Peringati Harkopnas ke-78, Bupati Berau Dorong Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Kampung
- account_circle admin
- calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
- visibility 182
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB– Perayaan Hari Koperasi Nasional ke-78 di Kabupaten Berau tak hanya menjadi momen seremoni, tetapi juga ruang refleksi atas peran koperasi dalam pembangunan ekonomi lokal. Jumat (1/8/2025), Gedung Graha Pemuda menjadi saksi semaraknya syukuran dan pembukaan Turnamen Futsal serta Food Festival, yang digelar sebagai bagian dari peringatan hari jadi gerakan koperasi nasional tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menekankan kembali posisi strategis koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan, terutama di tingkat kampung dan kelurahan.
“Koperasi harus menjadi lokomotif ekonomi rakyat,” ujar Sri, di hadapan tamu undangan dan pelaku koperasi yang hadir.
Sri juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) dan seluruh pengurus koperasi di Berau yang dinilai konsisten mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Ia menyebut bahwa kontribusi koperasi selama ini terbukti dalam menopang usaha mikro dan kecil, terutama di sektor-sektor yang tak tersentuh oleh sistem perbankan konvensional.
Salah satu agenda strategis yang disinggung Sri dalam perayaan ini adalah rencana pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP), sebagai bagian dari program nasional. Koperasi ini dirancang sebagai instrumen penggerak ekonomi desa yang berpijak pada prinsip efisiensi, kebersamaan, dan keadilan.
“Dari 100 kampung dan 10 kelurahan yang kita punya, semuanya punya potensi lokal yang bisa dikelola dan dipasarkan lewat koperasi,” tambahnya.
Kehadiran KMP nantinya, kata Sri, diharapkan mampu menjadi penghubung antara potensi lokal dengan pasar yang lebih luas—terutama dengan posisi strategis Berau sebagai daerah mitra Ibu Kota Nusantara (IKN).
Namun, pembangunan koperasi tak cukup hanya dengan pembentukan kelembagaan. Sri menegaskan pentingnya pembinaan koperasi secara berkelanjutan agar benar-benar mampu memberdayakan UMKM, menggali potensi komoditas lokal, serta memberi manfaat ekonomi nyata bagi para anggotanya.
Di sisi lain, penyelenggaraan turnamen futsal dan food festival menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat. Ajang ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga medium promosi produk UMKM lokal yang semakin bergeliat di tengah geliat ekonomi Berau sebagai bagian dari kawasan penyangga IKN.
“Kegiatan seperti ini harus terus berkesinambungan agar ekonomi Berau semakin bertumbuh dan mempunyai daya saing baik nasional maupun ke internasional,” tutup Sri. (adv/yf)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar