Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pertamina Imbau Warga Tak Panic Buying, Stok BBM Nasional Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Tak Panic Buying, Stok BBM Nasional Dipastikan Aman

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG SELOR — Isu mengenai ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional yang disebut-sebut hanya tersisa sekitar 21 hari sempat beredar luas di media sosial dan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.

Di beberapa daerah, kabar tersebut bahkan memicu pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Salah satunya dilaporkan terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat, di mana sejumlah warga mendatangi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk membeli BBM dalam jumlah besar karena khawatir terjadi kelangkaan.

Namun kondisi serupa belum terlihat di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Berdasarkan pantauan di sejumlah SPBU, aktivitas pembelian BBM masih berjalan normal dan belum ditemukan adanya penimbunan bahan bakar oleh masyarakat.

Meski demikian, sebagian warga mengaku sempat khawatir setelah mendengar informasi tersebut. Roni, salah seorang warga Bulungan, mengatakan sempat merasa cemas ketika mendengar kabar bahwa stok BBM nasional hanya tersisa sekitar 21 hari.

“Jujur saja saya sempat takut ketika mendengar kabar itu. Kalau stok BBM benar hanya 21 hari, tentu akan berpengaruh terhadap kebutuhan masyarakat dan perekonomian daerah,” kata Roni, Sabtu malam (7/3).

Ia mengaku kini merasa lebih tenang setelah mendapat penjelasan bahwa ketersediaan BBM nasional masih dalam kondisi aman. Ia berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memastikan distribusi BBM tetap lancar, khususnya di Kabupaten Bulungan.

Menanggapi isu yang beredar, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menegaskan bahwa pasokan BBM nasional saat ini dalam kondisi aman dan terkendali.

Menurut dia, stok BBM sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina merupakan stok operasional yang secara normal dijaga dalam sistem logistik energi nasional.

“Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok BBM yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional,” kata Roberth.

Ia menjelaskan stok tersebut merupakan cadangan BBM yang sudah berada di fasilitas penyimpanan nasional dan siap disalurkan kepada masyarakat. Jumlahnya juga bersifat dinamis karena terus diperbarui sesuai dengan kebutuhan konsumsi energi.

Pengisian kembali stok dilakukan secara berkala melalui produksi dari kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan sebelumnya.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga memiliki sistem pengelolaan rantai pasok energi yang terintegrasi, mulai dari pengadaan minyak mentah dan produk BBM, pengolahan di kilang, transportasi, hingga distribusi ke berbagai wilayah di Indonesia.

Roberth menambahkan pihaknya juga terus memantau perkembangan situasi geopolitik global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi pasokan energi dunia.

Untuk mengantisipasi dampak tersebut, Pertamina telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi, antara lain diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan produk BBM, penguatan sistem logistik, optimalisasi operasi kilang dalam negeri, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun memastikan stok BBM di wilayah Kalimantan dalam kondisi aman.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi energi tetap berjalan lancar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian yang berlebihan justru berpotensi mengganggu kelancaran distribusi yang selama ini berjalan normal,” kata Edi.

Menurut dia, Pertamina berkomitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat, dunia usaha, dan perekonomian nasional, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri yang biasanya diikuti peningkatan konsumsi BBM.(*/)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masalah Pengelolaan Tenaga Honorer di Berau: Banyak Non-Teknis dan Kurangnya Koordinasi

    Masalah Pengelolaan Tenaga Honorer di Berau: Banyak Non-Teknis dan Kurangnya Koordinasi

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 531
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggota Komisi II DPRD Berau, Ratna, mengungkapkan bahwa jumlah tenaga honorer di Kabupaten Berau sangat tinggi meskipun sebagian besar tenaga tersebut hanya memiliki peran non teknis. Menurutnya, banyak tenaga honorer yang tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berperan dalam pekerjaan seperti administrasi, satpam, cleaning service, dan sejumlah pekerjaan lainnya yang tidak bersifat […]

  • MPC PP Berau Dukung Bupati Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Dokumen Negara

    MPC PP Berau Dukung Bupati Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Dokumen Negara

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 519
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemuda Pancasila Kabupaten Berau mengecam dugaan pemalsuan dokumen negara yang melibatkan tanda tangan Bupati Berau, Sri Juniarsih. Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Berau, Desy Fitriansyah, menilai tindakan tersebut sebagai upaya merusak integritas pemerintahan daerah. “Pemalsuan tanda tangan Bupati Berau adalah tindakan yang mencoreng nama baik pemerintah daerah. Jika tanda tangan kepala daerah […]

  • DLHK Berau: Drainase Tertutup Tak Pernah Dibersihkan, Kerjasama dengan PUPR Diperlukan

    DLHK Berau: Drainase Tertutup Tak Pernah Dibersihkan, Kerjasama dengan PUPR Diperlukan

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 647
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Genangan air yang kerap kali muncul pasca hujan deras di beberapa titik dalam Kota Tanjung Redeb, diduga akibat adanya sedimentasi dan penumpukan sampah di dalam drainase. Dikatakan Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLHK) Berau, Suhardi, selama ini pihaknya telah melakukan tugas dan fungsi mereka untuk membersihkan sampah-sampah yang ada […]

  • APBD Harus Dinikmati Merata Oleh Masyarakat

    APBD Harus Dinikmati Merata Oleh Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    (16/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau pada 2024 mendatang menyentuh angka Rp 4 triliun. Jumlah ini meningkat dibandingkan APBD 2023 yang sebesar Rp 3,8 triliun. Juru Bicara (Jubir) Fraksi PDI-P DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong, mengungkapkan, dengan bertambahnya jumlah anggaran, pembangunan harus dilakukan berkesinambungan. “Pemkab Berau harus melaksanakan pembangunan […]

  • Ratusan Warga Bumi Jaya Antusias Sambut 24 Program Unggulan Madri Pani-Agus Wahyudi

    Ratusan Warga Bumi Jaya Antusias Sambut 24 Program Unggulan Madri Pani-Agus Wahyudi

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    A-news.id, Talisayan – Ratusan masyarakat memadati lapangan sepakbola di Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, untuk menghadiri kampanye yang dilakukan oleh paslon nomor urut 1, Madri Pani dan Agus Wahyudi, Rabu (2/10). Masyarakat antusias menyaksikan penyampean program yang dibawa oleh Paslon nomor 1 dengan tagline Menuju Berau Lebih Baik. Sebanyak 24 program diprioritaskan untuk masyarakat Berau. […]

  • Turap Hingga Jembatan, Bukti Komitmen Pemerataan Pembangunan Hingga ke Kampung  

    Turap Hingga Jembatan, Bukti Komitmen Pemerataan Pembangunan Hingga ke Kampung  

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 377
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerataan pembangunan hingga ke perkampungan menjadi salah satu fokus yang juga menjadi instruksi dari pemerintah pusat. Di Kabupaten Berau, hal ini pun menjadi salah satu prioritas. Selama menjabat sebagai kepala daerah sejak 2019 lalu, Sri Juniarsih pun berupaya melakukan pemerataan pembangunan hingga ke kampung-kampung. Terbukti beberapa infrastruktur di perkampungan pun telah selesai bahkan […]

expand_less