dalam hal ini, pengambilan sampel air perlu dilakukan mulai dari hulu hingga hilir sungai untuk memastikan apakah telah terjadi pencemaran dan seberapa jauh dampaknya.

Ia juga mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk turut ambil bagian dalam pemeriksaan laboratorium terkait dugaan pencemaran limbah batu bara di kawasan Muara Kampung Pilanjau. “KLHK harus turun tangan untuk menguji sampel dan memastikan apakah ada dampak lingkungan, seperti kematian ikan atau indikasi pencemaran lain,” tambahnya.

Sufian menegaskan bahwa informasi yang jelas dan transparan sangat penting bagi masyarakat, terutama bagi nelayan yang menggantungkan hidup pada sungai tersebut. “Jangan sampai ada informasi yang simpang siur. Semuanya harus terbuka,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, hasil pemeriksaan laboratorium dari PT Berau Coal dan keterlibatan KLHK masih ditunggu oleh masyarakat dan pihak terkait lainnya. (Tim)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Berau Musnahkan 1.587 Botol Miras, Bupati Apresiasi Operasi Pekat Mahakam 2026

    Kewenangan di Provinsi dan Larangan Perda, Izin Miras di Berau Tak Pernah Dikeluarkan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    BERAU – Hingga kini, izin penjualan minuman beralkohol di Kabupaten Berau belum pernah diterbitkan. Kondisi ini dipengaruhi oleh kewenangan perizinan yang berada di tingkat provinsi serta larangan yang diatur dalam peraturan daerah. Fungsional Penata Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPT) Berau, Dody, menyatakan belum ada pengajuan izin penjualan miras yang masuk […]

  • Kerusakan Baterai Jadi Penyebab Utama Padamnya PJUTS di Berau

    Kerusakan Baterai Jadi Penyebab Utama Padamnya PJUTS di Berau

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    BERAU – Persoalan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang kerap padam di sejumlah wilayah Kabupaten Berau masih menjadi keluhan masyarakat. Kondisi tersebut tidak hanya mengurangi kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan, terutama di ruas jalan yang minim penerangan. Salah seorang warga Sambaliung, RY, mengaku sering menjumpai lampu jalan yang tidak berfungsi, terutama […]

  • Embung Belum Optimal, Warga Maratua Tetap Bergantung pada Air Hujan

    Embung Belum Optimal, Warga Maratua Tetap Bergantung pada Air Hujan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.852
    • 0Komentar

    MARATUA — Upaya penyediaan akses air bersih melalui pembangunan embung berbasis program Corporate Social Responsibility (CSR) di Pulau Maratua rupanya belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat sepenuhnya. ‎Di Kampung Teluk Alulu dan Bohe Silian, warga masih harus mengandalkan air hujan sebagai sumber konsumsi utama dalam kehidupan sehari-hari. ‎Camat Maratua, Ariyanto, mengatakan bahwa fasilitas embung yang dibangun […]

  • Gamalis: Aparat Kampung Berau Harus Waspadai Penyimpangan Dana Desa

    Gamalis: Aparat Kampung Berau Harus Waspadai Penyimpangan Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 657
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kampung. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah melalui bimbingan teknis (bimtek) kepada aparat kampung, guna meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola dana desa yang jumlahnya kian signifikan. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber […]

  • Ditemukan Jarak 5 Kilometer, Korban Kedua Hilang di Maratua Akhirnya Ditemukan

    Ditemukan Jarak 5 Kilometer, Korban Kedua Hilang di Maratua Akhirnya Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.546
    • 0Komentar

    MARATUA  — Setelah dua jam melakukan pencarian, korban kedua yakni anak yang dilaporkan hilang di Maratua ditemukan juga dalam keadaan meninggal dunia. Korban pertama ditemukan sang ayah saat melakukan penyelaman di sekitar speed boat yang bersandar, sekitar pukul 22.00 wita. Sedangkan korban kedua ditemukan sekitar pukul 23.47 wita atau menjelang pagi. “Lokasi ditemukannya korban kedua […]

  • Aliansi Pemuda Berau Kirim Surat Resmi, KUPP Dituntut Buka Fakta Dugaan Aktivitas di Pesisir

    Aliansi Pemuda Berau Kirim Surat Resmi, KUPP Dituntut Buka Fakta Dugaan Aktivitas di Pesisir

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    BERAU – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Berau melayangkan surat resmi kepada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KUPP) Kabupaten Berau terkait dugaan aktivitas pemuatan cangkang sawit milik PT Pesona Sawit Abadi di wilayah pesisir Kecamatan Tabalar. Dalam surat tertanggal 17 Juni 2026 tersebut, aliansi meminta KUPP Berau segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) serta penindakan tegas terhadap […]

expand_less