Perkuat Branding Usaha Kecil: Bupati Dorong Produk Berau Tampil Lebih Berkelas
- account_circle admin
- calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
- visibility 22
- comment 0 komentar
- print Cetak

Perkuat Branding Usaha Kecil: Bupati Dorong Produk Berau Tampil Lebih Berkelas
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tanjung Redeb – Sebanyak 50 pelaku usaha mikro di Kabupaten Berau mendapatkan suntikan ilmu baru melalui Pelatihan Desain Kemasan UMKM yang digelar tahun lalu. Program ini merupakan kolaborasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (DPPKUKM) Provinsi Kaltim dengan Diskoperindag Berau, sebagai upaya meningkatkan kualitas tampilan produk lokal agar lebih kompetitif di pasar.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Diskoperindag Berau, Hj. Eva Yunita, S.E., M.M., yang menekankan bahwa kemampuan mendesain kemasan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan syarat untuk bersaing dalam pasar modern. Ia meminta para peserta menyerap sebanyak mungkin pengetahuan dari narasumber, lalu menerapkannya pada produk masing-masing.
“Ilmu ini harus langsung dipraktikkan. Kemasan yang bagus meningkatkan daya tarik produk, terlebih Berau kini menjadi rujukan wisata di Kalimantan Timur,” ujar Eva.
Para peserta yang mengikuti pelatihan tersebut merupakan pelaku usaha dari 10 kelurahan yang tersebar di empat kecamatan terdekat: Tanjung Redeb, Sambaliung, Gunung Tabur, dan Teluk Bayur. Pemilihan peserta dilakukan berdasarkan data UMKM dari masing-masing kelurahan, agar pelatihan menyasar pelaku usaha aktif yang siap naik kelas.
Pelaksanaan pelatihan juga dihadiri oleh Kabid Perindustrian, Rita Noritna, S.T., M.A.P., narasumber dari Politeknik Negeri Samarinda, serta Pengawas Koperasi Ahli Muda DPPKUKM Prov. Kaltim. Selama dua hari, peserta mendapat pemahaman mengenai konsep branding, teknik visual, pemilihan material, hingga strategi kemasan yang menarik mata konsumen sejak pandangan pertama.
Produk Lokal, Wajah Wisata Berau
Kegiatan ini tak berdiri sendiri. Ia menjadi bagian penting dari agenda besar penguatan UMKM Berau yang selama ini disorot sebagai sektor penopang ekonomi masyarakat. Dengan kemasan yang lebih rapi, modern, dan mudah dipasarkan, produk lokal diharapkan bisa masuk toko ritel, jangkauan wisatawan, bahkan merambah pasar luar daerah.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyambut positif upaya peningkatan kapasitas pelaku UMKM tersebut. Menurutnya, kemasan yang baik bukan hanya soal estetika, tetapi identitas yang menunjukkan kualitas daerah.
“Produk Berau harus tampil berkelas, karena inilah wajah kita di luar daerah. Saya sangat mengapresiasi pelatihan ini, dan berharap peserta benar-benar memanfaatkan kesempatan untuk memperkuat brand lokal,” ungkap Bupati.
Ia juga meyakini bahwa peningkatan kualitas UMKM tak sekadar memperindah tampilan barang, tetapi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Apalagi sektor pariwisata Berau terus tumbuh, sehingga produk lokal perlu siap menyambut permintaan pasar yang lebih luas.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Jika mereka naik kelas, maka ekonomi Berau ikut bergerak maju,” imbuhnya.
Pelatihan ini menjadi langkah kecil namun berarti, menyiapkan pelaku usaha untuk bersaing bukan hanya karena rasa, tetapi juga karena tampilan produk yang mampu berbicara lebih dulu di rak-rak penjualan. Dengan ilmu yang dibawa pulang, peserta kini tinggal melangkah ke tahap berikutnya — berkarya, mempercantik kemasan, dan menempatkan merek Berau lebih percaya diri di pasar.(akm/yf)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar