Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Lahan TPA Berau Jadi Sentra Sayuran, Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Lahan TPA Berau Jadi Sentra Sayuran, Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
  • visibility 695
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Upaya mengatasi inflasi di Kabupaten Berau semakin serius dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dengan mengembangkan komoditi lokal yang selama ini menjadi penyumbang inflasi, seperti sayuran dan cabai. Rencana tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan lahan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) seluas lebih dari 1 hektare yang terletak di Jalan Sultan Agung, Tanjung Redeb, sebagai sentra hortikultura.

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, mengungkapkan bahwa lahan tersebut akan digunakan untuk menanam berbagai jenis sayuran sebagai solusi jangka pendek dalam meningkatkan ketahanan pangan. Ia menyatakan,

“Kita punya lahan yang bisa dimanfaatkan. Sayang sekali kalau hanya ditanami pohon Sengon, yang tumbuhnya masih 5 tahun lagi. Sedangkan kita butuh komoditi jangka pendek seperti cabai dan sayuran. Sambil menunggu Sengon tumbuh, lahannya kita buat jadi sentra sayur mayur,” katanya.

Lahan TPA yang dipilih, meskipun berdekatan dengan rumah sakit baru dan pemukiman warga, justru dianggap memberikan keuntungan tersendiri. Akmal Malik menjelaskan, keberadaan rumah sakit di sekitar lahan tersebut akan mendukung permintaan akan bahan makanan sehat yang dapat dipasok langsung dari sentra hortikultura tersebut. Selain itu, keberadaan pemukiman warga juga memberi peluang pasar yang potensial.

“Rumah sakit membutuhkan makanan-makanan yang sehat. Sampah ini bisa menghasilkan pupuk yang bagus. Jadi kita kompos dan sebagainya. Kemudian apalagi? Ini ada pemukiman di sebelah. Hasil dari Green House bisa dijual ke RS maupun masyarakat. Ini jadi kolaborasi yang sangat bagus,” tambahnya.

Sebagai bagian dari rencana besar ini, tim yang akan menjalankan program pengembangan hortikultura ini akan segera datang ke Berau untuk melakukan koordinasi dan membahas langkah-langkah implementasi lebih lanjut. Bantuan berupa bibit tanaman serta pembuatan wadah tanam juga akan didatangkan langsung dari Provinsi Kaltim.

Pj Gubernur juga mengungkapkan bahwa dalam dua hari ke depan, tepatnya pada Kamis (31/10/2024), tim akan tiba di Berau untuk menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Berau, termasuk Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, dan Forkopimda setempat.

“Kita akan menjadikan ini percontohan untuk membuat sebuah pusat pengembangan hortikultura, sayur-sayuran,” ujar Akmal Malik.

Program ini juga sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan di daerah-daerah, termasuk Kabupaten Berau. Akmal Malik mengajak seluruh pihak untuk saling bersinergi dalam mewujudkan rencana pemanfaatan lahan tersebut agar berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Sementara itu, Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, mengungkapkan komitmennya untuk mendukung penuh rencana pengembangan Green House ini.

“Semua anggaran dari Provinsi Kaltim. Kita di Kabupaten hanya mempersiapkan saja apa yang dibutuhkan, misalnya untuk wadah tanamnya yang akan dibuat dari kayu. Nanti kita minta bantuan kerjasama Forkopimda. Ini peluang yang sangat bagus, jadi semoga semuanya berjalan lancar,” ujar Sufian Agus.

Pembangunan Green House di lahan TPA ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan komoditi sayuran lokal, yang tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan pangan daerah tetapi juga mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. Harapannya, keberhasilan program ini dapat dijadikan contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan ketahanan pangan secara mandiri. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi SDM, Berau Perjuangkan Pembangunan Sekolah Rakyat

    Investasi SDM, Berau Perjuangkan Pembangunan Sekolah Rakyat

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Berau harus kembali bergeser dari target awal. Proposal tahun anggaran 2025 belum dapat diproses oleh pemerintah pusat karena lahan yang diajukan di Kecamatan Gunung Tabur belum memenuhi syarat teknis sebagai lahan “siap bangun”. Program nasional ini mewajibkan daerah menyiapkan lahan datar seluas 5–10 hektare yang telah […]

  • Pentingnya Dukungan RKB di Kampung untuk Pendidikan Berkualitas

    Pentingnya Dukungan RKB di Kampung untuk Pendidikan Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 833
    • 0Komentar

    *DPRD*   RKB di Perkampungan Juga Harus Diperhatikan   Tanjung Redeb – Adanya pengalokasian anggaran untuk bidang pendidikan khususnya untuk sarpras sekolah, harus merata. Hal ini ditegaskan salah satu anggota DPRD Berau periode 2024-2029, Suharno beberapa waktu lalu. Dirinya menyebut jika kebutuhan sarpras pendidikan seperti ruang kelas belajar (RKB) haruslah diperhatikan hingga ke perkampungan, karena sampai […]

  • 5 Pasal Kontroversi dan Multitafsir RUU Perampasan Aset*

    5 Pasal Kontroversi dan Multitafsir RUU Perampasan Aset*

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.075
    • 0Komentar

    Oleh: Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, SH, MH, (Guru Besar Universitas Negeri Makassar, Ketua Dewan Pembina Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset yang akan disahkan mendapat sorotan luas. Sebab RUU yang digadang-gadang sebagai senjata ampuh negara untuk melawan korupsi dan kejahatan luar biasa itu bisa disalahgunakan. Hal ini karena adanya beberapa pasal […]

  • Polres Berau Musnahkan 1.587 Botol Miras, Bupati Apresiasi Operasi Pekat Mahakam 2026

    Kewenangan di Provinsi dan Larangan Perda, Izin Miras di Berau Tak Pernah Dikeluarkan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    BERAU – Hingga kini, izin penjualan minuman beralkohol di Kabupaten Berau belum pernah diterbitkan. Kondisi ini dipengaruhi oleh kewenangan perizinan yang berada di tingkat provinsi serta larangan yang diatur dalam peraturan daerah. Fungsional Penata Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPT) Berau, Dody, menyatakan belum ada pengajuan izin penjualan miras yang masuk […]

  • Imbas Krisis Global, Harga Plastik Naik dan Tekan Biaya Usaha Warung Kecil di Berau

    Imbas Krisis Global, Harga Plastik Naik dan Tekan Biaya Usaha Warung Kecil di Berau

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kenaikan harga plastik mulai dirasakan pelaku usaha kecil di Kabupaten Berau. Sejumlah pedagang mengaku lonjakan harga kantong plastik memengaruhi biaya operasional usaha mereka. Ida, 48 tahun, pemilik toko kelontong di Berau, mengatakan harga plastik kresek meningkat cukup tajam dalam beberapa waktu terakhir. “Dulu satu ikat kresek Rp40 ribu, sekarang sudah Rp60 ribu,” […]

  • Pemerintah Siap Blokir Akun Anak di Bawah Umur, Diskominfo Berau Ungkap Tantangan di Lapangan

    Pemerintah Siap Blokir Akun Anak di Bawah Umur, Diskominfo Berau Ungkap Tantangan di Lapangan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 307
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau menyatakan siap mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait rencana pemblokiran akun digital bagi pengguna di bawah umur. Meski demikian, pelaksanaannya di daerah dinilai memiliki sejumlah tantangan. Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat setelah regulasi terkait kebijakan tersebut beredar […]

expand_less