Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Kopi Liberika Berau: Potensi Komoditas Unggulan untuk Pasar Internasional

Kopi Liberika Berau: Potensi Komoditas Unggulan untuk Pasar Internasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
  • visibility 1.260
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Selain cokelat, kopi menjadi komoditas pertanian kedua yang berpotensi besar untuk dikembangkan di Kabupaten Berau. Komoditas yang satu ini dianggap mampu memanfaatkan peluang pasar yang sama dengan cokelat Berau yang sudah menembus pasar internasional.

Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, mengungkapkan bahwa kopi Berau, khususnya jenis Liberika, memiliki rasa yang unik dan berpotensi menjadi produk unggulan yang bisa diekspor ke berbagai negara.

“Saya sudah mencicipi kopi Berau ini, dan rasanya memang khas, dengan ciri khas yang berbeda. Kalau bisa, kopi ini menjadi produk yang berkelanjutan. Jangan sampai ketika ada permintaan, stoknya justru habis,” ujar Sufian Agus dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu.

Salah satu jenis kopi unggulan yang banyak diminati adalah kopi Liberika, yang berasal dari Kampung Sumber Mulya, Kecamatan Talisayan. Kopi jenis ini terkenal dengan rasa buah belimbing yang unik, dan telah berhasil menembus pasar hingga ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Aceh. Selain itu, kopi Liberika juga dikembangkan di Kecamatan Gunung Tabur, tepatnya di Sambakungan, yang sudah mulai dibudidayakan sejak tahun 2019.

Dengan ekosistem, lingkungan, dan iklim yang mendukung, Kabupaten Berau dipandang sebagai lokasi yang ideal untuk penanaman kopi, terutama jenis Liberika. Beberapa daerah seperti Samburakat, Talisayan, dan Batu Putih kini sudah mulai mengembangkan kebun kopi meskipun masih dalam skala kecil.

Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong pengembangan kopi Berau sebagai komoditas unggulan ke depan.

“Kopi ini memang belum menjadi komoditas unggulan utama, tetapi potensi besar untuk menjadi komoditas ekspor masih terbuka lebar. Kami akan berusaha agar kopi Berau bisa berkembang pesat seperti halnya cokelat Berau yang kini sudah diekspor ke beberapa negara,” ungkap Lita.

Menurut Lita, saat ini kopi bukan hanya diminati oleh kalangan tertentu, seperti para pencinta kopi, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya kaum milenial. Banyak kafe-kafe di Berau yang kini menjadikan kopi sebagai salah satu menu andalan mereka.

“Selain kopi Liberika, kami juga berencana menanam varietas kopi lainnya seperti Robusta dan Arabica di masa mendatang. Pasar kopi ini sudah cukup terbuka, dan kopi Berau juga bisa dipadukan dengan kakao, menciptakan produk baru yang menarik,” tambah Lita.

Dengan potensi yang besar ini, pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen untuk mengembangkan sektor pertanian kopi secara berkelanjutan, sehingga kopi Berau bisa menjadi produk yang berdaya saing di pasar internasional, dan memberikan manfaat ekonomi bagi para petani lokal. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Geser Pusat Festival Musik hingga ke Hulu

    Pemkab Berau Geser Pusat Festival Musik hingga ke Hulu

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.503
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menata ulang strategi promosi pariwisata dengan pendekatan yang lebih merata. Jika selama ini berbagai festival musik terkonsentrasi di kawasan pesisir, kini Pemkab berupaya memperluas titik penyelenggaraan hingga ke wilayah hulu yang menyimpan potensi wisata alam tak kalah memukau. Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan bahwa geliat event musik terbukti […]

  • Perubahan Status Sekolah Filial di Berau Menuju Kemandirian Pendidikan

    Perubahan Status Sekolah Filial di Berau Menuju Kemandirian Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen untuk mendorong transformasi sekolah filial menjadi sekolah swasta. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah peresmian Sekolah Dasar Swasta (SDS) Tunas Bangsa 198 yang terletak di Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur. Peluncuran SDS Tunas Bangsa 198 ini dilakukan oleh Kuala Lumpur Kepong (KLK), sebuah perusahaan multinasional asal Malaysia, sebagai […]

  • Syarifatul Minta Kontraktor Baru Ambil Alih Tenaga Lokal

    Syarifatul Minta Kontraktor Baru Ambil Alih Tenaga Lokal

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    BERAU – Berakhirnya kontrak kerja sama salah satu kontraktor pertambangan besar, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), di Kabupaten Berau memicu kekhawatiran massal terkait lonjakan angka pengangguran. Menyikapi situasi tersebut, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah, mendesak agar kontraktor baru yang masuk segera mengamankan nasib para pekerja lokal […]

  • Meski Masih Berbenah, Operasional RSUD Raja Alam Berau Dinilai Perlu Dipercepat

    Meski Masih Berbenah, Operasional RSUD Raja Alam Berau Dinilai Perlu Dipercepat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    BERAU — Tingginya kompleksitas standar teknis dalam pembangunan rumah sakit menjadi pertimbangan RSUD Raja Alam Berau didorong untuk tetap dioperasikan meski belum sepenuhnya sempurna. Hal ini disampaikan Prof Cali dari tim Universitas Hasanuddin (Unhas) saat meninjau kesiapan fasilitas tersebut. Ia menjelaskan, pembangunan rumah sakit memiliki standar teknis yang ketat dan rinci, mulai dari pengaturan jarak […]

  • Anggaran Porprov Kaltim Disorot, Baplitbang Tegaskan Proses Sesuai Aturan

    Anggaran Porprov Kaltim Disorot, Baplitbang Tegaskan Proses Sesuai Aturan

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 896
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baplitbang) Kabupaten Berau sebagai ujung tombak penganggaran sedang diguncang permasalahan penganggaran event olahraga tingkat provinsi yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim. Setelah melakukan pertemuan mitra kerja bersama DPRD beberapa waktu lalu pun, pembahasan soal anggaran ini juga disorot. DPRD Berau memberikan masukan agar alokasi anggaran bisa dilakukan […]

  • Sepi Peminat, SLB Kekurangan Guru

    Sepi Peminat, SLB Kekurangan Guru

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 780
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tanjung Redeb hingga kini masih sangat kekurangan guru pengajar. Bahkan, jumlah guru yang mengajar hanya 22 orang, dengan jumlah siswa sebanyak 239 orang. “Kalau dengan total jumlah segitu harusnya jumlah gurunya 50-60 orang, itu idealnya. Karena satu guru itu maksimal memegang 3 siswa saja. Saat ini mau tidak […]

expand_less