Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Inflasi Tinggi, Kios Penyeimbang Jadi Harapan Baru di Pasar Sanggam

Inflasi Tinggi, Kios Penyeimbang Jadi Harapan Baru di Pasar Sanggam

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
  • visibility 1.225
  • print Cetak

A-News.id, Tanjung Redeb – Isu inflasi menjadi perhatian utama Presiden Joko Widodo dan juga diharapkan tetap menjadi fokus di masa kepemimpinan Presiden Prabowo. Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok, pemerintah provinsi dan kabupaten di Kalimantan Timur berkolaborasi untuk menanggulangi masalah ini.

Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, bersama Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, meresmikan kios penyeimbang yang baru di Pasar Sanggam Adji Dilayas.

“Salah satu langkah yang kami ambil untuk menekan inflasi adalah dengan menghadirkan kios penyeimbang stabilitas harga bahan pokok,” ungkap Akmal saat acara peresmian, Selasa (29\10\2024).

Kios penyeimbang di Berau ini merupakan yang keempat di Kalimantan Timur, mengikuti jejak kios serupa di Samarinda dan Balikpapan, yang masing-masing memiliki dua kios. Selain itu, terdapat satu kios di Penajam Paser Utara, sehingga total kios penyeimbang di Kaltim berjumlah enam.

Akmal Malik menjelaskan bahwa empat daerah tersebut menjadi perhatian khusus karena menyumbang angka inflasi yang cukup tinggi, dengan Berau menempati posisi ke-23 di Indonesia untuk inflasi tertinggi. Sebelumnya, inflasi di Kaltim hanya dihasilkan dari dua daerah, yakni Samarinda dan Balikpapan, namun kini PPU dan Berau turut berkontribusi pada peningkatan angka inflasi.

“Sebanyak 10 komoditi pokok yang menjadi dasar penilaian BPS sangat fluktuatif harganya. Oleh karena itu, kios penyeimbang hadir untuk membantu menstabilkan harga,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa intervensi pasar langsung tidak mungkin dilakukan, karena harga sangat dipengaruhi oleh suplai dan permintaan.

Kios penyeimbang diharapkan dapat memberikan akses kepada masyarakat Berau untuk memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, tanpa mengganggu pedagang lainnya. Inisiatif ini sejalan dengan arahan dari Kementerian untuk menerapkan kebijakan yang tepat sasaran.

Selain itu, pemerintah juga mengembangkan sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) untuk memastikan ketersediaan bahan pokok di Kalimantan Timur. Kios penyeimbang diharapkan berfungsi sebagai ujung tombak dalam sistem ini, membantu mendeteksi potensi kenaikan harga komoditas.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan inflasi di Kaltim dapat ditekan, dan masyarakat dapat lebih mudah mengakses bahan pokok dengan harga yang stabil. (ADV/mar)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transparansi Dipertanyakan, Dugaan Penutupan Informasi Laka Tambang Mencuat

    Transparansi Dipertanyakan, Dugaan Penutupan Informasi Laka Tambang Mencuat

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.133
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Seorang karyawan di salah satu perusahaan pertambangan yang beroperasi di wilayah Berau berinisial ANS diduga mengalami kecelakaan kerja. Kendati begitu, Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Timur dan Polres Berau belum mengetahui kepastian informasi tersebut. Koordinator Pengawas ketenagakerjaan Provinsi Kaltim, Sab’an mengungkapkan bahwa pihaknya belum mendapat informasi tersebut. “Kami belum dapat informasi tersebut,” ujarnya […]

  • Kemiskinan Kaltim Turun Jadi 5,14 Persen pada Maret 2026

    Kemiskinan Kaltim Turun Jadi 5,14 Persen pada Maret 2026

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Persentase penduduk miskin di Kalimantan Timur atau Kaltim turun menjadi 5,14 persen pada Maret 2026. Angka itu berkurang 0,05 poin persentase dibandingkan September 2025 yang mencapai 5,19 persen. Penurunan juga terjadi jika dibandingkan dengan kondisi pada Maret 2025. Persentase penduduk miskin Kaltim tercatat turun 0,03 poin persentase. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim […]

  • Arus Informasi Kian Cepat, Aparatur Berau Diminta Cermat Pilah Data

    Arus Informasi Kian Cepat, Aparatur Berau Diminta Cermat Pilah Data

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    BERAU — Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengingatkan aparatur pemerintah agar lebih cermat dalam menyampaikan informasi kepada publik. Ia menekankan pentingnya memahami batasan data yang dapat dipublikasikan, terutama di tengah arus informasi digital yang semakin cepat. Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan kunjungan kerja dan sosialisasi monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik pada badan publik […]

  • Pengacara Bambang Irawan Apresiasi Profesionalisme Polres Berau

    Pengacara Bambang Irawan Apresiasi Profesionalisme Polres Berau

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.570
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Bambang Irawan, seorang pengacara yang berpraktek di wilayah Lembaga Bantuan Hukum Polres Berau, menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan profesional yang diberikan oleh aparat kepolisian, khususnya para penyidik dan penyidik pembantu. Dalam sebuah wawancaranya, Bambang mengungkapkan bahwa selama menjalani praktek hukum, ia merasa sangat dibantu oleh pihak kepolisian. “Saya merasa sangat terbantu oleh kerja […]

  • Perketat Izin Pelaku Bisnis Poperti

    Perketat Izin Pelaku Bisnis Poperti

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    (17/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Anggota Komisi II DPRD Berau, Elita Herlina, mengingatkan para pelaku usaha properti atau pengembang perumahan untuk secara teliti memeriksa izin mendirikan bangunan sebelum memulai proses pembangunan. Diketahui bahwa Kabupaten Berau saat ini sedang mengalami lonjakan pembangunan rumah dan gedung baru, tidak hanya terbatas di wilayah perkotaan, tetapi juga menyebar hingga […]

  • Dinkes Berau Wajibkan Penjamah Makanan Ikut Pelatihan Khusus

    Dinkes Berau Wajibkan Penjamah Makanan Ikut Pelatihan Khusus

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 862
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau memperketat pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah insiden keracunan yang menimpa sejumlah siswa. Dua instansi, yakni Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pangan, kini mengambil langkah tegas dengan menekankan standar ketat bagi penyedia makanan. Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, menuturkan setiap Satuan Penyedia Program Gizi (SPPG) diwajibkan […]

expand_less