Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Kearifan Lokal Bersinar di Abutta Banua: Saksikan Pertunjukan Budaya yang Memikat

Kearifan Lokal Bersinar di Abutta Banua: Saksikan Pertunjukan Budaya yang Memikat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
  • visibility 699
  • print Cetak

Sambaliung – Peringatan hari jadi ke-22 Kelurahan Sambaliung dan hari jadi ke-4 PKL Basuli tahun 2024 dirayakan dengan gelaran Abutta Banua yang berlangsung meriah di Tepian depan Keraton Sambaliung, Sabtu (5/10/2024). Acara ini menjadi simbol pelestarian adat dan budaya Banua, yang berasal dari salah satu suku asli Kabupaten Berau. Kearifan lokal yang terkandung di dalamnya dianggap sebagai aset penting yang harus terus dijaga dan dilestarikan demi kemajuan daerah.

Asisten I Pemerintah Kabupaten Berau, Hendratno, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Abut Banuanta Sambaliung tahun ini merupakan momentum istimewa, tidak hanya untuk merayakan ulang tahun Kelurahan Sambaliung yang ke-22, tetapi juga ulang tahun PKL Basuli yang ke-4. Ia mengajak masyarakat untuk merenungkan berbagai pencapaian yang telah diraih di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi, yang telah menunjukkan perkembangan positif.

“Kegiatan ini menjadi momen yang tepat untuk merefleksikan apa yang telah kita capai demi pembangunan di berbagai sektor. Dari infrastruktur hingga ekonomi, semuanya mengalami kemajuan yang patut kita syukuri,” ungkap Hendratno.

Abutta Banua tak hanya menyajikan pertunjukan budaya berupa tarian khas Berau, tetapi juga menjadi ajang promosi bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal yang telah memiliki legalitas. Diharapkan, kehadiran UMKM dalam acara ini dapat terus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan tepian Sambaliung.

“Kegiatan Abutta Banua ini, selain menjaga kelestarian budaya dan kearifan lokal, juga diharapkan dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui perputaran usaha PKL Basuli yang semakin menggeliat,” tambahnya.

Kawasan Tepian Sambaliung, yang kini terintegrasi dengan kelompok PKL Basuli, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan. Selain menawarkan wisata sejarah karena kedekatannya dengan Keraton Sambaliung, kawasan ini juga menarik minat masyarakat Berau untuk bersantai dan menikmati suasana tepian yang asri.

Hendratno menekankan bahwa sinergi antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal sangat penting untuk keberlanjutan pembangunan di Berau. Gelaran Abutta Banua menjadi bukti nyata bahwa budaya lokal bisa menjadi pondasi kuat bagi kemajuan daerah, sekaligus menjaga identitas kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun. (Adv.mar)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Validasi Data Peserta, Siap Tanggung Iuran BPJS

    Pemkab Berau Validasi Data Peserta, Siap Tanggung Iuran BPJS

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau mulai menindaklanjuti kebijakan pengalihan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) dari pemerintah provinsi ke kabupaten/kota. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mengatakan pemerintah daerah masih menunggu proses validasi data sebelum memastikan kesiapan pembiayaan melalui APBD. “Perlu divalidasi kembali data dari provinsi. […]

  • Beri Perhatian Khusus Stunting Berau, Sri Juniarsih Aktif Ajak Masyarakat ke Posyandu 

    Beri Perhatian Khusus Stunting Berau, Sri Juniarsih Aktif Ajak Masyarakat ke Posyandu 

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 812
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Stunting menjadi salah satu masalah yang terus menjadi perhatian, mulai dari pusat, provinsi hingga kabupaten. Untuk Kabupaten Berau sendiri, angka stunting yang masih cukup tinggi juga menjadi fokus utama. Di masa kepemimpinan Sri Juniarsih, kasus stunting menjadi keseriusan yang terus diupayakan agar angkanya bisa turun. Bahkan, di setiap kesempatan saat melakukan kunjungan baik […]

  • Deklarasi Damai di Hotel Gioia: Warga Tionghoa Berau Serukan Pilkada Tanpa Kampanye Hitam

    Deklarasi Damai di Hotel Gioia: Warga Tionghoa Berau Serukan Pilkada Tanpa Kampanye Hitam

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 645
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Warga Tionghoa Kabupaten Berau menunjukkan dukungan tegas untuk Pilkada 2024 yang aman dan damai serta pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui acara deklarasi yang berlangsung meriah di Hotel Gioia, Tanjung Redeb, pada Minggu malam. Acara ini dimeriahkan dengan nyanyian dan pembagian doorprize yang menambah semangat suasana malam tersebut. Ketua Yayasan Harapan Kasih […]

  • Pj Gubernur Kaltim Bakal Cek Soal Batu Bara Tumpah ke Kementerian ESDM

    Pj Gubernur Kaltim Bakal Cek Soal Batu Bara Tumpah ke Kementerian ESDM

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 658
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Insiden sebuah tongkang bermuatan ribuan ton batubara yang terbalik di Sungai Mantaritip, pada Jumat (18/10/2024) malam lalu, yang diduga berpotensi menyebabkan pencemaran sungai, mendapat respon dari Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik. Ditemui Selasa (29/10/2024) sore, Pj Gubernur yang baru mengetahui informasi ini langsung menindaklanjuti, dengan mengecek ke Kementerian Energi Sumber Daya dan […]

  • Hendratno: Olahraga Tradisional Harus Dikenalkan Sejak Dini kepada Generasi Muda

    Hendratno: Olahraga Tradisional Harus Dikenalkan Sejak Dini kepada Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Perlombaan permainan tradisional dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb ke-214 resmi ditutup oleh Asisten I Setda Berau, Hendratno, yang mewakili Bupati Berau. Acara penutupan tersebut berlangsung di Lapangan Sepak Bola Batiwakkal pada Jumat (20/09/2024). Ajang permainan tradisional ini digelar sebagai upaya melestarikan budaya lokal sekaligus mempererat tali […]

  • Embung Belum Optimal, Warga Maratua Tetap Bergantung pada Air Hujan

    Embung Belum Optimal, Warga Maratua Tetap Bergantung pada Air Hujan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.802
    • 0Komentar

    MARATUA — Upaya penyediaan akses air bersih melalui pembangunan embung berbasis program Corporate Social Responsibility (CSR) di Pulau Maratua rupanya belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat sepenuhnya. ‎Di Kampung Teluk Alulu dan Bohe Silian, warga masih harus mengandalkan air hujan sebagai sumber konsumsi utama dalam kehidupan sehari-hari. ‎Camat Maratua, Ariyanto, mengatakan bahwa fasilitas embung yang dibangun […]

expand_less