Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Peraturan Baru Menteri LHK: Pejuang Lingkungan Tak Bisa Dituntut Hukum

Peraturan Baru Menteri LHK: Pejuang Lingkungan Tak Bisa Dituntut Hukum

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
  • visibility 1.413
  • print Cetak

Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK menerbitkan regulasi baru perihal perlindungan terhadap pejuang lingkungan. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri LHK Nomor 10 Tahun 2024.

Peraturan ini telah ditandatangani oleh Menteri LHK Siti Nurbaya pada 30 Agustus 2024. Regulasi yang melindungi pejuang lingkungan ini telah resmi diundangkan pada 4 September 2024.

Dalam poin pertimbangannya, KLHK menyebut bahwa untuk memberikan perlindungan hukum terhadap pejuang lingkungan diperlukan tata kelola pelaksanaan pelindungan hukum. KLHK mempertimbangkan, tata kelola itu dilakukan untuk meningkatkan partisipasi publik dan sinergitas antarlembaga dalam upaya pencegahan perusakan lingkungan hidup.

Peraturan Menteri LHK Nomor 10 Tahun 2024 ini terdiri dari tujuh bab. Salah satu peraturannya menyatakan bahwa pejuang lingkungan hidup kini dilindungi dan tidak bisa dipidana.

“Orang yang memperjuangkan lingkungan hidup tidak dapat dituntut secara pidana maupun digugat secara perdata,” tulis beleid di Pasal 2 Peraturan Menteri LHK 10/2024, dikutip pada Selasa, 10 September 2024.

Adapun kategori orang yang bisa disebut sebagai pejuang lingkungan terdiri atas orang perseorangan, kelompok orang, organisasi lingkungan hidup, akademisi atau ahli, masyarakat hukum adat, dan badan usaha.

Peraturan ini juga mengatur ihwal tata cara pejuang lingkungan bisa mendapatkan penanganan perlindungan hukum. Dalam Pasal 9 ayat 1, pejuang lingkungan harus mengajukan permohonan perlindungan hukum kepada Menteri LHK.

Permohonan perlindungan hukum itu dapat dilakukan secara tertulis oleh pemohon itu sendiri. Selain itu, permohonan perlindungan hukum bisa diwakili oleh keluarga inti, penasihat hukum, orang yang diberikan kuasa sebagai perwakilan, pimpinan badan usaha atau organisasi, dan akademisi ataupun ahli.

Dalam Pasal 16, menteri dapat memberikan perlindungan hukum atas tindakan pembalasan, berupa somasi dan gugatan perdata. Meski begitu, Pasal 17 juga mengatur bahwa menteri dapat menolak permohonan perlindungan hukum pejuang lingkungan, dengan melampirkan pertimbangan penolakan. (tempo.co)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSI Berau Perkuat Konsolidasi Menuju 2029, Bidik 200 Ribu Anggota dan Roadshow hingga Kampung

    PSI Berau Perkuat Konsolidasi Menuju 2029, Bidik 200 Ribu Anggota dan Roadshow hingga Kampung

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    BERAU — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Berau, Mikael Sengiang, menyatakan mesin organisasi partainya terus bergerak memperkuat konsolidasi menjelang agenda politik 2029. Salah satu fokus yang kini dikejar adalah pembentukan struktur kepengurusan hingga tingkat ranting serta peningkatan jumlah keanggotaan melalui sistem Kartu Tanda Anggota (KTA) digital. Dalam pertemuan internal yang dihadiri […]

  • Madri Pani-Agus Wahyudi Temui Warga Kelay, Usung Visi Pembangunan Berau yang Pro Rakyat

    Madri Pani-Agus Wahyudi Temui Warga Kelay, Usung Visi Pembangunan Berau yang Pro Rakyat

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.145
    • 0Komentar

    Kelay — Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 1, Madri Pani dan Agus Wahyudi (MP-AW), terus mengintensifkan kampanye mereka ke berbagai titik di Kabupaten Berau. Setelah menyapa warga di pesisir selatan dan daerah wisata, kali ini giliran masyarakat Kecamatan Kelay yang menjadi tujuan safari politik pasangan ini. Pada Jumat (18/10/2024), Paslon MP-AW […]

  • Pemkab Berau Layangkan Surat Edaran Penutupan Sementara Tempat Hiburan dan Billiard

    Pemkab Berau Layangkan Surat Edaran Penutupan Sementara Tempat Hiburan dan Billiard

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.155
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Dalam rangka menghormati pelaksanaan Peringatan Isra Mikraj yang jatuh pada 27 Januari 2025 dan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili pada 29 Januari 2025, Pemerintah Kabupaten Berau telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 300/Ol/I/Kespol-IV/2025 tentang Penutupan Sementara Kegiatan Usaha Hiburan dan Arena Bola Sodok (Billiard). Surat edaran yang ditandatangani oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, ini […]

  • City Branding Baru, Berau Bidik Pariwisata dan UMKM Jadi Pilar Ekonomi

    City Branding Baru, Berau Bidik Pariwisata dan UMKM Jadi Pilar Ekonomi

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.172
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau meluncurkan identitas baru promosi daerah lewat Berau City Branding (BCB). Langkah ini melengkapi tagline Lovely Berau yang lebih dulu dikenal, sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan city branding ini tidak sekadar simbol, melainkan strategi untuk memperluas daya tarik […]

  • Tak Terdampak WFA, Layanan KTP dan Dokumen di Berau Tetap Jalan

    Tak Terdampak WFA, Layanan KTP dan Dokumen di Berau Tetap Jalan

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) tidak menghentikan layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Berau. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung selama periode tersebut. Kepala Disdukcapil Berau, David Pamudji, mengatakan instansinya telah menetapkan sejumlah hari operasional selama masa penerapan WFA. Layanan tetap […]

  • Kecelakaan Kerja Berujung Maut, Penebang Kayu di Sambaliung Meninggal Dunia

    Kecelakaan Kerja Berujung Maut, Penebang Kayu di Sambaliung Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 3.281
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Seorang pekerja PT. SAMA, Iwan (46), ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di area penebangan kayu Km. 46, Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau. Iwan, yang bekerja sebagai penebang kayu, tertimpa potongan kayu besar yang menyebabkan luka parah di kakinya. Kasus ini kini dalam penyelidikan oleh Polsek Sambaliung. Kasat Reskrim […]

expand_less