Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Lahan TPA Berau Jadi Sentra Sayuran, Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Lahan TPA Berau Jadi Sentra Sayuran, Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
  • visibility 549
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Upaya mengatasi inflasi di Kabupaten Berau semakin serius dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dengan mengembangkan komoditi lokal yang selama ini menjadi penyumbang inflasi, seperti sayuran dan cabai. Rencana tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan lahan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) seluas lebih dari 1 hektare yang terletak di Jalan Sultan Agung, Tanjung Redeb, sebagai sentra hortikultura.

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, mengungkapkan bahwa lahan tersebut akan digunakan untuk menanam berbagai jenis sayuran sebagai solusi jangka pendek dalam meningkatkan ketahanan pangan. Ia menyatakan,

“Kita punya lahan yang bisa dimanfaatkan. Sayang sekali kalau hanya ditanami pohon Sengon, yang tumbuhnya masih 5 tahun lagi. Sedangkan kita butuh komoditi jangka pendek seperti cabai dan sayuran. Sambil menunggu Sengon tumbuh, lahannya kita buat jadi sentra sayur mayur,” katanya.

Lahan TPA yang dipilih, meskipun berdekatan dengan rumah sakit baru dan pemukiman warga, justru dianggap memberikan keuntungan tersendiri. Akmal Malik menjelaskan, keberadaan rumah sakit di sekitar lahan tersebut akan mendukung permintaan akan bahan makanan sehat yang dapat dipasok langsung dari sentra hortikultura tersebut. Selain itu, keberadaan pemukiman warga juga memberi peluang pasar yang potensial.

“Rumah sakit membutuhkan makanan-makanan yang sehat. Sampah ini bisa menghasilkan pupuk yang bagus. Jadi kita kompos dan sebagainya. Kemudian apalagi? Ini ada pemukiman di sebelah. Hasil dari Green House bisa dijual ke RS maupun masyarakat. Ini jadi kolaborasi yang sangat bagus,” tambahnya.

Sebagai bagian dari rencana besar ini, tim yang akan menjalankan program pengembangan hortikultura ini akan segera datang ke Berau untuk melakukan koordinasi dan membahas langkah-langkah implementasi lebih lanjut. Bantuan berupa bibit tanaman serta pembuatan wadah tanam juga akan didatangkan langsung dari Provinsi Kaltim.

Pj Gubernur juga mengungkapkan bahwa dalam dua hari ke depan, tepatnya pada Kamis (31/10/2024), tim akan tiba di Berau untuk menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Berau, termasuk Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, dan Forkopimda setempat.

“Kita akan menjadikan ini percontohan untuk membuat sebuah pusat pengembangan hortikultura, sayur-sayuran,” ujar Akmal Malik.

Program ini juga sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan di daerah-daerah, termasuk Kabupaten Berau. Akmal Malik mengajak seluruh pihak untuk saling bersinergi dalam mewujudkan rencana pemanfaatan lahan tersebut agar berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Sementara itu, Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, mengungkapkan komitmennya untuk mendukung penuh rencana pengembangan Green House ini.

“Semua anggaran dari Provinsi Kaltim. Kita di Kabupaten hanya mempersiapkan saja apa yang dibutuhkan, misalnya untuk wadah tanamnya yang akan dibuat dari kayu. Nanti kita minta bantuan kerjasama Forkopimda. Ini peluang yang sangat bagus, jadi semoga semuanya berjalan lancar,” ujar Sufian Agus.

Pembangunan Green House di lahan TPA ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan komoditi sayuran lokal, yang tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan pangan daerah tetapi juga mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. Harapannya, keberhasilan program ini dapat dijadikan contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan ketahanan pangan secara mandiri. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjualan Miras Ilegal di Berau Tak Masuk PAD, Bupati Sri Juniarsih Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    Penjualan Miras Ilegal di Berau Tak Masuk PAD, Bupati Sri Juniarsih Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan tak pernah mengeluarkan izin penjualan minuman keras (miras) di Hotel Palmy Exclusive maupun tempat usaha lain di luar ketentuan. Penegasan itu disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di tengah sorotan publik atas dugaan peredaran miras di sejumlah lokasi yang tidak sesuai peruntukan. Sri Juniarsih mengingatkan, tata niaga minuman beralkohol […]

  • Sempat Pincang, Puskesmas Tepian Buah Akhirnya Punya Dokter Lagi

    Sempat Pincang, Puskesmas Tepian Buah Akhirnya Punya Dokter Lagi

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.936
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Setelah lebih dari tiga bulan mengalami kekosongan tenaga medis, Puskesmas Kampung Tepian Buah di Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, akhirnya akan kembali memiliki layanan dasar kesehatan. Mulai awal Agustus 2025, dua tenaga kesehatan resmi ditempatkan di fasilitas tersebut, seorang dokter umum dan seorang ahli gizi. Kedua tenaga medis ini merupakan bagian dari program Nusantara […]

  • Pembelian Dibatasi 10 Kg per Orang, Distribusi Beras di Berau Lebih Merata

    Pembelian Dibatasi 10 Kg per Orang, Distribusi Beras di Berau Lebih Merata

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersama Perum Bulog kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di pendopo Kecamatan Tanjung Redeb, Sabtu (30/8/2025). Agenda ini bukan hanya untuk memperingati 80 tahun kemerdekaan Indonesia, tapi juga menjadi strategi pemerintah daerah menekan laju inflasi. Kegiatan serupa digelar serentak di 13 kecamatan dengan sasaran sekitar 2.700 penerima manfaat. […]

  • RPH Gunung Tabur Kian Karat, Ketua Komisi II DPRD Berau Soroti Kualitas Daging Jelang Iduladha

    RPH Gunung Tabur Kian Karat, Ketua Komisi II DPRD Berau Soroti Kualitas Daging Jelang Iduladha

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kondisi Rumah Pemotongan Hewan (RPH) satu-satunya di Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, kian memprihatinkan. Bangunan yang menjadi fasilitas vital penyedia daging segar bagi masyarakat itu kini tampak mulai keropos dan dipenuhi karat. Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, kondisi ini menuai sorotan dari Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Mangunsong. Rudi menyebut, […]

  • Berau Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Bupati: Mitigasi Harus Terukur dan Terpadu

    Berau Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Bupati: Mitigasi Harus Terukur dan Terpadu

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di halaman Makodim 0902/Berau, Kamis, 7 Agustus 2025. Apel dimulai pukul 09.00 Wita dan diikuti lebih dari 150 peserta dari unsur TNI, Polri, BPBD, relawan, serta sejumlah instansi teknis lainnya. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, memimpin langsung apel yang juga […]

  • Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

    Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.121
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ratusan juta rupiah kerugian dialami para nelayan budidaya di Maratua setelah ribuan ikan mati mendadak dalam sebulan terakhir. Menanggapi kondisi ini, Dinas Perikanan Kabupaten Berau menilai faktor teknis budidaya menjadi penyebab utama, namun tetap berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk pendalaman kasus. Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Yunda Zuliarsih, menyebut sebagian besar ikan […]

expand_less