Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Hasil Uji Lab Air Sungai Terkait Tumpahan 7.000 Ton Batu Bara Belum Diterima Pjs Bupati Berau

Hasil Uji Lab Air Sungai Terkait Tumpahan 7.000 Ton Batu Bara Belum Diterima Pjs Bupati Berau

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
  • visibility 950
  • print Cetak

Tanjung Redeb-  Tumpahan sekitar 7.000 ton batu bara di Muara Mantaritip, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, masih dalam proses pemeriksaan laboratorium oleh perwakilan PT Berau Coal. Hingga kini, hasil uji laboratorium terkait dampak pencemaran batu bara tersebut belum tersedia.

Pejabat Sementara Bupati Berau, Sufian Agus, menyatakan bahwa penyelidikan terkait insiden ini terus berlanjut, terutama menyangkut potensi pencemaran batu bara yang mungkin telah mengalir ke sungai. “Saat ini, kami masih menunggu hasil uji laboratorium. Masih perlu diselidiki apakah tumpahan batu bara tersebut terbawa arus atau hanya terkonsentrasi di satu titik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sufian menjelaskan pentingnya pengukuran radius pencemaran jika batu bara tersebut terbawa arus. “Kalau memang terbawa arus, maka harus diukur hingga radius berapa pencemarannya,” jelasnya. Dalam hal ini, pengambilan sampel air perlu dilakukan mulai dari hulu hingga hilir sungai untuk memastikan apakah telah terjadi pencemaran dan seberapa jauh dampaknya.

Ia juga mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk turut ambil bagian dalam pemeriksaan laboratorium terkait dugaan pencemaran limbah batu bara di kawasan Muara Kampung Pilanjau. “KLHK harus turun tangan untuk menguji sampel dan memastikan apakah ada dampak lingkungan, seperti kematian ikan atau indikasi pencemaran lain,” tambahnya.

Sufian menegaskan bahwa informasi yang jelas dan transparan sangat penting bagi masyarakat, terutama bagi nelayan yang menggantungkan hidup pada sungai tersebut. “Jangan sampai ada informasi yang simpang siur. Semuanya harus terbuka,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, hasil pemeriksaan laboratorium dari PT Berau Coal dan keterlibatan KLHK masih ditunggu oleh masyarakat dan pihak terkait lainnya. (Tim)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Termuda, Oktavia, Fokus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

    Anggota DPRD Termuda, Oktavia, Fokus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 678
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Oktavia, salah satu anggota DPRD Berau periode 2024-2029 dari Partai Nasdem, merupakan anggota DPRD termuda di Kabupaten Berau. Perempuan berparas manis yang akrab disapa Okta ini lahir di Berau, pada 9 Oktober 1996 atau berusia 28 tahun saat dilantik menjadi wakil rakyat. Saat ditemui usai pelantikan anggota DPRD Berau, pada Rapat Paripurna […]

  • Prabowo Soroti Digitalisasi Bansos, Proses Kelayakan dari 200 Hari Kini Diklaim Hitungan Menit

    Prabowo Soroti Digitalisasi Bansos, Proses Kelayakan dari 200 Hari Kini Diklaim Hitungan Menit

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyoroti digitalisasi perlindungan sosial sebagai salah satu bentuk transformasi pelayanan pemerintah. Sistem baru ini disebut mampu memangkas proses pendaftaran hingga pemeriksaan kelayakan penerima bantuan sosial yang sebelumnya memakan waktu berbulan-bulan menjadi hanya hitungan menit. Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI […]

  • Kemenag Berau Tunggu Instruksi Pusat Soal Program Nikah Massal Nasional

    Kemenag Berau Tunggu Instruksi Pusat Soal Program Nikah Massal Nasional

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.054
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Rencana Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menggelar program nikah massal secara nasional tengah menyita perhatian publik. Program ini dirancang setelah kegiatan serupa sebelumnya mencatat antusiasme tinggi, dengan seratus pasangan mengikuti prosesi pernikahan bersama. Yang membuat program ini mencuri perhatian, seluruh biaya pernikahan akan ditanggung pemerintah. Mulai dari administrasi, rias pengantin, mas kawin, […]

  • Fasilitas di Tepian Teratai Bakal Diperbaiki, Pemerintah Minta Warga Ikut Merawat

    Fasilitas di Tepian Teratai Bakal Diperbaiki, Pemerintah Minta Warga Ikut Merawat

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 682
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Perbaikan turap di Tepian Teratai akan segera dilakukan, pekerjaan itu akan dimulai bulan ini atau selambat-lambatnya bulan depan. ‎Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Fendra Firnawan menuebut, anggaran masih menunggu melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT) tahun ini ‎“Waktu dekat ini, mungkin bulan ini atau bulan depan kita mulai perbaikan. Jadi […]

  • Dana Penanganan Banjir Menipis, DPUPR Berau Andalkan Perawatan Drainase dan Sub-DAS

    Dana Penanganan Banjir Menipis, DPUPR Berau Andalkan Perawatan Drainase dan Sub-DAS

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau mengakui anggaran penanganan drainase dan normalisasi sungai pada 2026 sangat terbatas. Kondisi tersebut membuat dinas lebih memprioritaskan pemeliharaan infrastruktur pengairan yang telah ada dibanding pembangunan fasilitas baru. Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Hendra Pranata, mengatakan pihaknya belum merinci total anggaran yang […]

  • Peserta pertemuan pembahasan batas wilayah Berau dan Kutai Timur menunjukkan dokumen berita acara

    Sri Juniarsih Minta Kemendagri Kaji Ulang Batas Berau-Kutim

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Bupati Berau Sri Juniarsih meminta Kemendagri mengkaji batas Berau-Kutai Timur sesuai aturan dan melindungi hak masyarakat di kawasan tersebut.

expand_less