Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Mundur dari NasDem, Mikael Sengiang Isyaratkan Akan Emban Amanah Strategis

Mundur dari NasDem, Mikael Sengiang Isyaratkan Akan Emban Amanah Strategis

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 360
  • print Cetak

BERAU – Dinamika politik di Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian publik setelah Mikael Sengiang mengonfirmasi pengunduran dirinya dari Partai NasDem. Surat pengunduran diri itu disebut telah disampaikan secara resmi sejak 6 Maret 2026.

Meski belum membuka secara terang arah politik berikutnya, Mikael memberi sinyal bahwa dirinya telah menerima amanah baru di partai lain. Namun, untuk saat ini ia memilih belum mengungkap nama partai yang akan menjadi tempat perjuangan politik selanjutnya.

“Memang sudah ada amanah dan kepercayaan baru yang diberikan kepada saya. Tetapi untuk saat ini belum bisa saya sampaikan,” ujarnya kepada wartawan.

Keputusan meninggalkan NasDem, menurut Mikael, bukan dilandasi konflik ataupun kekecewaan. Ia justru mengaku memiliki banyak kenangan dan pengalaman berharga selama berada di partai besutan Surya Paloh tersebut.

“Partai NasDem itu partai yang luar biasa, karena mampu menang dua kali dalam pemilu di Kabupaten Berau. Saya pribadi juga banyak belajar politik di sana,” katanya.

Ia mengaku NasDem menjadi partai pertama yang memberinya ruang untuk tumbuh dalam dunia politik. Sebagai putra daerah asal Kecamatan Kelay, Mikael merasa perjalanan politiknya tidak bisa dilepaskan dari pengalaman yang ia dapatkan selama bersama NasDem.

“Sebagai anak kampung dari Kelay, saya diberi ruang untuk belajar dan berkembang dalam politik,” ucapnya.

Meski demikian, Mikael menilai setiap politisi memiliki jalan perjuangan masing-masing. Baginya, politik bukan hanya tentang partai, melainkan bagaimana menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pertimbangan utama saya adalah bagaimana bisa memberikan pemikiran dan perjuangan yang maksimal bagi rakyat,” tegasnya.

Ia menilai politik memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari. Mulai dari harga pupuk, harga beras, bibit pertanian, hingga berbagai kebijakan pembangunan daerah, semuanya lahir dari proses politik.

Karena itu, menurutnya, seorang politisi harus memiliki keberanian untuk berdiri bersama kepentingan rakyat kecil.

“Kalau politik mampu memberikan manfaat bagi rakyat, maka itu yang harus diperjuangkan,” katanya.

Sebagai sarjana hukum dan advokat, Mikael juga mengaku ingin terus berkontribusi terhadap persoalan-persoalan masyarakat Berau, khususnya terkait isu kawasan hutan yang belakangan menjadi perhatian luas.

Ia menyebut sejak 2018 dirinya aktif berdiskusi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan unsur pemerintah mengenai persoalan kawasan budidaya kehutanan (KBK). Menurutnya, masih banyak masyarakat yang berkebun atau berladang di kawasan hutan tanpa memahami persoalan hukumnya.

“Ketika ada sengketa kawasan hutan, baik warga dengan perusahaan maupun warga dengan negara, harus diutamakan dialog sosial dan musyawarah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan asas ultimum remedium dalam penegakan hukum, yakni menjadikan pidana sebagai langkah terakhir setelah upaya persuasif dan dialog dilakukan.

Di tengah spekulasi politik yang berkembang, Mikael memastikan dirinya tetap akan berada di jalur perjuangan yang menurutnya berpihak kepada masyarakat. Sementara soal partai baru yang akan ia emban, publik diminta menunggu pengumuman resmi dalam waktu mendatang.(*/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cepat dan Mudah, DPMPTSP Imbau UMKM Segera Daftarkan Izin Usaha

    Cepat dan Mudah, DPMPTSP Imbau UMKM Segera Daftarkan Izin Usaha

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 671
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di era serba digital saat ini semuanya menjadi lebih efisien. Bahkan untuk pengurusan perizinan usaha juga semakin dipermudah dengan adanya aplikasi online, yakni melalui OSS. Dimana untuk OPD yang menghandle kepengurusan izin usaha ini adalah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu dan Satu Pintu (DPMPTSP). “Tidak perlu bingung karena nanti akan dibantu dan […]

  • Pulang dari Bagan, Warga Tanjung Batu Dilaporkan Hilang di Perairan

    Pulang dari Bagan, Warga Tanjung Batu Dilaporkan Hilang di Perairan

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BERAU — Mansur, 41 tahun, warga Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Berau, dilaporkan hilang saat perjalanan pulang dari bagan, alat tangkap ikan, pada Senin malam, 17 Agustus 2026. Kapolsek Pulau Derawan AKP Iwan Purwanto membenarkan laporan tersebut. Menurut dia, Mansur dilaporkan hilang sekitar pukul 23.00 WITA setelah beraktivitas di bagan dan dalam perjalanan menuju […]

  • Waspada Rip Current di Pantai Berau

    Waspada Rip Current di Pantai Berau

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 976
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pulau Derawan yang eksotis, Maratua dengan lagunanya yang menawan, hingga pantai-pantai di Biduk-Biduk—semua menjadi surga bagi wisatawan. Namun, di balik keindahan itu, tersimpan ancaman tersembunyi. Rip current atau arus balik. Fenomena alam ini bisa dengan cepat menyeret perenang ke tengah laut tanpa mereka sadari. Nofian Hidayat, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, […]

  • Kementerian Kesehatan: Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan yang Ada di MV Hondius

    Kementerian Kesehatan: Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan yang Ada di MV Hondius

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Jakarta — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan bahwa kasus Hantavirus yang baru-baru ini menjadi perhatian dunia akibat wabah di kapal pesiar MV Hondius tidak berkaitan dengan situasi di Indonesia. Meski virus ini telah terdeteksi di beberapa wilayah dalam beberapa tahun terakhir, pihak kementerian memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam wabah tersebut. […]

  • Embung Belum Optimal, Warga Maratua Tetap Bergantung pada Air Hujan

    Embung Belum Optimal, Warga Maratua Tetap Bergantung pada Air Hujan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.831
    • 0Komentar

    MARATUA — Upaya penyediaan akses air bersih melalui pembangunan embung berbasis program Corporate Social Responsibility (CSR) di Pulau Maratua rupanya belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat sepenuhnya. ‎Di Kampung Teluk Alulu dan Bohe Silian, warga masih harus mengandalkan air hujan sebagai sumber konsumsi utama dalam kehidupan sehari-hari. ‎Camat Maratua, Ariyanto, mengatakan bahwa fasilitas embung yang dibangun […]

  • Temui Direksi PT TRH, Bupati Berau Pastikan Ruang Kelas Baru untuk Birang

    Temui Direksi PT TRH, Bupati Berau Pastikan Ruang Kelas Baru untuk Birang

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rencana pembangunan sekolah di Kampung Birang mulai menemui titik terang. PT TRH menyatakan siap membangun tiga ruang kelas baru setelah bertemu Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di Jakarta, Kamis, 30 Juli 2026. Pertemuan dengan jajaran manajemen dan direksi PT TRH itu digelar untuk menindaklanjuti kondisi sekolah di Kampung Birang yang dinilai tidak lagi […]

expand_less