Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Lahan TPA Berau Jadi Sentra Sayuran, Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Lahan TPA Berau Jadi Sentra Sayuran, Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
  • visibility 729
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Upaya mengatasi inflasi di Kabupaten Berau semakin serius dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dengan mengembangkan komoditi lokal yang selama ini menjadi penyumbang inflasi, seperti sayuran dan cabai. Rencana tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan lahan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) seluas lebih dari 1 hektare yang terletak di Jalan Sultan Agung, Tanjung Redeb, sebagai sentra hortikultura.

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, mengungkapkan bahwa lahan tersebut akan digunakan untuk menanam berbagai jenis sayuran sebagai solusi jangka pendek dalam meningkatkan ketahanan pangan. Ia menyatakan,

“Kita punya lahan yang bisa dimanfaatkan. Sayang sekali kalau hanya ditanami pohon Sengon, yang tumbuhnya masih 5 tahun lagi. Sedangkan kita butuh komoditi jangka pendek seperti cabai dan sayuran. Sambil menunggu Sengon tumbuh, lahannya kita buat jadi sentra sayur mayur,” katanya.

Lahan TPA yang dipilih, meskipun berdekatan dengan rumah sakit baru dan pemukiman warga, justru dianggap memberikan keuntungan tersendiri. Akmal Malik menjelaskan, keberadaan rumah sakit di sekitar lahan tersebut akan mendukung permintaan akan bahan makanan sehat yang dapat dipasok langsung dari sentra hortikultura tersebut. Selain itu, keberadaan pemukiman warga juga memberi peluang pasar yang potensial.

“Rumah sakit membutuhkan makanan-makanan yang sehat. Sampah ini bisa menghasilkan pupuk yang bagus. Jadi kita kompos dan sebagainya. Kemudian apalagi? Ini ada pemukiman di sebelah. Hasil dari Green House bisa dijual ke RS maupun masyarakat. Ini jadi kolaborasi yang sangat bagus,” tambahnya.

Sebagai bagian dari rencana besar ini, tim yang akan menjalankan program pengembangan hortikultura ini akan segera datang ke Berau untuk melakukan koordinasi dan membahas langkah-langkah implementasi lebih lanjut. Bantuan berupa bibit tanaman serta pembuatan wadah tanam juga akan didatangkan langsung dari Provinsi Kaltim.

Pj Gubernur juga mengungkapkan bahwa dalam dua hari ke depan, tepatnya pada Kamis (31/10/2024), tim akan tiba di Berau untuk menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Berau, termasuk Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, dan Forkopimda setempat.

“Kita akan menjadikan ini percontohan untuk membuat sebuah pusat pengembangan hortikultura, sayur-sayuran,” ujar Akmal Malik.

Program ini juga sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan di daerah-daerah, termasuk Kabupaten Berau. Akmal Malik mengajak seluruh pihak untuk saling bersinergi dalam mewujudkan rencana pemanfaatan lahan tersebut agar berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Sementara itu, Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, mengungkapkan komitmennya untuk mendukung penuh rencana pengembangan Green House ini.

“Semua anggaran dari Provinsi Kaltim. Kita di Kabupaten hanya mempersiapkan saja apa yang dibutuhkan, misalnya untuk wadah tanamnya yang akan dibuat dari kayu. Nanti kita minta bantuan kerjasama Forkopimda. Ini peluang yang sangat bagus, jadi semoga semuanya berjalan lancar,” ujar Sufian Agus.

Pembangunan Green House di lahan TPA ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan komoditi sayuran lokal, yang tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan pangan daerah tetapi juga mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. Harapannya, keberhasilan program ini dapat dijadikan contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan ketahanan pangan secara mandiri. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalannya Koperasi Merah Putih Harus Diawasi

    Jalannya Koperasi Merah Putih Harus Diawasi

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Pembentukan koperasi merah putih yang dikebut di Kabupaten Berau harus diawasi. Bahkan pengawasan ini harus terus dilakukan berkala sampai koperasi ini benar-benar berjalan. Terlebih dengan tujuan utamanya yakni untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di kampung-kampung. “Program ini relevan sebagai langkah memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat kampung. Tapi, dalam perjalanannya perlu diingat agar […]

  • Pedagang Kurban Dadakan Menjamur, Kemenag Berau Turun Tangan

    Pedagang Kurban Dadakan Menjamur, Kemenag Berau Turun Tangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    BERAU — Meningkatnya jumlah pedagang hewan kurban dadakan di berbagai sudut kota menjelang Iduladha mendorong Kementerian Agama (Kemenag) Berau memperketat pengawasan kelayakan dan kesehatan hewan yang dijual. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi agar masyarakat tidak membeli hewan kurban yang tidak memenuhi syarat, baik dari sisi kesehatan maupun ketentuan syariat. Dalam pelaksanaannya, Kemenag Berau menggandeng Dinas […]

  • Dampak Kenaikan CPO Global Mulai Terasa di Pasar

    Dampak Kenaikan CPO Global Mulai Terasa di Pasar

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb– Harga minyak goreng di sejumlah pasar di Kabupaten Berau mulai mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dirasakan pedagang maupun pembeli. Pantauan di Pasar Manunggal, Rabu, 8 April 2026, harga minyak goreng berada pada kisaran Rp20 ribu hingga Rp24 ribu per liter, tergantung merek. Salah satu pedagang, Elfiani, mengatakan belum menambah stok […]

  • Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

    Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.000
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua PMI Berau, Fitrial Noor membantah maraknya informasi yang beredar, bahwa telah terjadi keracunan makanan terhadap sejumlah peserta kemah Jumbara yang ada di Stadion Mini Teluk Bayur. Fitrial Noor menjelaskan, sekira pukul 20.00 WITA malam tadi, hujan deras disertai angin kencang melanda bumi perkemahan. Tak ayal, membuat tenda-tenda peserta yang terpasang porak […]

  • Laut Berau Terancam, Diduga Nelayan Masih Gunakan Bahan Peledak

    Laut Berau Terancam, Diduga Nelayan Masih Gunakan Bahan Peledak

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.751
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dugaan kerusakan lingkungan kembali terjadi di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau. Informasi ini beredar luas melalui grup pesan dan media sosial, dengan sejumlah foto yang menunjukkan kondisi laut di RT 03 Kampung Balikukup tampak rusak seperti akibat ledakan bom. Suryadi, perwakilan kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) Lestari Balikukup, mengungkapkan bahwa hingga kini masih […]

  • DPUPR Berau Siapkan Penanganan Jalan Usaha Tani Pesisir pada 2026

    DPUPR Berau Siapkan Penanganan Jalan Usaha Tani Pesisir pada 2026

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 583
    • 0Komentar

    BERAU – Dorongan masyarakat pesisir agar akses menuju lahan pertanian segera diperbaiki kembali mengemuka. Permintaan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) disebut terus muncul hampir di setiap forum perencanaan daerah. Pihak DPUPR Berau mengakui aspirasi tersebut memang menjadi salah satu usulan yang paling sering disampaikan warga, baik lewat musrenbang maupun surat langsung ke dinas. Kepala Bidang […]

expand_less