Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Kopi Liberika Berau: Potensi Komoditas Unggulan untuk Pasar Internasional

Kopi Liberika Berau: Potensi Komoditas Unggulan untuk Pasar Internasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
  • visibility 1.334
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Selain cokelat, kopi menjadi komoditas pertanian kedua yang berpotensi besar untuk dikembangkan di Kabupaten Berau. Komoditas yang satu ini dianggap mampu memanfaatkan peluang pasar yang sama dengan cokelat Berau yang sudah menembus pasar internasional.

Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, mengungkapkan bahwa kopi Berau, khususnya jenis Liberika, memiliki rasa yang unik dan berpotensi menjadi produk unggulan yang bisa diekspor ke berbagai negara.

“Saya sudah mencicipi kopi Berau ini, dan rasanya memang khas, dengan ciri khas yang berbeda. Kalau bisa, kopi ini menjadi produk yang berkelanjutan. Jangan sampai ketika ada permintaan, stoknya justru habis,” ujar Sufian Agus dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu.

Salah satu jenis kopi unggulan yang banyak diminati adalah kopi Liberika, yang berasal dari Kampung Sumber Mulya, Kecamatan Talisayan. Kopi jenis ini terkenal dengan rasa buah belimbing yang unik, dan telah berhasil menembus pasar hingga ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Aceh. Selain itu, kopi Liberika juga dikembangkan di Kecamatan Gunung Tabur, tepatnya di Sambakungan, yang sudah mulai dibudidayakan sejak tahun 2019.

Dengan ekosistem, lingkungan, dan iklim yang mendukung, Kabupaten Berau dipandang sebagai lokasi yang ideal untuk penanaman kopi, terutama jenis Liberika. Beberapa daerah seperti Samburakat, Talisayan, dan Batu Putih kini sudah mulai mengembangkan kebun kopi meskipun masih dalam skala kecil.

Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong pengembangan kopi Berau sebagai komoditas unggulan ke depan.

“Kopi ini memang belum menjadi komoditas unggulan utama, tetapi potensi besar untuk menjadi komoditas ekspor masih terbuka lebar. Kami akan berusaha agar kopi Berau bisa berkembang pesat seperti halnya cokelat Berau yang kini sudah diekspor ke beberapa negara,” ungkap Lita.

Menurut Lita, saat ini kopi bukan hanya diminati oleh kalangan tertentu, seperti para pencinta kopi, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya kaum milenial. Banyak kafe-kafe di Berau yang kini menjadikan kopi sebagai salah satu menu andalan mereka.

“Selain kopi Liberika, kami juga berencana menanam varietas kopi lainnya seperti Robusta dan Arabica di masa mendatang. Pasar kopi ini sudah cukup terbuka, dan kopi Berau juga bisa dipadukan dengan kakao, menciptakan produk baru yang menarik,” tambah Lita.

Dengan potensi yang besar ini, pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen untuk mengembangkan sektor pertanian kopi secara berkelanjutan, sehingga kopi Berau bisa menjadi produk yang berdaya saing di pasar internasional, dan memberikan manfaat ekonomi bagi para petani lokal. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan Bahasa Banua: Dari Regulasi, Buku Hingga SDM — Upaya Serius Menjaga Identitas Budaya Generasi Muda

    Pendidikan Bahasa Banua: Dari Regulasi, Buku Hingga SDM — Upaya Serius Menjaga Identitas Budaya Generasi Muda

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bahasa daerah bukan hanya kata-kata, tetapi identitas, sejarah, dan memori sosial yang melekat pada masyarakat Berau. Kesadaran itulah yang membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Berau terus mendorong pelestarian Bahasa Banua agar tidak hanya terdengar dalam percakapan warga, tetapi juga hidup dalam ruang pendidikan formal. Salah satu langkah besar yang sedang disiapkan adalah menjadikan […]

  • Pelatihan SDM adalah Kunci untuk Membangun Berau

    Pelatihan SDM adalah Kunci untuk Membangun Berau

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.101
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan. Pengembangan SDM pun menjadi hal krusial yang bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah semata melainkan juga lintas sektor salah satunya perusahaan. “Seluruh pihak harus berkolaborasi dalam peningkatan kapasitas SDM di Berau. Hal ini pun menjadi keuntungan bagi perusahaan-perusahaan karena tidak perlu mendatangkan […]

  • Hujan Mengguyur Kaltim Sepekan ke Depan, BMKG: Mayoritas Wilayah Masih Kategori Menengah

    Hujan Mengguyur Kaltim Sepekan ke Depan, BMKG: Mayoritas Wilayah Masih Kategori Menengah

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 433
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Langit Kalimantan Timur diperkirakan masih akrab dengan hujan hingga sepekan ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda memprakirakan sebagian besar wilayah provinsi ini akan diguyur hujan dengan intensitas menengah pada periode 11–20 Februari 2026. Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor, mengatakan secara […]

  • Pemkab Berau Soroti Tantangan Literasi Digital saat Pelantikan ATPUSI 2025-2029

    Pemkab Berau Soroti Tantangan Literasi Digital saat Pelantikan ATPUSI 2025-2029

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti pentingnya peran perpustakaan dalam menjaga budaya literasi di tengah perkembangan teknologi digital. Hal itu disampaikan dalam pelantikan pengurus Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (ATPUSI) Kabupaten Berau periode 2025-2029 yang dirangkai dengan rapat kerja organisasi, Jumat (22/5/2026). Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya […]

  • Kejati Kaltara Serahkan Dua Tersangka Korupsi Rp 2,95 Miliar ke JPU

    Kejati Kaltara Serahkan Dua Tersangka Korupsi Rp 2,95 Miliar ke JPU

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Penanganan perkara dugaan korupsi proyek pembuatan aplikasi sistem informasi pariwisata di Dinas Pariwisata Kalimantan Utara tahun anggaran 2021 memasuki tahap baru. Kasus dengan nilai anggaran Rp 2,95 miliar itu kini berlanjut ke proses penuntutan. Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara melimpahkan dua tersangka beserta barang bukti kepada jaksa penuntut umum. Pelimpahan ini merupakan tahap […]

  • DPRD Berau Dorong Solusi Terbaik untuk Kejelasan Status Relawan Nakes

    DPRD Berau Dorong Solusi Terbaik untuk Kejelasan Status Relawan Nakes

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – DPRD Kabupaten Berau menyoroti kondisi tenaga kesehatan (nakes) di wilayah pesisir Kecamatan Biatan yang dinilai masih kekurangan sumber daya, sekaligus belum jelasnya status sejumlah nakes yang masih berlabel relawan. Anggota Komisi I DPRD Berau Thamrin mengatakan persoalan tersebut tidak hanya terkait keterbatasan jumlah tenaga kesehatan, tetapi juga menyangkut kepastian status para relawan […]

expand_less