Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Mundur dari NasDem, Mikael Sengiang Isyaratkan Akan Emban Amanah Strategis

Mundur dari NasDem, Mikael Sengiang Isyaratkan Akan Emban Amanah Strategis

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 398
  • print Cetak

BERAU – Dinamika politik di Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian publik setelah Mikael Sengiang mengonfirmasi pengunduran dirinya dari Partai NasDem. Surat pengunduran diri itu disebut telah disampaikan secara resmi sejak 6 Maret 2026.

Meski belum membuka secara terang arah politik berikutnya, Mikael memberi sinyal bahwa dirinya telah menerima amanah baru di partai lain. Namun, untuk saat ini ia memilih belum mengungkap nama partai yang akan menjadi tempat perjuangan politik selanjutnya.

“Memang sudah ada amanah dan kepercayaan baru yang diberikan kepada saya. Tetapi untuk saat ini belum bisa saya sampaikan,” ujarnya kepada wartawan.

Keputusan meninggalkan NasDem, menurut Mikael, bukan dilandasi konflik ataupun kekecewaan. Ia justru mengaku memiliki banyak kenangan dan pengalaman berharga selama berada di partai besutan Surya Paloh tersebut.

“Partai NasDem itu partai yang luar biasa, karena mampu menang dua kali dalam pemilu di Kabupaten Berau. Saya pribadi juga banyak belajar politik di sana,” katanya.

Ia mengaku NasDem menjadi partai pertama yang memberinya ruang untuk tumbuh dalam dunia politik. Sebagai putra daerah asal Kecamatan Kelay, Mikael merasa perjalanan politiknya tidak bisa dilepaskan dari pengalaman yang ia dapatkan selama bersama NasDem.

“Sebagai anak kampung dari Kelay, saya diberi ruang untuk belajar dan berkembang dalam politik,” ucapnya.

Meski demikian, Mikael menilai setiap politisi memiliki jalan perjuangan masing-masing. Baginya, politik bukan hanya tentang partai, melainkan bagaimana menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pertimbangan utama saya adalah bagaimana bisa memberikan pemikiran dan perjuangan yang maksimal bagi rakyat,” tegasnya.

Ia menilai politik memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari. Mulai dari harga pupuk, harga beras, bibit pertanian, hingga berbagai kebijakan pembangunan daerah, semuanya lahir dari proses politik.

Karena itu, menurutnya, seorang politisi harus memiliki keberanian untuk berdiri bersama kepentingan rakyat kecil.

“Kalau politik mampu memberikan manfaat bagi rakyat, maka itu yang harus diperjuangkan,” katanya.

Sebagai sarjana hukum dan advokat, Mikael juga mengaku ingin terus berkontribusi terhadap persoalan-persoalan masyarakat Berau, khususnya terkait isu kawasan hutan yang belakangan menjadi perhatian luas.

Ia menyebut sejak 2018 dirinya aktif berdiskusi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan unsur pemerintah mengenai persoalan kawasan budidaya kehutanan (KBK). Menurutnya, masih banyak masyarakat yang berkebun atau berladang di kawasan hutan tanpa memahami persoalan hukumnya.

“Ketika ada sengketa kawasan hutan, baik warga dengan perusahaan maupun warga dengan negara, harus diutamakan dialog sosial dan musyawarah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan asas ultimum remedium dalam penegakan hukum, yakni menjadikan pidana sebagai langkah terakhir setelah upaya persuasif dan dialog dilakukan.

Di tengah spekulasi politik yang berkembang, Mikael memastikan dirinya tetap akan berada di jalur perjuangan yang menurutnya berpihak kepada masyarakat. Sementara soal partai baru yang akan ia emban, publik diminta menunggu pengumuman resmi dalam waktu mendatang.(*/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kematian Mandala Jadi Sorotan Nasional, Mensos Singgung Validitas Data Bansos

    Kematian Mandala Jadi Sorotan Nasional, Mensos Singgung Validitas Data Bansos

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Meninggalnya Mandala Rizky Syaputra, pelajar SMKN 4 Samarinda, Kalimantan Timur, mulai mendapat perhatian pemerintah pusat. Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menilai kasus tersebut menjadi pengingat penting mengenai persoalan akurasi data masyarakat penerima bantuan sosial di Indonesia. Mandala, siswa kelas XI Pemasaran 2, dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (24/4/2026) dini hari setelah mengalami sakit […]

  • Lanjutkan Perjuangan! Sragam Siap Tuntaskan Program Unggulan untuk Berau

    Lanjutkan Perjuangan! Sragam Siap Tuntaskan Program Unggulan untuk Berau

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 682
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kamis (10/10/2024) sore, kantor sekretariat bersama (sekber) paslon nomor 2 Sragam di Jalan Pulau Panjang, digeruduk ratusan masyarakat. Antusias dari mayoritas para kaum hawa ini seolah tak terbendung untuk menghadiri kampanye paslon petahana itu. Meskipun hanya dihadiri calon Wakil Bupati Berau Gamalis, kampanye berlangsung asyik sembari diselingi nyanyian dan lontaran pantun, serta […]

  • Perkuat Tata Kelola Desa, DPMK Berau Minta Kampung Berkembang Gunakan Data RPJMKP

    Perkuat Tata Kelola Desa, DPMK Berau Minta Kampung Berkembang Gunakan Data RPJMKP

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Berau menegaskan pentingnya penyusunan perencanaan pembangunan kampung berbasis data. Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu, meminta seluruh kepala kampung berstatus Kampung Berkembang untuk segera mengambil langkah strategis dengan menjadikan Indeks Desa Membangun (IDM) sebagai rujukan utama dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMKP). Instruksi ini […]

  • Pasang Tertinggi Diprediksi 7 Desember, BMKG Ingatkan Warga Pesisir Berau Waspada Banjir Rob

    Pasang Tertinggi Diprediksi 7 Desember, BMKG Ingatkan Warga Pesisir Berau Waspada Banjir Rob

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.240
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan merilis prakiraan pasang surut (pasut) untuk wilayah Muara Sungai Berau periode 1–10 Desember 2025. Berdasarkan data hidro-oseanografi, puncak pasang tertinggi diperkirakan terjadi pada 7 Desember 2025 pukul 21.00 Wita dengan ketinggian mencapai 2,9 meter. Sementara […]

  • Petugas memeriksa alat pengukur kualitas udara di halaman Kantor Bupati Berau

    Asap Berau Kembali Pekat, Pengukuran Udara Terhenti karena Alat Penyaring Habis

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Pengukuran kualitas udara Berau belum dilakukan pekan ini karena bahan penyaring alat pemantau habis, meski kondisi udara disebut memburuk.

  • 123 Desa di Kaltara Masih Gelap, Pemerintah Kejar Elektrifikasi Wilayah Terisolasi

    123 Desa di Kaltara Masih Gelap, Pemerintah Kejar Elektrifikasi Wilayah Terisolasi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 663
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Upaya pemerataan listrik di Kalimantan Utara kembali diuji oleh kerasnya kondisi geografis. Hingga awal 2026, sebanyak 123 desa di provinsi termuda Indonesia ini masih belum menikmati aliran listrik, sebagian besar berada di wilayah terpencil dan terisolasi. Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kini memulai langkah konkret dengan melakukan survei lapangan ke […]

expand_less