Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Lahan TPA Berau Jadi Sentra Sayuran, Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Lahan TPA Berau Jadi Sentra Sayuran, Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
  • visibility 789
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Upaya mengatasi inflasi di Kabupaten Berau semakin serius dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dengan mengembangkan komoditi lokal yang selama ini menjadi penyumbang inflasi, seperti sayuran dan cabai. Rencana tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan lahan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) seluas lebih dari 1 hektare yang terletak di Jalan Sultan Agung, Tanjung Redeb, sebagai sentra hortikultura.

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, mengungkapkan bahwa lahan tersebut akan digunakan untuk menanam berbagai jenis sayuran sebagai solusi jangka pendek dalam meningkatkan ketahanan pangan. Ia menyatakan,

“Kita punya lahan yang bisa dimanfaatkan. Sayang sekali kalau hanya ditanami pohon Sengon, yang tumbuhnya masih 5 tahun lagi. Sedangkan kita butuh komoditi jangka pendek seperti cabai dan sayuran. Sambil menunggu Sengon tumbuh, lahannya kita buat jadi sentra sayur mayur,” katanya.

Lahan TPA yang dipilih, meskipun berdekatan dengan rumah sakit baru dan pemukiman warga, justru dianggap memberikan keuntungan tersendiri. Akmal Malik menjelaskan, keberadaan rumah sakit di sekitar lahan tersebut akan mendukung permintaan akan bahan makanan sehat yang dapat dipasok langsung dari sentra hortikultura tersebut. Selain itu, keberadaan pemukiman warga juga memberi peluang pasar yang potensial.

“Rumah sakit membutuhkan makanan-makanan yang sehat. Sampah ini bisa menghasilkan pupuk yang bagus. Jadi kita kompos dan sebagainya. Kemudian apalagi? Ini ada pemukiman di sebelah. Hasil dari Green House bisa dijual ke RS maupun masyarakat. Ini jadi kolaborasi yang sangat bagus,” tambahnya.

Sebagai bagian dari rencana besar ini, tim yang akan menjalankan program pengembangan hortikultura ini akan segera datang ke Berau untuk melakukan koordinasi dan membahas langkah-langkah implementasi lebih lanjut. Bantuan berupa bibit tanaman serta pembuatan wadah tanam juga akan didatangkan langsung dari Provinsi Kaltim.

Pj Gubernur juga mengungkapkan bahwa dalam dua hari ke depan, tepatnya pada Kamis (31/10/2024), tim akan tiba di Berau untuk menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Berau, termasuk Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, dan Forkopimda setempat.

“Kita akan menjadikan ini percontohan untuk membuat sebuah pusat pengembangan hortikultura, sayur-sayuran,” ujar Akmal Malik.

Program ini juga sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan di daerah-daerah, termasuk Kabupaten Berau. Akmal Malik mengajak seluruh pihak untuk saling bersinergi dalam mewujudkan rencana pemanfaatan lahan tersebut agar berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Sementara itu, Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, mengungkapkan komitmennya untuk mendukung penuh rencana pengembangan Green House ini.

“Semua anggaran dari Provinsi Kaltim. Kita di Kabupaten hanya mempersiapkan saja apa yang dibutuhkan, misalnya untuk wadah tanamnya yang akan dibuat dari kayu. Nanti kita minta bantuan kerjasama Forkopimda. Ini peluang yang sangat bagus, jadi semoga semuanya berjalan lancar,” ujar Sufian Agus.

Pembangunan Green House di lahan TPA ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan komoditi sayuran lokal, yang tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan pangan daerah tetapi juga mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. Harapannya, keberhasilan program ini dapat dijadikan contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan ketahanan pangan secara mandiri. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepi Peminat, SLB Kekurangan Guru

    Sepi Peminat, SLB Kekurangan Guru

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 761
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tanjung Redeb hingga kini masih sangat kekurangan guru pengajar. Bahkan, jumlah guru yang mengajar hanya 22 orang, dengan jumlah siswa sebanyak 239 orang. “Kalau dengan total jumlah segitu harusnya jumlah gurunya 50-60 orang, itu idealnya. Karena satu guru itu maksimal memegang 3 siswa saja. Saat ini mau tidak […]

  • Tak Ingin Kasus E-Book Ilegal Terulang, Dispusip Berau: Pengawasan Harus Lebih Ketat

    Tak Ingin Kasus E-Book Ilegal Terulang, Dispusip Berau: Pengawasan Harus Lebih Ketat

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 715
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Sebagai respons terhadap maraknya pelanggaran hak cipta yang terjadi pada buku elektronik (e-book) yang beredar di platform e-commerce, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau memperketat pengawasan dalam pengadaan buku digital. Kepala Dispusip Berau, Yudha Budisantoso, menegaskan bahwa penting bagi setiap perpustakaan di kabupaten ini untuk memastikan keaslian dan legalitas buku digital yang […]

  • PT HSB Bantu Penanganan Karhutla, Pos Damkar Labanan Ungkap Keterbatasan Personel

    PT HSB Bantu Penanganan Karhutla, Pos Damkar Labanan Ungkap Keterbatasan Personel

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    BERAU – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah cuaca panas dan kering di Kabupaten Berau kembali menyoroti kesiapan personel dan dukungan operasional di lapangan. Di Pos Pemadam Kebakaran Labanan, misalnya, hanya terdapat satu petugas pemerintah daerah yang bertugas. Selebihnya, penanganan kebakaran banyak mengandalkan relawan masyarakat. Di tengah kondisi itu, PT Hutan Sanggam Berau (HSB) […]

  • Tak Perlu Jalur Rumit Lagi, Speed Boat Berau–Tarakan Permudah Akses Kesehatan

    Tak Perlu Jalur Rumit Lagi, Speed Boat Berau–Tarakan Permudah Akses Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pelayaran perdana speed boat SRI EVA rute Berau–Tarakan resmi beroperasi pada Selasa, 17 Maret 2026. Peluncuran layanan ini digelar di Dermaga Sanggam, Tanjung Redeb, sebagai upaya memperkuat konektivitas transportasi laut antara Kabupaten Berau dan wilayah Kalimantan Utara. Sekretaris Daerah Berau Muhammad Said menyampaikan apresiasi kepada operator dan pihak terkait atas terealisasinya layanan […]

  • Efisiensi Anggaran Tak Hentikan Proyek Biatan, SPAM Rp18 Miliar Tetap Jalan

    Efisiensi Anggaran Tak Hentikan Proyek Biatan, SPAM Rp18 Miliar Tetap Jalan

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BERAU – Kebijakan efisiensi anggaran 2026 tidak sepenuhnya menghentikan proyek infrastruktur di Kecamatan Biatan. Pemerintah Kabupaten Berau tetap mempertahankan sejumlah pekerjaan yang dinilai menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari penyediaan air minum hingga akses menuju kawasan pertanian dan perkebunan. Salah satu proyek dengan nilai terbesar adalah pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM Biatan Lempake […]

  • UMKM Berau Makin Berkembang, Bupati Sri Juniarsih Terima Penghargaan dari Kompas TV

    UMKM Berau Makin Berkembang, Bupati Sri Juniarsih Terima Penghargaan dari Kompas TV

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 984
    • 0Komentar

    Jakarta — Pemerintah Kabupaten Berau menerima Penghargaan yang bertajuk Apresiasi Daerah Peduli Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM) dan Potensi Sumber Daya Lokal. Penghargaan ini diberikan pada saat perayaan ulang tahun Media Kompas TV yang ke 13, dan diserahkan secara langsung oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Teten Masduki kepada Bupati Berau, […]

expand_less