Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Kopi Liberika Berau: Potensi Komoditas Unggulan untuk Pasar Internasional

Kopi Liberika Berau: Potensi Komoditas Unggulan untuk Pasar Internasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
  • visibility 1.216
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Selain cokelat, kopi menjadi komoditas pertanian kedua yang berpotensi besar untuk dikembangkan di Kabupaten Berau. Komoditas yang satu ini dianggap mampu memanfaatkan peluang pasar yang sama dengan cokelat Berau yang sudah menembus pasar internasional.

Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, mengungkapkan bahwa kopi Berau, khususnya jenis Liberika, memiliki rasa yang unik dan berpotensi menjadi produk unggulan yang bisa diekspor ke berbagai negara.

“Saya sudah mencicipi kopi Berau ini, dan rasanya memang khas, dengan ciri khas yang berbeda. Kalau bisa, kopi ini menjadi produk yang berkelanjutan. Jangan sampai ketika ada permintaan, stoknya justru habis,” ujar Sufian Agus dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu.

Salah satu jenis kopi unggulan yang banyak diminati adalah kopi Liberika, yang berasal dari Kampung Sumber Mulya, Kecamatan Talisayan. Kopi jenis ini terkenal dengan rasa buah belimbing yang unik, dan telah berhasil menembus pasar hingga ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Aceh. Selain itu, kopi Liberika juga dikembangkan di Kecamatan Gunung Tabur, tepatnya di Sambakungan, yang sudah mulai dibudidayakan sejak tahun 2019.

Dengan ekosistem, lingkungan, dan iklim yang mendukung, Kabupaten Berau dipandang sebagai lokasi yang ideal untuk penanaman kopi, terutama jenis Liberika. Beberapa daerah seperti Samburakat, Talisayan, dan Batu Putih kini sudah mulai mengembangkan kebun kopi meskipun masih dalam skala kecil.

Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong pengembangan kopi Berau sebagai komoditas unggulan ke depan.

“Kopi ini memang belum menjadi komoditas unggulan utama, tetapi potensi besar untuk menjadi komoditas ekspor masih terbuka lebar. Kami akan berusaha agar kopi Berau bisa berkembang pesat seperti halnya cokelat Berau yang kini sudah diekspor ke beberapa negara,” ungkap Lita.

Menurut Lita, saat ini kopi bukan hanya diminati oleh kalangan tertentu, seperti para pencinta kopi, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya kaum milenial. Banyak kafe-kafe di Berau yang kini menjadikan kopi sebagai salah satu menu andalan mereka.

“Selain kopi Liberika, kami juga berencana menanam varietas kopi lainnya seperti Robusta dan Arabica di masa mendatang. Pasar kopi ini sudah cukup terbuka, dan kopi Berau juga bisa dipadukan dengan kakao, menciptakan produk baru yang menarik,” tambah Lita.

Dengan potensi yang besar ini, pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen untuk mengembangkan sektor pertanian kopi secara berkelanjutan, sehingga kopi Berau bisa menjadi produk yang berdaya saing di pasar internasional, dan memberikan manfaat ekonomi bagi para petani lokal. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelas 1,2,3 BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Besaran Iuran per 30 Januari

    Kelas 1,2,3 BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Besaran Iuran per 30 Januari

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.239
    • 0Komentar

    JAKARTA- Iuran BPJS kesehatan dipastikan akan mengalami penyesuaian pada 2025, seiring dengan diterapkannya sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), menggantikan sistem kelas 1, 2, dan 3. Ketentuan penerapan tarif baru iuran BPJS Kesehatan pada Juli 2025 ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun […]

  • Long Ayap Dilanda Banjir Terparah, Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Mendesak

    Long Ayap Dilanda Banjir Terparah, Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Mendesak

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 881
    • 0Komentar

    SEGAH – Banjir di Kampung Long Ayap Kecamatan Segah mulai mengkhawatirkan. Selain ketinggian debit banjir yang sudah mencapai 5 meter dengan arus yang cukup deras, banjir pada Selasa (27/5/2025) membuat beberapa bangunan hanyut.   “Posko Kesehatan Desa (Poskesdes), SD, Perumahan Guru, Aula Adat, hingga Gereja habis lenyap terbawa arus banjir,” terang salah satu warga Kampung […]

  • Pansus TJSL Temukan Berbagai Persoalan Pengelolaan CSR di Kalimantan Timur

    Pansus TJSL Temukan Berbagai Persoalan Pengelolaan CSR di Kalimantan Timur

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) DPRD Kalimantan Timur menyampaikan tujuh rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai upaya memperbaiki tata kelola program Corporate Social Responsibility (CSR) atau TJSL perusahaan di daerah tersebut. Rekomendasi itu disampaikan setelah pansus menyelesaikan masa kerja selama hampir lima bulan. Selama periode tersebut, pansus […]

  • Rudi Mangunsong Soroti Ketimpangan Pengembangan Wisata, Pemkab Diminta Prioritaskan Segah

    Rudi Mangunsong Soroti Ketimpangan Pengembangan Wisata, Pemkab Diminta Prioritaskan Segah

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangunsong meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau untuk lebih memperhatikan wisata di daerah pedalaman Segah. Ia merasa Disbudpar Berau lebih memerhatikan kasawan wisata di pesisir seperti Talisayan dan Biduk-biduk. Rudi meminta membangun Sarana Prasarana (Sapras) dalam menunjang kebutuhan para […]

  • Berau Dipantau dalam Penilaian Arindama, Kampung Diminta Tunjukkan Pencapaian Pembangunan

    Berau Dipantau dalam Penilaian Arindama, Kampung Diminta Tunjukkan Pencapaian Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.003
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mengikuti proses penilaian Arindama Bidang Pembangunan Wilayah Pedesaan yang digelar secara daring bersama tim penilai dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, baru-baru ini. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung (DPMK), Tentram Rahayu, menjelaskan bahwa dalam proses verifikasi, pihaknya memaparkan kondisi objektif seluruh kampung di Berau. Penilaian mencakup berbagai indikator, seperti […]

  • ‎Disbudpar Dorong Pembangunan Creative Hub sebagai Rumah Kolaborasi Pelaku Ekraf

    ‎Disbudpar Dorong Pembangunan Creative Hub sebagai Rumah Kolaborasi Pelaku Ekraf

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.691
    • 0Komentar

    BERAU — Upaya Pemerintah Kabupaten Berau untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif memasuki fase baru, pembangunan Creative Hub sebagai pusat aktivitas pelaku ekonomi kreatif. Gagasan ini muncul setelah subsektor ekraf unggulan di Berau menunjukkan perkembangan positif. ‎Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, mengatakan keberadaan Creative Hub akan menjadi game changer untuk menghadirkan ruang kolaborasi, pelatihan, produksi, hingga […]

expand_less