Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Peraturan Baru Menteri LHK: Pejuang Lingkungan Tak Bisa Dituntut Hukum

Peraturan Baru Menteri LHK: Pejuang Lingkungan Tak Bisa Dituntut Hukum

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
  • visibility 1.402
  • print Cetak

Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK menerbitkan regulasi baru perihal perlindungan terhadap pejuang lingkungan. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri LHK Nomor 10 Tahun 2024.

Peraturan ini telah ditandatangani oleh Menteri LHK Siti Nurbaya pada 30 Agustus 2024. Regulasi yang melindungi pejuang lingkungan ini telah resmi diundangkan pada 4 September 2024.

Dalam poin pertimbangannya, KLHK menyebut bahwa untuk memberikan perlindungan hukum terhadap pejuang lingkungan diperlukan tata kelola pelaksanaan pelindungan hukum. KLHK mempertimbangkan, tata kelola itu dilakukan untuk meningkatkan partisipasi publik dan sinergitas antarlembaga dalam upaya pencegahan perusakan lingkungan hidup.

Peraturan Menteri LHK Nomor 10 Tahun 2024 ini terdiri dari tujuh bab. Salah satu peraturannya menyatakan bahwa pejuang lingkungan hidup kini dilindungi dan tidak bisa dipidana.

“Orang yang memperjuangkan lingkungan hidup tidak dapat dituntut secara pidana maupun digugat secara perdata,” tulis beleid di Pasal 2 Peraturan Menteri LHK 10/2024, dikutip pada Selasa, 10 September 2024.

Adapun kategori orang yang bisa disebut sebagai pejuang lingkungan terdiri atas orang perseorangan, kelompok orang, organisasi lingkungan hidup, akademisi atau ahli, masyarakat hukum adat, dan badan usaha.

Peraturan ini juga mengatur ihwal tata cara pejuang lingkungan bisa mendapatkan penanganan perlindungan hukum. Dalam Pasal 9 ayat 1, pejuang lingkungan harus mengajukan permohonan perlindungan hukum kepada Menteri LHK.

Permohonan perlindungan hukum itu dapat dilakukan secara tertulis oleh pemohon itu sendiri. Selain itu, permohonan perlindungan hukum bisa diwakili oleh keluarga inti, penasihat hukum, orang yang diberikan kuasa sebagai perwakilan, pimpinan badan usaha atau organisasi, dan akademisi ataupun ahli.

Dalam Pasal 16, menteri dapat memberikan perlindungan hukum atas tindakan pembalasan, berupa somasi dan gugatan perdata. Meski begitu, Pasal 17 juga mengatur bahwa menteri dapat menolak permohonan perlindungan hukum pejuang lingkungan, dengan melampirkan pertimbangan penolakan. (tempo.co)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Kampung Merupakan Garda Terdepan dalam Mewujudkan Pemerintahan Yang Efektif

    Kepala Kampung Merupakan Garda Terdepan dalam Mewujudkan Pemerintahan Yang Efektif

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.365
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dalam mewujudkan tata Kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel peran kepala kampung sangat penting karena perannya merupakan garda terdepan. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Bimtek Teknis (BImtek) Peningkatan Kapasitas Kepala Kampung se-Kabupaten Berau, yang digelar di Ruang Sangalaki Setkab Berau, Rabu (22/10). Seketaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyampaikan kepala […]

  • Jelang Libur Nataru, DPRD Berau Minta Pengamanan Wisata Diperketat: Keselamatan Pengunjung Wajib Utama

    Jelang Libur Nataru, DPRD Berau Minta Pengamanan Wisata Diperketat: Keselamatan Pengunjung Wajib Utama

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 523
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperkuat pengawasan dan pengamanan di seluruh objek wisata. Ia menilai antisipasi sedini mungkin diperlukan karena kunjungan wisata diprediksi melonjak, baik dari warga lokal maupun pelancong luar daerah. Menurut Suriansyah, momentum libur Nataru […]

  • Kelas 1,2,3 BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Besaran Iuran per 30 Januari

    Kelas 1,2,3 BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Besaran Iuran per 30 Januari

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.274
    • 0Komentar

    JAKARTA- Iuran BPJS kesehatan dipastikan akan mengalami penyesuaian pada 2025, seiring dengan diterapkannya sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), menggantikan sistem kelas 1, 2, dan 3. Ketentuan penerapan tarif baru iuran BPJS Kesehatan pada Juli 2025 ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun […]

  • Dari Sajian Rumah ke Etalase Wisata: Kuliner Berau Maju Satu Langkah

    Dari Sajian Rumah ke Etalase Wisata: Kuliner Berau Maju Satu Langkah

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai motor ekonomi kreatif daerah, sekaligus menjadikan kuliner tradisional sebagai ikon budaya yang mampu menarik wisatawan. Melalui sentuhan inovasi, hidangan warisan leluhur tak lagi sekadar menu rumahan, tetapi berpotensi menjadi daya tarik wisata yang merepresentasikan karakter Berau. Bupati Berau, Sri […]

  • ‎Berau Segarkan Ekonomi Desa Lewat Regenerasi Kebun Kelapa

    ‎Berau Segarkan Ekonomi Desa Lewat Regenerasi Kebun Kelapa

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.004
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Berau kini tak hanya fokus pada jagung dan kakao. Komoditas kelapa juga mulai dilirik jadi andalan baru. Dinas Perkebunan (Disbun) terus mendorong pengembangannya, terutama untuk mengganti pohon kelapa tua yang sudah susah dipanen. ‎Kepala Disbun Berau, Lita Handini, bilang kalau sudah tiga tahun terakhir ini pihaknya rutin menyalurkan bibit kelapa ke petani […]

  • ‎Tak Hanya Gelar, Sri Juniarsih Minta Wisudawan UMB Bawa Perubahan

    ‎Tak Hanya Gelar, Sri Juniarsih Minta Wisudawan UMB Bawa Perubahan

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.276
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB –Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan harapannya agar para wisudawan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) dapat berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada acara wisuda UMB yang digelar di Tanjung Redeb. ‎ ‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada para wisudawan-wisudawati yang hari ini resmi […]

expand_less