PTI Berau Bentuk Jaringan di 10 Kecamatan
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- print Cetak

BERAU – Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kabupaten Berau mulai menggencarkan usaha untuk mengajak generasi muda terjun ke dunia pertanian. Langkah ini diperkuat melalui kegiatan Sekolah Tani Muda I yang juga berfungsi sebagai momen pelantikan pengurus anak cabang (PAC). Dengan cara ini, organisasi tersebut berupaya membangun jaringan petani muda di tingkat kecamatan.
Pelantikan pengurus PAC PTI Berau untuk periode 2026–2031 berlangsung berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) PTI Kalimantan Timur pada 4 Mei 2026 di Balikpapan. Dari total 13 kecamatan yang ada di Berau, sebanyak 10 PAC kini telah resmi terbentuk dan dilantik.
Di antara pengurus yang dilantik terdapat nama-nama seperti Juli Yato sebagai Ketua PAC Gunung Tabur, Sandi Gunawan yang menjabat sebagai Ketua PAC Tanjung Redeb, Salman sebagai Ketua PAC Sambaliung, Jekie Mansah sebagai Ketua PAC Tabalar, dan Ilham Batadiah sebagai Ketua PAC Kelay. Selain mereka, pengurus dari PAC Batu Putih, Biduk-Biduk, Pulau Derawan, Segah, dan Kalisayan juga turut dilantik.
Dwi Rizky Ananda, Ketua Umum DPC PTI Kabupaten Berau, menjelaskan bahwa pembentukan pengurus ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan partisipasi anak muda dalam sektor pertanian. Ia mengungkapkan, selama ini pertanian sering kali dianggap sebagai pekerjaan yang kurang menarik bagi generasi muda.
“Masih banyak yang menganggap pertanian itu identik dengan lumpur dan pekerjaan berat. Padahal sektor ini juga punya peluang besar di bidang agribisnis dan pengembangan usaha,” ujarnya.
Dwi menambahkan bahwa PTI Berau sedang merancang sejumlah program lanjutan, termasuk menjalin kerja sama dengan Polres Berau dan Kodim 0902/Berau untuk memperkuat ketahanan pangan. Di samping itu, PTI juga mulai mengembangkan budidaya padi gogo varietas Timpago, yang dinilai lebih sesuai dengan kondisi geografis wilayah Berau.
Ia menjelaskan bahwa varietas ini memiliki masa tanam yang lebih singkat dibandingkan dengan padi gunung pada umumnya. Hasil uji coba penanaman di kawasan pesisir menunjukkan hasil yang cukup baik, dan pengembangan lebih lanjut akan dilakukan melalui demplot pembibitan dengan dukungan dari pemerintah dan pihak swasta.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, TNI-Polri, organisasi kepemudaan, perusahaan swasta, serta pelajar dari sekolah kejuruan pertanian di Berau. (tnr)
- Penulis: admin
